NovelToon NovelToon
IKHLASKAN AKU PERGI SUAMIKU

IKHLASKAN AKU PERGI SUAMIKU

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Cerai / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:259.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sutihat Basti Wibowo

Pernikahan yang bahagia adalah impian setiap rumah tangga. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Andhira, gadis berusia 21 tahun yang dipaksa menikah oleh keluarganya dengan seorang lelaki bernama Daffa, yang ternyata adalah seorang lelaki yang keras dan kasar terhadap Andhira.

Perlakuan Daffa yang kian hari semakin menjadi membuat Andhira mengalami depresi dan kondisi kesehatan jiwa yang buruk hingga dia divonis mengidap bipolar. Rumah tangga yang bagai neraka itu membuat Andhira mengguggat cerai suami jahatnya tersebut.

Akankah Andhira terbebas dari pernikahan yang penuh siksa itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sutihat Basti Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5 Jangan Kasar-Kasar

[Dering telepon.]

Nada dering telepon berbunyi begitu nyaring dari dalam tas Andhira. Dengan cekatan Wanita cantik bermata coklat itu merogoh ponselnya. Dia melihat ke layar ponsel, lalu menatap kepada Rere, dan Maya bergantian.

"Siapa, Dhira?" tanya Rere penasaran.

"Paling juga suaminya," cetus Maya yang disusul oleh tatapan dingin dari Rere.

"Iya, ini suamiku," terang Andhira sembari mengambil jarak beberapa langkah untuk mengangkat teleponnya.

[Halo, Mas.]

[Apa kamu sudah lupa kalau kamu punya suami, huh? Di mana kamu taruh akalmu itu?] bentak Daffa dari ujung telepon.

[M-maaf, Mas, bukankah aku sudah meminta izinmu?] ucap Andhira mencoba untuk mengingatkan Daffa.

[Aku tidak ingin didebat! Apa kamu tidak paham?] lagi, Daffa bicara dengan nada tinggi melengking hingga terasa memecah gendang telinga.

[Bunyi napas Andhira tersengal.]

Sambungan telepon pun diputus begitu saja oleh Daffa. Andhira memejamkan matanya meresapi luka yang kian menganga. Sungguh tega Daffa pada dirinya. Padahal, bicara baik-baik saja bisa. Tidak perlu menyetel nada tinggi atau membentak dengan suara yang sangat lantang.

Rere menghampiri Andhira yang terlihat lesu dengan air mata yang menggenang di ceruk netranya. "Hey, ada apa, Dhira?" tanya Rere dengan suara lirih.

"Tidak apa-apa, Re," bohong Andhira.

Lantas, Rere menggandeng Andhira dan membawanya untuk kembali duduk menghampiri Maya. Sementara, Andhira segera menyeka air mata yang sudah nyaris jatuh ke pipinya. Napas Andhira terasa sesak bagai dihimpit benda yang sangat berat.

Maya memandangi Andhira dengan tatapan menyelidik. Mencari sesuatu yang Andhira sembunyikan di balik senyuman palsunya. Hal itu terus dilakukan oleh Maya hingga sikapnya itu tampak seakan sedang mengintimidasi Andhira.

"Eem ... Re, May, aku pulang dulu, ya!" pamit Andhira, lalu mengambil helm kesayangannya dan pergi dengan tergesa-gesa.

"Tunggu dulu, Dhir ...." Rere berusaha mencegah Andhira, tapi Maya menahan tangan Rere.

"Ihh, Maya! Kamu kenapa, sih? Ada apa sebenarnya dengan kamu? Apa segitu bencinya kamu pada Andhira? Ingat, Maya ... Andhira itu sahabat kita," omel Rere yang merasa kesal terhadap sikap Maya.

"Aku tahu dia sahabat kita, Re. Kamu tidak perlu mengingatkannya," ucap Maya menimpali.

"Lantas, kenapa kamu seperti tidak perduli pada Andhira? Atau jangan-jangan, kamu ada apa-apa dengan hubungan Andhira dan suaminya," papar Rere curiga.

"Huuuft, aku tidak percaya ini, Re. Ternyata, dangkal sekali caramu menilaiku," balas Maya sembari menghela napas kasar.

"Entahlah ... aku tidak tahu kenapa kamu begitu tidak setuju pada pernikahan Andhira dan suaminya. Sekarang aku mau pulang. Aku tidak bisa berlama-lama dengan teman yang tidak menaruh simpati pada temannya sendiri." Gegas Rere meninggalkan Maya.

Maya kembali membuang napasnya kasar. "Kenapa kalian tidak bisa memahami maksudku?" gerundal Maya, lalu dia turut berjalan ke arah sepeda motornya dan pulang.

Pertemuan ketiga sahabat itu menjadi hambar. Hilang sudah keceriaan dan kehangatan yang biasanya selalu ada pada mereka. Masalah ini seolah menjadi teka-teki yang sulit untuk dipecahkan.

***

Andhira sampai di rumah yang sekarang menjadi tempat tinggalnya dengan Daffa. Rumah yang sudah disiapkan sejak awal oleh orang tua Daffa untuk mereka. Ya, di waktu sebelum menikah Andhira memang sempat meminta untuk tetap tinggal bersama orang tuanya, tapi keinginannya itu tidak disetujui oleh Daffa. Tentu saja, alasannya karena Daffa ingin mandiri dan tidak mau merepotkan keluarga Andhira, tepatnya ibunya Andhira. Dirasa bahwa Daffa ada benarnya, maka Andhira pun tanpa ragu menurutinya. Andhira tidak pernah menyangka bahwa Daffa akan sangat pemarah dan kasar kepadanya.

"Assalamu'alaikum, Mas," sapa Andhira mengucap salam.

Daffa memicingkan matanya tajam. Dia tidak menjawab ucapan salam Andhira dan malah menyeret lengan Andhira secara kasar menuju kamar. Lelaki itu mendorong tubuh Andhira hingga dia terjerembab ke kasur.

Terdengar tangisan Andhira yang pecah begitu saja. "Jangan kasar-kasar, Mas," mohon Andhira dengan wajah memelas dan air mata yang terus membanjiri pipinya.

Daffa hanya menyeringai jahat. Lalu, tanpa perasaan dia menarik pakaian Andhira hingga koyak. Dia juga melucuuti setiap helai benang yang menempel di tubuh Andhira. Ditamparinya wajah Andhira berkali-kali sebelum akhirnya Daffa melabuhkan hasratnya.

Bersambung ....

1
falea sezi
true kah
Safa Almira
sukaA
Perempuan Terindah: terima kasih, Kak ❤
total 1 replies
id IG: sabia.sky
adhira temennya author?
Perempuan Terindah: begitulah, Kak. 🙂
total 1 replies
Pucca Riana
Bagus ceritanya thor, smg semakin ramai yg baca
Perempuan Terindah: terima kasih, Kak. 🤗❤
total 1 replies
Hotma Gajah
ceritanya sungguh membagongkan🤣
Perempuan Terindah: Huum, kek komentarnya. 🤣🔥
total 1 replies
Hotma Gajah
cerita jadi aneh jgn lari dari koridor🤣🤣🤣
Perempuan Terindah: Iyaaa. Seaneh komentarnya. 😆
total 1 replies
Hotma Gajah
Dira bodoh nggak up date kali ya nggak tau kdrt oneng
Perempuan Terindah: Huum, Kak. Silakan baca bab selanjutnya. ❤
total 1 replies
Hotma Gajah
wsnita lemah bodoh wajar di tindas lanjutkan ampe modar😏
Perempuan Terindah: Sungguh teganya. 🤣
total 1 replies
Hotma Gajah
jgn pernah buat cerita wanita yg gampang di tindas buatlah cerira wsnita kuat cerdas dan tangguh buat motivasi bagi wanita"yg kurang beruntung ok.
Perempuan Terindah: Oke, Kak. Jangan tersinggung. Meski diangkat dari kisah nyata, semoga bukan ini kisah Kakak. ❤
total 1 replies
Evy
selain kasar pelit pula.
Perempuan Terindah: Valid. 🍃
total 1 replies
Nismawati
good
Perempuan Terindah: 🌹🌹🌹🍃🍃🍃
total 1 replies
Yuantusha
apa ada udang dibalik bakwan
Perempuan Terindah: Hai, Kak, terima kasih sudah baca. Semoga suka. ❤❤
total 1 replies
Yuantusha
kabur trs cerai
Yuantusha
50 untuk 3 hri mana cukup
bùat sehri aj g kañ çùkup
Perempuan Terindah: Betul, Kak.
total 1 replies
Yuantusha
apapun alasannya g hŕus kasar gitu kli
Yuantusha
daffa itu manusia ap iblis ci
Yuantusha
apa sebenere maya udah tau sifat dava sebelumnya
Yuantusha
seharusx gak usah dimasakin
Yuantusha
pengen remes remes otaknya dafa
Yuantusha
sakitnya hatiku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!