NovelToon NovelToon
Perjuangan Sulastri.

Perjuangan Sulastri.

Status: tamat
Genre:Komedi / Dosen / Nikahmuda / Cintapertama / Tamat
Popularitas:534.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Buna Seta

Cerita ini mengisahkan tentang gadis desa yang bernama Sulastri. Ia selalu dihina, dan dibuli karena miskin. Ia gadis pekerja keras, bersusah payah untuk melanjutkan pendidikan hanya ini yang mungkin mampu merubah tarap hidupnya.
Termasuk calon mertua yang meremehkan dan menentang pernikahannya dengan putranya. Arman Jaya Putra seorang guru yang sudah saling mencintai sejak SMP. Bibit, bobot, bebet lah yang masih beliau pegang teguh.

Sulastri kemudian membatalkan pernikahanya, menjauh dari Arman Jaya Putra memilih menerima panggilan beasiswa untuk melanjutkan kuliah.

Ternyata di kampus pun Lastri menerima perlakuan yang sama selalu ditindas dan dihina. Sulastri bertekat akan melawan siapapun yang akan menggangu rencananya. Tidak dinyana oleh Sulastri bahwa pemilik kampus tersebut Adnan kakak kelas ketika SMK dulu.

Dan yang lebih mengejutkan, Sulastri justeru bertemu dengan Arman Jaya Putra, beliau salah satu dosen yang mengajar di kampus tersebut.

Lalu sanggupkah Lastri melawan orang-orang yang selalu menindasnya, dan bagaimana pertemuanya dengan Arman Jaya Putra akan kah mereka bersatu?

Kita ikuti kelanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna Seta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

"Jaga sikap loe Bella, jika tidak! gw yang akan mengeluarkan loe!" Adnan putra pemilik kampus tersebut menekan kuat pergelangan tangan Bella.

"Sakit kak!" Bella kesal merasa dipermalukan tunanganya sendiri, lantas menghentak-hentakan kakinya, lalu pergi meninggalkan tempat itu bersama kedua temanya.

"Kamu nggak apa-apa Tri?" tanya Adnan lalu mengembalikan kerudung milik Lastri.

"Nggak apa-apa kak, terimakasih... sudah menyelamatkan kerudung saya" Lastri bersyukur jika tidak ada Adnan pasti kerudungnya akan basah dan kotor.

Nindy hanya memperhatikan obrolan mereka tercengang, betapa tidak? orang tidak ada yang berani menyapa Adnan, tetapi Lastri tampak berbincang akrab.

"Kak Anan, maaf ya... saya sudah berani lancang berjualan di kampus kakak," begitulah Anan adalah panggilan Adnan.

"Nggak apa-apa kali?? jangan dipikirkan, aku justru bangga kamu dari dulu rajin, aku membeli topi nya ya" Adnan memilih topi berwarna hitam lantas memakainya begitu juga dengan Bobby.

Nindy kembali terkejut, Lastri bahkan tahu panggilan Adnan dan masih bengong menatap Adnan yang mencoba topi.

"Berapa harganya Tri?" Adnan membuka dompet.

"15 ribu saja kak"

Adnan membayar topi sekalian milik Bobby menyerahkan uang 50 ribu.

"Nggak usah dikembalikan Tri, buat kamu saja," Adnan lalu beranjak.

"Kak Anan... ini kembalianya," kata Lastri. Adnan hanya melambaikan tangan lalu masuk kedalam kelas.

"Kamu kok kenal kak Adnan, Tri?" tanya Nindy sambil melipat kerudung lalu memasukkan kedalam tas.

"Kenal lah... dia itukan kakak kelas aku waktu SMK," jawab Lastri lalu memasukkan kerudung kedalam kantong.

"Memang dulu kamu sekolah dimana?" tanya Nindy terkejut Nindy kira Lastri sekolah didaerah asalnya.

"Di Jakarta" jawab Lastri, mereka ngobrol ketika sekolah dulu, kemudian datang Rudy, setelah parkir motor ia berjalan cepat menghampiri keduanya.

"Rudy... kamu mau beli topi nggak?" Lastri menawarkan dagangannya.

"Boleh... coba lihat" Rudy kembali membongkar plastik. "Bagus Tri, kamu belanja dimana?" Rudy mencoba topi.

"Aku buat sendiri" Lastri membuat topi dari kain perca bahan celana tebal saat membuat pesanan bu rt.

"Waah... hebat kamu ya" Rudy kemudian menawarkan kepada teman-teman sekelas yang kebetulan melintas. Mereka pun membeli hingga dagangan Lastri habis lalu masuk kedalam kelas.

Tanpa Lastri tahu Bella di tempat duduknya menatap Lastri horor.

Dosen perempuan cantik pun datang beliau bu Yuniar, dosen piket lalu mulai membahas materi.

******

"Sekarang giliran aku yang traktir kalian" kata Lastri saat berada di kantin dengan kedua sahabatnya, senang hanya iseng membuat topi dari kain perca ternyata banyak yang minat. "Kalian mau apa aku pesankan sekalian," imbuh Lastri ketika ingin antri makanan.

"Bebas" ucap Nindy dan Rudy beramaan. Lastri kemudian ikut antri.

"Minggir-minggir" Bella yang baru datang main serobot menggeser para mahasiswa yang lain berdiri paling depan, mereka tampak minggir ketakutan.

"Nyebelin banget sih!" bisik salah satu mahasiswi kepada temanya yang seharusnya sudah mendapat makanan malah disuruh mundur.

"Apa loe?! berani sama gw?!" Bella mengangkat kerah wanita yang berbisik tadi.

"Heh! kamu yang salah! jangan main kasar!" Lastri maju kedepan menyingkirkan tangan Bella membuat mahasiswi bertubuh kecil itu merasa lega.

"Loe selalu ikut campur urusan gw! nantangin loe?!" sarkas Bella kemudian mengangkat tangannya berniat menampar wajah Lastri. Namun belum sampai tangan mendarat ke pipi mulus Lastri. Lastri menangkapnya. "Jangan macam-macam! kalau saya nggak takut dosa saya bisa kok! mematahkan tanganmu!" ancam Lastri lantas melepas tangan Bella.

Semua yang berada disitu tersenyum samar menatap Lastri, baru kali ini ada yang berani melawan Bella.

Begitu juga dengan Adnan memperhatikan dari kejauhan ia yakin Lastri bisa menyelesaikan, maka dia lebih baik diam.

Bella kesal tapi tidak bisa berbuat apa-apa terpaksa menunggu antrian. Setelah mendapatkan yang dibeli, satu gelas minuman dan satu mangkok bakso yang masih panas ia bawa melewati Lastri, dan dengan sengaja menyikut tangan Lastri. Namun nasip sial justru menimpa Bella. Mungkin ini yang orang bilang senjata makan tuan, kuah bakso menumpahi pahanya sendiri.

"Aw... panas..." ia meletakan bakso dengan cepat dilantai karena tidak tahan, sambil mengibas-ngibas pahanya yang tertutup celana jins robek-robek.

Semua mata beralih memandangnya, namun tidak ada satu pun yang berniat menolong. Justeru Lastri yang bermaksud menolong namun tangan Lastri ditepis.

"Ada apa ini?" dosen Arman yang kebetulan melintas melihat kerumunan lalu menghampiri.

"Pak Arman... tolong, saya disiram kuah baso panas sama wanita udik ini," adu Bella sambil meringis. Arman kemudian menatap Lastri. Lastri yang masih berjongkok kemudian berdiri tegak.

Arman tahu siapa Bella, beliau baru mengajar disini tetapi kenakalan Bella sudah sering menjadi perbincangan dosen.

Walaupun beliau sendiri baru mengajar Bella, sedikit demi sedikit akan berusaha merubah tabiat buruknya. Karena semua dosen takut menindak Bella yang notabene tunangan Adnan.

Lastri kemudian meninggalkan Arman yang masih menolong Bella.

"Ada apa sih... rame-rame?" tanya Nindy setelah Lastri duduk di sebelahnya.

"Nggak apa-apa... aku pesan bakso tapi belum selesai" Lastri mengalihkan.

"Rud loe ambil gih" kata Nindy.

"Ayo kita ambil berdua, kalau sendiri nggak bisa" jawab Rudy. Tidak banyak bicara Rudy dan Nindy pun kedepan.

Lastri menatap pak Arman dari kejauhan yang sedang memapah Bella ingin diobati, hanya bisa menarik nafas panjang.

Sampai kapan dia akan menghadapi masalah seperti ini? Bella rupanya terus berbuat ulah. Tetapi dia sudah terlanjur masuk kekandang macam, mau tidak mau harus melawan tidak boleh hanya diam. Karena jika diam maka macan itu akan menerkam tujuanya adalah bagaimana bisa aman dari macan dan jangan sampai membuat harimau itu terluka.

*******

Jam berlalu seperti biasa Lastri sedang menunggu angkutan.

Ciiiiiiitttt...

Mobil berhenti dihadapanya. "Tri, ayo masuk, aku antar" Arman tidak pantang menyerah walaupun berkali-kali mengajak Lastri tetapi selalu ditolak.

"Nggak usah Pak" jawab Lastri singkat.

Tiap kali mendengar Lastri memanggilnya Pak dadanya terasa sesak. Gadis yang selalu beliu ajak kemana-mana dan selalu melewati hal yang manis kini terasa pahit.

"Please Tri... sekali ini saja, ada yang ingin aku bicarakan," Arman membujuknya.

Lastri menatap mata Arman yang memohon tidak tega, akhirnya masuk kedalam mobil yang sudah dibuka oleh Arman.

Lastri duduk di samping kemudi, Arman menjalankan mobilnya meninggalkan kampus, keduanya hanya diam hingga beberapa saat.

"Kamu tinggal dimana, aku ingin tahu tempat tinggal kamu," kata Arman serius.

"Maaf, saat ini saya hanya ingin menikmati kesendirian saya," jawabnya formal.

"Okay... aku tidak akan memaksa, tapi kenapa kamu bisa kuliah dikampus ini?" Arman lebih baik menanyakan masalah lain, sepertinya Lastri masih enggan untuk diajak bicara soal kelanjutan hubungan mereka.

"Sama seperti dulu Pak, beasiswa, mana mungkin saya bisa masuk kampus semahal itu," Lastri tampak menyandarkan kepalanya di kaca.

"Ya aku tahu, kamu memang cerdas, tapi... apa kamu kuat mendapatkan tekanan dari Bella?" Arman tetap fokus kedepan.

"Tidak ada pilihan lain Pak, jika saya dihina orang seusia Bella masih bisa melawan karena saya punya harga diri. Tapi saya tidak akan kuat jika dihina orang yang lebih tua, karena saya takut kwalat jika melawan," jujur Lastri.

Deg.

Jantung Arman serasa ingin loncat dari raga, Lastri telah menyindir dirinya, karena ibunya selalu menghinanya. Arman pun diam tidak bicara apa-apa lagi.

.

1
Jumi Eko
Bagus
momiie
oke ceritanya... 👍👌
Cah Dangsambuh
tuaan juga aku bun aku thn 80han tapi masih suka baca nofel🤣🤣🤣 menurutku sih ga papa sekedar hiburan tapi banyak juga lho yang padat ilmu tergantung kita mau lihat dari sisi mananya🙏
ceuceu
Bodoh banget Lastri mau aj di budakin Bu Sulis,pantas aj dia diremehkan.
antara bodoh dan baik beda ya Lastri,harus bisa menempatkan diri.
ceuceu
Kok aneh ya kenapa Bella ga di DO
LENY
MAAF THOR DAN SEMUA AKU KOK GAK ADA SEDIH DAN SIMPATI SEDIKITPUN LIHAT KEADAAN BU SULIS MAAF 😊
AKU MALAH KASIHAN SAMA PAK BURHAN 🙏🙏
LENY
HRS NYA KE AYAH DULU NGAPAIN KE BU SULIS DULU IH WANITA ULAR JAHAT😡
LENY
SDH PAK CERAIKAN AJA WANITA JAHAT INI BIAR TAHU RASA
LENY
CINTA DITOLAK KOK MARAH ANEH GAK TAHU DIRI. CINTA GAK BISA DIPAKSA. KASIHAN BURHAN DPT WANITA MATRE JAHAT LAGI😥
LENY
DASAR IBLIS BUKAN MANUSIA KAMU SULIS JAHAT BENER😡😡
LENY
GOBLOK BENER SI TRI INI KAYAK NGEMIS BANGET MINTA RESTU BU SULIS. DUH BENAR2 GAK RELA TRI SAMA ARMAN.KAPAN YA SULIS INI DPT KARMA DARI TUHAN.
LENY
TRI KELAPARAN PADAHAL GABIS MASAK SYUKIRAN CALON MERTUA KASIHAN KAMU TRI DIANGGAP PEMBANTU DAN TDK DIHARGAI SAMA SEKALI😡
BODOH MAU SAMA ARMAN.
LENY
SUSAH BANGET MAU DPT RESTU BU SULIS LASTRI PADAHAL BNYK YG LEBIH DARI ARMAN NAKSIR KAMU. 😡
LENY
TUH KAN DIKERJAI LASTRI SAMA WANITA IBLIS INI😡
LENY
YA KAMPUNGAN BANGET SI ARMAN SEMUA ORANG DI CEMBURUI LASTRI ITU BAIK RAMAH KRN DULU DONI DAN KELUARGANYA BNYK MENOLONG DAN BAIK HATI TDK SEPERTI IBUMU SI SULIS ITU😡
DIKIT2 CEMBURU JD SEBEL KAMPUNGAN BANGET APLG NNT KETEMU IBU NTA DUH GREGETAN PINGIN NABOK MULUTNYA BU SULIS
LENY
BENAR2 GILA BU SULIS INI NUDUH ARMAN BIAYAI LASTRI DUH LASTRI JUNGKIR BALIK CARI NAFKAH SENDIRI. HRS NYA ARMAN KLARIFIKASI BILANGIN IBU NYA LASTRI GAK PERNAH MAU TERIMA UANG ARMAN ATAU SISPAPUN😡😡
LENY
KASIHAN ADNAN ORANG BAIK KELUARGA NYA JG BAIK SMG ADNAN DPT JODOH WANITA YG BAIK SEPERTI LASTRI. DUH JGN SAMPE ADNAN JD MENIKAHI BELLA AMIT2.
SMG MRK PUTUS. TUNANGAN NYA PUTUS.
LENY
BELLA TETAP SOMBONG ANGKUH TUH LASTRI SDH BERHASIL DGN USAHA SENDIRI HRS NYA BELLA MALU TUH 🙈😅
LENY
MALU HES NYA BELLA DUH PAPA RACHMAD KAMU SALAH PILIH MANTU BELLA WANITA ULAR GAK ADA AKHLAKNYA AMIT2 🙏
LENY
GOBLOK BENER KAMU LASTRI KL MSH MAU BASA BASI KETEMU BU SULIS. BLM CUKUP APA DIHINA DICACI MAKI SAMA BU SULIS 😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!