NovelToon NovelToon
Raihan Si Pria Arrogant

Raihan Si Pria Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: ainuncepenis

Sebelum membaca novel ini dipersilahkan dulu membaca novel yang berjudul sahabatku menghancurkan hidupku dalam 1malam.

Kalian akan mengetahui kisahnya dari sana terlebih dahulu.

Raihan merupakan anak dari CEO Perusahaan Adbver E-Group. Raihan akan memimpin Perusahaan itu setelah lama tinggal di Luar Negri.

Karena paksaan dari mamanya. Raihan akan kembali ke Indonesia dan memimpin Perusahaan dengan peraturan yang baru. Dengan keangkuhannya dan sifatnya yang Arogant.

Lalu bagaimana menjalani hidupnya di perusahaan dan akan sering bertemu dengan Nayra masa lalunya. Wanita yang selalu di hindarinya.

Kita akan melihat perjalanan cinta Raihan dan Nayra yang sangat rumit dan banyak cobaan.

Terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 5.

Zira duduk di ruang tamu sambil mengajari Amira menggambar. Zira memang selalu menemani Amira dalam menjalankan aktivitas nya jika Raina sibuk.

Kesibukan Raina karena Perusahaan. Makanya Zira memaksa Raihan untuk memimpin perusahaan itu.

Raihan turun menuruni anak tangga dengan santainya sambil memutar-mutarkan kunci mobil di jarinya.

" Mau kemana kamu?" tanya Zira yang melihat Raihan melewatinya.

Raihan menghentikan langkahnya dan langsung membalikkan tubuhnya melihat mamanya.

" Tempat eyang," sahut Raihan.

" Tidak mungkin, kamu pasti alasan saja kesana. Kamu mau keluyuran kan. Dari pada kamu keluyuran lebih baik kamu susul Raina ke Perusahaan," sahut Zira tidak percaya.

" Raihan serius, mau ketempat eyang, kalau mama tidak percaya mama tanya saja nanti sama eyang," ujar Raihan yang mulai kesal dengan mamanya yang terus tidak mempercayainya.

" Sudahlah ma Raihan pergi dulu," ujar Raihan pamit mencium punggung tangan Zira dan mencium keningnya.

" Amira om pergi dulu ya," ujar Raihan. Amira langsung memeluk Raihan.

" Da.. daa," sahut Raihan melambaikan tangannya.

" Awas kamu kalau bohongi mama," teriak Zira.

" Iya," saut Raihan dari kejauhan dengan nada keras.

Raihan pun memasuki mobilnya, suara gas mobil yang sangat kencang membuat telinga Zira sakit.

" Apa dia pikir ini sirkus Balab," gumam Zira kesal.

" Dimana Oma sirkus Balab?" tanya Amira.

" Tidak sayang, tidak ada, ayo lanjutkan lagi menggambarnya," ujar Zira tersenyum.

***********

Setelah meeting di salah satu Restaurant terdekat dari Adverb. Raina dan Nayra kembali kemobil.

Tiba-tiba Raina berjalan sedikit oyong, pandangannya mulai buram. Karena tidak tahan berdiri Raina meletakkan tangannya di pintu mobil.

" Ya ampun Bu Raina," ujar Nayra yang panik dan langsung memegang tubuh Nayra agar tidak jatuh.

" Ibu tidak apa-apa?" tanya Nayra panik.

" Tidak, kepala saya tiba-tiba sakit," jawab Nayra memijat kepalanya yang sangat pusing.

" Kalau begitu kita kerumah sakit!" sahut Nayra yang semakin panik.

" Tidak usah Nayra, saya tidak apa-apa ini, mungkin hanya kelelahan saja," jawab Raina yang langsung menolak.

" Kalau begitu biar saya antar ibu pulang saja," ujar Nayra.

" Tetapi jam 2 nanti kita ada meeting," jawab Raina mengingat jadwalnya.

" Biar saya aja Bu yang gantikan, sebaiknya ibu pulang saja. Ibu harus istirahat tidak baik jika terus memaksakan pekerjaan," ujar Nayra memberi saran.

Sungguh dia sangat khawatir kepada atasannya itu.

" Ya sudah lah, maaf ya kamu harus gantikan saya lagi," ujar Raina yang merasa bersalah.

" Tidak apa-apa Bu, itu sudah tugas saya," jawab Nayra senyum, " Ya sudah ayo Bu," ucap Nayra membukakan pintu mobil untuk Raina.

Setelah memastikan sang atasan duduk dengan nyaman. Nayra berkeliling menuju tempat pengemudi.

**********

Mobil Raihan berhenti di depan rumah eyangnya. Ternyata bukan hanya mobilnya yang berhenti. Terlihat mobil BMW hitam yang baru berhenti di belakang mobilnya.

Raihan hanya melihat sekilas dari kaca spion. Raihan membuka seat beltnya dan turun dari mobilnya.

Pengemudi yang ada di dalam mobil BMW itu juga turun dari mobilnya.

" Raihan," panggil Pria yang berjas hitam itu dengan suara gagahnya.

Raihan yang merasa namanya di panggil menoleh kearah suara tersebut.

Raihan melepas kaca matanya dan melihat Pria itu dengan biasa saja. Pria itu langsung menghampiri Raihan dan melihat penampilan Raihan seperti menilai dari bawah sampai atas.

" Angga," ujar Raihan. Angga tersenyum saat sepupunya yang Arogan itu menyebut namanya.

" Aku kira, kau tidak tau namaku," ujar Angga menyindir. Raihan hanya mengendus mendengarnya.

" Aku hampir saja melupakannya," sahut Raihan dengan santai menyandarkan tubuhnya di pintu mobil.

" Benarkah, ada angin apa ini berkunjung kerumah eyang?" tanya Angga yang bingung.

" Memang ini eyang mu saja, sampai kau harus bertanya kepada ku," sahut Raihan sinis. Angga terkekeh mendengar jawaban Raihan.

" Sudahlah, bagaimana kabarmu," tanya Raihan.

" Seperti yang kau lihat, aku baik-baik saja," jawab Raihan.

" Kalau tidak salah dengar kau akan menetap di Indonesia, dan akan mengambil tanggung jawab Adverb," tebak Angga yang memang berita itu langsung melejit di telinganya.

Raihan menanggapinya dengan tersenyum miring.

" Kalau begitu kau salah dengar," sahut Raihan langsung pergi meninggalkan Angga.

" Raihan- Raihan sejak dulu, kau selalu seperti itu," gumam Angga mengelengkan kepalanya sambil tersenyum. Anggapun langsung menyusu Raihan masuk.

***********

Nayra pun mengantarkan Raina sampai ke rumah. Nayra turun terlebih dahulu dan membantu Raina keluar dari mobil.

" Terimakasih," ujar Raina.

" Iya Bu, mari saya bantu," Nayrapun langsung membantu Raina memasuki rumahnya.

Saat sampai di ruang tamu. Zira melihat Raina tampak lemas yang di bantu Nayra berjalan.

" Ya ampun Raina," ujar Zira kaget dan langsung berdiri menghampiri putrinya. Amira juga ikut menghampiri mamanya.

" Kamu kenapa sayang?" tanya Zira yang cemas.

" Tidak ma, tadi hanya pusing saja," jawab Raina dengan suara lemas.

" Pusing bagaimana? lihat wajah kamu pucat sekali," ujar Zira panik memengang pipi Raina yang sudah pucat.

" Mami kenapa, mami sakit?" tanya Amira yang ikut panik. Raina hanya senyum dan memegang bahu Amira.

" Tidak sayang, mami tidak apa-apa, hanya kelelahan saja," jawab Raina tidak ingin putrinya sakit.

" Ya sudah sebaiknya kamu istirahat, mama akan telpon Dokter,"' ujar Zira.

" Tidak usah ma," tolak Raina.

" Raina kamu harus ke Dokter, tidak bisa seperti ini, mama akan telpon Della suruh dia Kerumah," ujar Zira memutuskan.

Raina hanya pasrah padahal dia merasa tidak apa-apa. Hanya lelah saja.

" Ya sudah tante, saya antar Bu Raina ke kamar dulu," ujar Nayra.

" Iya Nayra, makasih ya sudah bantuin Tante," ujar Zira merasa tidak enak.

" Iya Tante, mari," sahut Nayra langsung membawa Raina kekamarnya yang di temani juga Amira.

Sementara Zira langsung menghubungi Dokter Della anak dari sahabatnya.

**********

Raihan langsung menghampiri sang eyang yang duduk di taman belakang. Raihan langsung memeluk eyangnya dari belakang.

Farah langsung kaget siapa yang memeluknya dan langsung menoleh kebelakang. Ternyata cucunya yang paling tampan.

" Raihan," ujar Farah memukul tangan Raihan.

" I Miss you eyang," ujar Raihan dengan senyum manis mencium pipi eyang.

" Kamu kapan kembali?" tanya Raihan.

" Sudah eyang jangan pura-pura tidak tau, Raihan tidak suka jika eyang juga bersandiwara. Eyang juga ikutkan kongkalikong dalam urusan Perusahaan, eyang juga ingin menyiksa Raihan," ujar Raihan dengan wajah lesunya.

" Dasar bocah nakal," ujar Farah menarik telinga Raihan.

" Eyang sakit," keluh Raihan memegang telinga yang ditarik kuat oleh eyang Farah.

Hal itu juga di saksikan Angga yang baru sampai. Angga langsung terkekeh melihat Raihan sepupunya itu di jewer.

" Kamu pikir eyang nggak punya kerjaan hah! Kongkalikong kamu bilang," oceh eyang Farah.

Raihan yang masih memegang telinganya langsung beralih dari belakang Farah dan duduk di kursi di depan Farah. Dan Angga duduk di samping Raihan.

" Sakit, eyang pikir Raihan masih anak kecil apa," protes Raihan kesal terus mengelus kupingnya.

...Bersambung........

1
Dyah Oktina
hah...tegang.. hampir dara ada yg nemukan.. eh.. ngak jadi.. kasihan dara.. 😢
Dyah Oktina
emang perutnya ngak sakit ...kan baru brp hari oprasi pasca d tusuk bertubi sama c keran.. 🤭
Dyah Oktina
ada yg ketembak kah???itu bunyi nya doooorrrrrr... kla meledak duaaaarrrrrrrrr 🤭
Dyah Oktina
iya lah..udah pasti..kamu menyakiti hati anakmu della....dah tahu angga punya pacar..apa pun kelakuan pacarnya angga.. juga status rahasianya
Dyah Oktina
kesintingan...maksutnya...????🤔
Dyah Oktina
vira...kamu ya...bener2 orang ngak tahu diri.. dah banyak d bantu sm dara d tampung d apartemen nya..masih aja jahat ke dara..hanya krn dara sm sony masih saling cinta.. walau kamu emang jd korban sony juga mama angkatmu.. ikhlas aja ..kenapa sih...dasar ..emang didikan mamah mu yg jahat jd jahat terus..
Dyah Oktina
pakai bingung kan dah tahu mamamu ngak suka sama karen..kamu juga lagi pdkt lagi sm della..ngapain mau ngajak karen.. dasar plinplan....aneh
Dyah Oktina
mendorong atau menjalankan kursi rodanya nih thor...kla mendorong berarti della sdh bisa jalan
Dyah Oktina
hah...diki...anaknya dion?????
Dyah Oktina
nah kan ketempuhan.. kla nnt dah nikah ngak bahagia kamu juga yg d salahkan loh dara..
Dyah Oktina
wah....kamu jahat ternyata ya...karen!!!
Dyah Oktina
iya ...emang kamu bodoh sony.. makanya ngak berjodoh dgn dara ..yg cinta nya tulus padamu...emang jodohmu cocoknya dgn vira sama2 kacau ...😁
Dyah Oktina
akhir nya. ... adem bacanya.. mudah2an bahagia terus ya carey..
Dyah Oktina
ngigau sampe carey panas... apa vira yg d igau dion...wah emang parah ya ..dion cinta sm vira...sampe sigitunya kalian ber2
Dyah Oktina
blm boleh berhubungan intim ya.. harus tunggu 40hr
Dyah Oktina
icu apa igd nih...atau juga ruang operasi?
Dyah Oktina
kok ponakan sih thor... kan amira cucunya zira... 😁😁😁
Dyah Oktina
kla d bilang sakit... kok jauh banget ya typo mu.. jd kasir thor.. 🤭😁😁
Dyah Oktina
iya dara sibuk ngurusin orang.. kapan ngurus dirimu sendiri.. lagian apa kamu ngak kerja.. ngak ada d singgung kegiatan dara thor
Dyah Oktina
iya ...istri mana yg ngak cemburu kla suaminya terus memikirkan wanita lain.. kenapa ngak nikah aja sama wanita itu.. jd ikut kesel sama dion ..ngak punya rasa empati bener sama istrinya...kasihan carey
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!