mengisahkan penderitaan seorang gadis bernama tiara zaskia (ara) karna perjodohan yang dilakukan kedua orangtuanya dengan seorang CEO dingin nan kejam bernama rifqi yulandres.. ara harus menahan rasa sakit hatinya akibat ulah suaminya juga harus menahan rasa sakit ditubuhnya akibat penyakit mematikan yang dideritanya.. mampukah ara berjuang melawan mautnya dan mendapat cinta rifqi?
"jika matiku membuatmu bahagia aku siap mas.. bunuh aku sekarang dengan tanganmu sendiri.. jikalau aku mati ragaku mungkin akan hilang dari bumi tapi cintaku akan terus mengikuti langkahmu" _ara
"aku tidak akan membiarkanmu mati dengan mudah.. akan kubuat hidupmu menderuta hingga kau sendiri yg menghabisi nyawamu"_rifqi
mampukah ara meluluhkan hati rifqi? apakah akhirnya rifqi mencintai ara?.. ikuti kisahnya CINTA TUAN AROGAN
kisah ini hanya karangan penulis bukan kisah pribadi.. maaf apabila ada kesalahan kata ataupun kesamaan nama tokoh maupun kisah.. semata mata bukan sebuah kesengajaan..
no plagiat..
#klu ga suka ga usah dibaca..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANIVITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
memangnya ada apa?
ara pun masuk ke ruangan dokter kandungan dulu.. ia menyampaikan keluhannya.. dan benar saja ara dinyatakan hamil dengan usia kandungan 4 minggu.
ara terharu dan meneteskan air matanya ketika melihat di layar usg terdapat bulatan kecil yaitu calon anaknya.
....
flashback
"dengan nyonya tiara zaskia?"
" iyha dok.. panggil saja ara"
"baik nona.. kalau boleh tau apa keluhan nona?"
" saya selalu mual setiap pagi dan kepala saya sering pusing.. "
" kapan terakhir kali anda datang bulan?"
" ehmm saya bulan kemarin dok"
" sudah melakukan test urin dengan testpack?"
" su sudah dok.. hasilnya positif"
" maaf lancang nona.. siapa nona ini?" tanya sang dokter sambil menunjuk ke arah dilla
" oh itu dia saudara saya dok" ucap ara bohong
" kalau boleh tau kenapa tidak bersama suami anda ?"
" sebenarnya saya mau membuat surprize ulang tahun dengan kabar kehamilan saya" jawab ara bohong lagi. ia bingung ingin menjawab apa.
" baik nona mari kita langsung usg saja."
dokter itupun menyuruh ara berbaring. ada seorang suster yang mengileskan gel ke perut ara. dokter itu menggerakkan alat usg ke perut ara.
" anda bisa lihat blada bulatan kecil didalam lingkaran ini.. yang lingkaran ini kantung rahim anda, sedangkan bulatan kecil itu adalah janin anda nona" ucap dokter sambil menunjuk ke arah monitor.
"i itu benar anakku dok?" tanya ara pada sang dokter.
" iyha nona itu janin anda nona. keadaannya sangat baik dan sehat.. anda disarankan untuk makan makanan yang sehat. dianjurkan untuk mengkonsumsi buah buah an nona.. " ucap sang dokter yang menjelaskan panjang lebar mengenai kehamilan.. apa yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan..
" saya akan memberi vitamin penguat janin dan jiga obat agar mengurangi mula nona.. anda bisa menebusnya di apotek rumah sakit."
" baik dok"
setelah ara paham penjelasan dokter ara pun berpamitan
" jangan lupa untuk jadwal kontrol bulan depan yha nona.. oh yha jangan terlalu kelelahan karna trisemester awal kehamilan sangat rentan" ucap dang dokter sebelum ara meninggalkan ruangan itu..
"baik dok terimakasih"
ara pun meninggalkan ruangan itu.
flashback off
" wahh selamat yha ar.. kamu bener bener hamil" ucap dilla dengan semangat.
" iyha dil.. terimakasih.. tapi aku takut kalau mas rifqi tidak bisa menerima kehadirannya.. kau tau sendiri kan bagaimana perlakuannya padaku?"
" iya aku tau.. tapi kita sebaiknya berdo'a saja supaya suamimu dapat menerima kehadirannya"
" iyha semoga ajha yaha dil.."
" terus kamu ngasih tau suamimu kapan?"
" aku juga belum tau dil.. mungkin nanti aku cari waktu yang tepat dulu"
"oh yha dill ..temenin gua keruangan dokter nita yuk" ajak ara pada dilla.
" siyap " jawab dilla
ara dan dilla pun masuk ke ruangan dokter nita.
" eh.. ara.. silahkan duduk dulu ar" sambut dokter nita
" iyha dok"
" ini temenmu yang kemarin nganterin kamu itu yha?" tanya dokter nita menunjuk pada dilla
" iyha dok.. kenalin nama dia dilla ..dia sahabat aku.."
"dilla" dilla menjulurkan tangannya kepada dokter nita sebagai tanda perkenalan.
" nita" jawab sang dokter sambil membalas uluran tangan dilla
" oh yha dok.. mau ngomong apa?" tanya ara
" jadi gimana test tadi?"tanya nita langsung
" benar dok.. aku hamil sudah 4 minggu"
" huhh" dokter nita menghela napas
" sebenarnya aku tidak ingin merusak kebahagiaanmu ar.. tetapi, mau tidak mau
aku harus menyampaikan ini kepadamu?"
" memangnya ada apa dok?"
....
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
VOTE