NovelToon NovelToon
Awakening Of The Demon Lords

Awakening Of The Demon Lords

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:87.9k
Nilai: 5
Nama Author: fardiyanto

Genre : Action, Adventure, Magic,Romance and Superpower.
[Jangan Lupa Like, Coment dan Vote buat mensupport author]

Ray pemuda dari Indonesia yang sedang berkuliah di Tokyo,Jepang. Dia hanya pemuda biasa yang berumur 23 tahun tetapi saat kecelakaan itu terjadi menimpa Ray, dia tewas dan di hidupkan lagi oleh suara yang tidak dikenal olehnya.

Kemudian jiwa dia ditransfer dari bumi ke Dunia yang menggunakan mana sihir,Dunia tersebut disebut Benua Alluria. Ray yang dihidupkan kembali di Dunia tersebut menjadi reinkarnasi Raja Iblis.

Bagaimana kelanjutan kisah Ray? Penasaran? Saksikan petualangan dari Ray dan nikmatilah cerita mereka.

NB : Apabila ada kesalahan dalam kata atau kalimat, mohon dimaklumi yha dan akan update sehari satu chapter saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fardiyanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 35. Masalah Kerajaan

Sesampainya di kediaman Keluarga Eleonar, Ray dipersilahkan duduk oleh Aland ditempat ruang yang sangat khusus bagi Aland. Ray yang telah duduk kemudian memulai pembicaraan tetapi Aland yang masih mempersiapkan sebuah pakaian untuk dikenakan oleh Ray, karena pakaian Aland yang dipakainya sobek karena pertarungan dengan pembunuh bayaran tadi.

"Aland, apa kau tahu alasan Pangeran Limbert datang kesini?" tanya Aland yang duduk sambil melihat Aland, kemudian Aland menjawabnya, "Sebenarnya saya tidak tahu alasannya tapi akhir-akhir ini yang ditemuinya adalah adikku..."

Ray menghela nafas sebentar lalu berkata, "Sebenarnya Pangeran datang kesini karena sangat terpesona oleh adikmu, hal yang ingin ku bicarakan adalah tolong bantu Pangeran Limbert supaya dia bisa jujur ke adikmu..."

Aland berhenti sebentar setelah mendengar perkataan dari Ray hanya tertawa kecil lalu berkata, "Tuan, tidak mungkin Pangeran terpesona dengan adikku yang sangat manja itu..."

"Sebenarnya Aland, Pangeran Limbert menyukai dia karena adikmu itu sangat tidak tertarik dengan namanya kekuasaan dan adikmu memandang Pangeran bukan dari kekuasaan yang dimiliki Pangeran, kemudian Pangeran jadi terpesona karena keangkuhan hatinya itu." jelas Ray sambil mengambil segelas teh di meja.

"Setelah ini saya akan bilang ke adik saya dan memberi dia saran untuk menerima Pangeran.." jawab Aland. "Lalu ini,Tuan. Pakaian yang cocok untuk anda." lanjut Aland memberikan sebuah pakaian.

"Oh, kau pemarah tetapi juga sangat perhatian yha." Ray memuji bawahannya itu.

"I-itu karena saya menjalankan sesuatu yang harus saya lakukan.." jawab Aland sedikit malu-malu.

Hari mulai malam dengan matahari yang semakin tenggelam lalu muncul bulan yang berbentuk sabit bergantian menyinari dunia ini. Di istana Kerajaan Brithania, Pangeran datang dengan sedikit tergesa-gesa, lalu menghadap ke ayahnya untuk memberitahu sesuatu yang telah terjadi.

"Ayah Raja, Ibunda Ratu,..." panggil Pangeran Limbert dengan hormat.

"Ada apa,Limbert?" sahut Ibunda Ratu Riana yang melihat Pangeran Limbert sedikit tergesa-gesa.

"Bicaralah, Limbert." ujar Raja Luis.

"Ayah, Ibu, aku telah mengetahui dalang dari fraksi yang menentang kalau aku menjadi penerus Ayah." jawab Pangeran Limbert.

Raja Luis dan Ibunda Ratu kaget sekaligus senang mendengarnya lalu Raja Luis bertanya, "Sebenarnya siapa,Limbert? Dan kenapa kau bisa mengetahuinya sangat cepat..."

"Ayah, tadi aku bertemu dengan Ray yang telah menangkap pembunuh bayaran yang hendak membunuhku di hutan dekat kediaman Keluarga Eleonar saat aku berada disana, ada pelaku dari semua itu adalah Bibi Margaret." jelas Pangeran Limbert yang menatap seorang Pria yang sedang bersembunyi di belakang pintu.

"Apa Margaret?" sahut Raja Luis.

"Iya, Ayah. Kalau tidak ada Ray disana mungkin aku akan mati dibunuh oleh salah satu dari suruhan Bibi Margaret." jelas Pangeran Limbert.

Seorang pria sedang menguping dibalik pintu itu terkejut karena rencana yang dibuat ibunya telah ketahuan, pria tersebut langsung pergi dari situ dan menyuruh ibunya untuk pergi dari Kerajaan Brithania karena keselamatannya dipertaruhkan.

Dikamarnya Margaret sedang merias wajahnya lalu anak masuk ke dalam kamarnya tanpa mengetuk pintu, "Ibu,.." panggil Hansel yang berlari memasuki sebuah kamar.

"Kau,..kenapa berlari seperti itu?" tanya Margaret yang masih sibuk merias wajah.

"Ibu, gawat. Pangeran tahu rencana ibu, dan orang suruhan ibu sudah mati ditangan suami Liliana bu." jelas Hansel.

Margaret terkejut sampai lipstik yang saat digunakan mencoret wajahnya sambil berkata, "Yang benar saja, kapan kau tahu berita itu?" tanya Margaret gelisah.

"Baru saja, setelah melihat Pangeran memasuki ruang Istana." jawab Hansel menunjuk ruang Istana.

"Gawat, ayo kita pergi dari sini sebelum kita dihukum mati." Margaret menyiap barang yang perlu dibawa saja.

Margaret dan anaknya Hansel pergi dari Kerajaan Brithania dengan diam-diam tanpa ada orang melihat ke dua orang itu, di samping itu Raja yang mendengar penjelasan Limbert tadi kesal karena kelakuan adiknya yang ingin melukai keponakannya.

"Prajurit, cepat bawa Margaret kesini beserta anaknya,..." Raja Luis menyuruh salah satu prajurit yang berada di pojol ruangan.

"Baik, Yang Mulia Raja." sahut prajurit itu.

Beberapa saat prajurit itu kembali dan berkata kepada Raja Luis, "Yang Mulia, Margaret-sama dan Hansel-dono tidak ada di ruangannya,..."

"Apa? Cepat cari mereka, kedua orang itu belum pergi jauh dari Kerajaan.." sahut Raja Luis.

"Laksanakan, Yang Mulia."

"Apa mereka sudah kabur? Tapi siapa yang memberitahunya?" gumam Pangeran Limbert. Prajurit Kerajaan mencari keberadaan Margaret dan Hansel dari malam sampai matahari terbit, tetapi tidak dapa menemukan mereka berdua.

Dimalam kediaman Keluarga Eleonar, Ray yang masih berbicara dengan Aland di ruangan khusus yang Aland siapkan tadi, "Tuan, setelah ini anda mau kemana?" tanya Aland yang sedang duduk di sofa diruangan itu. Ray yang berdiri didekat jendala lalu berbalik badan dan menjawab, "Sebenarnya aku ingin kembali ke tempat baruku, tapi..."

Ray yang menjawab sedang berpikir ingin kembali ke desanya tetapi sesuatu muncul di kepala Ray bahwa dia harus mencari semua bawahannya, "...tapi aku harus mencari sisa bawahan setiaku." lanjut Ray.

"Sisa? Sebenarnya siapa saja yang telah berkumpul?" tanya Aland.

"Apollyon, Asmodeus, Mammon, dan kau...Mereka bertiga sedang menjalankan perintahku untuk melindungi desa yang telah aku pimpin." jawab Ray.

Aland yang terkejut mendengar nama rivalnya di sebut oleh Ray lalu berteriak, "Apollyon,.."

"Iya, sekarang kau istirahatlah dan beritahu adikmu aku akan mengajakmu mencari sisanya, mengerti kan Aland." ujar Ray.

Aland teralihkan karena dirinya diajak langsung oleh Ray kemudian menjawab, "T-tentu, Tuan."

Di pagi harinya dikediaman Keluarga Eleonar Ray yang bersiap pergi daridibicarakan, tetapi dia dihentikan oleh kereta kuda mewah dari Kerajaan lalu turunlah seorang Pangeran Limbert dari kereta tersebut.

"Ray, kau masih disini." tanya Pangeran Limbert yang telah turun dari kereta kuda.

"Iya, kak. Kemarin aku disuruh oleh Aland-san beristirahat disini, dan sekarang aku ingin pergi. Kalau Kak Limbert kesini, bagaimana dengan urusan di Kerajaan?" sahut Ray yang kembali bertanya.

"Pelakunya melarikan diri setelah mengetahuinya, semua prajurit mencari di Kota Kerajaan tidak menemukan mereka." jawab Limbert.

"Tenang, sebelumnya kakak harus senang karena fraksi yang menentang kakak telah pergi." ujar Ray menengkan Limbert.

"Benar juga,.." sahut Limbert.

Tak lama kemudian Aland datang yang memakai pakaian rapi lalu berkata, "Ray-san, ayo pergi." ujar dari mulut Aland.

"Aland-san, kau hendak kemana?" tanya Limbert.

"Saya akan mencoba belajar di tempat yang berbeda."

Pangeran Limbert menganggukan kepalanya, saat Aland hendak pergi Rosiena telah diberitahu Aland semua yang dilakukan itu sebagai kasih sayangnya keadiknya. "Pangeran, setelah ini tolong jaga adikku bersama kau, karena aku pergi untuk melatih kekuatanku." ujar Aland yang memegang pundak Limbert.

"Kakak,.." panggil Rosiena dengan membawa sesuatu. "Ini hadiah ku untuk kakak jadi kembalikan jika kakak sudah kembali kesini lagi." lanjut Rosiena.

"Kalung,..bukannya ini milikmu." ujar Aland.

Rosiena hanya mengangguk lalu melihat Ray kemudian berkata, "Ray-san, tolong awasi kakakku, dan tadi malam kakakku telah menjelaskan semua yang kau ceritakan jadi aku akan mencoba menerima dia."

Ray tersenyum kecil lalu berkata, "Baik, aku akan mengawasi dia dan tolong jaga Kak Limbert juga..."

Limbert tidak tahu apa yang sedang dibicarakan, tanpa penjelasan Ray dan Aland pergi ke barat tepatnya di Kerajaan Demi-Human.

BERSAMBUNG.

1
Hinata Sakaguchi
Uwahhh Lucifer Sama
Hadi Aditama
next thor 💪
Progeigar
MC tolol,bego,naif
⊰W I L K⊱
|85|
⊰W I L K⊱
'80'
⊰W I L K⊱
85
⊰W I L K⊱
100
Yosafat
haga
Abdul Gofur
lumayan
Kiychivarly
ini lah yg saya benci, sudah mewarisi kekuatan sama ingatan raja iblis, tpi yg direnkarnasi kan ga sesuai dengan wakat raja iblis..
Iman Indra
sip kosa katanya enak jadi pala gw gak pusing bacanya lanjutkan thor👌👍
Saril
halo min saya pembaca baru soalnya
ᵍˡˣƒJomblo abadi
Sabar ya
Rifqin Pratama
pas ada tambahan kata e tiba" aku keingat logat anak brandan thor wkwkw tah lah gatau jugak mungkin sama di daerah lain jugak
my dick is big
yooooo
my dick is big
jangan setengah setengah besuk
my dick is big
lanjut besuk
my dick is big
ini sudah kelewatan namanya s
pertama salah gak apa munkin thor nya sedang buru buru buat atau gak fokus dan yang kedua salah lagi gak apa apa munkin ada gaang guang yang ketigaaa!! salah lagiii!! ti-tidak masalh munkin ada salah teknis yang kee empatttttttt!!!!!! salah lagiiii??? mana bisa gitu thor tolong perbaiki besuk besuk besuk besuk besuk besuk terus salah aja nulis besok
my dick is big
yossssssssssssssssssssss
my dick is big
mantaolllll
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!