NovelToon NovelToon
Marwa (Istri Tangguh Tuan Rayyan)

Marwa (Istri Tangguh Tuan Rayyan)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:95.1k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Annisa Marwa harus pergi dari kehidupan keluarganya setelah dia tahu bahwa dua orang yang dia sayangi dan dia percaya menjalin hubungan dibelakangnya.

Disakiti oleh kedua orangtuanya, Dikecewakan oleh Kakak dan Tunangannya tak membuat Marwa mundur atas kepergian itu. Tak ada air mata tangisan yang mengiringi langkahnya dalam meninggalkan kota itu.

Hingga pertemuannya dengan Rayyan Al Ghafa Pangestu merubah hidupnya. Marwa menjadi wanita yang lebih tangguh dan kuat dalam menghadapi apapun.
••••••••
"Aku Marwa, Sesuai dengan namaku.. Aku akan jadi wanita tangguh dan kuat tanpa takut pada siapapun.. " Annisa Marwa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pergi Berobat

Tania memasuki kamarnya, Wanita itu menutup pintu kamar dengan keras saking kesalnya. Bagaimana tidak kesal? Dia menikah ingin hidup bahagia dengan pria yang dia cintai. Ingin membangun rumah tangga yang aman, Damai dan tenteram.

Dia menikah juga ingin sekali diratukan, Bukan di babukan. Bahkan ia sampai berhenti resign demi bisa menjadi istri yang baik. Tapi apa kenyataannya? Semuanya nol besar. Raski sendiri pun tak membelanya disaat ia disuruh-suruh oleh Ibu pria itu.

Padahal semalam dia dan Raski sudah melakukan apa yang harusnya dilakukan. Sayangnya kebahagiaannya hanya dimalam hari saja.

"Semoga saja aku cepat hamil.. Siapa tahu dengan aku hamil anak Raski Raski dan Mama bisa lebih baik padaku.." Tania mengusap perutnya yang rata itu. Dia sudah tak sabar menantikan itu, Dia hamil dan Raski akan bahagia mendengarnya.

"TANIAAAAA

Tania memejamkan matanya, Baru saja ia hendak istirahat. Suara lantang Ibu mertuanya kembali terdengar.

"TANIAAAAA...

"Ya Ma..." Wanita itu menghentakan kakinya.

"Apalagi sih?? " Tania pun terpaksa keluar dari kamarnya. Ia turun menuruni tangga satu persatu.

Tania melangkah mendekati Muna yang berada diruang tamu. Wanita paruh baya itu tidak sendiri melainkan ada beberapa Ibu-Ibu yang kemungkinan adalah teman Muna

"Iya Ma.. Ada apa?" Muna langsung menoleh..

"Ohya, Ini Mama ada arisan hari ini.. Kamu pergi kedapur gih.. Buat makanan, Buat gorengan sama minuman.. Tapi minumannya buat dulu. Kasihan teman-teman Mama pada haus semua.." Ucap Wanita itu yang lagi-lagi memerintahkan sang menantu.

Tania hendak angkat bicara namun segera wanita itu urungkan. Sungguh dia merasa dongkol sekali melihat sikap ibu mertuanya yang sok jadi majikan.

"Tunggu apalagi, Cepet kedapur sana.." Tanpa mengatakan apapun lagi Tania langsung pergi kedapur. Sementara Muna duduk diruang tamu menemani para teman-temannya itu.

"Jeng, Itu menantu mu ya.." Tanya salah satu Ibu-ibu itu.

"Iya jeng.. Saya suruh-suruh dia supaya ada gunanya dia menjadi menantuku.." Kata Muna yang seolah enteng. Jangankan dalam dunia novel, Didunia nyata pun mertua macam Muna ini sungguh sangat banyak.

"Jangan gitu lah jeng.. Dia kan tinggal disini ikut putra nya jeng Muna.. Kasihan kalau disuruh-suruh terus.." Sahut salah satu dari mereka yang seakan tidak terima dengan ucapan Muna barusan.

"Namanya juga saya tidak punya pembantu Jeng.. Kalau bukan menantu siapa yang akan bantu?

"Iya bener.. Kalau mau sama anaknya ya, Juga harus mau sama orangtuanya termasuk mau disuruh-suruh.. Buat apa punya menantu kalau cuma kerjaannya leha-leha gak jelas.. Kecuali menikah sama anak konglomerat yang kaya itu.. Yang punya banyak pelayan..

Tanpa disadari, Tania menguping pembicaraan ibu-ibu itu. Semakin kesal saja dia setelah mendengar ucapan ibunya mertuanya.

"Aku emang mau sama anaknya.. Tapi ya, Jangan dijadiin babu juga kali.."

...****************...

Waktu sudah menunjukkan pukul empat sore, Sebuah mobil mewah memasuki halaman rumah yang berdiri tegak bak bangunan istana Eropa itu.

Rayyan segera turun dari kendaraan roda empatnya. Pria itu melangkah masuk kedalam seraya membawakan oleh-oleh untuk sang istri tercinta.

"Assalamualaikum...

"Waalaikum salam...

"Sudah pulang nak.." Mama Adiba tersenyum melihat putranya yang setelah menikah aura ya terlihat sangat berbeda sekali.

Rayyan mendekati sang Mama lalu mencium punggung tangan Wanita bercadar itu.

"Marwa kemana?

"Wawa ada dikamar.. Barusan dia juga ada disini kok temenin Mama.. Tapi keburu masuk kamar karena mau mandi katanya.." Rayyan mengangguk. Pria itu pamit untuk pergi kedalam kamarnya.

"Assalamualaikum..

"Waalaikum salam.. Eh, Mas udah pulang?" Rayyan tersenyum senang. Sang istri sudah mandi dan tampil cantik sekali.

Marwa meraih tangan kekar itu mencium punggung tangan sang suami sebagai tanda bakti. Sebuah kecupan langsung mendarat dikeningnya. Inilah awal Marwa dan Rayyan menjalani rumah tangganya. Untuk masalah cinta itu belakangan.

"Iya.. Ini Mas bawain oleh-oleh buat kamu.."

"Makasih ya, Mas.." Dengan senang hati Marwa meraih oleh-oleh itu. Sebuah dessert yang Rayyan beli dari toko kue yang sudah lama cukup terkenal.

"Gimana? Enak?

"Enak Mas.. Makasih ya.." Sebelah tangan Rayyan terangkat mengusap kepala sang istri.

"Besok siap-siap ya, Kita akan berangkat ketempat teman Mas.. Mas akan ajak kamu pergi berobat.." Marwa langsung menatap sang suami. Ucapan Rayyan beberapa hari yang lalu bukan hanya ucapan omong kosong saja. Tapi pria itu benar-benar menginginkan dia sembuh.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Esok harinya. Marwa mulai terbangun dari subuh. Jika kemarin ia kembali tidur, Tidak dengan sekarang.

Pagi yang cerah ini, Marwa sudah siap dengan penampilannya. Tentu saja penampilan Marwa kali ini jauh lebih mewah dan elegan. Ya, Karena suaminya adalah Rayyan.

Siapa yang tidak mau menjadi istri dari pria itu. Rayyan sendiri terkenal dengan seorang pria yang tidak pernah terdengar menjalin hubungan dengan wanita manapun. Kalaupun ada yang mendekatinya, Rayyan tolak wanita itu.. Contohnya seperti Melati. Setelah Rayyan membawa Marwa, Wanita itu sudah tidak berani mendekat lagi.

Dan sekalinya kenal wanita, Langsung Rayyan nikahi. Jelas kabar ini menjadi kabar yang langsung tanding topik sejagat raya.

"Udah siap?

"Udah Mas..

"Yaudah yuk..." Marwa mengangguk. Rayyan mengulurkan tangannya membantu istrinya itu berdiri. Bahkan pria itu langsung mengangkat tubuh ramping itu kedalam gendongannya.

"Mas, Aku bisa jalan sendiri..

"Jangan, Setelah ini kamu akan diperiksa.. Tenaga kamu harus full.." Bahkan Rayyan tak membiarkan Marwa untuk berjalan. Padahal tenaga wanita itu tidak berkurang kalau berjalan dari kamar kelantai bawah.

Setelah pamit pada Papa Damian dan Mama Adiba, Rayyan langsung membawa Marwa masuk mobil.

Selama hampir tiga jam lamanya. Sang supir menghentikan laju kendaraan roda empat tersebut ditempat yang mirip seperti kost-kost an.

Rayyan mengajak Marwa masuk kedalam. Didalam tempat itu, Marwa melihat kesana kemari tempat ia akan berobat. Begitu banyak orang disana.

"Tuan Rayyan?

"Iya...

"Mari, Anda sudah ditunggu oleh Koko kami.." Rayyan mengangguk. Ia menoleh kearah sang istri.

"Ayo.. " Marwa mengangguk. Dia melangkah pelan menuju ke ruangan dimana pria yang dipanggil Koko itu berada.

"Selamat datang, Ayo masuk.. Duduk dulu.." Sepasang suami istri yang masih terbilang baru itu duduk.

Setelah sebentar berbasa basi Koko langsung melakukan pemeriksaan terhadap kaki Marwa. Wanita itu diam saja dan tidak berontak sama sekali.

"Sudah berapa lama?

"Kalau sekarang sekitar tiga tahunan Ko.." Jawab Marwa. Pria berkebangsaan cina itu menganggukkan kepalanya.

"Sakit tidak?" Tanya Koko setelah menancapkan jarum akupuntur dikaki Marwa.

"Sakit Ko..

"Kamu ini bukan lumpuh, Hanya pincang.. Kalau lumpuh, Kakinya akan mati rasa..

"Tapi masih bisa disembuhkan kan Ko?

"Bisa lah.. Apa yang gak bisa.." Koko kembali ketempat duduknya.

"Besok kalian kesini lagi.. Jam sepuluh harus sampai ya? Pengobatan ini akan berlangsung selama tiga bulan atau bisa lebih.. Untuk prosesnya mungkin akan memakan waktu yang cukup lama.." Jelas Koko, Mendengar itu Marwa sungguh sangat senang.

"Alhamdulillah ... Akhirnya pepatah habis gelap terbitlah terang itu memang benar-benar nyata..

TBC

1
Yus Nita
waaoowww... kena mental gaktych..
Dina mana.. dina manaaa..
biar makin seru nechdrama ny 😃😃😃
Muft Smoker
nah melati udh beraksiii ,,
gmn tuuh ,, gmn tuuuh ,,
pgen jungkir balik rasa ny aq ,, 🤸🤸🤸🤸🤸🤸🤸
aq rasa udh ijooo mukany si tania ,,
Muft Smoker
masiih aj mimpii taniaaa ,, 😂😂😂
Maria Magdalena
alu senang dgn ucapan melsti rasain lu tania kebongkar deh rshadiamu 😁😁😁
Ayudya
lah kan malu sendiri kamu tania🤣🤣🤣🤣🤣
Lucy
Dulu KLO raski dgn marwa mungkin Rayyan dgn wanita lain🤣gak mungkin dgn kau Tania krna cinta Rayyan mentok di Wawa saat dia magang🤭🤣
Evi alvian
nah makan tuh omongan pedas melati biar tau rasa si Tania biar nyadar diri
Ariany Sudjana
Tania Tania kamu berharap jadi istrinya Rayyan? kan keinginan kamu sendiri dulu untuk merebut raski, yang sudah bertunangan dengan marwa, dan sekarang kamu rasakan sendiri gimana sikap raski dan kedua mertua kqmu. dan kamu ingin mempermalukan marwa, di hadapan semua keluarga besarnya? belum apa-apa kamu sudah dapat reaksi dingin dari keluarga besarnya Rayyan 🤣🤣😂😂 dasar pelacur murahan kamu itu Tania
Ri♡
Idih kagak sadar diri banget,orng jahat kek lu mana lh pantes dapat pasangan spek Rayyan😒😒😒,mimpi lu ketinggian Tania 🤣🤣🤣
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣 bagus Melati... kena mental gak tuh 🤣🤣🤣🤣🤣
mmh nengmuti
di bikin malu dia🤣🤣🤣🤣🤣
Muft Smoker
nah kan ,, baru tau belang ny yx keluarga perempuan yg dlu km bela sampe km nampar marwaa ,,
udh pulang aj ke Susan ,, dy juga istri km koq raskii ,,
Maria Magdalena
klo aku nunggu kpn nih si dartik dan haris diusir fr rmh milik marwa.
Nice1808
hahhaha Darti gak tau diri, dah susah mau ikut2an kayak marwa , sadar dir darti Raski bukan org kaya dan gampang kau stir🤣🤣🤣
Evi alvian
dartik gak nyadar hidup susah aja aja sok"an gayanya kek orang kaya
Ariany Sudjana
Skak mat darti, ga tahu terima kasih, sudah dibantu biaya admin, masih juga ingin dirawat. hallo ibu sadar? kalau mau bebas dari tugas rumah, ya nginap di hotel, tapi kan masalahnya kamu ga punya uang, jadi lebih baik pulang saja 🤣🤣😂😂
Ayudya
mang si dartik ini ya Uda susah sok sok'an ga mau kalah ma marwa🥰🥰🥰🥰
mustika ikha
mana mau marwah bayar pengobatan kalian, tau diri dong, ini masih kecil nnt kalian tinggal di kolong jembatan🤣🤣💪💪💪💪
Mutia
Ya bayar sendiri dong...
Maria Magdalena
Rasain marwa sengaja tuh bisr nyaho kslian.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!