***
Nadhira Grizelle Ayudia tak perna menyangka keputusan nya membawa pulang seorang anak kecil yang di temui nya saat pulang bekerja ,membawa nya pada takdir yang tak perna terduga
Aksa Damian Axelle merupakan CEO kejam dan dingin.Pria yang tidak percaya akan cinta setelah kepergian wanita yang begitu di cintai nya setelah melahirkan buah cinta mereka.
Tentang perjuangan, perubahan, keluarga, bercampur menyertai dan berbaur dengan kisah mereka .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35
Nadhira menghabiskan waktu sejak pagi hanya berdiam diri di balkon dan sebentar lagi akan memasuki waktu makan siang namun perhatian nya teralihkan saat mendengar suara tembakan lalu matanya menangkap sosok kecil yang memegang senjata api khusus anak-anak.
Entah apa yang ada di pikiran wanita itu hingga akhirnya dia ke luar dari kamarnya berlari menuruni anak tangga satu persatu.
" Nyonya hati-hati " Tegur pelayan saat berpapasan dengan Nadhira , namun wanita itu mengabaikan nya karena terlalu bersemangat ke arah belakang .
Kehadiran wanita itu membuat para bodyguard kaget sampai prince harus berhenti .
" Apa Nyonya butuh sesuatu ? " Kelvin mendekati Nadhira menunduk sebentar sebelum kembali menatap Nadhira namun itu hanya sebentar .
" Aku mau latihan seperti prince " Mata Kelvin langsung membola menatap Nadhira kaget .
" Maaf Nyonya " Seolah menyadari kesalahannya Kelvin kembali menundukkan kepalanya " Apa tuan sudah mengizinkan anda " Tanya Kelvin pelan .
" Belum " Jawab Nadhira polos .
" Apa saya harus izin pada nya " Lanjut nya lalu menengadahkan tangannya di depan Kelvin membuat pria itu mengerutkan keningnya " Saya tidak punya ponsel untuk menghubungi nya " Kelvin menghela napas pelan .
Mau tidak mau dia harus menelpon bos nya padahal dia sendiri tahu jika saat ini bosnya lagi sibuk .
🌹
🌹
Di sisi lain Aksa tengah fokus mendengar penjelasan Justin yang sedang berbicara di depan nya di mana kini mereka tengah melakukan meeting bulanan dengan para petinggi perusahaan.
Namun fokus pria itu terpecah saat layar ponselnya berdering tapi enggan untuk mengangkat nya hingga panggilan berakhir dan detik berikutnya ponsel nya kembali berdering tapi itu nada pesan.
🌹
🌹
" Gimana ? " Nadhira menatap Kelvin penuh harap namun melihat wajah Kelvin wajah Nadhira berubah sendu .
" Tidak bisa ya " Cicitnya pelan .
" Padahal saya hanya mau latihan seperti prince " Lanjut nya lirih lalu meninggalkan lapangan tempat berlatih dengan langkah gontai .
" Nyonya tidak papa ? " Kepala pelayan langsung menyambut Nadhira sebelum wanita itu masuk kembali dalam masion .
" Menurut Bibi gimana ? " Bukannya menjawab Nadhira malah melemparkan pertanyaan pada kepala pelayan membuat wanita paru baya itu terdiam .
" Apa Nyonya ingin makan cake kebetulan pelayan baru saja membuat cake jadi masih hangat" Ujar kepala pelayan lembut .
" Saya diet Bi " Jawab Nadhira asal.
" Nyonya...." Ucapan kepala pelayan menggantung di udara saat Nadhira meninggalkan nya sendirian.
Kepala pelayan masih terdiam di tempatnya memikirkan ucapan terkahir Nadhira, entah sejak kapan wanita itu menjaga pola makannya sekalipun memang dia tidak terlalu banyak makan .
Langkah Nadhira terhenti saat akan kembali menaiki tangga detik kemudian badannya berbalik ke arah pintu besar .
"Apa-apa semua tidak boleh " Gerutu Nadhira .
" Mari pak " Kehadiran Nadhira yang tiba-tiba membuat para penjaga yang tengah bersantai langsung berdiri tegap .
" Nyonya mau ke mana ? " Tanya salah satu bodyguard yang memberikan diri.
" Tidak tahu " Jawab Nadhira ,karena memang dia tidak tahu mau ke mana " Saya tidak akan kabur " Lanjut nya saat melihat wajah ketakutan para penjaga .
" Kalau kalian tidak percaya kalian bisa ikut dengan ku berkeliling " Ujarnya mengajak para penjaga .
Bukannya langsung menjawab para penjaga langsung melemparkan tatapan mereka berbicara lewat sorot mata mereka, Nadhira melihat itu hanya menghela napas lalu berjalan meninggalkan para penjaga .
"Cepat kasih tahu tuan Kelvin " Titah salah satu penjaga pada yang lainnya saat langkah Nadhira berjalan ke arah pintu gerbang utama sekalipun itu masih jauh .
" Perhatikan jangan sampai Nyonya kabur " Ujarnya setelah itu berlari masuk dalam masion.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Dunia Nadhira menjadi novel favorit kalian 😘 😘 😘 😘
Like
Komentar
vote
Jangan lupa hadiah bunga dan juga ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐
suka banget sama ceritanya
semangat up nyaa.. ☺
benar nad periksa ke dokter biar lebih jelas
atau aska yg memakai kontrasepsi 🤭