NovelToon NovelToon
LEPASKAN AKU SUAMIKU

LEPASKAN AKU SUAMIKU

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Romansa / Tamat
Popularitas:97.8k
Nilai: 5
Nama Author: El khiyori

Anjani, seorang aktris multitalenta yang terpaksa menerima pinangan kakak angkatnya atas perjodohan yang diatur orang tua. Sekian tahun menikah, tak ada sentuhan apapun yang terjadi. Pria bernama Mahaka Wiratama itu sibuk dengan wanita yang ia cintai.

Di tahun ke 5 pernikahan, Anjani nekat kabur dan hidup sendiri. Semua itu berkat bantuan Devan, sahabat Mahaka, tetapi masalah baru justru hadir dalam hidupnya.

Hampir setiap malam ia merasakan kehangatan seorang pria dalam tidurnya. Ia bahkan harus kehilangan mahkotanya, tapi Anjani tak pernah tahu siapa yang melakukannya.

Semuanya semakin rumit saat dirinya dinyatakan hamil dan vidio asusilanya dengan seorang pria misterius tersebar di jagad maya. Hidup Anjani hancur dalam sekejap, lalu apa yang akan ia lakukan demi bisa memperoleh harga dirinya kembali.

Follow Instagram El khiyori

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El khiyori, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

"Devann .... " lirih Anjani yang kemudian buru-buru menggendong putranya dan hendak melangkah pergi dari sana. Devan yang melihat ekspresi ketakutan Anjani pun langsung mengejar dan menahan lengan wanita itu.

"Anjani tunggu ... kenapa kau takut padaku. Aku tak akan memberitahu Mahaka kalau kau ada di sini!!" seru Devan yang akhirnya membuat Anjani berhenti. Ia masih menatap ragu ke arah Devan. Tak ada sepatah katapun yang keluar dari bibirnya, membuat Devan kembali angkat bicara.

"Bisa kita bicara sebentar?"

"Maaf aku tidak bisa," jawab Anjani cepat.

"Anjani, tolonglah ... aku hanya ingin mengatakan sesuatu padamu."

Devan kembali memohon tapi saat ini Anjani tak ingin kembali berurusan dengan semua orang di masalalunya termasuk Devan.

"Aku harus pergi, lain waktu saja kita ketemu," sahut Anjani yang kembali hendak melangkah pergi, namun Devan tak membiarkan itu terjadi. Ia terpaksa menghadang langkah Anjani, membuat wanita itu marah karenanya.

"Devan, tolong menyingkirlah!! kau membuat putraku takut!!"

"Baiklah maaf, tapi tolong beri aku nomor teleponmu, aku benar-benar harus bicara denganmu."

Anjani menghembuskan nafas kasar. Tak ingin terlalu lama berhadapan dengan Devan, ia terpaksa mengambil ponsel yang disodorkan ke arahnya lalu menuliskan nomor dengan asal. Tak disangka Devan langsung mencoba menghubungi nomor itu sebelum membiarkan Anjani pergi dari sana.

"Devan lepaskan aku!!" teriak Anjani sambil mencoba menghempaskan tangannya dari cengkeraman Devan namun gagal karena pria di hadapannya justru memperkuat gerakannya.

"Tidak akan aku lepaskan sebelum kau memberikan nomor teleponmu yang sebenarnya, aku mohon Anjani .... "

Disaat yang sama Jullyan mulai menangis karena ketakutan.

"Mommy ayo pergi," rengeknya sambil memeluk erat leher sang ibu, tapi sepertinya Devan tak mau tahu pada hal itu hingga akhirnya Anjani menyerah dan benar-benar memberikan nomor teleponnya.

"Terimakasih," ucap Devan kemudian yang tak dihiraukan oleh Anjani. Pada akhirnya hari itu juga ia memutuskan untuk kembali ke rumah. Perasaannya mendadak tak tenang setelah pertemuannya dengan Devan apalagi malam harinya pria itu menelepon.

"Apa yang kau inginkan?" tanya Anjani dengan nada tegang, tapi ternyata Devan justru menanggapinya dengan lembut.

"Aku ingin meminta maaf padamu," ujarnya dari seberang sana.

"Kau minta maaf, memangnya apa salahmu?" Pancing Anjani.

Ia pikir Devan tak akan pernah bicara jujur tentang apa yang terjadi, tapi ternyata pria itu mengatakan semuanya. Devan bahkan tak tahu kalau orang yang menghajarnya adalah Mahaka, karena saat kejadian itu Mahaka menutupi wajahnya dengan pakaian hitam dan juga masker.

Satu fakta lagi mengenai Mahaka kembali terungkap. Pria itu tak hanya pintar tapi juga sangat berhati-hati. Ia benar-benar memperhitungkan semuanya. Mahaka pasti tak akan membiarkan siapapun tahu kalau dirinya yang menjadi penyelamat sekaligus penghancur dalam hidup Anjani.

"Saat itu aku merasa kasihan padamu, karena itu aku mati-matian mengakui anak dalam kandunganmu sebagai anakku. Aku memang khilaf dan ingin melakukan sesuatu, tapi semuanya karena kita sama-sama berada dalam pengaruh alkohol. Hanya saja, setelah berpikir jernih aku tak sanggup membayangkan kalau kau menyadari ada orang asing yang sudah menyentuhmu malam itu. Sayangnya Mahaka selalu menghalangi siapapun yang ingin melindungimu."

Devan kembali menambahkan.

Mendengar semua itu membuat Anjani sungguh tak bisa berpikir apapun sekarang. Ia semakin malas berbicara terlalu jauh dengan Devan yang kenyataannya juga tak bisa ia percaya.

"Sudahlah Dev, semuanya sudah berlalu. Aku sudah menutup semua lembaran masalalu, jadi kumohon ... jangan menggangguku lagi," ucap Anjani yang langsung memutuskan sambungan telepon begitu saja.

Ternyata benar dugaannya. Devan tak menyerah. Ia mengirimkan banyak pesan. Tak hanya berisi permintaan maaf tapi juga tentang alasan ia bisa sampai di Melbourne. Hal itulah yang sempat membangkitkan rasa penasaran Anjani.

Malam itu ia memang tak langsung menanggapi perkataan Devan, tapi lama-kelamaan banyak hal yang mengganggu pikirannya hingga akhirnya ia memutuskan untuk memberi peringatan sekali lagi agar Devan tak mengganggunya lalu memblokir kontak pria itu.

Bertemu kembali dengan Devan sungguh membuat Anjani gelisah hingga akhirnya ia menceritakan semuanya pada Melly.

"Anjani, kalau kau terus seperti ini hidupmu tak akan tenang. Saranku, cobalah untuk membuka hati agar dalam otakmu tak hanya tentang Mahaka ataupun Devan. Kalau mereka tahu kau sudah memiliki seseorang dalam hidupmu, aku jamin mereka tak akan berani mendekat lagi."

"Berkenalan dengan seorang pria justru akan menambah masalah dalam hidupku," lirih Anjani sambil menatap sendu ke arah putranya yang tengah bermain seorang diri.

Membayangkan tak adanya sosok ayah dalam hidup Jullyan memang membuatnya sedih, tapi ia merasa takut kalau harus kembali merasakan jatuh cinta.

"Semua cinta yang ada dalam hatiku sudah habis untuk Mahaka. Aku takut akan membuat kecewa pasanganku kalau aku nekat menerima seseorang dalam hidupku."

Melly turut sedih mendengar ucapan Anjani barusan, apalagi saat mendengar ucapannya yang selanjutnya.

"Kalau saja aku bisa jatuh cinta pada orang lain, mungkin aku sudah melakukannya sejak dulu. Kau tahu kan bagaimana duniaku. Banyak pria tampan, mapan, atau bahkan yang memiliki jabatan tinggi, tapi sedikitpun aku tak merasa tertarik pada mereka meski Mahaka terus menggoreskan luka di hatiku .... "

Anjani mulai menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan.

"Aku juga ingin seperti wanita lain yang bisa dengan mudah mencintai pria yang berbeda, tapi kenyataannya aku tidak bisa Mell ... apalagi saat aku melihat Jullyan. Kau lihat sendiri kan, anakku bahkan sangat mirip dengan Mahaka. Yang bisa kulakukan saat ini hanya menjauh, agar aku tak melihatnya dan membuat hatiku semakin terluka."

"Sttt ... sudah-sudah, jangan menangis seperti ini. Aku minta maaf .... " ucap Melly yang kemudian berdiri dari tempat duduknya dan memeluk Anjani. Tanpa mereka sadari Jullyan melihat adegan itu.

"Mommy ... Mommy kenapa menangis?!" teriaknya yang membuat Anjani terkejut dan buru-buru menormalkan sikapnya.

"Tidak apa-apa Sayang, Mommy menangis karena bahagia melihat Jullyan yang semakin tumbuh besar."

"Dan juga semakin pintar," imbuh Melly sambil mengacak pelan rambut Jullyan yang kini sudah berada di pangkuan Anjani.

Tak ingin putranya memikirkan hal-hal yang tidak seharusnya, Anjani memilih untuk mengajaknya jalan-jalan di luar, tapi ternyata menjelang tidur Jullyan justru menanyakan sesuatu yang membuat ulu hati Anjani terasa nyeri.

"Mommy ... Mahaka itu siapa?" tanyanya dengan tatapan intens ke wajah Anjani.

Dalam keadaan terkejut Anjani pun balik bertanya.

"Darimana Jullyan mendengar nama itu?!"

Tanpa sadar ia bertanya dengan nada tinggi. Membuat Jullyan nampak ketakutan.

"Apa Mommy marah?" tanyanya lagi tanpa berani menatap wajah sang ibu.

"Tidak Sayang, bukan begitu. Sini-sini peluk Mommy! Mommy hanya terkejut, kenapa Jullyan bisa menyebut nama itu," ucap Anjani menjelaskan sementara kedua tangannya sudah mendekap tubuh sang buah hati dengan penuh kasih sayang.

"Apa Mahaka adalah orang yang jahat? tadi Jullyan dengar Mommy membicarakannya sambil menangis."

"Ya Tuhan, apalagi ini. Bagaimana aku harus menjawabnya," gumam Anjani dalam hati.

Hatinya berdesir saat mendengar bibir Jullyan menyebut nama itu, tapi tetap saja ia tak ingin mengatakan yang sebenarnya tentang Mahaka pada putranya.

Tak ingin semakin terseret dalam bayangan masalalu, akhirnya Anjani mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Ia mau mengikuti saran Melly untuk mencoba membuka hati pada seorang pria.

Mendengar itu Melly begitu senang, ia bahkan langsung merekomendasikan seseorang untuk berkenalan dengan Sahbatnya itu.

1
T Sa
ternyata pemeran utamanya...pelacur

🤣🤣🤣🤣🤣
T Sa
ngapain kau minga devan melarikanmu..jika kU muncul dg sendirinya🤣🤣🤣🤣
Ray Aza
lha emang anjani sdh bercerai? hrsnya selesaikan dl urusan sm mahaka br buka hati n hubungan sm org lain. kl kek gini apa bedanya dia sm mahaka? btw bkne mark nama suami melly ?
Sri Ayu
tuhh kan seperti dugaanku ,pria misterius itu mahaka
Sri Ayu
itu pasti Mahaka
Sri Ayu
menurutku itu pasti Mahaka pelakunya
Ansar Lintho
wah jd siapa ya?laki2 yg d fidio it
Nur Atika Hendarto
jijik aku lihat mahaka 🤮🤮🤮
Lela Kasiono
anjani egois dan menjengkel kan
Shifa Burhan
anjani
*seorang berstatus istri tapi berhubungan dengan pria lain bahkan sampai serius mau menikah padahal dia masih berstatus istri orang
*memberi harapan dan membohongi pria lain
*berbohong pada suami untuk menemui pria lain
*menuduh suami
*istri berhati batu setelah melakukan kesalahan pada suami bukan nya minta maaf malah dia merasa paling benar

baru beberapa episode saja aku baca tapi kelakuan laknat pemeran utama wanita sudah banyak, dan membuat novel miris dan tidak bermoral adalah karena author membela dan membenarkan semua kesalahan pemeran utama wanita
Atmita Gajiwi
/Determined//Determined//Determined/
Blu Lovfres
tamat jg
😄😁ahtor nya galak jg😄😄
ngatain pembaca galak, kan yg bikin galak pembaca ahtor nya😄😄 di bikin marah jengkel gemes lucu penasaran
El khiyori: 😁😁😁 yuk jalan-jalan lagi di karya otor yg baru, lanjut gemes gemesan di sana 🤣🤣
total 1 replies
Blu Lovfres
semoga yg kena tembak anjani biar
kapok perempuan sombong angku keras,sok percaya diri ,
mama
syukurin,syukurin
Blu Lovfres
sukurin anjani,ku ucapkan selamat untuk mu anjani, perempuan yg sok pede, sombong keras, kaku
orang yg terlalu pede,berakhir dgn ,masalah
Alyanceyoumee: Assalamualaikum.
Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "Parting Smile" ya, siapa tau Kaka suka.
insyaallah seru ko... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
partini
tuh kan ,,
Blu Lovfres
🤣🤣🤣 bocah polos
partini
hemmm kesepakatan terakhir
kalian lagi happy pasti ga nyadar kalau bahaya mengintai siap" salah faham lagi ribut lagi Weh Weh
falea sezi
salah sendiri anjani itu plin plan siapa jg gk sakit hati di php kayak gt
El khiyori: Anjani said : A _ ak _akuuu sssselalu kkk_kkkau salah salahkan 😭😭😭✊👊✊👊✊👊$#*?#+%§÷§π{°
total 1 replies
partini
hemmmmm dapat musuh baru sekarang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!