Hilda gadis 17 tahun, bersahabat dengan Imel dan Jasmine. Mereka kuliah di kampus dan jurusan yang sama. Papa Hilda yang bernama Brata pernah berhutang budi dengan sahabatnya namanya Randi. Papa Hilda dan temannya pernah berjanji menjodohkan anak mereka. Saat ini, sahabat papa Hilda sedang sekarat. Dia menagih janji papa Hilda untuk menikahkan anak mereka sebelum Pak Randy meninggal. Nama anaknya Ricko umur 25 tahun. Akhirnya papa Hilda menikahkan mereka walau usia mereka masih terbilang muda.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anita Jenius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35. OSPEK HARI PERTAMA (Part 2)
Hilda, Imel dan Jasmine sudah sampai di kampus. Mereka langsung masuk ke pekarangan kampus. Hilda. Imel dan Jasmine berbaur ke tengah - tengah kumpulan mahasiswa yang ada di sana. Jam masih menunjukkan jam delapan kurang. Mereka masih bisa bernafas dulu sebelum masa OSPEK dimulai.
Beberapa menit kemudian tepatnya jam delapan pagi, terdengar suara pengumuman dari mikrofon yang menyuruh agar semua mahasiswa peserta OSPEK untuk berkumpul dan berbaris di halaman kampus. Saat ini, mereka dikumpulkan untuk mendengar arahan dari dosen sebagai awal dimulai nya OSPEK. Mereka pun mendengarkan ceramah yang akan diucapkan dosen itu.
" Selamat pagi para mahasiswa baru yang sudah lulus di kampus tercinta kita ini." Kata dosen itu.
" Selamat pagi Pak..!!" Sahut seluruh mahasiswa yang ada di sana.
" Pagi ini saya ingin mengucapkan selamat datang di kampus kita ini. Selamat juga sudah berganti status dan sudah melepas seragam sekolah dan menyandang status mahasiswa. Dengan bergantinya status, tentunya tugas dan tanggung jawab kalian pun semakin bertambah. Masa kuliah merupakan masa di mana kalian akan membekali diri kalian untuk masa depan kalian. Saya berharap ilmu yang akan kalian pelajari di kampus ini dapat menjadi bekal kalian dalam mencari kehidupan kalian dengan pekerjaan yang layak dan sesuai dengan jurusan yang kalian pilih ini. Agar kelak kedepannya kalian akan menjadi orang yang sukses dan berguna bagi keluarga kalian nantinya. Apa kalian setuju dengan pendapat saya?
" Setuju Pak..!!" Kata semua mahasiswa yang ada di situ.
" Baiklah. Saya harap kalian semua bisa semangat belajar di kampus dan gapailah cita-cita dan keinginan kalian setinggi mungkin. Saya ingin nantinya saat kalian sudah lulus kuliah kalian akan menjadi orang yang sukses dan berguna bagi keluarga, bangsa dan Negara kita Indonesia ini." Kata dosen itu lagi.
" Siap Pak..!!" Kata semua mahasiswa itu.
" Sekarang saya akan membuka masa pengenalan kampus atau yang biasa disebut dengan OSPEK yang akan berlangsung selama dua hari. Di sini kalian akan dikenalkan dengan lingkungan kampus beserta fasilitasnya yang akan dibimbing oleh kakak senioran kalian. Kalian tenang saja tidak akan ada kekerasan fisik atau bullying. Kika terjadi hal seperti itu kalian bisa melaporkan ke pihak kampus supaya senior kalian di skors karena perbuatannya. Jika kalian ada yang sakit kalian bisa minta izin pada senior kalian agar di bawa ke ruang kesehatan. Kalian semua paham kan?" Tanya dosen itu lagi.
" Paham Pak..!!" Jawab semua mahasiswa itu.
" Saat ini juga saya akan buka masa pengenalan kampus atau OSPEK. Saya akan menyerahkan semua kepada anggota BEM kampus ini untuk membantu kalian mengenal kampus ini. Selamat menjalani OSPEK selama dua hari. Saya akan memantau semua kegiatan kalian dari jauh. Selamat pagi buat kita semua." Kata dosen itu menutup ceramah arahan dan pembukaan masa OSPEK nya.
" Selamat pagi Pak..!!" Sahut semua mahasiswa.
Bapak dosen urusan kemahasiswaan pun turun dari podium tempat dia ceramah lalu menyerahkan semua kegiatan kepada ketua dan anggota BEM yang akan melanjutkan kegiatan OSPEK kali ini. Kegiatan pun dilanjutkan dengan pengarahan panitia OSPEK.
" Selamat pagi para adik- adik mahasiswa. Perkenalkan nama saya Bimo ketua BEM sekaligus penanggung jawab OSPEK untuk tahun ini. Salam Kenal buat kalian." Kata Bimo.
" Selamat pagi Kak..!! Salam Kenal juga..!!" Kata mahasiswa baru tersebut menjawab sapaan Bimo.
" Apa kalian sudah membawa semua persyaratan yang tertulis di kertas yang saya bagikan saat pendaftaran ulang itu? Tanya Bimo.
" Sudah Kak..!! Kata semua mahasiswa baru itu.
" Sekarang kalian kumpulkan semua cemilan yang kalian bawa. Kumpulkan di kotak yang tersedia disetiap kakak senior yang sudah berbaris di sana. Kalian masukkan di sana dan menyebutkan nama kalian pada mereka agar di catat dan kita bisa tahu siapa yang tidak membawanya." Kata Bimo.
" Baik Kak..!!" Kata semua mahasiswa baru itu.
" Buat 5 baris di depan kakak senior kalian itu. Dan jumlah setiap baris harus sama. Setelah itu kalian antar dan masukkan ke kotak kakak senior sesuai barisan kalian" Kata Bimo.
Semua mahasiswa baru termasuk Hilda, Imel dan Jasmine pun mengikuti arahan dari Bimo. Mereka mengambil barisan yang sama. Setelah semua barisan sudah sama jumlahnya, Bimo pun memberi aba-aba agar semua mahasiswa itu mulai mengumpulkan cemilan ke senior yang ada di depan barisan mereka.
Tak lama kemudian, semua mahasiswa termasuk Hilda, Imel dan Jasmine sudah menyerahkan cemilan yang sudah di suruh bawa oleh panitia OSPEK sambil menyebutkan nama dan di catat oleh kakak senior yang didepan mereka akhirnya selesai. Setelah itu, mereka dibawa oleh senior pimpinan pilihan mereka berkeliling kampus untuk memperkenalkan fasilitas-fasilitas yang ada di kampus itu.
Banyak kegiatan yang Hilda, Imel dan Jasmine pada hari ini. Mereka dijemur seharian di bawah sinar matahari yang sangat terik pada hari ini. Jadwal mereka sangat full seharian ini. Mereka hanya diberi waktu istirahat saat makan siang saja. Selebihnya mereka harus mengikuti acara yang sudah dijadwalkan oleh panitia OSPEK tahun ini. Walaupun merasa sangat lelah, Hilda, Imel dan Jasmine menjalaninya senang hari tanpa mengeluh sedikitpun. Kegiatan OSPEK hari pertama berakhir pada jam Lima sore.
Setelah jam lima sore, Bimo menutup kegiatan OSPEK pada hari ini dengan berdoa menurut agama dan kepercayaan mereka masing- masing dan mengingatkan agar besok mereka datang lagi tepat waktu dan membawa semua yang sudah dituliskan di kertas yang telah dibagi saat pendaftaran. Setelah itu Bimo membubarkan semua mahasiswa dan menyuruh mereka semua pulang ke rumah masing-masing.
Setelah barisan dibubarkan, Hilda, Imel dan Jasmine langsung keluar dari kerumunan orang yang ada di situ menuju pintu keluar. Jasmine pun mengambil handphone yang ada di tasnya untuk menelpon supirnya menjemput mereka di kampus. Sambil menunggu supirnya datang, Jasmine mengajak Hilda dan Imel ke kamar mandi untuk melepas ikatan yang ada dirambut mereka. Jasmine pusing rambutnya yang biasa digerai harus diikat selama itu. Lagi pula karena mereka seharian di bawah sinar matahari membuat kepala Hilda, Imel dan Jasmine menjadi sangat berat dan ingin segera melepaskannya agar beban di kepala mereka hilang.
Tak lama kemudian supir Jasmine pun tiba di lobby kampus. Dia menunggu sebentar Hilda, Imel dan Jasmine keluar dari kamar mandi untuk melepaskan ikatan rambut mereka sekaligus merapikannya dengan menyisirnya kembali. Setelah itu, mereka bertiga masuk ke Mobil dan menyuruh supir Jasmine untuk jalan dan langsung mengantarkan mereka ke rumah karena mereka bertiga sangat lelah. Mereka ingin secepatnya sampai rumah untuk bisa segera mandi, makan dan langsung tidur supaya besok pagi bisa bangun tepat waktu dan tidak telat datang ke kampus untuk menjalani OSPEK hari kedua.
jangan lupa mampir di karya ku ya kk..
My Little Prince dan VCPD 🥰
jangan lupa mampir yah ke crita gw👉Golden Bride👌makasih🙇♀️
*hujan dibalik punggung
*suamiku ceo ganas