NovelToon NovelToon
Pernikahan Kontrak

Pernikahan Kontrak

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Istri ideal / Trauma masa lalu / Penyesalan Suami / Romansa / Konflik etika / Tamat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: dineefff

Bagaimana tiba tiba nama mereka tidak terdaftar di asrama ?

Sebuah kampus memiliki asrama . Setiap Maba . Sebagai anak Rantau wajib tinggal Asrama

Tetapi harus mendaftar lebih dulu . Karena setiap kamar sudah di perhitungkan

" Atas nama Zero Alfa Pratama "

" Saya atas nama Soraya Arawinda "

Keduanya saling tatapan satu sama lain ketika nama yang di sebutkan tidak ada di daftar tempat tinggal asrama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Manager Finance

Soraya memilih untuk pergi setelah pria itu duduk di samping nya

" Jual mahal banget mbak nya cuma kenalan aja loh " ucap nya

Sorot mata Soraya begitu tajam.  Baru saja merasakan hidup sendiri di tempat ini . Ada aja yang ganggu kehidupan nya itu

Di meja kerja nya saat ini . Soraya langsung bekerja dan melewati makan siang yang berat . Kali ini ia tidak nafsu makan apapun makanya mengisi dengan Sandwich dan juga kopi supaya tidak ngantuk karena terlalu kenyang perutnya

Jam kerja pun telah selesai semua karyawan atau anak magang kembali beraktivitas . Tak berapa lama kemudian ada pengumuman penting dan jangan ada yang bekerja selama 10 menit kedepan

Asisten direktur di perusahaan mereka bekerja ingin memperkenalkan anak direktur yang telah bekerja mulai hari ini menjadi manager lini pertama

Asisten itu mengenalkan seorang anak direktur.  Lebih tepat nya anak terakhir yang baru saja lulus di salah satu universitas nomor 2 di Jepang

Semua orang bertepuk tangan kecuali Soraya . Ia merasa heran dan terkejut karena pria itu yang baru saja ia tolak untuk berkenalan tadi

Astaga... mau taruh dimana muka ini . Bisa bisa nya judes sama manager sendiri . Gimana kalo tiba tiba di pecat? Mana baru banget bekerja.  Belum juga gajian

Huh !

" Silahkan di lanjutkan pekerjaan kalian . Selamat bekerja! " Ucap nya

Kembali duduk lagi setelah Asisten dan manager mereka itu telah kembali ke ruangan nya

~

Di supermarket saat ini . Soraya sedang memilih daging untuk di beli nya masak besok

Ketika dirinya menaruh daging itu di keranjang nya dan berjalan ke arah snack . Di kejutkan dengan sentuhan tangan di bahunya

" hai ... ketemu lagi kita.  Kayaknya kita emang beneran jodoh deh . Btw . Udah kedua kali kita ketemu di luar kantor "

" Paansi " jawab Soraya

Ia meninggalkan manager nya ia pergi dengan langkah cepat . Beberapa langkah kemudian ia di kejutkan lagi oleh manager nya kali ini pria itu menjabat tangan

" Hanya kenalan aja loh . Mau tau namanya siapa . Jangan jual mahal gitu lah " protes nya

Soraya menghela nafas

" Nama saya Soraya pak "

" Saya Alvin . Panggil aja abang alvin . Jangan pakai pak "

Soraya menganggukan kepalanya . Menghalangi jalan Soraya . Pak Alvin segera menggeser

" Sampai bertemu besok di kantor " katanya

Soraya tidak menjawab nya ia pergi ke tempat lorong sebelah untuk membeli snack kesukaan nya itu

Sesampainya dirumah . Soraya memilih pulang kerumah orang tuanya karena ingin makan malam bersama mereka.  Toh percuma saja . Suaminya juga belum pulang kan ?

Di kamar nya masih ada beberapa pakaian milik nya . Jadi Soraya mandi setelah pulang kerja setelah nya bergabung dengan oma Syahri dan mama nya

Di dapur saat ini . Soraya ikut memasak untuk makan malam mereka sambil masak sambil juga mulut mereka bergerak

" Udah ada tanda tanda belum Ay ? " Tanya mama nya

Soraya menggeleng kepalanya.  Gimana mau ada tanda tanda . 2 bulan ia tidak berhubungan.  Dan baru semalam mereka melakukan nya lagi

" Dengar dengar . Kalo kamu hamil mau di kasih rumah sama oma Vivi ya ? Hebat kamu punya oma seperti Oma Vivi yang bisa memberikan kemewahan "

" Mah ... Oma vivi kan oma nya Suami aku . Lagian yang di janjiin itu Suami aku . Bukan aya " jawab Soraya

" tetap saja kamu menikmatinya Ay ! " katanya

Soraya menghela nafas . Berusaha untuk tidak memasukan ke hatinya . Mamanya memang seperti itu . Setiap kali ada yang di kasih barang atau sesuatu yang mewah . Ada perasan iri

Soraya tidak mau menjelekan mama nya . Bagaimana pun ialah yang melahirkan Soraya

Beberapa jam kemudian papa pulang dan makan malam bersama keluarga . Akhirnya bisa kumpul lagi berempat

Soraya sempat bersantai di kamar nya sampai jam 9 malam ia baru saja pulang kerumah nya dengan belanjaan yang ia bawa tadi

Rumah keadaan gelap hanya beberapa lampu yang tidak pernah di matikan yaitu area dapur dan juga kamar mandi setiap kamar dan kamar mandi tamu

Soraya memasukan beberapa belanjaan ke kulkas dan ke lemari yang ia beli tadi . Daging yang ia beli tadi sempat di masukan ke kulkas rumah orang tua nya tadi . Supaya tidak bau ketika tidak di dinginkan

Ketika Soraya berniat untuk tidur di jam setengah 12 malam . Zero pulang dengan suara klakson mobil nya itu

Akhirnya Soraya tidak jadi untuk tidur menunggu kepulangan Zero . Seperti biasa pelukan itu yang di rasakan setiap kali Zero pulang

" Aku udah makan tadi sama temen temen " Ucap Zero

" Iya  . Aku juga engak masak " katanya

Zero langsung bersih bersih ke kamar dan Soraya juga memberikan minum untuk nya setelah selesai mandi

" Temen temen ngajakin liburan ke puncak minggu ini sayang . Cowok cowok semua "

" Terus ? " jawab Soraya

Zero menggaruk kepalanya tak gatal itu

" Boleh lah sesekali sayang "

" Gak! Aku kepengen ada waktu berdua minggu ini sama kamu " tolak nya

Jelas Soraya tidak mengizinkan itu . Kapan ada waktu buat berdua lagi

" Kemarin kan udah , ngedate aquarium sayang . Mau kemana lagi . Macet Jakarta " protes Zero

Mendengar itu Soraya melipat kedua tangan nya di dada

" Lebih macet mana sama puncak ? Sama aja macet macet juga ! Kamu tuh gak betah ya dirumah sama aku ? Keluyuran terus . Udah kerja pulang malam . Ketemu cuma pagi sama tidur doang.  Gak ada kamu nyaman nyaman nya sama aku dirumah " protes Soraya

" Bukan begitu Ray"

Soraya menatap nya dengan kesal

" Yaudah terus gimana kalo bukan begitu ? Lama lama aku ngerasa kamu tuh kepengen hubungan kita rusak ya ? Kamu janji mau perbaiki hubungan kita mas . Tapi kamu sendiri yang selalu menghindar. Kamu suruh aku cepat cepat turun , kamu menolak aku cium dan peluk kamu tadi . Ada yang di jaga ya perasan kamu mas ? "

Zero menghela nafas.  Ia terdiam di akhir kalimat Soraya itu . Lagi dan lagi ia di curigai

" Udah malam Ray . Aku capek harus debat sama kamu " tolak nya

Zero mencegah keributan malam ini . Lebih baik ia bawa tidur aja sekalian

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!