NovelToon NovelToon
Welcome Back Cecil

Welcome Back Cecil

Status: tamat
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Bullying di Tempat Kerja / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:348.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mizzly

Cecil si wanita lemah ditemukan meninggal di sebuah gudang yang terbakar. Ternyata sebelum gudang dibakar, Cecil sudah diperkosa oleh seorang pemuda tak dikenal. Siapa sangka, Cecil malah terlahir kembali. Cecil memiliki semua ingatan di masa depan dan tubuhnya jauh lebih kuat dari sebelumnya. Cecil pun merencanakan membalas semua teman-teman yang membullynya sampai membuatnya harus meregang nyawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mizzly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menggali Lebih Dalam

Cecil

Setelah mengetahui fakta kalau Leon pernah menabrak anak kecil sampai anak itu terluka dan mengalami cacat, orang yang pertama ingin aku hubungi adalah Egi. Sayangnya, Egi tak pernah mengangkat teleponku. Ia juga tak membalas pesan yang kukirimkan.

Aku sungguh kehilangan Egi. Rupanya Egi tidak main-main dengan ucapannya. Ia ingin aku menjauh dari kutukan ini namun aku yang nakal ini malah terus mendekat. Black benar, aku memang tikus bodoh yang terus ikut campur urusan orang lain. Mau sejauh apapun aku pergi, tetap saja aku kembali masuk dalam lingkaran reinkarnasi ini.

Aku kembali mengirimi pesan kepada Egi namun lagi-lagi Egi tak membalas pesanku. Aku memberitahu Egi tentang masa lalu Leon, tentang Clara yang sampai harus berhenti sekolah karena dianggap menjadi saksi yang akan memberatkan Leon dan cerita Lucy yang mendengar percakapan Leon dan Lisa. Terserah Egi mau balas atau tidak yang pasti semua informasi yang kupunya sudah aku dapatkan.

Aku merebahkan tubuhku di kasur dan memikirkan semuanya. Hebat sekali pengaruh Leon dan Papanya terhadap sekolahku sampai bisa membuat Clara dikeluarkan. Aku Jadi curiga, apa jangan-jangan kedekatan antara Papa Angkara -Papa Leon- dan Pak Anggada bukan hanya sekedar lekas bisnis semata?

Aku tak bisa tinggal diam. Waktu terus berputar. Setidaknya aku melakukan sesuatu daripada membiarkan semua ini terjadi tanpa melakukan apapun. Aku berdiri dan membuka laptop milikku. Aku pun mulai menelusuri bisnis milik orang tua Leon.

Ada beberapa bisnis yang lumayan besar yang dimiliki Pak Angkara namun aku malah melihat sesuatu yang aneh. Dari penelusuranku di internet, ada beberapa anggota pemerintahan dan juga kepala daerah yang berfoto dengannya. Wow, hebat sekali Pak Angkara. Apakah sedekat itu ya hubungan Pak Angkara dengan orang-orang hebat itu? Ada hubungan apa? Biasanya ada hubungan timbal balik di dalamnya. Hmm ... sangat mencurigakan.

Setelah menelusuri tentang keluarga Leon, aku mencoba menelusuri tentang Pak Anggada. Selama ini yang aku tahu Pak Anggada memiliki beberapa bisnis yang lumayan besar. PT Anggada salah satunya, Yayasan Sekolahku adalah sebagian kecil bisnisnya, justru hal itu yang membuatku menjadi aneh.

Aku mencoba membandingkan dua foto antara Pak Angkara dengan Pak Anggada. Keduanya pernah berfoto bersama salah seorang menteri yang seingatku beberapa bulan lagi akan tertangkap tangan oleh KPK karena melakukan tindakan korupsi. Sengaja aku bandingkan keduanya dan ternyata benar kecurigaanku. Aku mendapati fakta kalau ternyata pakaian yang dikenakan oleh Pak Menteri tersebut sama, artinya mereka berfoto di waktu yang bersamaan.

Aku menelusuri lagi tanggal foto tersebut diambil, ternyata lagi-lagi aku benar. Mereka bukan hanya sekedar rekan bisnis pasti ada sesuatu. Cepat-cepat aku menggali informasi tentang Pak Menteri tersebut.

Merasa tak menemukan apa yang aku cari, aku mencari CV miliknya, ternyata Pak Menteri tersebut pernah kuliah di Yayasan Anggada yang dulu dipimpin oleh orang tua dari Pak Anggada, yayasan tersebut memang sudah turun temurun didirikan.

Kenapa aku merasa janggal ya? Aku merasa kalau aku harus menggali lebih dalam lagi. Kira-kira, aku harus bertanya pada siapa ya?

Kalau di CV, Pak Menteri adalah angkatan tahun 19xx, coba tanya Papa ah. Siapa tahu Papa bisa memberi informasi. Aku pun pergi ke ruangan kerja Papa. Seperti biasa, saat melihatku datang, Papa langsung menyambut putri kesayangannya dengan senyum yang lebar. "Hai anak cantik Papa! Kenapa masuk ruang kerja Papa, Sayang? Kamu mencari Papa?"

Aku tersenyum dan berjalan mendekat ke arah Papa. "Tentu dong aku cari Papa. Papa Sibuk terus nih, keluar kota terus. Kasihan Mama ditinggal Papa jadi kesepian," kataku dengan manja.

Papa tertawa mendengar ucapanku. "Kamu sih bikin Papa jadi tambah kaya. Papa sangat sibuk nih karena harus menghandle perusahaan yang maju berkat saran kamu. Ada apa, Sayang? Kamu pasti datang ke ruangan Papa bukan hanya ingin mengomeli Papa saja, bukan? Pasti kamu butuh sesuatu. Apa yang bisa Papa bantu buat kamu?"

"Papa tahu saja kalau aku ada maunya." Aku tersenyum malu. Aku pun langsung mengungkapkan apa tujuanku. "Papa tahu Yayasan Anggada, bukan?"

"Tentu tahu dong, Nak. Itu 'kan tempat kamu sekolah, bagaimana sih? Masa Papa lupa?"

"Kalau Universitas Anggada, Papa tahu?"

"Ya ... tahu dong. Papa 'kan kenal Mama kamu di sana." Ucapan Papa membuatku terkejut.

"Mama? Maksud Papa, Mama kuliah di Universitas Anggada?"

"Iya. Masa sih kamu enggak tahu?" Bak mendapat angin segar, aku cepat-cepat pergi meninggalkan Papa dan mencari keberadaan Mama. "Terima kasih infonya, Pa."

Aku mencari mama di seluruh penjuru rumah dan akhirnya bertemu Mama di ruang keluarga. Mamaku sedang melakukan yoga. Kalau Mama sedang Yoga, aku tak boleh mengganggu. Aku duduk diam sampai Mama sadar kalau aku menunggunya.

"Ada apa, Sayang?" tanya Mama.

"Ma, benar Mama dulu kuliah di Universitas Anggada?" tanyaku.

"Iya, benar. Kenapa?"

"Mama kenal dengan Pak Menteri dong?" tanyaku lagi.

"Pak Menteri?" Mama mengernyitkan keningnya. "Pak Menteri siapa ya?"

"Pak Bambang, Menteri Sosial kita. Bukankah Pak Bambang satu angkatan dengan Mama di Universitas Anggada?" tanyaku lagi.

Mama terlihat bingung dengan pertanyaanku. "Satu angkatan? Kamu bicara apa sih? Kalau memang beliau kuliah di Universitas Anggada, pasti teman-teman Mama sudah ramai di group."

Kini gantian aku yang bingung. "Jadi Mama tidak kenal?"

Mama berdiri dan berjalan menuju lemari kayu. Mama mengambil sebuah buku dan memberikannya padaku. "Kamu lihat saja sendiri."

Aku menerima buku tahunan dan membawanya ke dalam kamarku. Setelah kuperiksa, ternyata benar perkataan Mama. Pak Bambang tak pernah kuliah di Universitas Anggada. Aku tersenyum kecil, kayaknya aku harus memainkan jari jemariku di keyboard dan mencari informasi lebih dalam.

Aku kembali membuka laptopku, kali ini aku memeriksa laporan keuangan PT Anggada dan perusahaan milik Pak Angkara. Sekilas tak ada masalah, sepertinya aku melewatkan sesuatu.

Aku kembali memeriksa dari foto Pak Anggada dan Pak Angkara saat bersama Pak Bambang, mereka berfoto di hari peresmian perumahan elit. Aku terus menggali informasi di dalamnya dan akhirnya dapat.

Siapa bilang aku tikus bodoh? Aku ini adalah seorang detektif, kalau aku sudah mencari sesuatu, maka aku akan mendapatkannya sampai ke lubang semut sekalipun. Pak Anggada dan Pak Angkara ... tamat riwayat kalian!

***

1
bakpao
/Good//Good/
🍒⃞⃟🦅𝐂𝐇𝐋𝐎𝐄
kerenn
Putri Dhamayanti
semprulll 🤣🤣🤣🤣🤣
Putri Dhamayanti
apa si Egi jg balik ke masa lalu keq Cecil??
DG s
ceritanya bagus👍👍
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
the end nih cerita nya 🤭
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
andai kan bisa kembali ke masa lalu
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
ternyata black gak pergi tapi kehilangan kekuatan nyaa
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
kasian sekali Cecil masih koma
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
tau dari mana ya kalau Leon mau membunuh egii
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
makasih black udh nyelamatin Cecil,,tapi egiii ......
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
bahaya bngtt km cil
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
pngn sekali aku tabok si Leon jahatt bnr ikhhh
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
pntsn aja si lucky gampang terpancing ternyata begituuu
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
akhirnya Cecil minta bantuan jugaa smaa papah
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
semoga aja rencana Leon gagal
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
udh gila tuh si leon
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
ko aku yg deg²n pdhl kan si Egi yg ketahuan
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
kan keceplosan knp harus ceroboh sih cil
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
pinter banget km cil,,mngkn gara² si black yaa 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!