NovelToon NovelToon
Putri Kecil Tuan Mario

Putri Kecil Tuan Mario

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Keluarga & Kasih Sayang / Cinta pada Pandangan Pertama / Murid Genius / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:79.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mom Nafa

Raisa, gadis cantik,cerdas dan bar-bar itu terpaksa tinggal di kota kecil dengan menjadi guru PAUD.Papanya di penjara karena terbukti terlibat kasus penggelapan dana. Ibunya pulang ke negaranya, 3 tahun Raisa menjalani hidup sederhana bersama adiknya Darren. Darren banyak membuat masalah termasuk di tempat kerja. Raisa yang ingin membantu terlibat masalah dengan Ceo tampan pemilik perusahaan tempat Darren bekerja sekaligus pemegang proyek pembebasan lahan dimana PAUD nya berdiri. Diam-diam Mario sang Ceo, terfikir untuk menitipkan putrinya yang berpenyakit namun selalu ingin bersekolah itu. selain karena tertarik dengan wanita cantik dan mandiri juga karena Raisa tampak sangat peduli pada anak-anak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom Nafa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 35 Mario Orang Pertama

"Pak Mario... ". Panggil Raisa kembali

" hmmh... ". Mario masih dibawah pengaruh imajinasi kotornya, apa daya ia hanyalah pria muda yang cukup kesepian, meski dikelilingi banyak wanita cantik, namun sebagai Ceo yang cukup dingin dan sangat perfect untuk pekerjaannya, sikapnya membuat dinding untuk wanita-wanita berani mendekatinya.

Bahkan Nadya, mantan istrinya akhirnya tidak tahan dan memilih berselingkuh dengan pria pasangan modelnya.

"Ya sayang?". Akhirnya keluar jurus ampuhnya, sesuatu yang mahal keluar dari mulut seorang Mario, namun belakangan ini, lidahnya selalu gatal untuk mengucapkan itu pada Raisa.

" Ish... apa sih pak Mario, ada Mbak Nisa disitu kan? ". Raisa mencebik kesal.

" Oh begitu kah? Apa kalau kita berdua, aku boleh bilang begitu? ". Mario menantang

" Ih.. bukan begitu, aih... sudahlah, pasti Pak Mario lebih parah kalau dilawan". Raisa mendelik jengkel.

" Kalau begitu menyerahlah sayang, dan datanglah padaku". Godanya.

"Mimpi... " Jawab Raisa mencicit.

"Tunggu saja, ini nyata sayang, kau nantikan saja saat itu, bersiaplah". Mario lebih menantang.

" Pak Mario, sudah bercandanya, tolong dengarkan aku". Pinta Raisa cukup halus.

"Aku orang yang sangat serius sayang, percayalah".Mario masih mode menggodanya.

" Apa kututup saja sekarang ". Raisa menyerah.

" Ayolah jangan marah, katakan soal apa? ". Mario memilih serius daripada ponselnya dimatikan, bisa runyam hatinya.

" Begini... Aku baru dapat info pasti, kampusku mengadakan ujian praktek offline, jadi seminggu ke depan aku akan tinggal di kota, soal Naomi, aku minta maaf, aku kembali akan menyerahkan pada Wieke, Sinta atau mungkin ibunya, jika ia bersedia". Raisa tampak ragu menyebutkan yang terakhir.

"Seminggu.. hmmmm... ". Mario berhitung dalam hati.

" Naomi sudah tahu". Mario meyakinkan.

"Seperti kukatakan tadi, infonya baru ketrima, jadi pak Mario orang pertama yang ku beritahu". Raisa mempertimbangkan hal itu sebagai sesuatu yang wajar.

" Oh begitu kah? Aku akan jadi yang pertama? " Godaan nya kali cukup keterlaluan, untung Romy dan Nisa tidak memperhatikan.

"Pak Mario". Raisa menjadi kesal.

" Kalau pak Mario bercanda terus, ku matikan saja". Kesal Raisa

"Hehehe, kau pasti makin cantik dengan wajah cemberut itu sayang".

" gerrr...., aku akan menutup mulut pak Mario, kalau masih saja bicara aneh". gerutunya sebal.

"boleh, asal pakai bibir". Mario menggaruk kepalanya, karena mendapat pelototan dari Nisa, rupanya Nisa mulai faham, barusan chat singkat dari Raisa..

" Ipar Mbak, sepertinya sedang kesambet, bicaranya aneh".

Melihat ekspresi dan senyum-senyum aneh Mario, Nisa bisa menerka keanehan apa yang dimaksud Raisa.

Bang Romy, memberi kode pada adiknya, jika mereka sudah selesai makan siang, diakuinya, adiknya itu semakin kurang bernalar sekarang, sejak bertemu Raisa.

Pekerjaannya boleh sempurna, proyeknya tetap lancar tanpa hambatan, tapi sepertinya urusan hatinya dalam kondisi parah, adiknya benar-benar demam tinggi.

"Baiklah sayang, lakukan saja yang menurutmu baik, selama kau senang dan Naomi juga tidak keberatan, aku akan menurut padamu". Akhirnya Mario mau menutup rayuannya.

" Apa coba? tidak jelas". Raisa cemberut, ucapan Mario sudah seperti suami memberi peringatan pada istrinya saja.

Hahaha. Mario tidak bisa tidak tertawa. ia benar-benar merasa bahagia jika mengerjai Raisa.

Romy geleng-geleng kepala.

"Sebaiknya kau segera menikah,

segera bawa wanita mu itu ke pelaminan, atau otakmu akan bergeser karena semakin teracuni rasa sukamu itu". Romy menasehati.

" Tentu Bang, begitu aku berhasil menjeratnya, tidak akan kubiarkan dia lepas". Mario tersenyum smirk.

Raisa sendiri dibuatnya menggerutu namun tak ayal hatinya berbunga-bunga, mengingat gombalan manis itu. Meski begitu, hatinya nyeri jika mengingat pria itu memiliki mantan istri yang cantik dan masih menginginkan suami dan anaknya kembali. Nadya pernah menegaskan itu.

1
Fitriah
mohon dukungannya teman-teman
Prida Siregar
jgn lama lama dunk kelanjutan nya
Fajrya Naura
woww. . . keren, si raisa juga Darren walaupun dulunya dari keluarga yang kaya tetapi tetap optimis saat berada di bawah, hebat
sakura
...
Fitriah
okey thanks sarannya
Fitriah
okey, thanks sarannya
🇬‌🇦‌🇩‌🇮‌🇸‌🇰‌
Sampai saat ini aman,,,ada sih sedikit,,naskah di bab awal,,kata "nya" dipisah itu..kalo boleh diperbaiki,,itu lebih baik..
🇬‌🇦‌🇩‌🇮‌🇸‌🇰‌
udah lama nggak nemu novel yg senatural ini romantisnya,,,uuhuuu...🥰
🇬‌🇦‌🇩‌🇮‌🇸‌🇰‌
aaaeeeyyyyyy....mek jrenggh
Alfan
hadir kakak untuk memberikan semangat, aku bantu like dan subscribe ya kak
Alfan: sama-sama kak mari saling dukung 🤗
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
mampir thor kayaknya seru nih...
Fitriah: terimakasih dukungannya
total 1 replies
Fitriah
Terima kasih atas semua dukungan yang diberikan...
apapun...
like
komen
membantu untuk menulis
lebih baik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!