kisah dua remaja yang di jodohkan oleh orang tua, perlahan-lahan tapi pasti cinta dia ntara mereka pun tumbuha. gimakah kelanjutannya yuk baca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon author sh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebuah Mimpi Buruk
"dokter dokter pasien kamar nomor 10 kritis"
"baik ayo segera kesana"
tiga orang dokter dan empat orang perawat berlari ke arah kamar nomor 10.
"dokter sepertinya detak jantung pasien mulai melemah"
"apa, coba denyut nadi nya"
"saya tidak bisa menemukannya"
"baiklah pindahkan pasien ini keruang ICU"
"baik"
dua orang wanita sedang berjalan kearah kamar nomor 10, tiba-tiba dua orang dokter dan tiga orang perawat sedang mendorong sebuah ranjang rumah sakit yang diatasnya sedang tertidur seorang pasien yang sedang dalam keadaan kritis.
"loh ini kan kamarnya andra, apa jangan jangan yang dibawa itu andra" ucap mama.
"mama tunggu disini aku akan melihat nya" ucap Keyla.
Keyla berlari mengejar para dokter dan perawat yang sedang mendorong ranjang rumah sakit itu, Kayla berusaha untuk menyamakan langkahnya dengan para dokter, saat ia mulai dekat terlihat wajah yang tidak asing bagi Keyla.
"dok dokter tunggu ini suami saya mau dibawa kemana" kata Keyla.
"ia harus ditangani lebih lanjut. kondisinya sangat mengkhawatirkan jadi kami harus segera bertindak. tolong minggir sebentar kami harus bertindak" ucap dokter itu dan segera masuk kedalam ruang ICU.
Keyla menghentikan langkahnya didepan pintu ruangan ICU, ia melihat tindakan dokter dari balik kaca pintu. selagi menunggu ia tak berhenti berdoa untuk kesembuhan suaminya.
satu jam, dua jam, tiga jam dan empat jam telah berlalu. salah seorang dokter keluar dari ruang ICU. ia melepas maskernya dan kacamata nya.
Keyla lansung berdiri dan menanyakan keadaan Andra "bagaimana dok, apa operasi nya berhasil"
dokter itu diam sejenak dan menarik nafas dalam-dalam lalu ia berkata "kami semua sudah berusaha dengan maksimal. tapi takdir berkata lain, suami anda tidaak bisa diselamatkan"
bagaikan tertembak petir disiang hari, Keyla mematung setelah mendengar perkataan dokter. ia tak bergeming untuk beberapa saat, lalu matanya mulai berkaca-kaca, kakinya mulai terasa lemas dan tak ada tenaga untuk berdiri alhasil ia terduduk diatas lantai yang terasa dingin.
dunianya hancur berkeping keping dan tak menyisakan sedikit rasa bahagia untuknya, Keyla menutup mulutnya dengan telapak tangannya ia menangis Tampa suara. saat itu rumah sakit yang ramai terasa sangat sepi bagi Keyla.
Kayla menangis dalam suasana yang dingin ia tak bisa melihat apa-apa, ia hanya bisa melihat kegelapan, lalu setitik cahaya mulai mendekati nya.
"Keyla, Keyla"
suara yang hangat memanggil namanya, sentuhan hangat mendarat dikedua bahunya. tangan itu menompang tubuh Keyla agar bisa berdiri, dan perlahan tangan itu memeluk tubuh Keyla dan berkata "maaf kan aku, aku tida bermaksud membuat sedih seperti ini. aku sudah gagal sebagai suami mu, semenjak menikah dengan ku, aku tidak bisa memberi mu kebahagian. aku hanya memberi kesedihan yang sangat banyak. aku minta maaf keyla"
Keyla mengakat kepalanya dan melihat ke arah suara itu, ia kembali menangis saat melihat wajah suaminya ia lansung menangkup wajah suaminya dan berkata "aku,,,,aku tidak pernah bersedih. aku selalu bahagia saat bersama mu. selama menikah dengan mu aku selalu merasakan kebahagian. jadi aku mohon tetaplah disini jangan pergi, jangan tinggalkan aku sendiri. aku sangat takut, aku ingin ikut dengan mu aku mohon"
wajah itu hanya tersenyum dan melepaskan pelukannya lalu menjauh dari Keyla hingga akhirnya menghilang.
**************
"Keyla Keyla nak bangun nak"
Keyla membuka matanya dengan perlahan lalu memutar bola matanya melihat kearah sumber suara.
"mama" ucap Keyla lirih.
"sayang kamu nangis" kata mama seraya memegang wajah menantunya yang sudah basah karena air mata Kayla.
"apa aku barusan tertidur" tanya Keyla.
"iya"
"jadi barusan hanya mimpi"
"kamu bermimpi??, kamu mimpi apa sayang"tanya mama.
"aku mimpi mas Andra meninggal"
deg
"sayang itu kan hanya mimpi, jangan dipikirkan" ucap mama mencoba untuk menenangkan menantunya.
"aku mencoba untuk tidak memikirkan nya tapi mimpi itu terasa nyata ma"
"sayang kamu harus yakin Andra akan selamat"
"iya ma"
mama mencoba untuk menenangkan Keyla ia memberikan kata kata yang sangat berarti bagi Keyla, dari kejauhan seorang perawat berjalan mendekati Keyla lalu ia berkata "dengan nona Keyla"
"ah iya itu saya ada apa sus" jawab Keyla.
"suami anda sudah sadar, jika anda melihat silahkan dilihat tapi kami mohon jangan terlalu mengganggu pasien ya, karena ia baru saja siuman"
"baiklah terima kasih suster"
jangan lupa klik ❤️nya like dan vote ya kakak.
Syukron 😊❤️
Kanndia udah sembuh juga..
Emang nya menikah dgn kamu Kayla yg mau,Kayla yg maksa,Sehingga kamu membenci nya🤦🏻♀️🤦🏻♀️