NovelToon NovelToon
A Girl Entangled In Memories

A Girl Entangled In Memories

Status: tamat
Genre:Roman-Angst Mafia / Keluarga & Kasih Sayang / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:234k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ratna Jumillah

Selama hidupnya dia tidak tahu siapa jati dirinya, Ingatan nya terkunci sejak usianya 5 tahun, dan tidak memiliki sedikitpun kenangan dan ingatan masa kecilanya. Ryn Gladys, hidup dalam ketidak tahuan selama 20 tahun, ia hanya memiliki ingatan saat usianya 6 tahun hingga sekarang saja.

Tiba tiba satu persatu orang dari masalalu orang tua nya muncul dan mengenali wajah Ryn, Ryn yang tidak tahu apa apa itu di buru oleh mereka tanpa tahu apa salah dirinya.

Ryn terus melarikan diri dari kejaran orang orang itu. Sampai Ryn bertemu dengan seorang pria kaya dan memiliki kekuasaan, Lars Hunter. Ryn menyelamatkan Lars saat Lars hampir kehilangan nyawa.

Dengan bantuan Lars, akankah Ryn menemukan jawaban tentang siapa orang orang yang memburunya? dan apakah Ryn bisa mengingat kembali kenangan masa kecilnya?

Ikuti ceritanya di sini..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS. 35. Ruang Virtual.

Ryn dan Lars telah sampai di kediaman Lars, kedatangan Ryn tentu langsung di sambut antusias oleh para pelayan rumah Lars. Ryn adalah sosok dewi bagi mereka, Dewi yang telah berhasil mencairkan hati Lars yang sebeku es dan sedingin Kutub utara.

" Selamat datang nona.." sambut para pelayan Lars dengan sangat antusias.

" Halo." Sahut Ryn, dan para pelayan itu langsung senang, padahal Ryn hanya berkata halo.

" Kalau begitu, aku ke perusahaan dulu. Kamu bermainlah dulu dengan mereka, jika ada sesuatu atau kamu menginginkan sesuatu, kamu beritahu aku." Ujar Lars, dan Ryn mengangguk.

" Aku pergi dulu." Ujar Lars, lalu mencium kening Ryn di depan para pelayan.

Tentu saja para pelayan itu langsung meranga terkejut, tetapi mereka sebisa mungkin bersikap profesional.

" Jaga nona, jika sampai terjadi sesuatu pada nona, kalian yang akan tahu akibatnya." Ujar Lars pada para pelayan.

" Baik tuan muda." Ujar para pelayan, dan Lars pun pergi dengan Roco.

" Nona, apakah akhirnya nona menjadi nona muda kediaman ini? Kya.. Akhirnya tuan muda memiliki pendamping hidup." Ujar pelayan yang begitu antusias.

Ryn hanya bisa terkekeh kecil sambil menggelengkan kepalanya, pelayan di kediaman Lars sangat terbuka.

" Apakah di sini ada alat olah raga?" Tanya Ryn mengalihkan pembicaraan.

" Ada nona, tuan muda biasanya berolah raga di ruang gym, mari saya antar." Ujar Pelayan.

" Terimakasih." Ujar Ryn.

Bukannya beristirahat, Ryn justru mencari ruang olah raga. Ryn berniat memperkuat kembali imunnya dan fisiknya, cepat atau lambat dia harus menjadi kuat untuk membalas dendam.

Akhirnya mereka sampai di sebuah ruangan tersendiri yang berada di halaman belakang kediaman Lars, dan karena ruangan itu full kaca, Ryn bisa melihat Thunder dan Lio yang sedang. bermain.

" Ini adalah tempat tuan muda berolah raga nona, tidak perlu khawatir dengan kaca kaca ini, ini di desain terlihat gelap dari luar namun terang dari dalam." Ujar Pelayan.

" Ya, terimakasih, kalian boleh kerjakan pekerjaan kalian yang lain, aku akan berolah raga." Ujar Ryn.

" Tapi nona.."

" Aku tidak akan kemana mana, juga tidak akan terjadi apapun padaku." Ujar Ryn memotong ucapan pelayan.

" Tuan muda bilang.."

" Bukankah setiap orang memiliki privasi?? Aku hanya ingin berolah raga." Ujar Ryn lagi, sedikit sulit berbicara dengan pelayan di kediaman Lars, karena bagaimanapun juga mereka bekerja pada Lars.

Pelayan itu tampak berpikir sejenak, lalu ia kembali ingat dengan ucapan Lars yang mengatakan, perintah Ryn adalah perintah Lars juga, akhirnya pelayan itu mengangguk.

" Baik nona, saya minta maaf." Ujar pelayan akhirnya.

" Terimakasih.." Ujar Ryn dengan senyum manisnya.

Pelayan tentu tidak tahu bahwa Ryn seorang ahli bela diri, jadi mereka mengkhawatirkan keselamatan Ryn. Karena Ryn begitu cantik dan tubuhnya terlihat sangat ramping. Tidak terlihat sama sekali bahwa Ryn adalah seorang pencinta olahraga bela diri.

Ryn pergi ke halaman belakang, lalu menemui dua bianatang peliharaan nya. semakin hari, Lio dan Thunder makin besar.

" Thunder.. Lio.." Panggil Ryn.

Dua binatang buas yang mendengar suara Ryn langsung antusias berlari ke arah Ryn, dan langsung menunjukan kasih sayang mereka dengan menggesek gesekan kepala mereka dan merangkul rangkul Ryn.

" Astaga, nona Ryn tidak ngeri kah? Bermain dengan dua binatang buas itu? Rasanya aku juga ingin menyentuh mereka, tetapi mereka selalu galak kecuali dengan nona Ryn." Ujar seorang pelayan.

" Binatang juga tahu mana tuannya yang sebenarnya." Ujar yang lain.

" Thunder, bagaima kabarmu?" Ujar Ryn sambil menggaruk garuk bulu harimau putih itu.

Thunder pun bersuara, seolah ia menyahuti pertanyaan Ryn. Ia mengerang seperti anak kecil yang minta jajan, ada ada saja memang..

" Ooh.. Kamu bosan? Kamu merindukanku? Bagaimana jika kita berolah raga bersama?" Ujar Ryn, dan harimau putih itu menjilati wajah Ryn.

" Hahahaha.. hentikan, kamu membuat wajahku basah." Ujar Ryn.

Tak mau kalah, Lio si singa muda itu juga menggesek gesekan kepala nya pada Ryn, bahkan dia menggigit ringan tangan Ryn untuk mencari perhatian.

" Lio.. Itu tanganku, bukan daging ayam." Ujar Ryn, dan Lio langsung melepaskannya.

" Anak pintar, kemari" Ujar Ryn sambil mengusap usap.

' Kamu adalah peninggalan papa, dia membelimu untuk menjadi temanku agar aku tidak kesepian. Tapi papa justru pergi dari kita.' Batin Ryn sembari menggaruk garuk bulu Lio.

' Aku tidak akan mengecewakan papa, aku akan membuat Sam Eldrigo membayar atas apa yang dia lakukan pada papa dan kedua orang tua kandungku.' Batin Ryn lagi.

" Kalian tunggu di sini." Ujar Ryn, lalu bangun dan keluar dari kandang.

Ryn pergi masuk ke dalam kediaman, dan masuk kedalam kamarnya, ia mengganti pakaianan nya menjadi pakaian olah raga, dan menguncir tinggi rambut panjangnya.

' Sam si pria bren*sek itu, harus mati di tanganku.' Batin Ryn dengan tatapan dinginnya.

Membicarakan Sam, Sam sendiri saat ini masih berada di markas Lars, BLACK FIRE. Dia masih kebingungan dengan situasi yang ada di sana. Dia dia berada di sebuah kamar dengan pemandangan yang indah, tapi..

" Kenapa aku merasa pemandangan nya setiap hari sama, sebenarnya dimana aku?" Gumam Sam.

Sama yang di maksud Sam adalah benar benar sama. Ia mengingat ingat, setiap ia bangun tidur sampai dia tidur lagi, hanya seperti itu itu saja. Bahkan pohon yang berada di luar jendelanya pun tidak pernah bergoyang tertiup angin.

" Aku yakin itu bukan pohon sungguhan." Gumam Sam lagi.

Dan baru saja dia berkata demikian, seseorang membuka pintu kamarnya.

" Makan!" Ujar pria yang memberi makan Sam.

Sam hanya melirik makanan yang di bawa oleh pria itu, makanan itu tidak sama sekali berbentuk makanan manusia, lebih tepatnya seperti makanan babi.

" Lebih baik aku mati, dari pada makan makanan itu." Ujar Sam.

" Oh, terserah kau saja." Ujar pria yang membawa makanan lalu pergi meninggalkan Sam.

Sam marah dan berjalan menghampiri makanan itu lalu menendangnya.

" AAARGH!! Bren*sek! Kemana anak buahku, kenapa mereka tidak datang menyelamatkan aku." Teriak Sam dengan marah.

Sam tidak tahu bahwa anak buahnya, telah di bantai oleh kelompok Lars. DEATH, adalah kelompok yang besar dulunya, tetapi setelah kematian Wira sang pemimpin, DEATH menjadi pecah belah.

Sam hanya bisa menarik sekitar seratus orang dari sekian banyaknya anak buah DEATH, dan anak buahnya yang baru adalah hasil dari dia merampas perlahan milik Paul.

" UGH!!" Sam merasa kesakitan di perutnya.

Bagaimanapun, sejak Sam di tangkap dan di tahan di markas Lars, ia tidak sedikitpun mau memakan makanan yang di bawakan anak buah Lars. Dan mungkin saat ini lambungnya sudah merasa perih.

" AAARGHHH!! Tolong... Perutku sakit, tolong panggilkan dokter." Ujar Sam. Dia perlahan meringkuk di lantai sembari memegangi perutnya yang kesakitan.

Sementara di luar ruanagn itu, rupanya beberapa anak buah Lars sedang memantau Sam dari kaca. Ruangan yang Sam tempati adalah dunia Virtual.

Sam bisa melihat pemandangan yang luas, seakan dia benar benar berada di tengah hutan di dataran tinggi, tetapi rupanya itu hanya virtual. Sesungguhnya Sam berada di ruangan yang bahkan bisa di lihat dari luar oleh anak buah Lars.

" Jangan sampai dia mati, tuan berpesan untuk tetap membuatnya hidup." Ujar anak buah Lars pada rekannya. Rekan pria itu mengangguk, lalu masuk ke dalam ruangan Sam.

" Tolong.. Perutku sakit." Ujar Sam pada pria itu.

" Kau lebih memilih kesakitan dari pada makan makananmu, jadi rasakan saja." Ujar pria itu sembari membuka koper kecil yang ia bawa.

" Lebih baik aku mati." Ujar Sam.

" Tapi sayangnya tuanku tidak mengijinkanmu mati." Ujar pria itu sembari menyentil bungkus cairan.

Pria itu mengeluarkan suntikan dari dalam koper itu, dan menarik cairan yang dia sentil sentil tadi dengan suntikan.

" Apa yang akan kau lakukan padaku, huh! Kau jangan macam mac... Ukh!" Ucap Sam tetapi pria itu menyuntikan begitu saja cairan tadi di leher Sam.

" Belum saatnya kau mati." Ujar pria itu sembari menepuk pipi Sam dan tersenyum sinis lalu pergi dari sana.

" K- kau.." Ujar Sam lalu hilang kesadaran.

TO BE CONTINUED..

1
Diana Puji Astuti
bagus ceritanya Thor
..ini novel mu yg kesekian yg sdh aku baca.. semuanya bagus 2...
🦊𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️࿐: Alhamdulillah, terimakasii banyak kak,,
total 1 replies
Diana Puji Astuti
busettt...sadis beud
Sri Astuti
serem punya musuh itu sungguh nggak enak
Sri Astuti
beneran Ryn sangat peka terhadap hal kecil sekalipun.. semoga bs menemukan musuh segera
Sri Astuti
wah.. ketahuan ga nih
Sri Astuti
keren jg Ryn.. belajar dmn dia
Sri Astuti
sptnya makin seru ini.. Ryn anak yg prka dan sigap
Sri Widjiastuti
pheet kenapa jatuh??
Sri Widjiastuti
ndredeg nih baca nya
Sri Widjiastuti
tegang teruus
Erlina Ibrik
Luar biasa
Suga bts
keren dan seru
syska
Luar biasa
beybi T.Halim
balik lagi kesini kmaren mood parahh banget .., jadi left deh.,semangat lagi💪💪💪👍👍
🦊𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️࿐: Makasih banyak kak.. 😄🫰🏻
total 1 replies
Nur Bahagia
🤗🥰
Nur Bahagia
sehat2 terus yaa kakek Peet 🤗🥰
Nur Bahagia
wuahhh Ryn bikin jantung gw mau copot ajaa.. 😱😭 pendekar wanita jangan kalah, harus kuat tangguh dalam segala hal.. alhamdulillah Ryn hidup 🤗
Nur Bahagia
wkwkwkk mempercepat perkembangan biakan katanya 🤣🤣🤣
Nur Bahagia
wkwkw Lodra syokk 🤣
Nur Bahagia
wkwkwk permintaan yg aneh 🤣padahal orang2 udah esmosi salah paham.. gataunya mau ngajakin duel 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!