NovelToon NovelToon
Love U My Bodyguards

Love U My Bodyguards

Status: tamat
Genre:Romansa / Tamat
Popularitas:25.7k
Nilai: 5
Nama Author: Melz

Welcome to kisah asmara rakyat jelata 😄

Jessica Setiawan harus melarikan diri dari kejaran mantan kekasihnya yang belum terima dengan kandasnya hubungan mereka.

Jessica pergi ke sebuah kota kecil, di mana dia harus meninggalkan kehidupan mewahnya.

Tanpa sepengetahuan Jessica, kakaknya mengirim bodyguard untuk mengawasi dirinya. Dia adalah Ken, pria kaku yang pendiam.

Tapi, Ken tidak sendirian menjaga Jessica. Jo tiba-tiba juga muncul di sana karena sebuah misi yang di perintahkan atasannya. Dia menjalankan misi sekaligus juga menjaga Jessica.

Kedua pria ini jatuh hati pada Jessica. Tapi, masalahnya mereka hanya seorang bawahan. Siapa yang akan Jessica pilih? Apakah gadis itu mau menikah dengan rakyat Jelata?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ice cream

Marsha berulang kali memandang Ken yang sedang berdiri di samping mobil Ferrari nya. Penampilan Ken tampak sangat berbeda dari biasa. Ken menggunakan sleeve lengan panjang dan juga celana jeans. Dia juga mengubah style rambutnya.

"Kamu rapi sekali, Ken. Mau kemana?" tanya Marsha kepo.

"Saya belum minta ijin, nona. Saya hari ini mau menemani nona Jessi jalan-jalan." jawab Ken seraya mendekat pada Marsha.

"Oh,, kamu yakin mau temani Jessi?"

"Apakah tidak boleh, Nona?" "Kalau tidak boleh, saya tidak akan pergi."

"Bukan seperti itu, Ken." Marsha menepuk pundak Ken.

"Pagi, Eonni." Jessi tiba-tiba muncul di belakang Marsha membuat Marsha terkejut.

Jessi melanjutkan dengan cipika cipiki dengan Marsha, lalu dia menoleh ke arah Ken.

"Kamu dapat baju dari mana?" tanya Jessi tanpa perasaan bersalah.

Ken tidak menjawab Jessi karena masih kesal dengan Jessi. Gara-gara kemarin kepergok dengan Jessi, Ken mendapat wejangan(nasehat) dari Bibi sampai jam 2 pagi. Setelah itu, Ken langsung mencari di ponselnya baju online. Untung saja teman Ken ada yang memiliki usaha distro. Kalau sampai Ken tidak menemukan pakaian, sudah dapat di pastikan pagi ini Marsha dan Jessi akan melihatnya dengan boxer saja. Ini semua akibat kerjaan Jessi yang menurunkan kopernya.

Marsha melipat kedua tangan sambil memandang kedua orang yang berada di depannya. Penampilan Jessi juga tidak jauh berbeda dari Ken. Dia menggunakan overall jeans dengan dalaman kaos hitam. Jessi juga memoleskan makeup cukup tebal, dan dia mengepang rambutnya ke samping.

Penampilan Jessi ini sungguh matching sekali dengan Ken. Sama-sama menggunakan baju hitam dengan paduan jeans.

"Kalian mau kemana?"

"Aku ingin ke mall Eonni." "Sudah lama sekali aku tidak menginjakkan kaki di mall yang sesungguhnya." ucap Jessi dengan semangat.

"Di sana dia bahkan ke mall setiap hari." sindir Ken.

"Sudah,, sudah.." "Apakah Boy sudah memberikan kamu ATM?" ingat Marsha. Setahu Marsha, Boy memblokir semua ATM Jessi.

Jessi menepuk jidatnya. Dia lupa satu hal penting itu. Jessi tidak punya uang.

"Ken, sepertinya kita gak usah pergi." kata Jessi yang langsung kecewa.

Marsha mengeluarkan ponselnya. Dia mengetikkan sesuatu, lalu menunjukkan layar ponselnya pada Ken.

"Aku mentransfermu 500 juta." "Belikan apa yang Jessi minta."

"Eonni, serius?" Jessi mengguncang-guncangkan Marsha saking senangnya.

"Nona, tolong pelan-pelan." Ken mengingatkan Jessi karena gadis itu bisa membahayakan Marsha yang tengah hamil muda.

"Aku tau Ken. Kamu cerewet sekali." Jessi menatap Ken dengan sengit. Dia lalu melanjutkan untuk memeluk Marsha.

"Usahamu untuk mendapatkan Ken bagus, Jessi. Pepet terus si Ken." bisik Marsha ketika Jessi memeluknya.

"Ken, jaga Jessi dengan baik. Jangan sampai Jessi terluka atau lecet." pesan Marsha sambil tersenyum penuh arti. "Siapkan kakimu, karena dia lebih parah daripada aku."

Gleg. Ken menelan ludahnya. Ini bukan pertanda yang baik. Jika Marsha shopping saja bisa membuat kaki Ken kram, bagaimana dengan Jessi?

'Tin.. tin..' suara klakson itu membuat Ken dan Marsha menengok ke arah sumber suara. Jessi sudah siap di mobil dan tampak tidak sabar.

"Ken..selamat menikmati hari ini. Tuan putri sudah tidak sabar." Marsha mendorong Ken untuk segera menghampiri Jessi.

*

*

*

Welcome to the real mall. Jessi menghirup udara mall yang begitu menyenangkan. Seharusnya mall berbentuk seperti ini. Banyak orang dan juga terlihat banyak outlet dan brand terkenal. Karena terlalu bersemangat, Jessi hampir saja tersandung tali sepatunya sendiri. Untung saja Ken langsung memegang lengan Jessi.

"Nona, hati-hati." Ken mengingatkan Jessi dengan nada cukup tinggi.

"Iya, Ken." "Kita beli pakaian dulu untukmu." Jessi mengubah posisi dengan melingkarkan tangannya pada lengan Ken.

Ken melihat tingkah Jessi, tapi dia tidak bisa protes karena Jessi segera menariknya ke salah satu outlet pakaian pria.

"Nona.Ini tidak perlu."

"Apa kamu mau pakai kaos blackpink lagi?" tanya Jessi dengan sedikit mengejek.

"Saya bisa beli sendiri, nona." Ken menyingkirkan tangan Jessi dari lengannya.

"Ken, kamu janji kan temani aku belanja hari ini. Jadi turuti permintaanku. Jangan menolak lagi." Jessi sibuk memadukan pakaian untuk Ken. Seleranya dalam memilih pakaian memang sangat baik. Sekarang Ken tidak perlu mencobanya. Hanya dengan menempelkan pada badan Ken saja, Jessi sudah bisa menilai apakah pakaiannya cocok untuk Ken.

Dalam beberapa menit, Jessi sudah membeli 6 pasang setelan untuk Ken yang semua berbeda warna dan model.

"Pantas saja Marsha berikan banyak uang." ucap Ken lirih. Jessi sangat pintar berbelanja. Dia bisa menghabiskan puluhan juta dalam hitungan beberapa menit.

"Ken, setelah ini aku ingin beli sepatu." Jessi kembali memegang lengan Ken.

Ken sebenarnya tidak ingin seperti ini. Dia selalu berjalan di belakang Marsha. Atau, kalaupun jalan bersama, mereka tidak akan saling menggandeng seperti yang Jessi lakukan sekarang.

"Ken, sebentar. Aku ingin makan es krim." Jessi mengajak Ken untuk berhenti. Dia masuk ke sebuah store ice cream Honey Lane.

Mata Jessi berbinar melihat deretan es krim yang begitu menggoda. Ken menunggu dengan tidak sabar. Namanya wanita, kalau memilih apapun akan selalu galau. Ken memperhatikan sepertinya Jessi bingung untuk memilih es krim apa yang dia inginkan.

"Salted honey ice, satu." ucap Ken pada pelayan yang juga sudah menunggu mereka.

"Keeeen.. kenapa kamu yang pilih?" protes Jessi.

"Kamu pasti suka yang ini, Jess." jawab Ken dengan yakin.

Jessi pasrah menerima ice cream pilihan Ken. Ken tanpa sadar tersenyum kecil melihat ekspresi kecewa Jessi yang seperti anak kecil.

"Ayo, nona kita lihat sepatu." Ken kini yang mengambil inisiatif untuk mengajak Jessi pergi.

Jessi berjalan santai sambil memakan ice cream yang ternyata rasanya cukup enak dan tidak mengecewakan.

"Kamu mau, Ken?" Jessi menyendokkan ice creamnya dan menyuapkannya pada Ken.

Awalnya Ken menolak, tapi karena Jessi mengancam, akhirnya Ken mau juga menerima suapan Jessi.

"Beruang pintar." Jessi tersenyum senang.

Ken menatap Jessi cukup lama. Ada sesuatu yang aneh ketika dia melihat Jessi tersenyum seperti itu.

Jessi yang menyadari tatapan Ken, sedikit melengos karena tatapan Ken begitu membuat Jessi panas dingin.

"Dasar bocah." Ken mengelap sudut bibir Jessi yang belepotan dengan ibu jarinya.

'Apa-apaan ini? Apa jantungku begitu suka dengan Ken?' batin Jessi sambil memegangi jantungnya yang berdegub kencang tiap kali berdekatan dengan Ken.

1
Bisikan Luar Biasa
semangat Thor jangan lupa up
margoandme
Selamat! Karya kk masuk rak buku akuuuu haha bakal aku tunggu terus nih kelanjutannya
Windy Miller
Thor ada lanjutannya kan? *Ada sayang ada!! Tuh kan si author bikin gemes deh! :*
Melz: lanjut dong.. sabar ya..
total 1 replies
infinite soul
Thor, kalau tiba-tiba aku kurus berati itu salahmu ya. Habisnya ceritamu bikin lupa waktu wkwkwk Semangat!
Melz: thank youu ya dukungannya🙂
total 1 replies
Zizi Suartini
Bagus nih ceritanya! Semoga kedepannya bakal tetep bagus dan terus bikin penasaran ya
Melz: thank you
total 1 replies
WillofWashington
Semoga author selalu diberi kemudahan buat update.. aamiin
Melz: amiiin
total 1 replies
Garden Rose
wah aku tunggu tuh yang baru thor. kek nya bakal lebih seru😍😘
Melz: oke oke.. di tunggu updatenya ya😂
total 1 replies
Widya Pertiwi
Aku baru baca dan ga berasa udah sampe bab paling baru. Ditunggu bab selanjutnya, ya!
Melz: makasih🤗 ditunggu ya
total 1 replies
Madu Yang Luar Biasa
Harus berapa lamakah aku menunggumu kembali, Thor! Aku kepo lanjutannya, Thor!
Melz: siap2..tunggu yaa.. nanti malam semoga bisa update lagi😁
total 1 replies
morelight
lanjut author sayang 🤣
Melz: sudah up yaa..🙂
total 1 replies
Ani Ponianingsih
absen dulu ,smg ceritanya menarik
Melz: makasi kakak.. 🙂
total 1 replies
Zahreeta Jinan
aku mampir lagi ya Thor
Melz: okey.. thank you
total 1 replies
Zahreeta Jinan
semangat thor
Melz: thank you
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!