NovelToon NovelToon
Dokter Tampan Itu Ayah Anakku

Dokter Tampan Itu Ayah Anakku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Dokter / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewi Risnawati

Lyra Ayudia adalah seorang gadis yatim piatu, ayah dan ibunya meninggal dunia karena kecelakaan tunggal, sehingga membuat dia hidup sebatang kara.

Lyra mencoba untuk merantau ke kota besar untuk merubah kehidupannya, karena dia tidak ingin merepotkan Pamannya yaitu adik dari ayahnya.

Namun dia dihadapkan oleh kenyataan yang begitu pahit, berawal dari perkenalan tidak disengaja dengan seorang dokter, sehingga membuat dia lupa diri.

Dan pada akhirnya ada benih cinta satu malam tumbuh dirahimnya, yang sangat memilukan adalah disaat Dokter tampan itu tak mau bertanggung jawab atas kehamilan Lyra.


Akankah Lyra menanggung aib itu sendiri dan bagaimanakah tanggapan dari Paman satu2nya itu?



Yuk baca alur cerita selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Risnawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesan dari dokter dingin

Setelah selesai mandi aku segera ingin masuk ke kamar ganti dengan menggunakan handuk yang melilit di tubuhku. namun saat aku keluar dari kamar mandi tak sengaja netraku melihat mas Arman yang sedang membuka stelan baju pengantinnya hingga menyisakan ********** saja. sontak membuat aku segera memalingkan wajahku.

"Sayang, kamu udah selesai mandinya?" aku benar-benar dibuat heran melihat tingkah suamiku ini. bukanya malu atau segera menutup tubuhnya, tetapi dia sengaja bertanya dengan wajah santai tanpa dosa.

Aku bertanya-tanya dalam hati. jika sikapnya selalu begini dan tanpa ada rasa malu lagi, apakah dia mampu untuk menunggu sampai bayiku lahir? ah entahlah aku hanya menggelengkan kepalaku dan segera berlalu masuk ke ruang ganti. dan sekilas aku melihat dia tersenyum kepadaku.

Setelah selesai berpakaian aku segera menyediakan pakaian ganti untuk mas Arman. kini aku sudah menjadi seorang istri, segala kebutuhan mas Arman aku yang menyediakan dari pakaian hingga makannya. aku mengabdi kepada suamiku dengan sepenuh jiwa dan ragaku.

"Sayang, mana pakaian mas?" tanya mas Arman yang baru selesai mandi dengan lilitan handuk di pinggangnya, air dirambutnya yang masih menetes.

"I-ini mas." aku memberikan pakaian yang tadi sudah aku sediakan dengan gugup saat dia menatapku dengan lekat . dan aku segera keluar dari ruang ganti itu. "sayang, jangan keluar dulu. bantuin aku memakai baju ini." sergah mas Arman membuat langkahku terhenti saat aku akan membuka pintu kamar ganti itu. aku menoleh ke belakang dia mengulurkan baju kaos oblong yang tadi aku sediakan.

Kulihat dia sudah menggunakan anak kaos dalamnya. hanya tinggal menyorongkan kaos oblong itu tetapi dia meminta bantuanku! baru menikah beberapa jam tapi kenapa sikap suamiku ini menjadi berubah secara drastis begini? aku hanya bisa melongo seperti orang kehilangan akal sehat. aku masih mencerna semua kejadian yang cukup langka menurutku disaat hari pertamaku menyandang status sebagai seorang istri.

"Sayang, kok bengong? ayo bantuin mas!" pintanya kembali. dan aku hanya bisa menuruti keinginannya. inikah yang sebenarnya mas Arman, dibalik sikapnya yang tegas dan berwajah datar dan penuh penekanan di saat dia mengintrogasi pihak tersangka yang ada di tahanan? ah sudahlah aku tidak mau memikirkan hal-hal yang membuat aku semakin sakit kepala.

Seperti apapun sikapnya aku akan berusaha untuk memahami dan menuruti. aku tidak ingin membuat suamiku kecewa. aku masih larut dalam fikiranku sendiri tiba-tiba. "Muach.. nggak usah melamun terus nanti kamu kesambet." kecupan hangat mendarat di pipiku. dan membuat aku terperanjat dan menatap mas Arman dengan geram dan sangat menggemaskan.

"Apa sih mas. aneh banget deh!" kesalku dengan wajah bersemu merah.

"Abisnya kamu melamun terus sih! kenapa sayang? apakah ada yang aneh menurut kamu. hmm?" tanya mas Arman sambil memegang kedua pipiku.

"I-iya aneh aja. kenapa sekarang mas manja banget sih?" tanyaku balik kepadanya

"Sayang, aku hanya ingin selalu dimanja oleh kamu. apakah ini permintaan sulit untuk kamu? aku ingin menghabiskan hari-hariku bersamamu dengan sejuta kenangan. saat aku sudah tidak ada lagi, setidaknya aku sudah mendapatkan semua kasih sayang darimu."

Kata-kata mas Arman membuat hatiku gelisah. entah kenapa mas Arman bicara seperti itu, seakan mengatakan bahwa dia akan pergi meninggalkan aku. ah ya Allah, aku tidak ingin terjadi hal yang buruk kepada suamiku. aku mohon jaga dia selalu untukku lindungi dia dari segala marabahaya dan orang2 yang berniat jahat kepadanya.

"Apa sih mas ngomong begitu. kata-kata itu adalah Do'a mas. nggak boleh ngomong begitu. sampai kapanpun kita akan selalu bersama hingga tua nanti." ujarku dengan merapikan baju yang tadi aku pakaikan kepadanya.

"Ayo sekarang kita turun kebawah. aku akan menyediakan makanan untuk mas Arman." ajakku dan menggandeng tangannya agar ikut denganku.

"Sayang, kita nggak usah turun. suruh mbak Santi saja yang membawakan makanannya kesini. kamu itu sudah lelah. ingat kandunganmu sayang. mas takut terjadi apa-apa dengan bayi kita." ujar mas Arman membuat hatiku menghangat. semoga saja dia benar-benar bisa menerima anakku dengan tulus dan menyayanginya seperti anaknya sendiri.

Dan akhirnya mas Arman meminta mbak Santi dan mbak Erna untuk mengantarkan makanan ke kamar. karena mas Arman juga ingin makan di kamar agar dia bisa segera istirahat.

***

Setelah selesai makan kami duduk di sofa panjang yang terbentang di kamar ini.

"Sayang kamu udah merubah status di profil sosmed kamu belum?" tanya mas Arman tiba-tiba saat aku sedang asyik membalas chat dari Nadia sahabat ku. ya aku mendapatkan no WhatsApp Nadia kembali saat aku mengirimkan pesan lewat akun sosmed ku. ternyata Nadia membalasnya sehingga kami beralih ke pesan WhatsApp.

"Ah belum mas. nanti aku ubah statusnya." jawabku singkat dan masih fokus dengan pembicaraan melalui pesan bersama Nadia.

"Kamu sedang chatting dengan siapa sih?" tanya mas Arman sambil mengintip di sampingku."

"Ini mas, sahabat aku yang ada di kota Medan. dia dulu sama2 satu profesi dengan aku."

"Jadi sekarang dia masih bekerja di RS itu?"

"Masih mas. dia sekarang sudah menjadi perawat. karena waktu dia bekerja menjadi cs. dia sambil melanjutkan kuliah keperawatan. dan sekarang dia sudah menjadi perawat tidak cs lagi. jelasku kepada mas Arman.

"Apa yang kamu bicarakan dan dia? apakah kamu menanyakan tentang Dokter itu?" tanya mas Arman sehingga membuat aku menutup obrolan ku bersama Nadia.

"Ya Allah mas! kenapa kamu berpikiran seperti itu? ya nggak mungkinlah aku menanyakan hal itu!"

"Ya paling tidak Nadia itu mengetahui tentang hubungan kamu dan dokter itu." jawab mas Arman dengan nada tidak mengenakkan

"Maaf ya mas. kalau begitu aku akan blokir dan menghapus nomor Nadia di ponselku sekarang." jawabku. mencoba mengalah walaupun aku sangat merindukan sahabatku itu. tapi aku tidak ingin membuat mas Arman merasa kecewa dan selalu menaruh curiga denganku.

Aku segera mencari kontak Nadia dan kupilih mode hapus. "Jangan dihapus sayang. mas tidak melarang kamu untuk berhubungan dengan sahabatmu. tapi ada syaratnya!"

"Syarat apa mas?" tanyaku penasaran

"Kamu harus menukar PP kamu dengan foto pernikahan kita yang ini." ucap mas Arman sembari menunjuk kan sebuah foto aku dan mas Arman saat kami mengadakan acara pedang pora tadi. aku melihat foto itu sangat Bagus. mas Arman yang terlihat sangat tampan dengan stelan kebanggaannya sebagai seorang polisi, dan aku juga tak kalah cantik banget dengan menggunakan baju Selayar yang berwarna putih keperakan.

"Baiklah. kita sama-sama menukarnya sekarang." tantangku kepadanya, karena aku juga tidak mau jika hanya aku yang menukarnya dan juga mengubah status pernikahan kami di akun sosial masing-masing.

Dan akhirnya. tidak ada lagi yang menjadi kesalapahaman diantara aku dan mas Arman. dan kami memutuskan untuk segera tidur.

Kami tidur di ranjang yang sama.tetapi suamiku ini benar-benar membuat aku selalu menyimpan kekaguman dengan segala sikap dan perlakuan nya yang selalu bisa menepati janjinya. dia tidak menggodaku lagi disaat kami sedang berada satu ranjang. dia menyelimuti aku dan segera tidur tanpa banyak bicara lagi. aku juga tahu dia sedang menahan segala gejolak hatinya. aku tersenyum. semoga kamu mampu mas. melewati semua ini.

***

Kini waktu menunjukkan pukul setengah dua dini hari. aku terbangun karena merasa haus aku segera duduk untuk minum air putih yang selalu tersedia di nakas samping ranjang ini. setelah selesai minum aku tak sengaja melihat pesan masuk melalui mesegg di sosmed ku. dan kucoba melihat sia yang mengirim pesan denganku jam segini. namun mataku membulat saat melihat pesan dari pengirim itu.

Ternyata foto profil yang belum beberapa jam aku tukar tadi telah membuat Dr dingin itu menjadi panas dingin. aku heran darimana dia tahu bahwa aku menukar PP ku. padahal aku telah memblokir nya? ternyata dia menggunakan akun sosial nya yang lain.

Lyra katakan kepada ku bahwa apa yang aku lihat ini tidaklah benar kan? kamu tidak mungkin bisa menikah dengan orang lain. karena aku tahu kamu sangat mencintai aku. aku tahu kamu hanya ingin membuat ku cemburu. sekarang katakan kepadaku dimana kamu berada sekarang? aku akan menjemputmu. kita akan menikah dan aku akan menjadikanmu wanita satu-satunya dalam hidupku.

POV Lyra Ayudia end

episode selanjutnya akan diganti POV Author ya😊

Bersambung...

jangan lupa dukungannya agar Author semangat Update terimakasih 🙏🥰

1
Katherina Ajawaila
maka nya Yandra, jgn jual duluan jd Fat borong deh semuanya. mmg enak senep kan🤭
Katherina Ajawaila
keren lah. Outhour, perasan Yandra mmg rada gesrek, suka" dia aja apa ngk punya hati ya itu org, main tikung aja seperti ngk punya hati 🤭
Katherina Ajawaila
trus air susu keluar nya gimana thour, 🤭
Katherina Ajawaila
bukan nya ngk bagus ya kalau lg hamil tapi msh nyusuin yg di luar kan itu sdh jd darah lg 🤭
Katherina Ajawaila
kena para dokter pada gesrek ya otak nya kebanyakkan hadapin pasien gawat bermasalah ya jd otak lurus aja giliran jatuh cinta, lupa sm yg lain 🤭
Katherina Ajawaila
sabar Fat, pasti kamu nanti yg jd unggulan nya 🤭
Katherina Ajawaila
outhour kasihan amat, ampun lah sedih banget 😭
Katherina Ajawaila
seru banget outhour, serem " gimana lah baru habis Partus, skrng isi pula 🤭
Katherina Ajawaila
keren Outhour,sedih mmg liat org sakit cancer stadium akhir proses nya 😭😭
Katherina Ajawaila
lyra, rasa nya ya ndra gimana perasaan nya anak yg di gendong nya anak mereka berdua tapi do'ain PP ya, yg gendong malah ayah nya langsung, /Sob/
Katherina Ajawaila
sedih amat outhour, aku jd ingat adeku juga pernah di posisi seperti ini, /Sob//Sob//Sob/
Katherina Ajawaila
Yandra, sebenarnya tutup in groginya, karna ada lyra di situ sm Rsndra
Katherina Ajawaila
kasihan Yandra, mesti nya Rendra ada ade nya jgn kiss" an ke, bathin loh biar bagaimana kan lalki" normal 🤭
Katherina Ajawaila
terharu kebahagian yg tak terduga. outhour bisa an aja bikin yg baca kebawa, /Sob/
Katherina Ajawaila
nanti pasti penelitian PP Malik jd obat penawar buat Rendra ya, semoga ya thour🤭
Katherina Ajawaila
outhour ceritanya keren lah, pokoknya TOP
Katherina Ajawaila
liat tandanya donk mm anggi, semoga mmg benar🤣
Katherina Ajawaila
kasihan amat ya Thour, setres banget, 🙃
Katherina Ajawaila
lyra kamu malah ngk tau yg OP kamu bantu lahiran mantan kamu PP nya anak mu, belum di kbrin sm suami nya pasti Arman Posesif😆
Katherina Ajawaila
Arman tes drive dengan telolet 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!