Kenalin,gua Nata Ghifari Ananjar.
Umur 18 tahun dan punya abang namanya
Rafa Ghifari Ananjar.
Abang gua ganteng ,banyak cewe yang nempel bahkan sampai nenek -nenek sekalipun nge- fans sama dia.
Abang gua paling suka tebar pesona didepan umum ,beda banget sama gua yang jengah liat kelakuannya.Walaupun begitu
gua sayang sama abang gua,begitupun sebaliknya.Dan
satu hal yang paling males buat gua,yaitu nganter abang gua yang keinginannya selalu aneh-aneh,kaya orang ngidam.Kalo nganter nya jalan kaki,gua harus ridho dikejar nyampe ngos-ngosan oleh ibu dan bapak kompleks ,yang lihat gua kaya maling.
Apabila gua kena sama kejaran mereka,bakalan abis ni muka gua ,bahkan nama gua juga bakalan tak kalah terkenal sama abang gua.
Dan gua juga diberi gelar" Tak kalah Tampan" oleh cewe-cewe yang bikin gua ilfil sama mereka.
Dah lah yah bang neng,ikutin aja kisahnya, Selamat membaca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kasus Pembunuhan Arian
Sesamapai dirumah sakit....
Para perawat memasukan Arian kedalam ruang pemeriksaan .Dimana dokter sudah siaga dengan peralatan yang amat kumplit hingga gunting bedah pun telah tertera di sebuah nakas.
"Mohon untuk adek-adek silahkan tunggu diluar karena kami akan memulai pemeriksaan"Ucap seorang perawat yang menutup Daun pintu ruang pemeriksaan atau UGD.
Mereka hanya menurut apa yang dikatakan suster tersebut.
Sedangkan Nata mulai melangkah keluar dengan tergesa-gesa untuk menyikapi lanjut kasus rencana pembunuhan Arian ini.
Padahal kan semalam pintu depan terkunci,tidak mungkin seseorang masuk kedalam rumah dan membunuh Arian begitu saja,
Apalagi kejadian itu bertempat dikamar pribadinya.
"Lo mau Otw ke mana Nat?"Tanya David yang berlari kearah Nata
"Gue mau lihat siapa pelaku dari semua ini"Jawab Nata
"Gue ikut"Pinta David
"Gak usah,lo jaga Arian aja bergabung sama yang lain"Tolak Nata
"Gue akan tetep ikut biar gue jadi saksi atas semua peristiwa ini"Tegas David lagi-lagi.
"Huftt....baiklah kita pamit dulu ke yang lain"Titah Nata
"Ayo"David
Mereka pun kembali mendekati para sahabatnya yang masih terduduk di depan Ruang Arian dirawat atau ruang tunggu,karena jaraknya juga belum terlalu jauh jadi dalam hitungan berberapa menit saja Nata dan David telah sampai didepan para sahabatnya.
"Mau kemana bro?"Tanya Rafgan antusias
"Gue sama David ada urusan yang harus diselesaikan terlebih dahulu,jadi gue mohon kalian jaga Arian dulu ya"Pinta Nata yang sudah tak sabar untuk menyikapi peristiwa ini.
"Jangan lupa kasih kabar tentang kesehatan Arian nanti"Pinta David kepada mereka yang masih menatapnya lekat
"Gue akan kabarin lo ,semoga sukses ya misinya"Reza
"Hati-hati bro"Aaric
"Jangan lupa bawa oleh-oleh"Ucap Lais yang lagi-lagi diberi hadiah kebiasaan dipuncak kepalanya(jitakan)
Nata dan David pun kini pamit dari hadapan para sahabatnya.
Mereka berdua berlari menuju tempat parkir yang berjarak berberapa meter dari ruang UGD.
Sesampainya diparkiran mereka memasuki mobil pribadi David dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
"Kita harus lapor polisi dulu Nat"Titah David yang sama -sama serius dalam penyikaan masalah ini
"Jangan dulu,kita selidiki berdua dulu.Siapa tahu ada titik terang dari semua ini"Tolak Nata dengan ramah
"Baiklah,sekarang tujuan utama kita kemana?"Tanya David yang beralih menatap jalan
"Rumah gue,khusunya kamar gue terlebih dahulu.Disana ada sebuah CCTV yang gue pasang tanpa sepengetahuan orang tua gue,siapa tau nangkap sesuatu"Papar Nata
"Yaudah gue setuju"Angguk David
Selang berberapa menit mereka berinteraksi,kini tibalah mereka didepan pintu gerbang rumah Nata yang tidak tertutup sama sekali.
Satpam pun tidak ada karena ini bukan jadwalnya ia masuk
Mobil pun telah memasuki gerbang dan terhenti di sebuah garasi yang cukup besar milik keluarga Nata.Sedangkan
Dua pemuda itu dengan rusuh membuka pintu mobil dan segera berlari kelantai atas menuju salah satu kamar yang tak lain adalah kamar Nata.
Sesampainya...
"Coba deh Nat kita cek CCTV dulu"Saran David yang disetujui oleh Nata.
Nata pun kini beralih menuju meja belajar yang dimana laptop bermerk buah digigit itu terdapat diatasnya bersama berberapa buku dan alat tulis lainnya.
Laptop pun kini sudah beralih dikedua tangan Nata , tetapi pandangannya kini beralih pada sebuah kertas yang terlipat dan ditumpuk oleh sebuah bolpoin berwarna hitam.
"Apa ini?"Tanya Nata pada David
"Coba lihat"David
"Kemungkinan ini surat deh Nat"Ujar David menebak
"Coba deh buka siapa tau penting"Titah Nata yang dianggapi setuju oleh David.
David pun membuka suratnya dengan perlahan.Dan betapa terkejutnya melihat sang pengirim yang tak lain sahabatnya sendiri.
**Dari Arian**
Kukira ini jalan terbaik bagi gue dan semuanya.
Semoga dengan hilangnya nyawa gue lo gak bakal tersakiti Nat.
Jujur gue sayang banget sama kalian,awalnya sih gue gak suka sama kehadiran lo.
Tapi perlahan kepedulian lo terhadap teman-teman gue telah berhasil meluluhkan hati gue.
Gue udah nyaman banget,gue gak bakal lakuin hal-hal yang berbahaya bagi diri lo yang tak lain adalah sahabat baru gue.
Cukup gue yang tersakiti,jangan sedih gue udah pikirin ini baik-baik ko.Lihatlah
nyatanya gue gak bisa bunuh lo dan menuruti permintaan Devian,gue titip keluarga gue dan lo harus hati-hati karena Devian tidak akan tinggal diam.
Gue sayang kalian...
Maaf dengan cara ini mungkin gue bakalan tenang dan bahagia karena lo tidak tersakiti oleh tangan sahabat lo sendiri yang tak lain adalah gue.
Terakhir dari gue,terima kasih untuk semuanya semoga dengan ketidakhadiran gue lo bahagia.Karena gue tahu,selama ini lo dan David sudah mulai curiga sama gue.
Salam bahagia.
"Ini gak mungkin,Ariann.... lo"Lirih Nata yang tak percaya dengan semuanya
"Udahlah Nat,kan gue udah bilang.Teman yang benar-benar baik itu akan melindungi diri lo walau dirinya sendiri rela tersakiti"Papar David menenangkan Nata
"Tapi ini semua gak adil,kenapa gak gue aja yang mati.Kalo gini caranya bakalan banyak korban yang semakin berjatuhan,harusnya gue yang mati.Dengan begitu Arian dan keluarga gue bakalan selamat arghhhh....."Teriak Nata frustasi dan kini snagat benci terhadap dirinya sendiri.
"Sebenarnya gue salah apa ,mengapa hidup gue begini"Lirih Nata yang memejamkan matanya dengan berat
"Nat udah,mening kita coba lihat video CCTV itu.Kita lihat kebenarannya,kalo benar-benar Arian membunuh dirinya sendiri,kita bantu keluarga dia dan kesembuhan dia.Sekarang kita beresin semua ini sebelum nyokap bokap dan abang lo datang,pasti mereka bakalan kaget dengan darah yang bercucuran seperti ini"Usul Nata yang berhasil merendamkan amarah Nata perlahan.
"Benar juga kata David,kalau mamah , ayah sama abang gue tahu masalah ini bakalan bahaya.Pasti mereka akan shock dengan semua peristiwa ini"Nata membatin
membenarkan perkataan David
"Baiklah kalau begitu,kita harus beresin semuanya setelah itu kita lihat video rekaman CCTV itu.
Dan gue bakalan nunjukin sesuatu tentang sebuah barang yang gue temuin kemarin"Usul Nata
"Ayo kita kerjakan"David
"Mmm Dav"Nata
"Napa lo cengeng"Ledek David yang membuat Nata menjadi kesal
"Maafin gue selalu ngerepotin lo,lo dan kawan-kawan udah rela bantuin gue dalam keadaan bahaya kaya gini"Ucap Nata yang membuat David tersenyum
"Seloww aja mamank...lagian kita ini sahabat yang harus melindungi satu sama lain.Anggap aja persahabatan kita kaya upin ipin,selalu menghadapi bersama walau banyak perbedaan.Apalagi ada si Lais yang bikin suasana dan mood kita ancur tiba -tiba"Ujar David
"Hahah makasih sekali lagi,kalau kalian berjuang buat gue,gue pun bakalan berjuang untuk kalian.Sekarang bantuin gue beres-beres ya"Ucap Nata yang diberi tepukan lembut di pundak kanannya.
-
-
Hai hai hai
para readers.Gimana kabarnya?
Semoga Allah Swt melindungi kalian dari VIRUS pandemi kali ini.
Teruntuk cerita ini gimana menurut kalian?kalau banyak kekurangan jangan sungkan kasih satu saya.
Kita bisa sharing juga loh di grup pribadi saya !!
See you next time wasalam:)
aku akan membantumu menyelesaikan misterinya
KEMANA AJA KAU THOR😭😭
SEMANGAT DONG!!!! 🔛🔥
JANGAN PHP'IN KITA SEMUA DONG THOR LANJUTIN DONG CERITANYA😭
AWAS KALO GK DI UP AKU GENTAYANGIN RUMAH MU👿
semangat 😊