seorang dokter cantik yang memiliki profesi lain sama dengan teman temannya yang akan membangun kisah dengan seorang ceo tampan yang memiliki berbagai perusahaan .
bagaimakah kisah mereka selanjutnya akankah kisah mereka terjalin dan memiliki asmara yang romantis atau akan berakhir tragis?
lihat dan baca ceritanyaaa ya gesss jangan lupa like komen dan vote love you,,,,,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salsa hidayah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 33
Setelah makan mereka berkumpul di ruang keluarga.
Tiba tiba bell rumah berbunyi, salsha segara berdiri dan akan membuka pintunya.
"Hallow kakak ipar, bagaimana kabarmu, apakah sudah ada bibit bibit ponakan kedua?" ucap vandi dengan ceplosnya.
"Heh kau ni bicara apaan" agnes memukul lengan vandi.
"Sudah sudah ayoo masuk dulu" salsha mempersilahkan mereka masuk.
Vandi menghampiri alvaro dan el yang tengah asik bermain.
"Heyyy kaliam sedang apa nih?, apa boleh paman ikut bermain juga? " vandi duduk di sebelah el yang tengah merakit sebuah mainan.
"Boleh paman ayo sini bantu el membuat sesuatu yang sangat keren" el dengan antusiasnya membuat mainan tersebut di bantu alvaro dan vandi
Salsha dan agnes yang duduk di sofa pun hanya tertawa dan menggeleng gelengkan kepalanya.
"Eh gimana kabarnya?,,sudah lama sekali kita tidak kumpul bersama lagi? " ucap agnes dengan memasang muka sedih.
"Iyaa tuh, lagi pula kan kita sekarang sudah memiliki kesibukan masing masing" jawab salsha sembari memintum tehnya.
"Eh al aku ingin membahasa sesuatu yang penting dengan mu" ucap vandi agak berbisik di telinga alvaro.
"Bahas apa?, kelihatannya sangat penting sekali? " tanya alvaro dengan wajah penasaran.
"Ah sudah nanti aku jelaskan di ruang kerjamu, tidak di sini" ucap vandi sambil berbisik di telinga alvaro.
Agnes yang melihat tingkah keduanya pun tangsung curiga.
"Kalian sedang apa sih, pake bisik bisik segala, apa yang sedang klian sembunyikan?" tanya agnes terus terang.
"Ah itu tidak ada apa apa kok sayang, kita hanyaa membahasa..... " vandi panik hingga bingung harus berbohong apa kepada agnes.
"Masalah kerja di kantor,, iyaaa" potong alvaro dengan sigab dan tawa yang cengengesan.
"Nah iyaa betull sekali, masalah kantor,,,, kalo begitu kita bahasa di tempat lain saja ya" ucap vandi langsung menarik alvaro untuk cepat pergi dari situ.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Ada masalah apa?" tanya alvaro.
"Aku mendapatkan info dari oma kalau deon sudah keluar dari persembunyiannya"
"Lalu? " vandi langsung gugup karna tatapan alvaro berubah menjadi tidak bisa di artikan.
"Oma bilang jika ada pergerakan yang mencurigakan dari dia kita harus bersiap"
"Baiklah kita akan siapkan persiapan mulai sekarang,,, kelihatannya kita harus bermain permainan yang sangat seru" ucap alvaro sambil tersenyum devil.
"Hubungi yang lain agar memulai persiapannya,,, dan kita harus memikirkan cara agar melindungi orang orang di sekitar kita sekarang"
"Benar juga al, karna bagaimanapun jika mereka tau kita punya kelemahan itu akan menjadi celah untuk mereka agar melumpuhkan kita"
"Yap kau benar,,, aku akan mencarikan tempat persembunyian yang aman buat mereka" ucap alvaro dan langsung keluar dari ruangan kerjanya.
#malam pun tiba
"Al apa yang sedang kau lakukan? " tanya salsha menghampiri alvaro yang sedang termenung di ruang kerjanya.
"Ah sayang,,, kenapa belum tidur hmm" alvaro langsung menarik pinggang salsha dan mendudukkannya di pangkuannya.
"Aku mencemaskanmu,,, apa yang sedang kau pikirkan?" tanya salsha sambil mengelus pipi alvaro.
"Tidak ada, hanya masalah pekerjaan di kantor,,, sudah tidak usah kawatir, ayo tidur sudah malam" alvaro langsung menggendong salsha menuju tempat tidur.
Alvaro membaringkan salsha dan langsung menyelimutinya, salsha memeluk alvaro dan di balas pelukannya oleh alvaro,,, tetapi alvaro belum tidur dia masih memikirkan soal deon sambil mengecup pucuk kepala salsha.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
#pagi hari
"Sayang ayoo cepat turun, sarapannya sudah siap" teriak salsha dari bawah.
Tidak lama turunlah alvaro dengan baju rapinya dan el dengan seragam barunya.
"Wah anak mami tampan sekali" ucap salsha sambil mencium pipi el kemudian mereka duduk.
"Sayang hari ini aku pulang terlambat ya" ucap alvaro memecah keheningan.
"Memangnya ada apa? " tanya salsha yang tengah menyuapin el
"Ada beberapa berkas yang harus aku urus dan beberapa masalah di kantor"
"Baiklah",,,,
Alvaro berangkat terlebih dahulu karna ada meeting yang harus dia hadiri sedangkan el dia akan di antar oleh salsha di taman kanak kanak.
Salsha menggunakan celana panjang putih dan baju sabrina serta sepatu putih.
Salsha mengantar el ke sekolah dengan menggunakan mobil Dengan kecepatan rata rata,,,, sesampainya di sana mereka sudah di sambut oleh guru tk di sana,,, salsha mengantar el sampai masuk ke kelasnya.
"Anak mami belajar yang rajin yaa, nanti pulang sekolah akan mami jemput ya" ucap salsha sambil mencium pipi el.
"Mami jangan pergi,,, el takut di sini" ucap el sambil memegang kaki salsha dengan erat agar tidak pergi meninggalkannya.
"Kenapa takut sayang,,, kan ada ibu guru yang akan menjaga el selama mami tidak ada"
"Hallo pria tampan, siapa namanya,,, sini sama ibu guru kita main bersama yang lain ya" ajak ibu guru membujuk el.
"Cepat ikut ibu guruu, anak mami pintar dan hebat,, nanti kalo ada apa apa bilang ke mami ya,, belajar yang rajinn sayang" ucap salsha sambil mengusap kepala el.
Setelah el masuk ke dalam kelas salsha segera pergi ke rumah sakit.
Setelah sampai salsha masuk ke dalam ruangannya dan mendapatkan sebuah surat misterius.
Salsha membiarkannya karna dia kira kita terlalu penting.
Salsha segara menjalankan tugasnya memeriksa pasien yang sudah berdatangan.
Setelah selesai memeriksa pasien salsha segara mengambil kunci mobil dan pergi menjemput el ke sekolah.
"Mamiii,,, " teriak el sambil lari ke arah salsha.
"Eh anak mami,,, bagai mana tadi sekolahnya?, apakah menyenangkan? " tanya salsha.
"Sangat menyenang kan mami, el mendapat teman baru" ucap el antusias.
"Ohya?,, wah anak mami hebat" jawab salsha kemudian mereka pergi meninggalkan sekolah.
Salsha
Maaf ya jika penulisan novel ada yang kurang🙏
Thor juga baru belajar, thor harap kalian semua selalu mendukung dan menyemangati thor😘
Thor juga sayang kalian❤