NovelToon NovelToon
Level Maks Sebelum Dunia Berubah

Level Maks Sebelum Dunia Berubah

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Fantasi
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: D'Silent Novel

Pada malam Tahun Baru 2035, seluruh manusia di bumi menerima sebuah notifikasi misterius yang muncul tepat di depan mata mereka.

【Integrasi Dunia akan dimulai dalam 365 hari.】

Tak ada yang tahu siapa pengirimnya. Tak ada yang mampu menjelaskan bagaimana layar itu muncul. Setelah berbulan-bulan tanpa kejadian apa pun, dunia mulai melupakannya dan menganggapnya sebagai fenomena aneh semata.

Namun, tidak dengan Leon.

Di malam yang sama, ia menerima notifikasi kedua yang hanya bisa dilihat olehnya.

【Sistem Simulasi Satu Tahun berhasil diaktifkan.】

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 — Bayangan di Balik Seleksi (Bagian 2)

Suasana di alun-alun Desa Aster berubah mencekam.

Tidak ada lagi suara tawa para peserta seleksi.

Semua mata tertuju pada pemuda yang terkapar di tanah.

Dadanya naik turun dengan tidak beraturan.

Lukanya cukup dalam, seolah tercabik oleh cakar yang sangat tajam.

Garrick segera berlutut di sampingnya.

"Pendeta! Bawa ramuan penyembuh!"

Tak lama kemudian, dua tabib desa datang berlari sambil membawa kotak kayu berisi berbagai ramuan.

Mereka segera membersihkan luka dan menuangkan cairan hijau ke bagian yang robek.

Luka itu perlahan menutup.

Namun wajah pemuda tersebut masih dipenuhi ketakutan.

Rowan berdiri dengan wajah serius.

"Ceritakan sekali lagi."

"Jangan ada yang terlewat."

Pemuda itu menarik napas panjang.

"Aku dan enam peserta lain memilih Jalur Tebing."

"Awalnya tidak ada masalah."

"Tapi..."

"...kami menemukan banyak bangkai monster."

"Bangkai?"

Daren mengernyit.

Pemuda itu mengangguk.

"Dire Wolf."

"Forest Gob."

"Bahkan Seekor Stone Boar."

"Semuanya mati."

"Tanpa inti monster."

Ucapan itu membuat para pemburu saling berpandangan.

Leon ikut mengernyit.

"Tanpa inti?"

Ia masih belum begitu memahami arti inti monster.

Garrick menjelaskan dengan suara pelan.

"Inti monster adalah sumber kekuatan mereka."

"Kalau seseorang mengambilnya..."

"...berarti monster itu dibunuh dengan sengaja."

Leon mengangguk.

Namun satu pertanyaan muncul.

"Kalau pemburu yang mengambilnya?"

Rowan langsung menggeleng.

"Tidak mungkin."

"Stone Boar adalah monster Peringkat Elite."

"Satu desa ini hanya memiliki tiga orang yang mampu mengalahkannya."

Leon menelan ludah.

Berarti makhluk yang menyerang para peserta jauh lebih kuat daripada pemburu biasa.

Pemuda yang terluka melanjutkan ceritanya.

"Setelah itu..."

"...kami melihat seseorang berdiri di tengah jalan."

"Seseorang?"

"Ia memakai jubah hitam."

"Wajahnya tertutup sisik."

"Matanya merah."

"Awalnya kami mengira dia manusia."

"Tapi..."

"...dia tersenyum."

"Saat itulah kami melihat taringnya."

Seluruh ruangan kembali hening.

"Taring?"

"Ia berkata..."

Pemuda itu mulai gemetar.

"Sistem..."

"...adalah penjara."

Kalimat itu membuat Leon membeku.

Sistem adalah penjara?

Apa maksudnya?

Bahkan Lyra yang berdiri di samping Leon tampak terkejut.

"Itu..."

"...tidak mungkin."

Namun sebelum Leon sempat bertanya, sistem kembali berbunyi.

Ding!

【Peringatan】

Percakapan berkaitan dengan informasi terlarang.

Administrator dibatasi untuk memberikan penjelasan.

Lyra langsung memejamkan mata.

"Aku tidak bisa menjawab."

Leon menggertakkan giginya.

"Lagi?"

"Maaf."

"Aturan sistem..."

"...mengunciku."

Leon menghela napas panjang.

Semakin banyak misteri yang bermunculan.

Sore harinya, seluruh pemburu resmi Desa Aster berkumpul di Balai Desa.

Karena Leon merupakan peserta yang berhasil menyelesaikan ujian pertama sekaligus saksi berbagai kejadian aneh selama beberapa hari terakhir, Rowan mengizinkannya ikut hadir.

Di tengah ruangan tergantung peta besar Hutan Greenwood.

Rowan menunjuk salah satu bagian.

"Semua korban ditemukan di sini."

Wilayah itu berada jauh di sebelah utara.

Dekat area yang belum pernah dijelajahi Leon.

Orion menyilangkan tangan.

"Kalau benar ada makhluk Abyss..."

"...kita harus mengirim laporan ke Kota Eldoria."

Garrick mengangguk.

"Kita tidak cukup kuat menghadapinya sendirian."

Leon mengingat nama itu.

"Kota Eldoria?"

Daren menjelaskan,

"Itu kota terdekat."

"Tempat berkumpulnya para pemburu profesional."

"Serta markas Guild Pemburu."

Leon mengangguk pelan.

Ini pertama kalinya ia mendengar tentang kota besar di dunia ini.

Berarti Desa Aster hanyalah titik kecil di peta yang jauh lebih luas.

Saat rapat hampir selesai, terdengar suara langkah kaki dari luar.

Seorang kurir berkuda memasuki balai desa sambil membawa gulungan surat bersegel emas.

"Nyonya Kepala Desa!"

"Surat darurat dari Kota Eldoria!"

Garrick segera membuka segelnya.

Semakin lama membaca isi surat itu, wajahnya semakin pucat.

Rowan yang melihat perubahan ekspresi tersebut langsung bertanya,

"Apa yang terjadi?"

Garrick perlahan menurunkan surat itu.

"Laporan bukan hanya datang dari Desa Aster."

"Empat desa lain..."

"...mengalami serangan yang sama."

Seluruh ruangan langsung sunyi.

Orion mengepalkan tangan.

"Berarti ini bukan kebetulan."

Garrick mengangguk pelan.

"Lebih buruk lagi..."

"...Kota Eldoria memerintahkan seluruh desa menghentikan Seleksi Pemburu."

"Mulai malam ini..."

"...semua pemburu magang wajib dievakuasi."

Leon mengernyit.

"Kalau begitu ujianku?"

Rowan menatap Leon dengan serius.

"Ujianmu berubah."

"Mulai sekarang..."

"...bertahan hidup adalah satu-satunya ujian."

Tepat pada saat itu, suara ledakan keras mengguncang seluruh desa.

BOOOOM!!

Tanah bergetar hebat.

Asap hitam membumbung dari arah gerbang utara.

Seorang penjaga berlari sambil berteriak sekuat tenaga.

"Monster menyerang!"

"Mereka sudah sampai di desa!"

Leon langsung mencabut pedangnya.

Namun jauh di balik kepulan asap, sesosok makhluk bersisik hitam melangkah perlahan memasuki Desa Aster.

Di belakangnya...

Berdiri puluhan monster yang seharusnya saling bermusuhan.

Dire Wolf.

Forest Gob.

Stone Boar.

Kini mereka berjalan berdampingan.

Seolah...

Ada seseorang yang mampu memerintah seluruh monster.

1
Dragonovic#
semoga seru nih 🫡
D'Silent Novel: Kalo ada masukan atau pun kritik, langsung komen aja ya 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!