NovelToon NovelToon
The Little Apple Garden

The Little Apple Garden

Status: tamat
Genre:Komedi / Fantasi / Petualangan / Barat / Tamat
Popularitas:185.9k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

(Novel dewasa di mana di dalamnya terdapat pembunuhan sadis yang tidak cocok untuk sebagian orang)

Sinopsis : Elric tiba-tiba saja terlempar ke dunia penyihir secara misterius. Di dunia ini penyihir adalah makhluk mengerikan yang membunuh banyak nyawa manusia dan di antara mereka beberapa orang mendapatkan julukan dari tujuh dosa mematikan.

Suatu hari Elric bertemu dengan gadis kecil loli yang membawa peti mati di punggungnya, sejak itu petualangan mereka di mulai demi menemukan arti dari makna 'The Little Apple Garden" dan menemukan siapa orang yang telah memanggil Elric ke dunia tersebut. Serta sebenarnya apa yang berada di dalam peti mati itu hingga mereka diburu oleh banyak orang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 35 : Alasan

Di balik rumah-rumah yang tampak termakan usia itu, ada sebuah bukit tinggi di mana untuk sampai ke atasnya, keduanya harus menaiki tangga selama 30 menit.

Sebelum tangga terakhir Anita membantu Elric untuk menutup matanya dengan kain biru sebelum tangannya dipegang Anita memandunya terus berjalan.

Anita adalah seorang penyihir tinggi bahkan jika itu pesona Dewi, dia tidak akan terjebak hal semacam itu.

Konon Dewi selalu menjadikan kuilnya sebagai tempat berbicara pada pengikutnya, jadi sudah sepatutnya Dewi Venus juga begitu, terlebih dia hanya memiliki kuil satu-satunya di tempat ini.

Saat keduanya mendekat ke arah patung, hujan bunga berjatuhan dari atas langit, di samping patung tampak seorang wanita berdiri selagi memegang seikat bunga.

Ia mengenakan gaun putih panjang dengan rambut pirang yang tampak memukau yang dibiarkan terurai begitu saja sampai pinggul.

"Penyihir Keserakahan kah?"

"Kurasa tidak perlu berpura-pura, kau pasti tahu bahwa kami datang kemari."

Wanita itu tertawa kecil.

"Fufu begitulah."

Elric membuka mulutnya untuk memotong percakapan.

"Kudengar bahwa Dewi yang memanggilku ke dunia ini?"

"Benar sekali, aku yang memanggilmu... semua yang dikatakan Anita adalah kebenaran."

"Lalu apa alasannya?"

"Tidak ada yang khusus, aku pikir Elric ingin menjalani hidup yang lebih baik jadi aku kirim kemari."

"Hidup baik apanya? Aku sampai sekarang terus-menerus mengalami kematian, bukan tidak sedikit orang yang mati di depanku," ketika Elric meninggikan suaranya, Dewi itu berlinang air mata.

Elric seketika terdiam.

"Apa Dewi Venus menangis?" tanyanya heran.

"Iya, kau baru menyakiti hatinya."

"Heeeh," Elric tak bisa berkata-kata lagi, dia sempat memikirkan bahwa sosok Dewi itu begitu keras kepala namun yang sesungguhnya Dewi di depannya terlalu lembut.

"Padahal aku ingin membantumu, saat aku melihatmu aku sedikit kasihan jadi aku mengirimkanmu ke dunia ini yang mana menjadi dunia satu-satunya yang kuawasi, aku tahu bahwa hidup di dunia ini sangat sulit karena itulah aku juga memberikanmu keabadian."

Memberikan seseorang keabadian tanpa bertanya dulu pada orangnya, sudah jauh dari melanggar privasi.

Elric berdeham sekali lalu melanjutkan.

"Dengan kata lain tidak ada alasan lain kenapa aku datang kemari?"

"Tidak ada."

"Seperti menyelamatkan dunia atau sebagainya?"

"Mana mungkin aku memberikanmu beban begitu berat setelah tahu hidupmu juga sangat sulit."

"Apa selama ini Dewi selalu mengawasiku."

"Soal itu."

"Anda terus melihatku kan?"

"Jangan katakan, aku malu."

Anita yang memperhatikan mendesah pelan.

"Seharusnya kau mengatakannya langsung ke Elric saat memanggilnya kemari, bukannya para pengikutmu meninggal karena sebab ingin bertemu denganmu tapi berbeda dengan Elric dia akan langsung bisa bertemu denganmu kan."

"Soal itu, aku sedikit trauma.... karena kehilangan banyak pengikut kini aku hanya Dewi tanpa apapun, semakin banyak pengikut Dewi maka kekuatan Dewi tersebut juga akan semakin tinggi dan sekarang aku paling lemah... aku tidak bisa melakukan apapun hingga aku pun menyembunyikan diri di tempatku satu-satunya di sini."

"Entah kenapa aku merasa kasihan padamu."

Elric juga berfikiran demikian.

"Kurasa tidak apa jika melepaskan ikat penutup mata Elric," kata Anita selagi melakukannya, saat itu dilakukan ada perasaan aneh saat Elric melirik ke arah Dewi.

"Kenapa dengan perasaanku?"

"Dia sangat cantik bukan?"

"Benar sekali."

"Jangan melihatku seperti itu, aku jadi malu," Dewi Venus mati-matian menutupi wajahnya, semua yang dimilikinya sama seperti apa yang digambarkan patung di sebelahnya.

Kulit yang putih seolah transparan, wajah yang cantik, tubuh yang tinggi serta aura yang melebihi dari wanita biasanya.

Dewi memang sosok yang berbeda dengan manusia akan tetapi ini melebihi apa yang diperkirakan Elric, bahkan jika Dewi Venus meminta ingin menginjak Elric, dia tidak mungkin keberatan.

Anita dengan ringan berkata.

"Tinggal di sini terus, pasti membosankan, apa Dewi mau ikut bersama kami?"

"Anita bukannya itu berlebihan? Dia seorang Dewi loh."

"Tidak apa-apa, walau tidak bisa membantu, Dewi tetaplah Dewi mereka adalah pusat dari ilmu pengetahuan, aku ingin menelitinya."

"Anita, kau baru saja menunjukkan niat jahatmu."

Elric berusaha memperingatinya.

"Aku akan memberikan hukuman ilahi padamu."

"Tolong jangan lakukan itu, aku salah bicara... Tapi aku serius mengatakannya hal itu, mungkin suatu hari kau akan memiliki pengikut lagi dan kembali ke surga."

"Itu memang keinginanku namun saat itu tiba aku tidak akan bisa turun lagi kemari, terlebih aku juga tidak bisa sembarangan menunjukkan penampilanku di dunia ini."

"Kau memiliki banyak hal untuk dikhawatirkan rupanya, tapi serahkan saja padaku... aku punya sihir yang bagus."

Elric hanya menatap dengan wajah bermasalah, ia merasakan firasat buruk dari senyuman Anita.

1
Raylanvas
thor, saya kagum dengan anda. anda bisa membuat cerita begitu byk dan statusnya hampir semuanya tamat. bagaimana kau melakukannya? apa kau bisa memberiku tips agar aku bisa serajin itu dan sefokus itu dalam membuat cerita?
Isekai Fantasy: Tipsnya rajin-rajin baca buku saja, kalau bisa semua genre.
total 1 replies
arfan
up
Egaega
Selamat tinggal Elric, Terima kasih beberapa Chapter ini :v
Eka Nurmila: wkwkwkwk. ga jadi kok
total 1 replies
Egaega
Waduh orang gangguan jiwa itu lagi
Egaega
Di pikiranku itu seperti Theresa tapi Oath of Judah nya di ganti peti mati
U R U H A
dah end aja nih btw gg lah ceritanya thor semangat nulis/ngetik cerita baru lagi klo boleh agak panjangan dikit
U R U H A: shap......
total 4 replies
U R U H A
gg lah thor
U R U H A
p
U R U H A
a
U R U H A
komen aja lah
U R U H A
biar g sepi
SikilatHitam
wah udah tamat lagi aja
Isekai Fantasy: haha iya, tapi ceritanya kurang gelap mungkin lain kali akan lebih bagus kalau ngambil cerita Alchemist
total 1 replies
SikilatHitam
lanjutkan thor
SikilatHitam
Lanjutkan Thor Semakin Seru Dan Tetap semangat
chunchun maru
kaya anime chaika
SikilatHitam
lanjutkan Thor semakin seru dan tetap semangat
Creeper-Chan
kapan malam pertamanya
Creeper-Chan: wahhh
total 3 replies
Creeper-Chan
penyihir keserakahan, roh, sekarang nambah lagi makhluk hybrid
Creeper-Chan
roh pernah belajar tentang elemen gk sih?.. :v
Creeper-Chan
badut sok keras, mending temenin authornya ngebadutin cewek:v
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!