NovelToon NovelToon
Semesta Cinta

Semesta Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa Modern / Fanfic / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rniehamizan

cinta itu butuh pengorbanan..
ya, semua tahu itu..
tapi.. apa kita benar-benar harus menutup mata jika hati ini terus di khianati..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rniehamizan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 34

Alpin terlihat sangat khawatir. dia mematikan ponselnya segera lalu membuka baju tugasnya dengan cepat. untung saja tepat jam makan siang, jadi Alpin tak perlu meminta ijin dulu pada atasannya.

Alpin nampak tergesa-gesa keluar dari rumah sakit karena dia tak ingin membuat nya menunggu terlalu lama. dia pun segera melajukan mobilnya menuju alamat yang dia terima.

hanya butuh waktu 20 menit, Alpin pun sampai dia sebuah caffe dan segera masuk kedalam. Alpin melihat ke kiri dan ke kanan mencoba mencari seseorang.

"Anisa.."

akhirnya Alpin menemukan keberadaan anisa yang duduk menunggu nya.

"kau baik-baik saja." tanya Alpin begitu melihat anisa terisak.

"Erick.. Erick membawa elson.." ucap anisa.

"bagaimana bisa?" tanya Alpin khawatir, dia duduk di depan Anisa. meraih kedua tangan Anisa.

Anisa menarik napas lalu menghembuskannya dengan kasar. airmatanya masih mengalir tak bisa berhenti.

Alpin mengusap pipi Anisa dengan ibu jarinya, menghapus tetesan bening itu.

"aku mengajak Elson keluar karena bosan. tapi.."

"katakan padaku, bagaimana erick mengambil Elson dari mu." sambung Alpin.

"dia tiba-tiba saja muncul dan merebut elson begitu saja dari gendongan ku." anisa mengucapkan kalimat itu dengan berat.

Alpin pun berdiri dan menuju kursi anisa, dia membungkuk memeluk tubuh Anisa mencoba memberikan ketenangan padanya.

"tenang saja. aku akan membawa elson kembali padamu. bagaimana pun caranya." bisik Alpin.

Anisa membalas pelukan Alpin dengan erat. menangis sejadi nya. Alpin merasakan perih di hatinya mendengar tangisan Anisa yang begitu pilu menusuk telinga.

Alpin semakin tak ingin melepaskan anisa, dia begitu rapuh. sudah banyak derita dalam hidupnya.

__________________

Sasa merenggut tak suka saat Erick menyerahkan elson padanya. dengan terpaksa dia mengambil Elson dari Erick membawanya ke kamar karena bocah itu sudah tertidur karena lelah. sepanjang jalan dia terus menangis dan memukul Erick hingga ketiduran.

"menyebalkan." desis Sasa lalu meninggalkan kamar.

Erick menghempaskan tubuhnya di sofa. hatinya merasa sedikit tenang karena akhirnya dia bisa mendapatkan Elson kembali. memejamkan matanya.

sekelebat bayangan anisa yang sedang menangis di caffe tadi menghantuinya. dengan cepat Erick membuka mata.

"Anisa.." Erick meraba jantungnya yang tiba-tiba berdebar. " apa dia baik-baik saja.." gumamnya kemudian. Sasa yang baru tiba mendengar semua gumaman Erick.

"kau mengkhawatirkan nya?" tanya Sasa tak suka. Erick menghela napas. matanya melirik sasa tajam, membuat Sasa sedikit tersentak.

akhir-akhir ini entah kenapa Sasa merasa kalau erick selalu menatap tajam ke arah seolah ada sesuatu yang di sembunyikan darinya.

"bukankah kau ada janji malam ini?" ujar Erick kemudian.

Sasa sedikit berpikir dengan pertanyaan Erick.

apa dia tahu aku diam-diam berhubungan dengan Alpin. mungkin itu alasan kenapa kakak selalu menatap dingin pada ku.

gumam Sasa.

"ma..maksud kak..kak..apa?"

"hum.. aku hanya tak sengaja mendengar mu menelpon kemarin. sepertinya kau punya janji.." Erick buru-buru merubah ekspresi wajahnya menjadi lembut. hampir saja dia membongkar semuanya sekarang.

"eoh.. itu..itu.. bibi memintaku untuk makan malam di rumahnya."

"benarkah. pergi lah.. "

"aku boleh pergi kak?"

"ya.. pergi lah.."

Sasa tersenyum senang lalu memeluk Erick dan mengecup pipinya.

"makasih kak." Sasa berlari ke arah balkon. Erick menebak pasti Sasa akan menghubungi orang yang akan di temuinya.

"ya.. pergilah ke neraka. aku sudah putuskan akan membongkar kebusukan mu malam ini." desis Erick. sorot matanya berubah dingin menyeramkan.

Erick melangkah kan kakinya menuju kamar di mana Elson berada. dia begitu merindukan nya.

1
Hera Edrina
cukup baca sampe disini

Anisa menjijikkan!!!
Hera Edrina
udah pada males komentar..karena tokoh utama wanitanya bucin...bodoh
oon tingkat tinggi
Hera Edrina
jadi males bacanya

istri bodoh..pantes disakiti
Hera Edrina
gw bukan jijik pada sasa

tapi pada Anisa...

ada ya istri yg oon begitu
Yane Kemal
Nanti Erick akan menyesal, salah sasaran
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
maacih tor
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
end jg
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
ceelbeka
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
haishh knp hrs kecelakaanya tor
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
good happy akhirnya
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
hareudang tor 😆
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
salah paham lg kah?
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
milea nya mn dilan
Sri Mulyawati
cinta itu gak hasus bodoohh kali yaaa hahaha
Suherni 123
sasa psikopat
Suherni 123
status nya anisa erick masih suami istri thor...kasian alvin thor
Shoey Ahmad
Suami sialan..
🦃fira yuniar wekwek🦃
pikiran q jdi traveling kmn2 thor😌😌
🦃fira yuniar wekwek🦃
q kog nyesek bngt y thor😭😭😭
🦃fira yuniar wekwek🦃
cinta dlm diam alphin membuat q seklain terkesan padamu alphin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!