NovelToon NovelToon
GAIRAH CEO KEJAM

GAIRAH CEO KEJAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:40.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: ssyptr

WARNING BUKAN UNTUK BOCIL ❤️❤️

YANG DIBAWAH UMUR
MOHON UNTUK JANGAN BACA NOVEL INI!!

KARENA INI NOVEL KHUSUS UNTUK KAUM IYA-IYA 😝

TERIMA KASIH!! SELAMAT MEMBACA!!


ANNABELLA TASYA KUSUMA pegawai di salah satu perusahaan terbesar di Indonesia yang terletak di Jakarta ini sudah mengabdi di perusahaannya selama hampir 4 tahun.

Pekerjaannya lancar dan mengasyikan. Dia sangat mencintai pekerjaannya. Dia orang yang mudah bergaul, itu yang membuat dia sangat akrab dengan rekan-rekan di devisinya, yaitu devisi keuangan.

Tapi semua itu berubah, ketenangan di usik. Dia merasa diawasi, dikekang, dan diperlakukan tidak adil oleh CEO baru di perusahaannya.

Mampukah Tasya bertahan, atau Tasya memilih untuk keluar dari perusahaan nya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ssyptr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 24 - DYLAN 2

YUK SEBELUM BACA PASTIKAN SUDAH

LIKE

COMMENT

VOTE

DAN JANGAN LUPA BERIKAN BINTANG l

LIMA.

SUPAYA AUTHOR-NYA BERSEMANGAT DAN RAJIN UPLOAD.

TERIMA KASIH CINTA-CINTAKU.

---------------------------------------------

Kepala sekolah itu mengangguk mengerti, memang hampir semua guru sudah tau dengan masalah keluarga Lula, ia hanya tinggal dengan kakaknya seorang dan tak memiliki saudara.

"Tunggu sebentar ya." Lula mengangguk. Sang kelapa sekolah mengetikan sesuatu di komputernya lalu menge-print-nya.

Ia mengambil selembar kertas yang keluar dari mesin printernya lalu menyerahkannya pada Lula. "Berikan ini ke ruang kesiswaan. Lalu kamu sudah bisa mendapatkan ijazahmu."

Lula tersenyum sumringah, berkali-kali ia mengucapkan terima kasih kepada sang kepala sekolah.

"Semoga dengan ini aku bisa meringankan beban kakak." gumamnya sembari tersenyum.

---------------------------------------------

"Sudah lama tidak makan bareng pada jam istirahat seperti ini ya Sya." katanya dengan senyum yang sedari tadi terpampang di wajahnya.

Tasya yang melihat senyum sahabatnya itu ikut tersenyum. "Iya, Lo aja yang ngulang. Sok-sokan gak bilang-bilang lagi kalau kecelakaan." kata Tasya kesal.

Dylan terkekeh kecil lalu mengelus sayang puncak kepala Tasya. "Gue cuma gak mau ngebebanin Lo Sya. Udah tenang aja yang penting kan gue udah sehat."

Tasya semakin kesal dengan jawaban bodoh Dylan. "Ya tapi kan Lo sahabat gue, jadi gue pasti khawatir."

"Udah-udah, kenapa jadi bahas gue sih. Gue sekarang tanya ke lo Sya. Kenapa pas gue tanya kabar Lo, Lo malah jawab 'kurang baik' ?"

Tasya menghela nafas sebentar lalu menatap mata Dylan sendu. "Lo tau kan, perusahaan bokap gue yang dipegang sama Tante Mega ?"

Dylan berpikir sejenak lalu menganggukkan kepalanya. "Iya, tante Lo yang kayak nenek lampir itu kan ?"

Tasya mengangguk kecil. "Gue tadi pagi ditelfon pihak bank, katanya Tante gue minjem uang di Bank atas nama gue. Dan angsuran itu udah jalan 1 tahun dalam kurun waktu seminggu gue harus bayar uang itu, kalo gak rumah gue....hiks...hiks...bakal disita."

Dylan melototkan matanya kaget. "HAH?? Anjirr gila banget..." dengan cepat Dylan memeluk Tasya dengan erat.

"Cup...cup..udah jangan nangis, gue bakalan bantu. Gue ada sedikit tabungan, Lo bisa pake dulu Sya dan gue bakal nganter lu ke bank untuk minta keringanan. Emang berapa sih uang yang tante lo pinjam ?" tanya Dylan.

Tasya melepaskan pelukan Dylan dan menatapnya sendu "Du...dua..hikss...dua puluh milyar....hiks..."

"Astagaa!!! gila banget emang. Tenang Sya tenang, gue bakal lakuin apapun buat Lo!" ucap Dylan mantap.

Tasya menggeleng ditengah tangisannya. "Gue gabisa, plis Lo jangan berkorban buat gue....hiks....hiks..."

Dylan menghapus air mata Tasya. "Lo tau kan gue udah dari lama suka sama Lo! Gue bakalan lakuin apapun buat Lo. Gue cinta sama Lo Sya." katanya sambil menggenggam erat tangan Tasya.

Tasya diam mendengarkan penuturan Dylan, ia sudah tau dari lama jika lelaki yang duduk disebelahnya ini suka padanya tapi tak sekalipun ia menggubrisnya. "Gue gak pantes buat Lo. Lo berhak dapet yang lebih baik."

"Apa maksud Lo Sya, gue cuma cinta sama Lo. Gak sama wanita lain, cuma sama lu Sya." ucapnya mantap.

"Gue kotor...hiksss. Gue gak pantes banget sama Lo."

"Ha? maksud Lo apaan sih Sya, kalo Lo emang mau nolak gue. Sorry Sya, tapi apapun alasan Lo gue bakalan tetep mencintai Lo. Hati gue gak bisa dipaksain Sya."

Tasya menghapus air matanya kasar. "Gue udah gak suci, gue udah diperk*sa." ucapnya pelan.

Setelah mengatakan itu Tasya pergi meninggalkan Dylan yang masih diam mematung di Cafe tadi.

Setelah Tasya masuk dalam taksi, Dylan langsung sadar dan hendak mengejar Dylan tapi ia sudah terlambat.

"Gue gak peduli Sya, gue udah cinta sama Lo, apapun gue lakuin buat Lo." gumamnya.

---------------------------------------------

Setelah membayar makanan dan minuman yang ia pesan, Dylan berjalan menuju mobilnya untuk kembali ke kantor.

Namun saat hendak memasuki mobil, ada 3 pria berbadan kekar yang menghalangi jalannya. Dylan hendak berlalu tapi satu diantara ketiga orang itu langsung memukul tengkuk leher Dylan dengan keras sehingga membuat Dylan tak sadarkan diri.

"Cepat segera bawa laki-laki ini ke mobil."

Dengan cepat kedua orang itu membopong tubuh Dylan hingga masuk ke mobil Dylan lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.

Ia membawa Dylan menuju mansion yang sama dimana Tasya disekap dulu.

Dylan membuka matanya karena ada siraman air yang mengenai wajahnya. "Woy bangun!!!!"

"Eungh....." gumam Dylan.

Setelah 7 menit Dylan sudah sepenuhnya sadar dari pingsannya. "Hah?? aku dimana?? kalian siapa ? kenapa kalian menyekapku ?"

"Kita disini gak pengen lama-lama bermain sama Lo. Lo tau cewek ini kan ?" tanya satu pria berbadan kekar. Ia melempar sebuah foto tepat dihadapan Dylan.

Dylan melebarkan matanya. "Jangan kalian sentuh adik saya!!" katanya tegas.

Tiga pria berbadan kekar itu tersenyum remeh kearah Dylan. "Kita gak bakal nyentuh adik Lo, asalkan Lo jatuhin Tasya. Jika sampai Lo berani menatap apalagi berbicara padanya, Lo bakal tau sendiri akibatnya."

Dylan hanya mengangguk patuh. Meskipun sangat mencintai Tasya tapi ia tak ingin mengorbankan adiknya sendiri.

---------------------------------------------

Dylan sudah berada didalam lift perusahaannya. Ia memencet lantai devisi keuangannya untuk memberikan laporan bagian Dylan yaitu Pemasaran kepada bagian keuangan.

Saat lift terbuka Dylan berkali-kali menghela nafas lelah. Ia berjalan menuju devisi keuangan dengan langkah kaki yang terasa berat.

"Eh bang Dylan ngapain ke sini? mau nyari neng Tasya ya?" goda Vino.

"Yaiyah dong, masa mau nyari si Mela ?" sahut Bagas dengan tawa kencangnya.

"Apaan sih Gas, garing banget lo jadi orang." jawab Mela sinis.

Dylan hanya tersenyum kikuk tak berani menjawab godaan dari teman-teman Tasya itu.

"Ini Vit, laporan yang lo minta. Udah ya gue balik duluan, kerjaan gue numpuk banget." ujar Dylan seraya pergi meninggalkan ruangan itu.

Setelah Dylan meninggalkan ruangan itu, Mela berjalan mendekati Tasya laku ia berbisik. "Lo lagi berantem sama Dylan ya?" Tasya hanya menggeleng singkat lalu lanjut mengerjakan tugasnya.

Tasya yang sedari tadi mendengar perbincangan mereka dengan Dylan hanya bungkam, hatinya sakit kala melihat Dylan sangat cuek, bisanya jika Dylan datang ke devisinya laki-laki itu akan sangat senang menggoda Tasya. Tapi sekarang setelah ia tau masalah Tasya malah laki-laki itu menghindarinya.

Tak terasa air mata Tasya mengalir di pipinya. "Lo sahabat satu-satunya yang gue punya, tapi kenapa Lo jahat banget sama gue....hiks..." gumamnya.

---------------------------------------------

BERSAMBUNG

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️

KALO SUKA BOLEH YA SEKALIAN DI VOTE

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA

SEMOGA SUKA YA SAMA CERITA INI.

DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA VOTE+KOMEN+LIKE.

1
ForteS
kenapa sih bikin cerita ga nyambung gini thor dari awal sampe akhir ga masuk akal dan ga kena emosional nya, harus nya kenain lagi emosi readers berharap happy ending itu sean&tasya kenapa ending jadi sama linggar dari judul cerita juga CEO kejam. berarti pemeran utama sean dan tasya kenapa, tapi pas ending kenapa jadi linggar sama tasya wkwkwk Masih Pemula nih author bikin novel nya masih kaku dan kurang inspirasi, tapi gapapa semangat terus ya thor semoga bisa bikin novel yang mudah dimengerti dan emosional nya harus kena yaa ok?🤣
Sri Juwita
tuman karma di bayar kontan..
Sri Juwita
jgn jgn kematian ortu nya Tasya itu berhubungan dgn kecelakaan beruntun yg menyebabkan kematian ortunya sean jg makanya balas dendam atau ada kesalah pahaman ini 🤦🤦🤦 entahlah
Sri Juwita
masih gak ngerti ama v
ceritanya,kenapa sean sejahat itu punya dendam apa dia ama tasya dan adiknya,kalo suka dan cinta ya gentleman lah ngomong jujur.. diterima ngaknya setidaknya udah ngimong kasih tau🤦🤦🤦🤦
aah jd kesel sendiri dah mau di hentiin bacanya tp,,, penasaran kelanjutan ceritanya 🥱🥱🥱jd galau sendiri 🤭
Ni komang
Kak gambarnya kepotong :(
Jamayah Tambi
Kifarah Sean.
Jamayah Tambi
Abis dah Hah ksu Sean wp duitmu tak habis tp hati mu tetap miskin.Kau langsung tak punya hati nurani.
Jamayah Tambi
Tak boleh kemana-mana kamu bertiga.Ke lubang cacing pun Sean jumpa.
Jamayah Tambi
Itu yg naj nikah dgn Tasya.Bye2 je Sean.
Jamayah Tambi
Kan dah cerai.Clara selingkuh dgn bapak mertua.Gila kan
Jamayah Tambi
Masih lagi jadi setan no 1 dunia
Jamayah Tambi
Mavam mana tanah yg dibeli Tasya untuk cafenya boleh dibeli balik oleh SeanMacam mana eistem jual beli di negara ini.
Jamayah Tambi
Setan pun boleh sedih.Mana ada setan yg tobat
Jamayah Tambi
Dah agao dah.Ini mesti kerua Sean.
Jamayah Tambi
Rasain Sean.Semga kaubtak bahagia seumur hidup mau pun setelah kau mampus nanti.
Jamayah Tambi
xsaran ku jangan bagi tau Sean tentang anak itu.Nanti akan dirampasnya anakmu.Kamu dibuang macam sampah.Dia sudah ada Clara perempuan yg sangat dicintainya.
Jamayah Tambi
Aku tim Linggar saja.Sean itu iblis
Jamayah Tambi
Nak nikah macam mani Sirang agama Islam,sorang Nasrani.Salah seoang pasti pindah agama..Klu sebagai orang Islam Tasya kena masuk Islam dulu baru penikahan mereka sah.Klu tak selamnya di anggap zina.
Jamayah Tambi
Linggar tak kisah ke yg Tasya tu dah tak gadis lagi.Telah dijadikan pemuas nafsu oleh Sean
Jamayah Tambi
Siapavygvtak tertarik dgn Tasya yg cantik,sopan dan pekerja keras
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!