NovelToon NovelToon
Pernikahan Kontrak

Pernikahan Kontrak

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Istri ideal / Trauma masa lalu / Penyesalan Suami / Romansa / Konflik etika / Tamat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: dineefff

Bagaimana tiba tiba nama mereka tidak terdaftar di asrama ?

Sebuah kampus memiliki asrama . Setiap Maba . Sebagai anak Rantau wajib tinggal Asrama

Tetapi harus mendaftar lebih dulu . Karena setiap kamar sudah di perhitungkan

" Atas nama Zero Alfa Pratama "

" Saya atas nama Soraya Arawinda "

Keduanya saling tatapan satu sama lain ketika nama yang di sebutkan tidak ada di daftar tempat tinggal asrama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pegal tapi Nikmat

Keesokan harinya . Soraya lebih dulu bangun . Melihat tangan Zero melingkar di dadanya sekaligus jari jempol nya itu menekan buah dadanya itu

Soraya tersenyum . Ia membalikan tubuh nya dan memeluk Zero

" Hem... Sayang udah bangun ? " Tanya Zero

" Udah mas " jawab nya

Zero kembali tidur lagi tangan nya dengan posesif merangkul pinggang Soraya . Tak lama kemudian tangan itu mengangkat dan bertindih di tubuh Zero

Walaupun matanya tertutup.  Zero mengarahkan bibir nya mencium bibir Soraya

Mereka semalam hampir main sampai subuh karena jamu itu terus menerus belum hilang dalam tubuh Zero

Senang sekaligus kesel karena Soraya menahan ngantuk nya

Cup

Cup

Hmppp...muah

Zero tersenyum ketika ia menggigit kecil bibir Soraya sebelum istrinya kesel karena kesakitan

" Mas. Aku mau masak buat sarapan kita . Lepasin tangan nya "

" Gak mau " tolak nya

" Mas Zero !!! " Geram nya

" Yaudah iya " pasrah nya

Soraya langsung mencuci muka nya kemudian ia pergi ke dapur untuk merasakan sarapan untuk mereka berdua . Di dapur itu sesekali Soraya tersenyum

Rasanya segar sekali pagi pagi setelah aktivitas semalam tadi . Walaupun seluruh tubuh nya terasa sakit saat ini . Tidak berbanding dengan rasa bahagia setelah 2 bulan tidak seperti ini

Nasi goreng buatan nya telah jadi . Soraya membangunkan Zero untuk mandi tapi malah melanjutkan tidur nya lagi

Pada akhirnya soraya lebih dulu mandi kemudian Zero baru saja bangun

" Aku udah buatin nasi goreng mas . Mandi dulu sana "

" Makasih sayang udah di buatin sarapan " jawab nya

" Sama sama . Aku tunggu depan ya . Mau aku buatin minuman biar nanti kamu bawa "

" Aku mau jus dong sayang " katanya

" Oke mas . Nanti aku buatin jus . Mandi dulu ih . Bau acem keringatan semalam " jawabnya

Di pertengahan makan . Zero terdiam memikirkan keganasan semalam . Kapan terakhir mereka berhubungan? Zero merasa lama sekali

Tapi kenapa semalam bisa seperti itu ? Em... apa karena jiwa keinginan nya itu tiba tiba muncul ? Entah lah

Padahal di balik itu semua karena jamu yang Soraya berikan . Zero tidak memikirkan tentang jamu negatif itu

Sama sama habis di piring itu . Tiba tiba Soraya megenggam tangan Zero

" Nanti malam kita makan di luar yuk mas ? Mas jam berapa pulang ? " Tanya Soraya

" Nanti malam mas mau basket sayang " tolak nya

Soraya mengerti . Kali ini ia tidak marah seperti kemarin . Kan keinginan nya sudah di kabulkan

" Jangan marah ya . Besok aja kita makan di luar sayang"

Soraya menganggukan kepalanya

" Iya mas . Aku gak marah kok . Paling nanti malam aku mau kerumah mama papa aja . Makan malam disana "

" Yaudah sayang " jawab Zero

Zero langsung berdiri bersantai sebentar membakar rokok nya . Melihat Soraya sudah bersiap siap berangkat kerja . Barulah Zero mematikan rokok nya siap siap ganti baju kerja juga

Zero memberikan bukti transfer kepada Soraya nafkah dan jajan serta kebutuhan mereka bulan ini

" Makasih mas " ucap nya

" Sama sama sayang " jawab nya

Lanjut memakai bedak kemudian memasukan barang yang harus di bawa ke kantor nya

Tiba tiba banget Zero memeluknya tangan kekarnya itu memainkan dua gundulan yang saat ini masih sakit akibat ulah nya sendiri

" Makasih ya untuk semalam . Kalo uang jajan nya kurang bilang aja " katanya

Soraya menganggukan kepalanya

" sama sama sayang "

Cup

" Tunggu di depan dulu sana . Sebentar lagi aku selesai "

" Ok sayang, jangan lama ah . Jam 9 aku harus sampai di kantor " jawab Zero

~

Cup

Cup

Cup

Harusnya suami kan yang cium istri ketika di antar berangkat kerja ? Ini kenapa Soraya yang mencium suaminya ? Terlibat jelas kecintaan istrinya itu

Puas mencium pipi nya . Soraya memeluknya

" Udah sana masuk.  Ga enak di lihat lama lama di mobil "

Soraya melepaskan pelukan nya ia rapikan tas dan pakaian kerja nya sebelum keluar dari mobil

" Kamu tuh cuek banget sih sama istri . Gak ada mesra nya . Istrinya di cuekin terus " protes Soraya

Zero menghela nafas . Ia buka kunci mobil itu Setelah Soraya turun.  Zero langsung tancap gas berangkat ke kantor nya

Memasuki gedung perkantoran yang cukup besar . Soraya berdiri di depan lift menunggu lift itu akan turun kebawah

Melihat jam pukul 8.30 . Soraya tepat waktu sampai kantor nya . Saat lift yang telah ia tunggu terbuka . Soraya segera masuk dan berdiri di paling belakang

Beberapa lantai di lewati dan di lantai 9 ada salah satu pria tinggi dengan kacamata hitam nya serta hidung mancung nya itu masuk di saat lift sudah penuh

Tet...tet...

Semua orang yang ada di lift itu menatap nya . Menatap pria yang baru saja datang

" Keluarlah " ucap salah satu orang wanita di sana

Pria yang baru saja masuk itu tidak mau keluar pada akhirnya ada satu laki laki dengan tubuh ke samping keluar

Lift tidak bunyi lagi tapi tetap saja orang yang berada d dalam lift itu kesal dengan pria yang baru saja masuk

Tepat lantai 12 . Beberapa orang di dalam nya keluar termasuk pria yang menyebalkan itu juga disana

Soraya menekan id card nya sebelum memasuki ruang kerja nya itu

Memasuki jam makan siang . Soraya pergi ke kedai coffe samping kantor. Ia sendiri karena teman teman nya makan siang dengan yang lain

" Mau americano 1 sama sandwich yang ini satu " ucap Soraya kepada karyawan kedai coffe itu

Menunggu coffe itu sedang di buat . Tak di sangka pria yang di lift tadi berada di belakang Soraya

" Mbak nya udah pesan? Boleh saya maju ? Pengambilan pesanan disana mbak " ucap nya dengan sopan

Soraya menggeser ke samping yang dimana ia menunggu pesanan nya di tempat yang sudah di siakan.  Sesekali ia melihat priayang di lift tadi sedang mencari menu

Di taman belakang kantor.  Saat ini Soraya menikmati waktunya sendiri dengan Sandwich dan juga kopi

Rasa tenang sekali ketika punya waktu sendiri . Tapi siapa sangka tiba tiba ia di ganggu dengan uluran tangan

" Boleh kita kenalan ? Sepertinya kita satu kantor ? " katanya

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!