NovelToon NovelToon
Sayatan Luka

Sayatan Luka

Status: tamat
Genre:Ibu Tiri / Trauma masa lalu / Keluarga & Kasih Sayang / Cinta Terlarang / Teen Angst / Tamat
Popularitas:44.3k
Nilai: 5
Nama Author: JackRow

Seorang anak merupakan anugerah bagi sebuah keluarga, namun bagaimana jika anak itu terlahir dari sebuah hubungan yang salah?

Claresta, gadis dengan sikap yang dingin karena hasil perlindungan dirinya dari kerasnya kehidupan yang harus ia hadapi,

Luka itu bukan dari orang lain melainkan dari orang tuanya sendiri, orang tua yang seharusnya bisa disebut Rumah, Resta justru tak mendapati hal itu dari kedua orang tuanya ...,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gadis Topi Hitam

Hari itu Claresta memilih untuk mengikuti kata hatinya, bukan mengunjungi universitas, gadis itu justru mencoba untuk berpetualang seorang diri menggunakan sarana bus kota, topi serta masker sengaja ia pergunakan untuk menutupi identitas aslinya, Claresta cukup risih dengan beberapa orang yang nampak memperhatikan wajah dan mendekati nya sebab tersebarnya berita tentang penampakan dirinya beserta ibu kandungnya beberapa minggu lalu.

Aku pasti bisa menghafal semua rute bus kota tanpa mereka, diriku gadis mandiri! aku tak perlu mengandalkan siapapun hanya untuk hal seperti ini bukan?

Ayah? untuk apa? tapi, apa diriku iri pada Aluna? dia menaiki bus kota dan menghafal setiap rute yang ditunjukkan oleh ayahnya,

sementara ayahku? siapa ayah ku?

Bibir Claresta kembali menampilkan senyum getir dibalik masker hitam nya,

Suara dering gawai miliknya kembali membuat gadis itu tersadar dan dengan seketika meraba saku hoodie abu-abu nya.

'Kau mencari ku di rumah sakit Lucia?'

Suara dari sambungan telepon itu seketika membuat Claresta tersenyum.

...******...

"Sepertinya aku harus pergi sekarang." Pria dengan tubuh kekar, serta beriris mata abu-abu itu terlihat turun menapaki setiap anak tangga dengan wajah kusutnya.

"Apa kau tak ingin menikmati sarapan terlebih dahulu sayang?" Nyonya Emili kembali beranjak dan menyambut lengan Christian dengan begitu lembutnya.

"Diriku tak ada waktu untuk hal itu! aku sudah terlambat untuk ke kantor!"

Hempasan kasar dari tangan Christian seketika membuat raut wajah Nyonya Emili terlihat sendu,

Apa aku akan benar-benar kehilangan mu?

Sang model berparas cantik paripurna itu hanya mampu memandangi pria nya yang berlalu menjauh tanpa sedikitpun menoleh kembali pada wajah sendu nya.

Sepanjang jalan Christian terdiam menatap kosong jalanan yang mulai lengang dihadapannya, pria itu juga nampak memeriksa arloji berwarna silver dipergelangan tangannya.

Apa yang telah kulakukan? kenapa diriku sungguh payah sekali untuk kali ini? kau memang seorang pecundang Christian.

"Aaaaaaggghhhh! sialan!" Christian kembali memaki dirinya sendiri sembari memukul kasar setir mobil sedan milik nya.

...******...

Tuan Adam terlihat melayangkan tatapan matanya di sebuah halaman secondary school.

Rensi, putri pertama dari pernikahan keduanya bersama Nyonya Anne merupakan sosok yang ingin ia temui sore itu.

"Ayah!" gadis cantik dengan rambut lurus bergelombang itu nampak antusias saat mendapati sang ayah yang melambaikan tangan.

"Bagaimana hari ini sayang? apa semua berjalan sesuai dengan keinginan mu?" Tuan Adam nampak meraih tas milik putrinya sembari membukakan pintu mobil.

"Sangat melelahkan ayah! tapi dimana ibu? apa dia tidak ikut?" Rensi seketika duduk dengan menelisik pada jog mobil sang ayah.

"Ibumu ada pertemuan dengan para sahabat sosialitanya Rensi, karena ayah tak terlalu sibuk, jadi ayah memutuskan untuk menjemput mu sendiri hari ini! apa kau tak menyukainya tuan putri?"

"Bukan begitu ayah! hanya saja ...," gadis itu terlihat kembali menekuk wajahnya.

"Bagaimana jika kita berburu boneka beruang ditempat biasa? dirimu bisa mengambil sepuasnya nanti sayang! ayah punya cukup waktu untuk hal itu! apa kau keberatan?"

"Benarkah? ayah memang yang terbaik!"

Rensi kembali memeluk Tuan Adam dengan senyum yang tak luntur dari bibirnya, sang ayah nampak nya tahu betul bagaimana cara memusnahkan rasa kecewa dalam hati putri nya.

Hari itu Tuan Adam benar-benar memanjakan Rensi, pria paruh baya itu juga hampir memenuhi semua keinginan sang putri untuk bermain serta mengelilingi mall bersama nya, jarang-jarang Tuan Adam bisa meluangkan waktunya seperti hari itu.

Tanpa disadari keduanya, Claresta nampak telah memperhatikan kegiatan ayah serta adiknya tanpa sengaja.

Aku sama sekali tidak sakit hati!

apa itu Claresta? kau sangat iri bukan? pria itu bahkan tak memiliki waktu sama sekali untuk mu saat kau seusia Rensi, bukan tak memiliki waktu lebih tepatnya dia tak pernah sudi untuk berjalan dengan anak sampah seperti mu,

Claresta tertunduk, ia semakin menarik topi hitam nya untuk menutupi seluruh bagian wajahnya.

Buliran air mata yang jatuh begitu saja, kembali membuat gadis itu merasakan sesak di seluruh tenggorokannya.

Ia ingin pergi namun kakinya terlihat berat,

"Lihat lah senyum cerah Tuan Adam ketika bersama Rensi, seorang ayah yang baik dan sangat tulus bukan? kenapa dia tak bisa melakukan hal itu juga terhadap ku?" Resta bergumam di tengah senyum juga air matanya.

Ayolah Resta, jangan berharap yang bukan-bukan, pergi dari sekarang gadis tolol,

Ponsel yang kembali berdering membuat Claresta seketika berbalik badan dan melangkah menjauh dari posisinya yang semula begitu dekat dengan ayah juga adik perempuannya.

'Apa kau membolos lagi Claresta?'

"Tidak mom, aku sudah izin sebelumnya pada dosen untuk tidak mengikuti pelajaran! ada beberapa tugas yang harus ku kerjakan di perpustakaan kota,"

'Apa ucapan mu bisa dipercaya?'

"Terserah mom, aku sibuk sekarang!" gadis itu mengakhiri panggilan ibunya secara sepihak.

Ia kembali melangkah dengan lesu di sebuah pusat perbelanjaan di kota itu.

"Inilah petualangan yang sesungguhnya Resta, dirimu keluar seorang diri, menikmati udara luar sendiri dan menghabiskan makanan mu seorang diri,"

Gadis itu kembali menghela nafas beratnya, ia kembali melayangkan pandangan di lantai bawah pusat perbelanjaan dimana Rensi juga Tuan Adam menghabiskan waktu berdua.

"Sedang apa kau disini? apa kau sama sekali tak kembali ke universitas setelah berkunjung dari rumah sakit tadi pagi?"

Suara itu kembali terdengar familiar di telinga Claresta, namun ia nampak enggan untuk menyahuti perkataan pria yang kini terlihat menatap dirinya dengan iba.

1
AZLEN HASLINA BT. AWANG KPM-Guru
hebat
"Candy75
pelajaran hidup yang berharga
ryhnel. fth
seediiih/Scowl//Sob/
TintaSinta
baru awal membaca, penasaran kenapa resta tangan nya terluka?
Anonim
bawang
Anonim
/Sob/
Sivia
apa kabar tuan adam
Nurmalia Lia
makin seru cerita ny Thor...up..up..up😍😍😘😘😘
Naomi Lessil
semga kalian berjodoh
Nurmalia Lia
sungguh dahsyat cerita mu thorr😍😍up..up..up trz thorrr🍒🙏🙏
Nurmalia Lia
😭😭😭😭thorrr kpn claresta menemukan kebahagiaan sungguh part yg bikin menyayat ❤️‍🩹up lagi Thor jgn lama" up nya bisa" Thor jualan bawang di novel ini biar mata rembes sama 😭😭😭🙏🙏
Naomi Lessil
tlg up dg aku nangs bacx kasihan ya cla
Nurmalia Lia
tolong up ny jgn lama"Thor kangen sama. kisa h mereka 😘😘
Naomi Lessil
semoga cla jodohx sama pak dokter aja
Nurmalia Lia
di tunggu up ny lagi thorrr🙏🙏🙏🥰
Alan
Hahahaha aku baca dari tadi sampe malam, mana next chapter nya thor?!
JackRow: Terima kasih kak Alan atas dukungannya, tetap jaga kesehatan ya 🫰
total 1 replies
Sky blue
Thor, kapan update lagi?
JackRow: saya usahakan up tiap hari ☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!