NovelToon NovelToon
IKHTIAR CINTA AKMAL

IKHTIAR CINTA AKMAL

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Dosen / Diam-Diam Cinta / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:542.3k
Nilai: 5
Nama Author: Maria_azis

Siapa sih yang suka mencintai dalam diam, terlebih lagi jatuh cinta dengan salah satu mahasiswinya sendiri, tentu pasti itu sangat menyiksa sekali.

Mencintai selama 4 tahun lamanya, tidaklah mudah bagi Akmal, seorang Dosen di salah satu Universitas ternama di Indonesia.

Alih-alih ditolak, justru Akmal mengetahui kenyataan yang sangat menyayat hati, di mana sang gadis pujaan, ternyata sudah dijodohkan dengan Kakaknya sendiri.

Sedih, stres, frustasi ?? tentu saja itu terjadi, tapi tidak sampai membuat Akmal ingin bunuh diri.

Ingin pergi sejauh mungkin, tapi semesta tidak merestui.

Akankah Akmal akan terus berikhtiar untuk mendapatkan wanita yang sangat dia cintai,? Atau justru merelakan dan mulai mencari kekasih hati yang lain lagi.

Yuk simak ceritanya di sini🤭

No boomlike ya😉.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maria_azis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TIDAK COCOK

Akmal dan Mutiara mencoba mengobrol, diselingi dengan Abraham yang ikut menyahut

Namun, dari obrolan tersebut, bisa terlihat sekali yang sangat antusias adalah Mutiara, sedangkan Akmal hanya biasa saja.

" Kalian berdua kaku sekali mengobrolnya ," kata Abraham.

" Iya nih Kak, Kak Akmalnya saja daritadi hanya diam saja jika tidak ditanya ," jawab Mutiara.

" Maafkan aku, beginilah aku, Mutiara ," jawab Akmal.

" Iya tidak apa-apa, ko Kak ," jawab Mutiara.

" Oh ya, kata Kak Abraham, Kak Akmal ini seorang Dosen ya,? Dosen apa?? ," tanya Mutiara.

" Dosen Agama Islam ," jawab singkat dari Akmal.

" Oh ," Mutiara hanya ber oh ria saja.

" Kamu sendiri apa pekerjaannya, selain menjadi model?? ," tanya Akmal.

" Jualan online shop di rumah Kak, jadi jika sedang sepi job, masih ada pemasukan untuk memenuhi kebutuhan hidup ," jawab Mutiara.

" Iya Mal, dia sudah mandiri sejak dulu ," kata Abraham ikut menyahut, dan Akmal hanya mengangguk-angguk saja.

Akhirnya, setelah cukup lama berbincang, Akmal pun berpisah juga dengan Mutiara.

Akmal yang saat ini sedang berada di perjalanan pulang menuju ke rumah, sambil menyetir, dia pun sambil memikirkan Mutiara.

" Mutiara itu cantik, ya standar lah masih bisa dibilang cantik, tapi ..... ," kata Akmal berbicara sendiri.

" Hanya saja kenapa hatiku tidak merasa klik dengan dia ," kata Akmal lagi.

" Apa karena aku baru pertama kali bertemu dengannya ya?? ," kata Akmal bertanda tanya sendiri.

" Selama beberapa hari ini berkomunikasi melalui pesan dengannya, dia nyambung-nyambung saja jika diajak mengobrol, tapi tetap saja kenapa aku tidak tertarik meneruskan perkenalan ini ," kata Akmal lagi.

Sedangkan Mutiara, yang saat ini juga sedang berada di dalam mobil bersama Abraham pun mencoba banyak bertanya tentang Akmal.

" Kak, Kak Akmal ganteng sekali ternyata ," kata Mutiara.

" Iya, dia dari dulu memang sudah tampan ," jawab Abraham.

" Dan banyak sekali wanita yang mencoba mendekatinya, tapi dia tidak tertarik sama sekali dengan mereka semua ," kata Abraham lagi, sambil terus mengendarai mobilnya.

" Apakah Kak Akmal tidak pernah jatuh cinta, Kak?? ," tanya Mutiara.

" Pernah, bahkan dia mencintai wanita itu selama empat tahun lamanya hingga sekarang ," jawab Abraham.

" Jika sekarang dia masih mencintai wanita itu, kenapa dia tidak mencoba menikahinya saja Kak, bukannya malah mengajak berkenalan Mutiara ," kata Mutiara.

" Ada satu hal yang tidak perlu kamu tahu Mutiara ," jawab Abraham.

" Jika kamu bisa membuat Akmal jatuh cinta kepadamu, mintalah dia segera menikahimu, supaya dia bisa segera melupakan wanita yang di cintainya itu ," kata Abraham lagi.

" Apakah Kak Akmal sedang patah hati?? ," tanya Abraham.

" Kakak tidak bisa menjawabnya, karena bukan hak Kakak ," jawab Abraham.

" Baiklah, akan Mutiara coba, siapa sih yang akan melewatkan laki-laki tampan, mapan dan juga sukses seperti Kak Akmal ," kata Mutiara.

Abraham hanya mengangguk saja menanggapi Mutiara.

Beralih ke rumah Ayah Rafiq.

Mobil yang Akmal kendarai, akhirnya sampai juga di rumah Ayah Rafiq. Dan Akmal yang sudah memarkirkan mobilnya di dalam garasi, dia langsung masuk ke dalam rumah melalui pintu penghubung.

Baru saja masuk, Akmal langsung disuguhkan pemandangan antara Mirza dan Cyra, dengan Mirza sedang rebahan beralaskan p4h4 Cyra.

Mereka bercanda, hingga Cyra menunduk merasa gemas dengan Mirza.

Pandangan Cyra dan Mirza teralihkan ke arah Akmal yang baru saja masuk ke dalam rumah, sambil mengucapkan kata salam.

Senyum di wajah Cyra langsung pudar, karena dia mersa malu, namun tidak dengan Mirza yang biasa saja dengan posisi yang masih sama, dan salam dari Akmal langsung di jawab kompak oleh Mirza maupun Cyra.

" Baru pulang Mal?? ," tanya Mirza.

" Iya Kak, Akmal masuk ke kamar dulu ya ," jawab Akmal, dan Mirza hanya mengangguk saja.

Mirza langsung saja bercanda dengan Cyra lagi, sambil menggelitik perut Cyra.

" Kak Mirza stop, Cyra marah lho, nanti Kak Mirza tidur sendiri ," kata Cyra yang sudah tidak tahan digelitiki.

Akmal yang mendengar suara Cyra, hanya bisa menghela nafasnya, karena bagaimanapun juga dia tidak bisa menghindar dari tontonan seperti itu yang setiap saat dia saksikan di dalam rumah.

" Kalau Kakak tidur sendirian, malam-malam jika kamu sudah tidur, langsung ku paksa, hahahaha ," jawab Mirza menggoda Cyra.

Seperti sudah kebal dengan rasa sakitnya, hingga membuat Akmal sampai tidak tahu bagaimana rasa sakit yang dirasakannya sekarang.

Akmal yang sudah sampai di dalam kamarnya, langsung saja merebahkan badannya di atas ranjang sambil terlentang.

" Huuuuhhh ......... ," Akmal menghela nafasnya.

" Sesak, senang, sedih, sakit, bercampur menjadi satu ," kata Akmal.

" Aku bahagia melihat Kak Mirza bahagia, tapi aku sedih, dan sakit hati, karena dia bahagia bersama dengan wanita yang aku cintai ," kata Akmal lagi.

" Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia ," kata Akmal lagi sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.

Karena kisah cintanya yang rumit itu, tanpa sadar Akmal jadi suka mendengarkan lagunya Armada yang berjudul Harusnya, sebab lirik lagunya sangat pas sekali dengan apa yang dirasakan oleh Akmal sekarang.

Sedang santai sambil rebahan, tiba-tiba ponsel milik Akmal bergetar yang menandakan ada pesan masuk. Di saat sudah dilihat oleh Akmal, ternyata yang mengirimkan pesan kepadanya adalah Mutiara.

" Kak, apakah Kakak sudah sampai rumah?? ," pesan dari Mutiara.

" Iya sudah ," balas Akmal tanpa mau tanya balik kepada Mutiara.

" Jangan lupa sholat ya Kak dan jaga kesehatan ," balas Mutiara lagi.

" Iya ," balas super singkat dari Akmal.

" Dia terlalu agresif ," kata Akmal berbicara sendiri.

Iya, memang Akmal tidak menyukai perhatian-perhatian seperti itu dari wanita yang tidak menjadi mahramnya, jadi menurut Akmal, perhatian yang biasa seperti itu menurutnya terlalu lebay, padahal mereka bukan siapa-siapa.

Akmal lalu mencoba menghubungi Abraham, yang masih dalam perjalanan pulang, karena tadi dia baru saja mengantarkan Mutiara pulang ke rumahnya.

" Assalamu'alaikum Mal ," kata Abraham.

" Wa'alaikumussalam Abraham ," jawab Akmal.

" Apakah kamu sudah sampai rumah?? ," tanya Akmal.

" Belum, lagi di jalan, tadi baru saja mengantarkan Mutiara pulang dulu ," jawab Abraham.

" Ada apa memangnya?? ," tanya balik dari Abraham.

" Sepertinya aku tidak bisa meneruskan perkenalan ini dengan Mutiara deh Abraham ," jawab Akmal.

" Kenapa memangnya Mal,? apakah ada sesuatu yang tidak aku ketahui?? ," tanya Abraham lagi.

" Tidak ada, hanya saja aku tidak merasa cocok ketika sudah bertemu dengannya, Abraham ," jawab Akmal.

" Kamu kan baru pertama kali bertemu Mal, apa tidak terlalu cepat kamu menilai Mutiara begitu?? ," kata Abraham.

" Entahlah Abraham, karena hati ini tidak bisa aku bohongi ," jawab Akmal lagi.

" Jadi maafkan aku Abraham ," kata Akmal.

" It's ok aku mengerti, ini soal urusan hati, jadi aku tidak bisa memaksakan ," jawab Abraham.

" Baiklah, aku tutup dulu teleponnya Abraham, Assalamu'alaikum ," kata Akmal.

" Iya, wa'alaikumussalam ," jawab Abraham.

Ada perasaan lega ketika Akmal sudah menceritakan isi hatinya tentang Mutiara kepada Abraham, dan ini artinya Akmal tidak ditakdirkan berjodoh dengan Mutiara.

...🎗️🎗️🎗️🎗️🎗️🎗️🎗️🎗️🎗️🎗️🎗️🎗️🎗️...

...***TBC***...

1
Femy Pantow
akhirnya tamat jg cerita tentangmu akmal dengan kebahagiaan...happy semuanya...👍🏻❤💪🏻 terus berkarya authornya sukses.
Karya humornya, jangan lupa ya🤭😀❤🙏🏻
Femy Pantow
lengkaplah kebahagiaan kalila dan abraham dgn hadirnya baby dera
Femy Pantow
amin semangat kalila👍🏻
Femy Pantow
wellcome jagoan akmal cyra selamat ya...zahwa py ade lg 🥰
Femy Pantow
semoga proses cyra melahirkan lancar2...keluarga tegang ..aq yg baca🤔😀
Femy Pantow
semangat cyra...kasihan trauma masa lalu
Femy Pantow
happy semua...smg kalila segera menyusul ya🥰
Femy Pantow
jagoan fadli dan dena selamat ya
Femy Pantow
👍🏻💪🏻
Femy Pantow
akmal bikin gemes orang2 rumah😀
Femy Pantow
mertua nyerah😀akmal makan santai mangga muda😮...aku baca langsung ngilu apalagi makan 🤣
Femy Pantow
akmal gidam... kerjain ayah kandung manjat pohon mangga 😮😀🤣
Femy Pantow
kalila stress belum. py anak....sabar2 kalila mungkin belum waktunya
Femy Pantow
pengorbanan akmal tdk sìasia... lunas terbayar dgn kebahagiaan👍🏻❤🙏🏻🙏🏻...ditunggu bonusnya ya mba Maria Azis🥰🥰🥰
Femy Pantow
kelakuan buruk anak ...orang tua jd susah... alifa2 bikin masalah terus
Femy Pantow
akmal senyum2 bikin penasaran...pengalaman pertama jd ayah kandung bg akmal
Femy Pantow
sebentar lagi zahwa py adik ni
Femy Pantow
👍🏻cyra akmal.... kok gitu sih alifa tdk sadar jg... akhirnya senjata makan tuan
Femy Pantow
cyra akmal tdk tahu hal/ tdk gerti kenapa ya😀😀😀...yg lain pada penasaran🤔🤔🤔😀
Femy Pantow
wow zarina ikut sama papinya...zarina udah py adik 2 ya...zahwa lg bakalan py adik tp belum cyra akmal sadari ...sibuk loh 👍🏻🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!