NovelToon NovelToon
Rock Lee Kebangkitan Cheat Di Konoha

Rock Lee Kebangkitan Cheat Di Konoha

Status: sedang berlangsung
Genre:Naruto / Sistem
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Billy Author

Raymond yang dulunya penduduk bumi, mendapati dirinya bereinkarnasi menjadi Rock Lee di anime Naruto. Dalam kepanikannya menerima kenyataan, tiba-tiba dia membalikkan cheat yang dulu dia buat saat main game mobil sewaktu di bumi. Regenerasi tak terbatas dan kebal terhadap ilusi genjutsu. Uchiha Madara: Sialan apakah dia masih manusia. Penulis : hallo semua, saya ingin bersenang-senang membuat novel fanfic ini, selamat membaca..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Billy Author, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1: Hijau yang Menyilaukan dan Sebuah Penyesalan

Kepala itu rasanya seperti dihantam oleh palu gada seberat sepuluh ton. Denyutannya berpola, dug, dug, dug, beriringan dengan rasa mual yang mengocok isi perut.

Reymond mengerang lirih. Kesadaran pertamanya kembali bukan lewat mata, melainkan lewat bau tanah basah dan aroma obat-obatan yang menyengat hidung. Dia mencoba menggerakkan jemari tangannya, namun rasa kaku langsung menjalar dari pergelangan hingga ke bahu.

"Ugh..." Reymond melenguh, perlahan kelopak matanya yang terasa seberat timah mulai terbuka.

Pandangannya kabur. Langit-langit yang pertama kali dia lihat bukanlah plafon kamar kosnya yang penuh dengan noda bocor, melainkan langit-langit kayu sederhana dengan gorden putih di sisi kiri yang melambai ditiup angin.

Di mana ini? pikirnya, bingung. Apakah semalam aku pingsan setelah begadang nge-push rank di game mobile Naruto itu?

Reymond mencoba duduk. Sialnya, seluruh tubuhnya menolak perintah itu. Rasa sakit yang luar biasa menusuk-nusuk di area kaki, seolah-olah tulang-tulangnya baru saja dipatahkan lalu disambung kembali secara paksa. Dia menunduk, mencoba melihat tubuhnya sendiri.

Detik itu juga, jantung Reymond serasa berhenti berdetak.

"T-tunggu... Apa-apaan ini?!"

Dia melotot. Tangannya—tidak, ini bukan tangan Reymond yang berkulit sawo matang khas anak kuliahan yang jarang berolahraga. Tangan yang dia lihat saat ini dipenuhi oleh lilitan perban putih yang tebal. Ketika dia meraba wajahnya, rambutnya terasa mangkok, kaku, dan... tebal?

Dengan panik yang mulai menjalar ke ubun-ubun, Reymond menyibak selimut rumah sakit yang menutupi kakinya. Dia memakai celana ketat berwarna hijau tua yang sangat familiar. Terlalu familiar sampai-sampai matanya membelalak sempurna.

"Hah? Hijau? Enggak, enggak mungkin..."

Reymond menyapu pandangannya ke sekeliling ruangan. Di atas meja kecil di samping ranjang, terdapat sebuah cermin kecil. Dengan sisa tenaga yang dipaksakan hingga urat lehernya menonjol, dia meraih cermin tersebut.

Tangan Reymond gemetar hebat. Begitu bayangan di cermin terlihat jelas, cermin itu hampir saja lolos dari genggamannya.

"Demi apa?!" pekik Reymond, suaranya melengking tinggi, jauh lebih cempreng dari suara aslinya. "Kenapa mukaku jadi kotak begini?! Alis ini... Alis ulat bulu ini apa-apaan?!"

Di dalam cermin, seorang remaja laki-laki dengan mata bulat sempurna, rambut bergaya mangkok super rapi, dan sepasang alis hitam yang tebalnya tidak masuk akal sedang menatap balik ke arahnya dengan ekspresi horor yang sama.

Itu adalah Rock Lee.

Karakter fiksi dari anime Naruto. Si jenius kerja keras yang tidak bisa menggunakan Ninjutsu maupun Genjutsu.

"Kenapa harus Rock Lee?!" Reymond berteriak frustrasi, menjambak rambut mangkoknya sendiri tanpa peduli rasa sakit. "Tuhan, kalau memang aku harus reinkarnasi atau masuk ke dunia anime, minimal jadikan aku Sasuke! Atau Neji yang keren! Atau kalau mau yang santai, jadi Shikamaru saja! Kenapa harus si hijau mandiri yang kerjanya cuma push-up sepuluh ribu kali sehari ini?!"

Reymond benar-benar ingin menangis. Mengingat bagaimana nasib Rock Lee di masa depan—bertarung mati-matian melawan Gaara sampai kakinya hancur, lalu hampir menjadi penonton di sepanjang sisa cerita Shippuden—membuat masa depannya di dunia ini terasa sangat suram. Belum lagi ancaman Madara, Akatsuki, dan alien Otsutsuki yang bisa menghancurkan dunia dalam sekejap.

"Aku cuma manusia biasa yang hobi rebahan! Bagaimana bisa aku bertahan di dunia penuh monster ini tanpa Ninjutsu?!" gumamnya meratap, menyandarkan punggungnya ke dinding dengan lemas. Air mata frustrasi mulai menggenang di sudut mata bulatnya.

Tepat ketika Reymond berada di puncak kepanikannya, sebuah suara mekanis yang dingin tiba-tiba bergaung langsung di dalam tempurung kepalanya.

[Sistem mendeteksi sinkronisasi jiwa pengguna dengan tubuh inang selesai.]

[Mengaktifkan program modifikasi eksternal yang tertanam dalam ID Pengguna: 'Anti-Kalah-Gacha'.]

Reymond tersentak. Tangisannya langsung terhenti. "Hah? Suara siapa itu? Sistem? Cheat?"

Sebagai pencinta novel dan game, dia tentu tahu apa arti suara ini. Namun, nama program yang disebutkan barusan terdengar sangat tidak asing di telinganya. Anti-Kalah-Gacha... Itu adalah nama akun yang dia gunakan untuk membuat script modifikasi ilegal di game mobile Naruto tiga hari yang lalu!

[Menerapkan fungsi Cheat yang berhasil dimodifikasi secara mandiri oleh pengguna sebelum konversi dimensi:]

[Regenerasi Tak Terbatas (Unlimited Health Regeneration): Mengembalikan kondisi sel, chakra, dan fisik ke keadaan prima dalam waktu instan tanpa batas.]

[Kekebalan Ilusi Absolut (Absolute Genjutsu Immunity): Mengunci aliran chakra di jalur otak dari intervensi luar, memberikan kekebalan total terhadap segala bentuk manipulasi pikiran dan ilusi.]

[Proses penyuntikan kode selesai. Selamat berjuang di dunia ninja.]

Keheningan melingkupi kamar rawat itu selama beberapa detik. Reymond berkedip berkali-kali, mencerna apa yang baru saja dia dengar.

"Tunggu dulu..." Reymond mengingat-ingat.

Tiga hari lalu, dia memang frustrasi setengah mati karena selalu kalah dalam mode duel PVP di game mobile Naruto. Dia terus-menerus terkena kombo Genjutsu dari karakter lawan dan kehabisan darah dengan cepat. Karena kesal, sebagai seorang mahasiswa teknik informatika yang agak menyimpang, dia menghabiskan waktu dua malam suntuk tanpa tidur untuk meretas data game tersebut dan menyuntikkan dua cheat sederhana itu: darah yang tidak bisa habis dan anti-Genjutsu.

Dia membuat cheat itu mati-matian hanya agar tidak diejek "lemah" oleh pemain lain di chat global. Siapa sangka, cheat sederhana yang dia buat dengan modal dendam itu justru ikut terbawa ke dunia nyata ini!

"Kalau ini nyata..." Reymond menatap tangannya yang dibalut perban.

Sreeek!

Tanpa ragu, Reymond menarik perban di lengan kanannya. Di balik perban itu, terlihat kulitnya yang lebam kebiruan dan lecet-lecet parah, kemungkinan akibat latihan ekstrem yang dilakukan Rock Lee yang asli sebelum dia mengambil alih tubuh ini.

Namun, fenomena ajaib terjadi di depan matanya.

Begitu udara luar menyentuh luka lebam itu, uap putih tipis mulai mengepul dari pori-pori kulitnya. Rasa perih yang awalnya menyengat tiba-tiba memudar, digantikan oleh rasa hangat yang nyaman. Dalam hitungan detik, warna biru keunguan di kulitnya memudar, berganti menjadi warna kulit sehat yang bersih tanpa cacat. Rasa kaku di tubuhnya lenyap seketika.

Reymond mengepalkan tangannya. Kuat. Sangat kuat. Energi hangat terasa mengalir deras di setiap sudut pembuluh darahnya.

"Ini... ini beneran?" Reymond bergumam tak percaya. Senyum tipis mulai terukir di wajah kotaknya, yang perlahan melebar menjadi seringai lebar.

"Regenerasi tak terbatas... Kebal Genjutsu..." Reymond terkekeh geli, lalu tawanya pecah memenuhi ruangan. "Hahaha! Hahahahaha! Sialan, aku tidak perlu takut mati karena latihan lagi!"

Jika Rock Lee yang asli harus mengorbankan otot dan tulangnya hingga hampir cacat demi mendapatkan kekuatan Taijutsu, maka Reymond tidak perlu mengkhawatirkan hal itu lagi. Dia bisa membuka Gerbang Delapan (Hachimon Tonko) sesuka hatinya tanpa takut tubuhnya hancur menjadi abu! Efek samping dari pembukaan gerbang batin yang merusak otot akan langsung disembuhkan oleh regenerasi tak terbatas miliknya dalam hitungan milidetik!

Braaak!

Pintu kamar rawat digeser dengan kasar hingga menghantam dinding pembatas.

"Lee!!! Muridku yang penuh dengan masa muda!"

Sebuah raungan menggelegar memotong tawa Reymond. Di ambang pintu, berdiri seorang pria dewasa dengan penampilan yang... seratus persen identik dengan dirinya saat ini, hanya saja dalam versi lebih besar, lebih berotot, dan memiliki karisma yang aneh. Pria itu mengenakan pakaian ketat hijau yang berkilau, sabuk merah, dan pelindung kepala Konoha yang diikatkan di pinggangnya.

Mata pria itu berkaca-kaca, dipenuhi oleh air mata dramatis yang mengalir seperti air terjun.

Might Guy. Guru dari Rock Lee.

Reymond langsung membeku di tempatnya. Teori di kepalanya adalah satu hal, tapi melihat monster Taijutsu setingkat Might Guy menangis bombastis di depannya secara langsung membuat mental Reymond sedikit terguncang.

"G-Guru Guy..." Reymond berucap terbata-bata, mencoba menyesuaikan diri dengan ingatan samar milik Rock Lee yang tersisa di otaknya.

Guy menerjang maju, langsung memeluk Reymond dengan sangat erat hingga terdengar bunyi krek dari tulang punggung Reymond. Jika bukan karena cheat regenerasinya yang langsung bekerja menyembuhkan tekanan itu, Reymond yakin dia sudah pingsan lagi.

"Maafkan aku, Lee! Ini semua karena kesalahanku sebagai gurumu! Aku membiarkanmu berlatih terlalu keras hingga melampaui batas kemampuan tubuhmu!" Guy meratap sambil mengguncang-guncang bahu Reymond. "Melihatmu terbaring di sini sendirian membuat api masa mudaku serasa meredup!"

Reymond meringis, mencoba melepaskan diri dari pelukan maut itu. "Anu... Guru Guy, bisa tolong lepaskan dulu? Aku... aku sudah tidak apa-apa, sungguh."

Guy melepaskan pelukannya, menatap Reymond dengan tatapan tidak percaya. "Tidak apa-apa? Jangan memaksakan dirimu, Lee! Medik ninja bilang otot-otot kakimu mengalami robekan parah. Kamu harus istirahat minimal satu minggu—"

Sebelum Guy menyelesaikan kalimatnya, Reymond langsung melompat turun dari ranjang rumah sakit. Kedua kakinya menapak di lantai dengan kokoh. Dia bahkan melakukan beberapa gerakan squat dan melompat-lompat kecil di depan gurunya yang melotot tidak percaya.

"Lihat? Aku benar-benar sudah sembuh total, Guru!" Reymond tersenyum lebar, menirukan pose khas Rock Lee dengan mengacungkan jempolnya yang berkilau.

Di dalam hatinya, Reymond menghela napas lega. Untung saja cheat ini bekerja dengan sempurna. Kalau tidak, aku pasti sudah menjerit kesakitan sekarang.

Guy menatap muridnya dari atas sampai bawah dengan mulut terperangah. Dia maju seangkah, meraba otot kaki Reymond, lalu menekan beberapa titik vital. Tidak ada reaksi kesakitan sama sekali dari Reymond. Malah, Guy bisa merasakan vitalitas yang sangat kuat memancar dari tubuh remaja di depannya ini.

"Ini... ini keajaiban masa muda!" Guy berteriak histeris, menjambak rambutnya sendiri. "Semangatmu yang membara telah mempercepat penyembuhan tubuhmu secara tidak masuk akal! Luar biasa, Lee! Kamu benar-benar perwujudan dari kerja keras!"

Reymond hanya bisa tersenyum canggung, keringat dingin setitik menetes di pelipisnya. Bukan semangat, Guru... Ini namanya cheat ilegal.

"Baiklah! Karena kamu sudah sembuh, ayo kita rayakan ini dengan berlari mengitari Konoha lima ratus putaran dengan tangan!" Guy berpose, menunjuk ke arah jendela luar dengan latar belakang matahari sore yang mulai terbenam.

Mendengar itu, senyum di wajah Reymond langsung runtuh. "Hah? Lima ratus putaran? Menggunakan tangan?!"

"Tentu saja! Jika kita tidak bisa menyelesaikannya sebelum matahari tenggelam, kita akan melakukan sepuluh ribu kali tendangan!" Guy memamerkan giginya yang putih bersih, memantulkan kilatan cahaya fiktif yang menyilaukan mata Reymond.

Reymond menelan ludah. Meskipun dia tahu tubuhnya tidak akan rusak berkat regenerasi tak terbatas, tapi rasa lelah secara mental dan bayangan harus merangkak keliling desa dengan tangan kosong benar-benar membuatnya ngeri.

Sialan, batin Reymond sambil meratapi nasib barunya. Sepertinya hidup sebagai Rock Lee akan jauh lebih melelahkan daripada yang kubayangkan. Selamat tinggal hari-hari rebahanku...

1
aldo
lanjut author 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
The Music
lanjut lagi 🔥🔥🔥
Hadi Hadi
mantap 👍
Andi Akhasay: Mampir kak ke ceritaku.
total 1 replies
Aisyah Suyuti
goof👍
waktunya comeback
menarik
Hadi Hadi
good 👍
The Music
semangat thor👍🔥🔥
Hadi Hadi
mantap 👍👍
Hadi Hadi
up up up 😍😍
Hadi Hadi
is good 👍👍
Hadi Hadi
up up up 💪
Hadi Hadi
semangat 💪
Hadi Hadi
semangat
Hadi Hadi
good 👍👍
Hadi Hadi
lanjut 💪
Hadi Hadi
up up up 👍👍
Hadi Hadi
sikat 💪
Hadi Hadi
mantap 💪
Hadi Hadi
up up up 💪
Hadi Hadi
good 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!