Dicintai oleh orang misterius tidak pernah ada dalam list hidup nya.
Liliya Anastasya putri Alexander. Anak dari pasangan Nathan dan Alula itu selalu mendapatkan teror semenjak umur nya menginjak 10 tahun. Bukan teror berisi pesan ancaman atau semacam bangkai tikus, Namun teror yang berisi ungkapan cinta melalui surat dan sebuah bunga Lily putih.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wdy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tiga puluh satu.
" Impian mu itu akan segera tercapai. " Mereka berdua langsung menolehkan kepalanya kebelakang ketika mendengar suara yang sangat mereka kenali.
" Zeus. " Ucap Liliya saat Zeus mulai mendekati mereka. Zeus berhenti di belakang Liliya dan melihat hasil karya gadis nya. " Indah. sangat indah. " Puji nya.
Liliya membalikkan tubuhnya ke arah lukisan nya. " Apakah sungguh indah?. " Tanya nya pada Zeus.
" Indah seperti orang nya. " Jawab Zeus seraya merangkul pundak Liliya.
Liliya Manahan senyum nya mendengar pujian dari Zeus. Ia merasa berdebar ketika Zeus memuji dirinya seperti tadi.
" Terimakasih. " Ucap Liliya seraya menoleh ke arah Zeus.
" Untuk apa berterima kasih kepadaku?. " Tanya Zeus sambil mengode Lucy agar pergi dari sana.
" Karena sudah memuji lukisan ku. " Jawab Liliya.
" Aku menolak. " Zeus duduk di sofa setelah mengatakan itu. Ia melipat tangannya di depan dada.
" Huh?!. " Liliya memasang wajah bingung. " Maksudnya?. "
" Aku tidak ingin ucapan terimakasih. Aku ingin sebuah imbalan. " Celetuk Zeus santai.
Liliya mengerutkan keningnya. Wajah nya mulai kesal karena perkataan Zeus. " Yasudah jika tidak ingin ucapan terimakasih. Aku tidak peduli. " Cerca nya.
Zeus memutar bola matanya mendengar ucapan Liliya. Bukan itu jawaban yang ia inginkan. Zeus bangkit dari duduk nya lalu dengan spontan ia langsung mengangkat tubuh Liliya membuat sang korban terkejut dan menjatuhkan kuas yang di pegang nya.
" Astaga apa ini Zeus!!. " Pekik nya karena merasa terkejut akan tindakan Zeus yang tidak terduga.
" Turunkan aku sekarang!!. "
Zeus hanya mengangkat bahu nya acuh. Ia tidak peduli akan protes dari Liliya. Ia tetap mengangkat Liliya dan membawanya ke arah sofa.
" Zeus Lep-AHKKK. " Ucapan Liliya terputus ketika Zeus menghempaskan dirinya ke sofa dan langsung menindihnya begitu saja.
" A-apa yang kamu perbuat?!. " Ucap nya gugup karena Zeus hanya menatap nya dengan datar.
" Enyahlah. " Liliya mencoba mendorong tubuh Zeus dari atas nya dan tidak ada pergerakan apapun dari sang empu. Zeus sama sekali tidak bergeming.
" Zeus!!. " Teriak Liliya kesal dan tetap tidak mendapatkan respon apapun.
" Kamu tahu Liliya. " Tubuh Liliya berhenti memberontak mendengar dan mendapatkan sentuhan dari Zeus di kepala nya.
" Aku sudah tidak bisa menahan ini semua. Sejak pertama kali bertemu dengan mu dan menatap mata mu yang penuh binar saat itu, membuat diriku langsung jatuh hati padamu. "
"Ze-zeus apa yang kamu katakan? Apa kamu sakit. " Liliya meletakkan tangan nya di dahi Zeus dan langsung digenggam oleh tangan Zeus.
" Jatuh hati pada gadis kecil dan mungil yang saat itu hanya tau bersenang-senang. " Lanjut nya dengan mata menyorot ke arah Liliya yang hanya diam tak tahu harus berbuat apa.
" Kamu tahu satu hal Liliya. Sejak saat itu aku langsung merubah tujuan hidup ku yaitu mencintai mu lalu mendapatkan mu dan hidup bersama mu hingga kita menua bersama. " Zeus mencium penuh kasih tangan Liliya yang membuat Liliya langsung tersadar dan mendorong kuat tubuh Zeus dan berhasil.
" Aku rasa kamu perlu istirahat Zeus. " Ucap Liliya seraya memalingkan wajahnya ke arah Lain.
Dengan buru-buru Liliya mencoba bangkit, namun ia lupa jika kaki nya belum sembuh dengan total, alhasil ia hampir terjatuh jika tidak ada Zeus yang langsung menopang nya.
" Selalu ceroboh. " Ucap Zeus.
" Aku bisa sendiri. " Liliya mencoba menepis kedua tangan Zeus, namun kekuatan nya tidak sebanding dengan Zeus.
Zeus kemudian menggendong tubuh Liliya dan membawanya keluar dari ruangan kaca tersebut.
" Zeus kamu mau kemana?!. " Pekik Liliya namun tidak di dengar oleh Zeus.
Bersambung...
bukanya daddy
jika cinta mintalah Baik baik dari orang tuanya , Zeus jangan ambil paksa
uuuh seperti apa siii