NovelToon NovelToon
Daddy My Son

Daddy My Son

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Tamat
Popularitas:220k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Payang

Setelah melakukan one-night stand bersama seorang pria yang tidak dikenal, Virranda akhirnya hamil diluar nikah.

Kedua orang tua Virranda memaksanya untuk menikah dengan seorang pria yang memiliki starata sosial yang sama,.namun dirinya lebih memilih seorang pria bayaran untuk menutupi aib-nya yang belum diketahui oleh orang tuanya.

Pernikahan kilat Virranda membuat orang tuannya yang kaya raya itu meradang, lalu menarik semua fasilitas dari putri tunggalnya itu.

Untuk bertahan hidup Virranda terpaksa melamar pekerjaan di perusahaan menjadi asisten seorang pengusaha muda, kaya raya, berpengaruh, dan juga tampan.

Ternyata bos-nya itu adalah pria yang pernah melakukan one-night stand dengannya. Apakah Virranda tahu? Tentu saja tidak.

Yuk, ikuti kisahnya di novel DADDY MY SON.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Payang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Obrolan Tidak Beretika

Jantung Wina Arauna terasa berdetak lebih cepat, saat pandangannya tidak sengaja beradu tatap dengan Ferdinand, ternyata pria itu sedari tadi memperhatikan dirinya batinnya. Ia buru-buru menunduk menghindari tatapan dingin yang seolah sedang mengintimidasi dirinya.

Dalam benaknya, ia merasakan ada sesuatu, entah apa itu. Seorang pengusaha muda sekelas Ferdinand, dan disegani diantara sesama pembisnis, tidak mungkin melirik dirinya yang adalah wanita kelas menengah, karena ayahnya yang sudah bangkrut akibat kalah bersaing belasan tahun yang lalu.

Wina akhirnya bernapas lega, ketika tuan Loenhard dan Ferdinand beranjak meninggalkan mereka dengan sepenggal pesan yang ia dengar diperuntukan pada Virranda.

"Sepertinya ada hal yang sangat penting yang ingin dibicarakan Papi-mu Vir," ucap Wina berniat mengorek informasi. Apapun yang ada hubungannya dengan Virranda, Wina memang selalu ingin tahu mulai dari dulu, itulah yang membuat Nickholas merasa ilfil padanya.

"Mungkin?" sahut Virranda tidak berminat untuk membahasnya. Ia sebenarnya enggan memenuhi permintaan ayahnya, apalagi Ferdinand juga ada disana bersama ayahnya. Perasaannya mendadak tidak enak, mengingat obrolannya dengan sang Mami beberapa malam lalu, setelah kepulangan Ferdinand dan kedua orang tuannya dari rumah mereka.

...🍓🍓🍓...

"Papi tetap berniat melanjutkan perjodohanmu dengan Ferdinand, Virranda," ungkap tuan Loenhard sambil menyesap kopi panasnya sedikit demi sedikit.

Untuk sekian lamanya Virranda membeku, mendengar perjodohan basi yang masih saja dibahas oleh ayahnya. Dia memang telah mendapat penjelasan tentang siapa pria yang dijodohkan dengannya dari ibunya, setelah kunjungan keluarga Ferdinand ke rumah mereka beberapa malam yang lalu.

"Kau pernah berkerja sebagai asisten tuan Ferdinand, calon suamimu. Dan Papi dengar, kontrak kerja kalian belum beres saat kau menghilang bersama Joe setelah dirimu melahirkan." Virranda masih membeku, ternyata Ferdinand juga mengatakan semuanya itu pada ayahnya.

"Menurut Papi, kau sebaiknya menyelesaikan kontrak kerjamu pada Ferdinand, barulah kau kembali berkerja pada Papi," imbuh tuan Loenhard lagi seraya menyeruput habis kopi panasnya yang mulai mendingin.

Virranda berusaha menguasai hatinya yang tengah bergejolak, firasatnya memang benar. Ayahnya meminta ia datang hanya membahas urusan pribadi, bukan pekerjaan.

Bayang-bayang Joe ikut melintas dalam benaknya. Pria itu begitu baik dan perhatian selama enam tahun mereka bersama. Bukan hanya pada dirinya, tapi juga pada Verrel, anak yang bukan darah dagingnya. Kehadiran Joe dalam hidupnya memang cukup membawa rasa aman, nyaman dan juga bahagia yang sempat hilang dari hatinya, saat ia terpaksa harus berpisah dari kedua orang tuanya kala itu.

"Tuan Ferdinad," Virranda memandang kearah mantan bosnya itu, yang duduk berseberangan dengan dirinya, tepat disamping ayahnya.

"Berapa denda yang harus saya bayar untuk sisa kontrak kerja yang pernah kita tanda-tangani bersama?" tanya Virannda.

Pria itu menatap datar pada Virranda, begitu pula ayahnya. Raut wajah pria tua itu sangat tidak senang mendengar pertanyaan putrinya pada Ferdinand, laki-laki yang memenuhi semua kriteria yang layak menjadi menantunya.

"Pertanyaanmu tidak pantas Virranda," sela tuan loenhard.

Virranda mengambil napas dalam, lalu mengeluarkannya perlahan dari mulutnya yang sedikit terbuka. Sebegitu berharapnyakah ayahnya itu, memiliki menantu seorang Ferdinand batinnya, sampai sekarang masih bersikukuh pada perjodohan itu.

"Aku tidak menginginkan uang sebagai gantinya, aku hanya ingin kau menyelesaikan kontrak kerja kita waktu itu," ucap Ferdinand sama datarnya dengan raut wajahnya.

"Maaf, saya tidak bisa Tuan. Saya hanya bisa membayar denda saja," putus Virranda.

"Aku akan memberimu waktu untuk memikirkannya Nona," ujar Ferdinand berusaha bernegosiasi.

"Maaf Tuan, saya tidak bisa," keukeh Virranda.

"Kenapa?" Ferdinand menatap lekat wajah Virranda, ia berusaha menyabarkan dirinya yang ingin membalik meja makan yang menghalang dihadapan mereka bila saja ia tidak ingat dirinya berhadapan dengan seorang perempuan.

"Sangat berbahaya dekat dengan Tuan, sedangkan saya adalah wanita yang sudah bersuami dan memiliki satu anak," tekannya, berharap sindiran halusnya dapat diterima dengan baik oleh lawan bicaranya yang tidak mudah putus asa itu.

"Bukankah dulu kau juga sudah bersuami saat berkerja menjadi asistenku?" ucap Ferdinand masih belum menyerah.

"Waktu itu, kita sama-sama belum tahu akan perjodohan itu. Jadi saya mohon, kita sebaiknya jangan berdekatan. Saya harus menjaga perasaan suami dan anak saya Tuan."

Ferdinand terdiam sesaat, menggenggam kuat pisau dan garpu ditangannya. Hatinya begitu geram, negosiasinya ditolak mentah-mentah oleh wanita yang ia yakini adalah ibu dari putranya.

Beratahun-tahun sudah ia berusaha mencari keberadaan wanita itu bersama putranya, juga melakukan berbagai cara untuk mendekati calon ayah mertuanya hingga membuat kerja sama bisnis supaya mereka bisa sering bertemu.

"Apa yang kau harapkan dari Joe, dia pria miskin dan tidak jelas asal usulnya," sela tuan Loenhard lagi.

"Maaf Pi. Joe memang tidak sekaya Papi juga tuan Ferdinand, tapi dia sangat baik pada Virranda dan Verrel. Dan yang terpenting, Joe adalah suami Virranda."

"Virranda permisi dulu. Obrolan kita siang ini sudah tidak sehat dan tidak beretika. Tidak sepatutnya kita membahas ini, mengingat status Virranda sudah bersuami, dan Virranda tegaskan, tidak akan bercerai dari Joe."

"Virranda!!" teriak tuan Loenhard kesal. Sementara Ferdinand hanya terpaku ditempat duduknya. Sikap penolakan Virranda tentu saja membuatnya sangat tersinggung.

Virranda tidak menggubris, ia terus melangkah menuju pintu dan menghilang dari sana. Bukannya tidak menghargai ayahnya didepan Ferdinand, seluruh logikanya sudah tidak sanggup membahas lebih lama lagi, mengenai perjodohan yang nyata-nyatanya tidak mungkin ia terima.

Bersambung...👉

1
AnysMentari
ini kali ke 4 atau ke5 saya baca novel ini. Best semangatnya thor.
AnysMentari
tamat....
Dewi Payang: Wah👍👍
total 1 replies
Purwanto Jambi
Msak iya baru ngelamar kerja kok ngomongnya udh berani gitu. Padahal kan blm tau wajah direkturnya
Gk masuk akal deh
Dewi Payang: Harusnya emang ga begitu kan kak, kemungkinan karena Virranda terbiasa menjadi anak org kaya sebelumnya😁🤭
total 1 replies
Teteh Lia
sat set, langsung di interogasi donk . 🤭
Dewi Payang: Penasaran si bos, pede bener kalo dia bapake😁😁
total 1 replies
Teteh Lia
agak lain emank si joe ini.
Dewi Payang: Joe apa adanya😁absurd juga, tp penyayang😁
total 1 replies
Teteh Lia
Kaka author, aku mampir kesini dulu, sambil menunggu karya Kaka selanjutnya 🙏
Teteh Lia: Hanaria masih on going ya kak,
nanti aq mau mampir kesana jg deh. 😁
total 2 replies
ayu nuraini maulina
wih mantap jd pilot👏👏👏
Dewi Payang: 😁😁😁👍👍
total 1 replies
ayu nuraini maulina
hari gini masih percaya dg kata sahabat, kebnyakan yg ngaku nya sahabat bisa menjadi ular mematuk kapan saja
Teteh Lia: setuju.
kadang, sahabat juga cuma manfaatin aja. 😔
total 2 replies
ayu nuraini maulina
selalu yg d Padang dr segi materi jgn meng'jas orang itu duluan mas bro
Dewi Payang: betul
total 1 replies
ayu nuraini maulina
karunya euy
ayu nuraini maulina
emng boleh tanpa wali
Dewi Payang: nggak boleh, dia punya wali tapi bayar orang kak
total 1 replies
ayu nuraini maulina
terima nasib y🤭🤭
ayu nuraini maulina
k turunan Jepang y
Dewi Payang: iya kak😁
total 1 replies
ayu nuraini maulina
jgn d desak begitu gimana ank berontak entar
ayu nuraini maulina
kalo dah d renggut baru nyesel
ayu nuraini maulina
para kaum Adam dunia d novel beruntung dapat perawan
Dewi Payang: ya begitulah kak😁😁
total 1 replies
ayu nuraini maulina
MK nya jgn k asikan anu2
〈⎳🥑⃟HIATUS
duh pasti sakit dan bunyinya nyaring
Dewi Payang: sakit dan bikin pening kepala😁
total 1 replies
〈⎳🥑⃟HIATUS
ya karena ada proses hubungan suami-istri
Dewi Payang: bener kak😁👍
total 1 replies
〈⎳🥑⃟HIATUS
Mantap kali bab pertama udah ihirr 🤣
Dewi Payang: Noda merah, awal dari kerumitan hidup😊
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!