NovelToon NovelToon
Papa, Ayo Kita Hancurkan Plot Novel Ini!

Papa, Ayo Kita Hancurkan Plot Novel Ini!

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Sistem / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Masuk ke dalam novel / Balas dendam pengganti
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Setelah sang ayah—ketua mafia legendaris—tewas misterius, Livana ikut terlempar ke dunia novel dan menjadi Bellamy, si antagonis manja yang ditakdirkan mati tragis.
Kejutan besar menantinya! Jiwa sang Papa ternyata ikut bertransmigrasi menjadi ayah Bellamy. Namun, sang Papa terikat Sistem Novel yang akan mengurangi umurnya jika ia berani mengubah alur cerita.
Untungnya, jiwa barbar Livana adalah sebuah glitch yang kebal dari hukuman Sistem!
Menggunakan celah ini, duet maut ayah-anak mafia ini kompak bekerja sama mengacak-acak plot, menendang parasit manipulatif, dan memikat Dallas—si penguasa bayangan yang dingin.
Dua jiwa mafia vs satu Sistem Novel. Siapa yang akan menang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23: Lamaran Ganda di Tengah Badai

​Lampu sorot utama aula Grand Ballroom mendadak berpindah, berpusat penuh pada sosok Javier Enrique yang melangkah naik ke atas panggung dengan dagu terangkat angkuh. Di sampingnya, Lucianna Francesca berjalan dengan langkah yang dibuat seanggun mungkin, meskipun jemarinya bergetar pelan karena ketegangan yang mendera.

​"Para hadirin yang terhormat," suara Javier menggema melalui pengeras suara, tatapannya menghujam lurus ke arah tempat Dallas dan Bellamy berdiri di tengah aula. "Malam ini, di depan seluruh kolega bisnis terhormat keluarga Enrique dan Guinevere, saya ingin mengumumkan satu hal penting. Wanita di samping saya ini, Lucianna Francesca, adalah satu-satunya wanita yang akan resmi menjadi calon nyonya Enrique Group!"

​Aula seketika riuh oleh bisik-bisik para tamu. Fernando Enrique yang berdiri di barisan depan tampak menggeram rendah, wajahnya menggelap karena pengumuman sepihak dari putranya itu sama sekali tidak ada di dalam rencananya.

​"Javier! Turun kau dari panggung!" desis Fernando dengan suara tertahan, namun Javier mengabaikannya. Pria mabuk kepayang itu justru mengeluarkan sebuah kotak cincin perak dan berlutut di hadapan Lucianna.

​"Luci, maukah kau menikah denganku?" tanya Javier lantang.

​Di bawah panggung, Bellamy tidak bisa menahan tawa rendahnya. Ia menyandarkan tubuhnya sedikit ke arah Dallas, membiarkan bahu mereka bersentuhan. "Lihat itu, Dallas. Badut panggung kita sedang beraksi. Romantis sekali, bukan?"

​Dallas tidak menoleh ke panggung. Sepasang matanya tetap mengunci wajah cantik Bellamy yang bersinar di bawah temaram lampu. "Kau sama sekali tidak cemburu melihat pria yang delapan tahun ini kau kejar berlutut untuk wanita lain?"

​"Cemburu?" Bellamy mendongak, menatap Dallas dengan binar mata cegil yang sangat intens. "Untuk apa aku cemburu pada rongsokan seperti dia, jika di depanku sekarang ada berlian berharga yang jauh lebih memikat? Lagipula, Dallas... bukankah aku sudah bilang bahwa malam ini aku akan memberikan kejutan untukmu?"

​Dallas mengerutkan alisnya. "Kejutan apa?"

​Sebelum Dallas sempat mencerna kalimat itu, Bellamy tiba-tiba menarik tangan kirinya keluar dari saku gaun sutra hitamnya. Dengan gerakan yang sangat luwes dan tanpa rasa malu sedikit pun, Bellamy berlutut dengan satu kaki di atas lantai marmer, tepat di hadapan Dallas. Tangannya membuka sebuah kotak beludru merah kecil, memamerkan sebilah cincin platinum bertatahkan berlian hitam yang sangat mewah.

​"Dallas Enrique," ucap Bellamy, suaranya jernih dan cukup lantang hingga membuat beberapa tamu di sekitar mereka menoleh dengan napas tertahan. "Aku, Bellamy Guinevere, tidak suka membuang waktu dengan kode-kode murahan. Malam ini, di hadapan seisi kota, aku melamarmu untuk menjadi pasangan hidupku, pemilik sah dari hatiku, dan pria yang akan menemaniku di atas ranjang setiap malam. Maukah kau menikah denganku?"

​Deg.

​Seluruh aula yang tadinya fokus pada panggung Javier, mendadak berbalik arah seratus delapan puluh derajat. Bisik-bisik histeris mulai pecah. Seorang nona besar dari keluarga Guinevere berlutut melamar seorang anak tiri yang selalu dianggap bayangan? Ini adalah skandal sekaligus gebrakan terbesar tahun ini!

​Dallas membeku di tempatnya. Wajah kakunya runtuh total dalam sekejap. Jantungnya berdegup begitu kencang hingga telinganya memerah sempurna. Sifat agresif dan blak-blakan Bellamy benar-benar di luar nalar sehatnya.

​Namun, alih-alih panik atau menjauh, sudut bibir Dallas perlahan terangkat membentuk senyuman tipis yang sangat tampan. Ia menarik napas dalam, lalu tangan kirinya merayap masuk ke dalam saku jas hitamnya. Dallas ikut berlutut dengan satu kaki di depan Bellamy, mengeluarkan sebuah kotak beludru hitam miliknya sendiri dan membukanya. Di sana, sebuah cincin berlian murni yang indah berkilau dengan anggun.

​"Aku tidak menyangka kau akan mendahuluiku, Bellamy," ucap Dallas, suaranya rendah, serak, namun sarat akan kabut obsesi yang mutlak. "Aku membawa cincin ini dengan niat untuk mengikatmu agar kau tidak bisa lepas lagi dariku. Jadi, jawabannya adalah ya. Aku menerima lamaran gila ini, dengan syarat kau juga harus memakai cincinku."

​Bellamy tertegun sejenak, mata cegil-nya berkedip tidak percaya sebelum akhirnya meledak dalam senyuman kemenangan yang sangat lebar. "Tentu saja, Sayang! Pasangkan sekarang juga!"

​Di tengah aula yang gempar oleh aksi saling melamar ganda yang unik dan sedikit jenaka itu, mereka berdua saling menyematkan cincin di jari manis masing-masing, lalu berdiri bersama dengan jemari yang bertautan erat.

​"Sialan! Apa-apaan ini?!" Javier yang masih berada di atas panggung berteriak murka melalui mikrofon. Wajahnya merah padam karena aksi romantisnya bersama Lucianna tertutup total oleh berita lamaran Dallas dan Bellamy. "Bellamy! Kau sengaja melakukan drama menjijikkan ini untuk membuatku cemburu, bukan?! Kau tidak mungkin sudi menikah dengan anak haram itu!"

​Bellamy membalikkan tubuhnya perlahan, menatap Javier dari bawah panggung dengan tatapan meremehkan yang sangat dingin. "Javier, jaga mulut kotormu sebelum aku menyuruh pengawal memotong lidahmu. Dallas adalah suamiku sekarang. Dan mengenai drama menjijikkan..." Bellamy melirik ke arah ruang kontrol atas, lalu tersenyum manis. "...kuharap kau sudah siap menyaksikan drama yang sesungguhnya."

​Tepat setelah kata-kata Bellamy selesai, lampu utama aula mendadak padam. Layar proyektor raksasa berukuran dua puluh meter di belakang panggung utama tiba-tiba menyala dengan otomatis, menampilkan video beresolusi tinggi yang sangat jernih.

​Di bagian sudut ruang kontrol, Odelia yang mengira dirinya berhasil memutar video keburukan Bellamy langsung tertawa puas. "Rasakan kau, Bellamy! Hancurlah reputasimu!"

​Namun, sedetik kemudian, tawa Odelia terhenti. Jeritan histeris justru terdengar dari mulut para tamu wanita di dalam aula.

​Layar besar itu tidak menampilkan masa lalu Bellamy. Layar itu justru menampilkan rekaman video ranjang yang sangat panas, brutal, dan vulgar antara Lucianna Francesca dan Damian Lorakalyn di dalam kamar suite hotel dua malam lalu. Suara desahan, erangan manja Lucianna, hingga jeritan kepuasannya yang menyebut nama Damian menggema dengan sangat keras melalui sistem audio aula.

​"Ah... Damian... lebih cepat... milikmu jauh lebih besar dari Javier... Ah!" suara rekaman Lucianna memekakkan telinga seisi ruangan.

​"T-Tidak... itu bukan aku! Matikan! Matikan videonya!" Lucianna menjerit histeris di atas panggung, wajahnya pucat pasi seperti mayat. Ia mencoba menutupi layar dengan tubuhnya, namun sia-sia.

​Javier mematung di tempatnya, matanya membelalak lebar dengan rahang yang nyaris jatuh melihat calon pengantin sucinya sedang digarap habis oleh sahabat karibnya sendiri di depan ribuan mata. Di barisan depan, Damian Lorakalyn yang juga hadir di pesta itu langsung mundur teratur dengan wajah penuh keringat dingin.

​"Lucianna... kau... kau pelacur sialan!" raung Javier, menjatuhkan kotak cincinnya lalu mencengkeram leher gaun Lucianna dengan kemarahan yang meledak-ledak.

​Di tengah kekacauan, badai jeritan, dan hancurnya martabat keluarga Enrique di atas panggung, Dallas menarik tubuh Bellamy mendekat ke dalam dekapannya, melindunginya dari kerumunan yang mulai panik.

​"Ini... kejutan yang kau maksud?" bisik Dallas di dekat telinga Bellamy, matanya berkilat penuh kekaguman atas kelicikan istrinya.

​Bellamy melingkarkan lengannya di pinggang kokoh Dallas, mendongak sambil memberikan kedipan manja. "Bukan aku, Sayang. Itu hadiah pernikahan kecil dari Papa James untuk kita. Bagus, bukan? Sekarang, mari kita tonton pertunjukannya sampai habis."

1
Ariska Kamisa
Terima kasih untuk semua yang sudah meluangkan waktu membaca novel ini. Cerita ini saya tulis dengan sepenuh hati, menghadirkan perjalanan penuh emosi, konflik, dan perkembangan karakter yang saya harap bisa meninggalkan kesan bagi para pembaca. Semoga kisah ini dapat menghibur dan membuat kalian ikut tertawa, menangis, serta jatuh cinta pada setiap tokohnya. Selamat membaca, dan jangan ragu berbagi pendapat kalian di kolom komentar. Dukungan kalian adalah semangat terbesar bagi saya untuk terus berkarya. ❤️
umie chaby_ba
ondel-ondel nih jahat bae ga kapok kapok lah .
Ariska Kamisa: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
owalah... sahabat Javier kagak ada yang bener nih... mengambil kesempatan dalam kesempitan 🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: iyah kasian javier yaa🤭🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
syukurin lu....
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
tuh kan... dibuat semuanya bersangkutan,
keren nih othor...
jadi alasan Sylvester masuk ke dunia novel untuk menyelamatkan ponakannya kali yaa... tapi belum tentu pasti plot twist lagi ah nanti... 🤣
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
Diego costa lagi nih nambah..
ah di othor nih... bikin penasaran aja.. dibuat nama-namanya huruf depannya D semua lagi🤣
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
nambah lagi aja nih nama dengan huruf depan D lagi.. Delara, Danila, Dallas siapa lagi hayo...
Ariska Kamisa: ayo siapa sebenarnya si D?🤭🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
lucu sih ngelamar kok dua-duanya gitu,
lagi tegang gini malah ngelawak Bellamy sama Dallas mah..🤣🤣
Ariska Kamisa: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
bushet 🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Dew666
🔮
Ariska Kamisa: terimakasih love nya kak🙏🙏🙏
total 1 replies
falea sezi
lanjut donk
Ariska Kamisa: otw ngedraft nih kak...
total 1 replies
falea sezi
D apakah dallas🤭🤣
Ariska Kamisa: stay read ya kak biar tau🤭.. soalnya banyak yang nama depannya D nih... 🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
kesel banget sama javier ini/Right Bah!/
Ariska Kamisa: sabar kak..🤭🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
apakah danila di nikahi hanya untuk di jadikan babu? panggilannya aja tuan..
Ariska Kamisa: betul sekali dibawah ancaman Fernando sih kak
total 1 replies
umie chaby_ba
jangan-jangan D itu Dallas.. siapa sih thor... aku jadi penasaran inisial D nya ini namanya banyakan yang D nih 🤣
Ariska Kamisa: siapa ya???..🤭🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
akan tiba nih malam yang ditunggu
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Alia Chans
Hadir Thor
cerita nya seru, like + bunga🌹 , semangat😉
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak
komentar dan like nya ♥️♥️♥️
total 1 replies
umie chaby_ba
sebentar lagi riwayatmu hancur kau Lucifer..🤭🤣
Ariska Kamisa: bisa aja jadi Lucifer 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
kasian banget Dallas...
Ariska Kamisa: tenang aja kka... 🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
jadi penasaran deh sumpah
Ariska Kamisa: stay read ya kak biar ga penasaran 🤭🤣🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!