NovelToon NovelToon
Sistem Kebaikan Pemuda Terundung

Sistem Kebaikan Pemuda Terundung

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Anak Lelaki/Pria Miskin / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Sistem / Tamat
Popularitas:196.9k
Nilai: 5
Nama Author: After Future

< Season 1 [ tamat ] >

Yudistira, biasa dipanggil yuda. seorang siswa serba berkekurangan yang selalu dirundung oleh teman sekelasnya.

pada suatu hari dia mendapatkan sebuah sistem absolut yang dapat mengubah hidupnya 180°. sistem itu disebut sistem kebaikan.

setelah membuat kontrak dengan sistem, quest quest bertemakan kebaikan pun terus mendatanginya.

< Season 2 [ dalam proses pembuatan ] >

Note: ini adalah novel dengan jalan cerita yang lurus. bagi yang suka mc badass, enggak bermoral, dan suka main wanita maka kalian salah tempat!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon After Future, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 33 | Dihadang Dedemit Pocong Merah

"Pengawas!!"

Pandu kembali ke perkemahan untuk melaporkan hilangnya 4 siswi di hutan.

"Temen temen saya..!! 4 temen cewek saya hilang di hutan..!!" (Pandu)

"Hah! 3 siswi yang bareng Frederica itu? Katanya mereka cuma mau jalan jalan di sekitar kawasan, kok bisa ilang sih!" (Pengawas)

Pandu menceritakan semua yang telah terjadi.

Alasan mereka mengejar Yudistira ke hutan, hembusan angin kencang, hingga kejadian menghilang ke 4 siswi dengan misterius, lalu Yuda yang berusaha mencari mereka sendiri.

"Biar saya kejar si Yudistira." (Lauroe)

"Jangan ngelantur! kamu juga siswa. Gimana kalau kamu hilang juga?" (Pengawas)

"Gak akan pa. Saya pernah tinggal cukup lama di daerah sini. Kalau gak salah di dekat lokasi ada 2 pohon beringin keramat." (Lauroe)

"Selain 2 pohon itu ada beberapa lokasi keramat lain yang biasa ditanamkan formasi santet." (Lauroe)

"Formasi santet. Yakin lu Lau?" (Pandu)

"Di seberang hutan sana ada dukun yang suka memasang jimat jimat membentuk formasi. Jika kita masuk ke dalam formasi itu tanpa izin si dukun, kita bisa kena santet. Itu cerita yang saya denger dulu." (Lauroe)

Pandu dapat chat dari Yudistira.

[Jangan biarkan ada yang mendekati kqwasan tadi. Yang kesanq bisa lena ilmu hitam seperti santet. Sebenarnya aku pergi ke hutan karema seseorang yang malang memintaku untuk mencabut semua formasi aantet yang tertanam di hutan ini.]

"Typo nya banyak banget. Dia nulisnya sambil lari kah?" (Pandu)

"Terus gimana sekarang? Eh kemana pengawas tadi?" Tanya Pandu pada Lauroe.

"Lu tunggu aja disini. Kurang lebih gua tau si Yudistira kemana." (Lauroe)

"Bilang ke pengawas kalo gua bakal kirim sharelock kalo udah nemuin tu cewek cewek." (Lauroe)

"Lu mau pergi sendiri?"

Lauroe berlari kencang ke hutan. Pandu tidak mengejarnya, karena tidak harus melakukannya. Pandu punya misi lain, yaitu untuk mencegah pengawas mendatangi daerah formasi santet.

Di tengah hutan, 1,6 kilometer dari lokasi hilangnya Frederica, Hana, Nadia Dan Yulia.

"Disini kan? Duh Cape banget..."

Aku berhasil sampai ke lokasi pusaka formasi yang kedua. Kali ini pusaka itu diikat di atas pohon tinggi.

"Aku melihat sesuatu tergantung di dahan pohon. Sepertinya sebuah tangan manekin."

"Apa itu pusaka formasinya?"

Biasanya benang hijau akan menunjukkan target quest nya. Tapi di quest supranatural ini peran benang hijau sebagai penunjuk jalan digantikan sementara oleh pusaka awan hitam.

Saat mendekat aku dihadang oleh pocong merah.

Wujudnya sangat mengerikan, dan kehadirannya diikuti dengan bau anyir darah yang tajam.

"Ada urusan apa kau kesini orang luar...?"

Si pocong itu berbicara padaku.

Aku mungkin akan berada dalam bahaya jika berkata jujur, jadi aku berbohong dengan berkata.. "Saya cuma lewat, pak."

Aku mengucapkan kebohongan yang payah. Pocong itu pun sepertinya juga merasa begitu.

"Pembohong..."

Pocong itu merapalkan kata kata yang tidak jelas, sepertinya sebuah mantra.

Tanah menjadi basah seperti pasir hisap. Kakiku pun tenggelam ke bawahnya.

Aku tidak percaya dengan apa yang aku lihat. Sebelum tenggelam aku lemparkan pusaka taring reog ke pocong itu, dan kena.

Tubuh pocong itu lenyap mulai dari bagian yang tertusuk pusaka taring reog.

"Ajian apa itu...!!!" Teriak si pocong merah sebelum lenyap.

Pusaka formasi kedua berhasil aku cabut.

"Dimana pusaka itu jatuh ya?"

Aku menemukan taring reog menancap di batang pohon. Tampaknya keris itu menancap setelah menembus 2 batang pohon lain.

Aku tidak menyangka taring reog rupanya setajam itu, padahal mata pisaunya tumpul saat aku sentuh.

Energi negatif kurasakan lagi. Aku pun bergegas mencari pusaka yang ketiga. Semakin cepat semakin bagus, aku tidak bisa menemukan Nadia dan yang lainnya jika tidak melepaskan formasi santet ini secepatnya.

Begitu sampai di lokasi pusaka ke 3 tertanam aku langsung membuat jalan dengan ranting pohon yang tergeletak.

Pusaka ke 3 dikubur di dalam tanah dengan semak semak berduri tajam yang ditimbun di atasnya.

Awalnya aku tidak curiga sedikit pun, hingga sebuah tangan keluar dari semak semak itu.

Tangan hantu itu kotor dan penuh dengan luka. Dia merogoh rogoh sekitarnya.

Aku berusaha melenyapkan hantu itu sebelum dia keluar sepenuhnya.

Mataku terbelalak saat aku melihat sosok ibu muncul di dekatku.

Sosok yang menyerupai ibu itu hanya diam berdiri mematung dengan melemparkan senyum cerah.

Wajah dan senyum itu benar benar terlihat seperti ibu. Tapi aku yakin tak akan ada orang bodoh di dunia ini yang akan tertipu dengan ilusi murahan macam itu.

Meski sempat kaget aku kembali fokus untuk melenyapkan makhluk itu, namun lagi lagi penampakan ibu muncul di hadapanku.

Aku mulai kesal karena hantu itu membawa bawa ibu. Tanpa basa basi lagi aku tebas tangannya yang kotor.

"Paannaaaaass...!!!" Hantu itu mengerang. Rupanya dia hantu wanita.

Sekarang aku berpikir 2 kali sebelum mendekat.

Tidak hanya menyeramkan, energi negatif hantu wanita itu lebih kental dari pocong merah sebelumnya.

"Kenapa hantu itu tidak hilang? Padahal aku yakin sudah menebasnya dengan pusaka taring reog."

[Itu bukan hantu, tapi dedemit. Dedemit yang satu ini punya energi yang berkali kali lipat lebih besar dari pocong merah barusan.]

[Satu kali tebasan tidak cukup untuk melenyapkannya. Coba tebas dia 3 kali!]

"Baiklah. Tapi bagaimana cara mendekatinya sekarang? Semak semak berduri itu bergerak dan melindunginya."

[Tidak ada cara lain. Anda harus sedikit terluka Kontraktor.]

"Yah, mau bagaimana lagi..."

Kalau aku mendekatinya aku pasti akan tertusuk semak berduri itu. Dan kalau aku melemparkan taring reog seperti yang aku lakukan saat melawan pocong merah, aku akan kesulitan mengambil kembali senjataku.

Belum lagi, kemungkinan dedemit wanita itu bisa menghindarinya.

"Mampus deh. Aku harus mengambil risiko."

Para hantu biasa yang berdiam di hutan ini kabur saat dedemit wanita penjaga pusaka itu.

Wujud dedemit wanita ini sangat aneh. Dia memakai daster berwarna putih, dia botak alias tidak ada rambut sama sekali, dan dua tanduk tegak tumbuh di ubun ubunnya.

Dia lebih mirip sosok iblis yang ada di literatur kuno.

"Mari kita singkirkan iblis ini."

Aku membayangkan diriku adalah miguel sang tokoh utama novel Hunter And The System untuk menambah keberanian.

"Jangan mendekat..." Si dedemit memberi peringatan.

Aku maju dengan penuh keberanian.

Beberapa kali saat kakiku tersangkut duri, aku cepat cepat melepasnya.

Untung saja sepatu mistis melindungi telapak kakiku. Jadi yang terluka hanya lutut dan betisku saja.

"Jangan mendekat! Pergi dari sini!" (Dedemit)

Aku tersandung akar pohon yang tiba tiba muncul. Aku pun terjatuh dan mendarat di semak semak berduri.

"Aakkhhh...!!!"

Rasanya sakit sekali. Sekujur tubuhku tertusuk duri duri kecil namun sangat banyak.

Sialan. Apa pusaka Awan Hitam hanya bisa melindungi dari serangan berbasis ilmu gaib?

[Bangunlah Kontraktor! Anda sudah sampai di depan dedemit itu!]

Aku tahu. Aku bisa melihat bawah dasternya yang melayang.

Aku terlambat menyerangnya. Dedemit itu naik ke atas pohon. Sementara aku bersimbah darah di bawah sini.

"Bisa beri aku saran bagaimana mengatasi masalah ini?"

"Membantu orang yang sedang kesusahan itu adalah kebaikan kan."

[Anda tidak bisa memanggil taring reog kembali ke tangan anda setelah dilemparkan.]

[Anda juga tidak punya bakat yang dapat mempermudah anda. Jadi anda harus memutar otak untuk menaklukkan dedemit itu.]

"Tunggu! Bakat untuk mempermudah..."

"Aku dapat jalan keluarnya!!!"

Aku membuka papan statistikku. Disana, di tabel bakat ada satu slot bakat yang kosong.

Sistem memberikanku hak untuk memilih sendiri bakat apa yang aku inginkan. Jadi aku pilih saja bakat yang hebat dan tidak biasa.

Bakat

• Bela Diri | Aikido (Advance Level)

• Suara Emas | Pop

• Pemburu | (Advance Level)

• Silahkan Isi Sendiri

"Sistem! Masukkan bakat para magician terhebat dunia ke dalam statistikku!"

Bakat

• Bela Diri | Aikido (Advance Level)

• Suara Emas | Pop (Advance Level)

• Pemburu | (Advance Level)

• Pesulap | (Advance Level)

Mungkin aku sedikit serakah karena menginginkan bakat dari semua magician hebat.

Level Advance dari bakat Aikido memungkinkan untuk melakukan improvisasi pada setiap teknik yang ada.

Contohnya teknik Yarijutsu yang artinya teknik toya berpedang. Meski namanya teknik berpedang namun praktek dari teknik ini adalah bagaimana cara mengatasi lawan bertongkat.

Tapi saat bela diri Aikido ku mencapai level advance praktek teknik yarijutsu juga bisa membuatku menggunakan teknik berpedang panjang yang tidak pernah diciptakan oleh pencipta teknik aikido itu sendiri.

Lalu contoh lainnya bakat pemburu yang meng unlock skill skill amazing saat naik ke level Advance.

Lalu bagaimana dengan bakat pesulap ini? Bakat pesulap level Advance membuat sulap yang aku lakukan bukan sekadar trik atau tipuan untuk memanipulasi mata penonton yang melihatnya.

Tetapi trik yang dapat memanipulasi realita.

Trik pertama yang aku gunakan adalah 'Keris Menghilang'

Aku buat lingkaran dengan jari tengah dan jempolku lalu aku masukkan taring reog ke lingkaran jariku.

Seakan ada lubang hitam di sana, taring reog pun hilang dan muncul kembali di atas kepala si dedemit.

Keris itu pun menancap di kepala si dedemit yang langsung membuatnya histeris.

"Sakiiitt...!!!"

"Benar benar berhasil!" Aku melompat kegirangan, sampai lupa kakiku luka.

[Pilihan yang cerdas.]

"Jangan bilang dia masih sanggup bertahan."

Dedemit wanita itu meleleh. Sepertinya 2 serangan sudah cukup untuk membunuhnya.

Dedemit itu musnah. Namun sebelum benar benar hilang dedemit itu menunjukkan sebuah 'penglihatan' padaku.

Dalam penglihatan itu, aku melihat seorang wanita yang berperawakan mirip dengan si dedemit.

Wanita itu adalah korban pembunuhan berencana yang dilakukan oleh suaminya sendiri.

Usai ditusuk dan dipukuli sampai mati, jasad wanita itu dilempar ke jurang.

Namun mayat wanita itu tersangkut semak berduri, dan ditemukan oleh kakek tua beberapa hari kemudian.

Bukannya menolong mengangkut jasadnya, kakek itu malah mencabut tulang rahang bawah si jasad dan kemudian menguburkan mayatnya di halaman belakang rumahnya.

Ini adalah cerita kematian si dedemit semak berduri itu.

Penglihatan berakhir sampai disitu.

Tidak lama kemudian si dedemit itu muncul lagi dibalik pepohonan, tapi dengan wujud yang lebih baik, seperti arwah orang yang baru saja meninggal.

"Pak... Pak..." Panggil si dedemit.

"Tolong ambil jasad saya... Tolong kuburkan saya dengan layak..."

Dedemit itu memohon padaku untuk dibebaskan.

Aku menjawabnya dengan suara bergetar karena merinding.

"Kalau urusan saya sudah selesai, saya akan menolong anda..."

"Baru saja teman teman perempuan saya hilang di culik harimau putih dan genderuwo di hutan ini."

"Kalau saya sudah menemukan mereka, saya pasti membantu anda."

Dedemit itu menunjuk, lalu menghilang.

[Arah yang dia tunjuk adalah rumah si dukun yang menjadikannya arwah gentayangan.] Kata Agen Nostradamus.

"Ini pengalaman pertamaku berurusan dengan hal hal semacam ini." Kataku.

Ku gali tanah di bawah tumpukan semak lalu aku menemukan sebuah bungkusan kain putih.

Aku raba raba isi kain itu, rupanya isinya adalah rahang dedemit tadi.

Tinggal 3 pusaka lagi.

Sistem memberiku ramuan penyembuh gratis untuk mengobati lukaku.

"Terima kasih Sistem. Kemana berikutnya?"

[Sebelum anda ke tempat pusaka ke 4, saya ingin memperingatkan anda.]

[Berbeda dengan pusaka kedua dan ketiga yang dijaga oleh dedemit. Pusaka ke 4 dijaga oleh sekumpulan orang yang mengagung agungkan ilmu hitam.]

[Jadi anda akan berhadapan dengan sajam dan senjata sejenisnya setelah ini.]

"Tenang saja. Dengan bakat pesulapku tidak akan ada orang yang bisa melukaiku."

Semoga saja sih...

...

....................................................................................

Moral (88) (Mulia)

Ketampanan (-49) (Jelek)

• Berat Badan (93 kg)

• Kharisma ( 7 )

Kekuatan (100) (Sangat kuat)

• Kecepatan (46) (Cepat)

• Pertahanan (59) (sangat Kokoh)

• Stamina (50) (Kuat)

• Mentalitas (39) (Kuat)

Kecerdasan (110) (Sangat Pintar)

• 3 Pelajaran yang paling dikuasai:

(Sudah mencapai level maksimal)

(Sudah mencapai level maksimal)

(Sudah mencapai level maksimal)

Bakat :

• Bela Diri | Aikido -Advance-

(Teknik Dasar) (Teknik Lanjutan)

• Penyanyi Pop | Suara Emas -Advance-

• Pemburu | Mata Pembaca Angin - Advance-

(auto aim) (reading the wind) (third person point of view) (strong eyes)

• Pesulap | Manipulasi Realita -Advance-

• sepatu mistis

• selimut sutra

• emas hitam peretas

• hoodie anti terkejut

• lidah suci

• Taring Reog Hijau

• Awan Hitam

....................................................................................

Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄

....................................................................................

1
Riko Ardiansyah
coba kasih nama tor siapa yang bicara sih
Norain Abdul Rashid
Berat bdan nya gprnh kurng . Heran aq.. Kya fungsi sistem kurng deh.
Agang Junior
ok...maaf ya thor saya skip bacanya ya... wkkk hbs bingung ini d negara mana kok sekolah ngijinin kelahi dan biasa aja dgn anak murid yg berantem mana pake se jata lagi...xi..xi
Agang Junior
ini sekolah apaan ngijinin kayak gini...atw sekolah untuk menghadilkan pasukam denjaka
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
benar bwnar kacau tuh sekolahan
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
bakat penyanyi pop belum digunakan
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
nggak ikut lomba menyanyi ta?
Yuni Cahya
sistemnya eror...🤔
Louis Vert
DIKIT AMAT ANJG, SAMPAH, MC UDH SAMPAH LAGI DI BIKIN SAMPAH, DI KASIH 200K DOANG GOBLOK, BELI BAKSO 2 PORSI LANGSUNG HABIS TOLOL
Putra_Andalas
pilih aja bakat : MASTER PENGOBATAN
Putra_Andalas
sbgusnya tdk ada kata damai utk PELAKU KEJAHATAN ,jika di biasakan makin besar peluang bagi pelaku utk mengulangi kejahatannya.
Putra_Andalas
ni BB kgak turun nih...kpan bisa turunya ?? 😵
Putra_Andalas
jujur di part ini...gua gemesh dgn KeGoblokan nih Gendut...punya tehnik tapi mubazir 😵
GHEAN RAKHENZA: goblok banget anjing si mc nya percuma ada beladiri akido terus udh ke kunci juga tangan musuh nya malah di lepas bego bener🤣
total 1 replies
Putra_Andalas
udah sangat jelek ,tdk Cerdas pulak... Ambyaaar dah..😂
Putra_Andalas
namanya org Gendut ,jelas aja beban pukulannya pasti berat kalo kena..
Empong Tihyar
semangat thor
Theafterworld: Iya, author akan lebih semangat 🍀
total 1 replies
Abbie Jard
udah lemah.miskin.sering di bulli.berani nya sama orang tua nya sendiri.tapi sama orang lain malahan patuh banget sampai ga berani membentak...
otak nya dimana.uang udah di kasih malah di tarik lagi.kan kamu masih bisa makan masih ada orang tua.sedang kan nenek cuma minta makan doang.MC nya tolol banget ga mikir
Minus Muhadi
LIKE LIKE...LU AJ THOR YG LIKE SENDIRI...CERITA SAMPAH KAYA GINI MAU DI LIKE.....CERITA MASIH AMATIRAN...CERITA ANAK KLS SD
Theafterworld: Gua gak punya sistem bang🥲. Harapannya sih, suatu saat bisa punya sistem kaya cerita fiksi ini, huhuu😜
total 1 replies
Minus Muhadi
baca cerita novel ini malah ikutan jd goblok sihhh gw...ohhh mungkin ini kisah nyata si THORnya sendiri kali ya sebagai tokoh si YUDA...,
Minus Muhadi
Like Like apa yg mau di LIKE Cerita dan ungkapan kata katanya aj gk jelas...huhhh membagongkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!