NovelToon NovelToon
Hamka Putra Arwah Hidup

Hamka Putra Arwah Hidup

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Mata Batin / Mengubah Takdir
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Sebuah kejadian membuat Haris yang merupakan seorang pemimpi perusahaan besar langsung hancur.
Dia kehilangan segalanya dalam satu hari dan memilih untuk mengakhiri hidupnya tapi setelah mati, dia justru menemukan kenyataan kalau orang yang selama ini dia sembunyikan mengandung anaknya.
Hamka Haris Stuart, seorang anak buta warna yang lahir dari rahim adik angkat Haris yang terus di sakiti karena hanya seorang anak dari istri kedua.
Bagaimanakah Hamka bisa menemukan warna dalam hidupnya setelah dia tahu kalau ayah yang selama ini dia panggil Daddy bukanlah ayah kandungnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rutinitas Hamka

"Ya Allah Hamka apa yang terjadi nak?" tanya Delisha saat melihat Hamka sudah basah kuyup di depan gerbang rumahnya dengan Kalingga yang berdiri dengan satu ember kosong di tangannya.

‎"Kalingga menyiram Hamka" jawab Hamka.

‎"Mama, Kalingga kesal sama dia, kenapa dia telus belangkat sekolah dengan es cendol, padahal kan bisa dengan Kalingga dan Zaheer juga" jawab Kalingga melempar ember kosong itu ke arah Hamka yang sama sekali tidak menghindar, tapi untungnya ember itu segera di tangkap Vandra.

‎Pagi hari Hamka pasti akan selalu di lakukan sesuai jadwal, dia akan berangkat sekolah TK bersama Esmeralda adik angkatnya dan Liam Lintang, tapi Kalingga juga ingin berangkat bersama Hamka jadilah kejadian itu terjadi, Hamka yang menolak pergi dengan Kalingga langsung di siram anak lima tahun itu karena kesal.

‎"Hei kolang Kaling! kamu jangan ganggu Hamka ya, dia itu kakakku!" bentak Esmeralda segera menarik Hamka ke arah rumahnya supaya Yudhistira bisa mengganti pakaian seragam Hamka yang juga selalu ada di rumah Vandra karena Yudhistira adalah keponakan Lucas.

‎Vandra berjongkok dan mengusap rambut Kalingga, Kalingga yang di beri nama sama seperti almarhum Kalingga istri pertama Zhafran itu memang memiliki sifat yang sama dengan Kalingga, tomboy dan suka berkelahi, tapi Kalingga baik pada semua orang hanya pada Hamka saja dia sering melakukan kekerasan.

‎"Jangan begitu nak, kasihan Hamka, dia tidak mungkin melawan kamu karena kamu perempuan" bujuk Vandra

‎"Tapi Om, Kalingga kesal sama dia, dia ko tidak pelnah telsenyum dan tidak baik pada semua olang, tapi sama es cendol dia selalu baik" keluh Kalingga

‎"Esmeralda bukan es cendol" protes Vandra memelas

‎"Panggilan sayang mungkin kak" ucap Delisha terkekeh.

‎"Zhafran mana?" tanya Vandra

‎"Dia kabur" jawab Haris tapi hanya bisa di dengar Delisha dan Kalingga saja.

‎"Papa tidak kabul Om, papa kelja" ucap Kalingga

‎"Oh... jadi Zhafran kabur? dia berani kabur dari tugas?" tanya Vandra

‎"Bukan begitu kak, tadi mas Zhafran berangkat pagi pagi katanya mau menyiapkan presentasi di kantor" jawab Delisha

‎"Kamu di bohongi, hari ini itu harusnya dia pergi ke perusahaan di Bogor, dia pasti malas pergi" jawab Vandra lalu pamit untuk segera menyusul Zhafran ke kantor.

‎"Papa tidak pelnah belubah ma, tidak pelnah bisa jauh dali mama" celetuk Kalingga lalu masuk ke dalam mobil untuk berangkat dengan Zaheer yang sudah anteng di dalam mobil.

‎Di rumah Vandra.

‎"Harusnya kamu siram juga dia Hamka jangan diam saja" ucap Haris geregetan

‎"Kalau Hamka balas nanti dia malah tambah ngamuk pa, biarkan saja" jawab Hamka

‎Yudhistira hanya bisa tersenyum saja, dia tidak bisa melihat Haris tapi dia tahu kalau Haris ada dan selalu di sekeliling Hamka, begitupun dengan keluarga Vandra yang lain.

‎"Hamka sudah benar, tidak semua kekerasan bisa di selesaikan dengan kekerasan lagi" ungkap Vandra

‎"Halah, padahal sendirinya juga emosian, kalau anaknya di ganggu dia pasti marah" sinis Haris membuat Sagara yang ada di sana terkekeh.

‎"Apa katanya?" tanya Vandra

‎"Katanya Lo jelek kakak ipar" jawab Sagara

‎"Hamka, papa kamu pasti rabun karena terlalu lama jadi hantu, apa di dunia hantu ada rumah sakit? minta dia periksa mata" ucap Vandra dan Sagara tertawa.

‎"Kalian berdua memang gila, nanti kalau kekuatanku sudah bertambah aku akan membuat diriku terlihat oleh orang orang yang di sayangi Hamka supaya aku tidak kena fitnah" gerutu Haris

‎"Ya lakukan saja tapi jangan membahayakan semua orang" ucap Sagara

‎"Ayo berangkat sebelum kalian terlambat" ajak Vandra

‎"Let's go papa, ayo Hamka kita sekolah" jawab Esmeralda menggandeng tangan Hamka.

‎Mereka berangkat setelah Liam dan Lintang juga siap, Hamka tidak lupa mengecup kening Lyra terlebih dahulu dengan berlari ke rumah Langit meskipun Langit melarangnya karena Lyra masih bayi, tapi bukan Hamka namanya kalau dia menuruti perintah.

‎######

‎Di sekolah TK.

‎"Lihat ini, aku bawa bekal ayam katsu" ucap Izhar salah satu teman Hamka di sekolah.

‎"Aku bawa tumis rumput" celetuk Hamka

‎"Kamu makan rumput?" tanya Liam dan Lintang

‎"Rumput yang sering di jual di pasar, ini" jawab Hamka

‎"Apa ini?" tanya semuanya

‎Mereka sedang beristirahat dan makan bersama di dalam kelas sebelum mereka akan bermain di taman bermain sekolah, semuanya selalu berbagi apa saja yang mereka bawa dan memakannya bersama sama makanya mereka akur, kecuali Hamka dan Kalingga, keduanya tidak akan berbagi makanan apapun, hanya akan berkelahi.

‎"Itu genjer anak anak" ucap guru TK

‎"Oh..." jawab semuanya mengangguk.

‎"Mommy suka ini dan Daddy memasaknya dengan ayam goreng, Emerald mau?" tanya Hamka

‎"Mau, aku bawa ayam goreng juga" jawab Esmeralda

‎"Pasalan, aku dong bawa lendang" sinis Kalingga

‎"Aku tidak tanya" jawab Hamka datar membuat semua murid waspada.

‎"Aaaaaaa!" Kalingga berteriak dan Liam juga Lintang langsung menahan Kalingga supaya dia tidak menerjang Hamka dan menyerangnya lagi seperti tadi pagi.

‎Liam akan selalu menjadi penengah antara Kalingga dan Hamka, bahkan tak jarang dia juga akan kena jambak atau cakaran Kalingga tapi dia tidak pernah keberatan karena bagi Liam keduanya sebenarnya tidak saling membenci, hanya butuh untuk tidak bicara saja.

‎"Hei kamu wajah tliplek! akan aku hajal kamu, sini!" teriak Kalingga

‎"Aku tidak mau, aku akan makan dengan Emerald" jawab Hamka semakin membuat Kalingga marah.

‎"Es cendol jelek! awas kalau kamu makan sama si tliplek itu!" ancam Kalingga

‎"Emerald cantik, kamu yang jelek" celetuk Hamka"

‎"Aaaaaa! lepas Liam!" teriak Kalingga yang sekarang bahkan guru juga harus turun tangan untuk menenangkan anak pemarah itu.

"Sudah Kalingga, Hamka kan memang begitu sejak dulu" bujuk Liam

‎"Hahaha... Kalingga kenapa kamu marah, Hamka hanya bercanda" ucap Haris

‎"Om Halis halusnya ajali anaknya itu, malah meledek!" kesal Kalingga yang sekarang malah membuat semua yang tidak bisa melihat hal gaib merinding.

‎"Kalingga..." ucap guru TK

‎"Ada hantu Bu, dia ngaku ayah angkatnya Hamka" ucap Lintang supaya gurunya itu tidak takut.

"Dia tidak berbahaya kan?" tanya guru itu.

"Tidak Bu"

"Tidak Bu guru, aku baik ko" jawab Haris tersenyum manis dan di tatap datar Hamka.

"Bercanda nak, papa tidak mungkin menikah kalau bukan kamu yang pilihkan istri untuk papa" ucap Haris mengecup kening Hamka

1
Tri Handayani
ah kasihan sekali izhar😇😇😇
Ridwan01: iya kak kasihan dia 🙏
total 1 replies
Fitriputri
lanjuttt thor
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
Fitriputri
lanjuttt💪
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Ridwan01
Selamat datang di dunia Hamka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!