NovelToon NovelToon
Anakmu Menumpang, Bu

Anakmu Menumpang, Bu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Rania selalu dihina dan direndahkan oleh mertuanya, dia mendapatkan caci makian itu dan suaminya hanya berdiam diri tanpa membelanya.

Ardi sang suami selalu beralasan jika ibunya sudah tua sehingga ingin melihatnya menjadi orang sukses sehingga dia menggunakan identitas Rania untuk membuat ibunya bahagia.

Cinta yang besar dimiliki Rania tidak mampu membuatnya berharga dan terlihat dimata keluarga suaminya, dia memutuskan untuk berhenti dan mengambil kembali semua miliknya.

Suaminya yang Menumpang tapi dirinya yang selalu dihina, dia membalas semua rasa sakit hatinya membuat suami dan keluarganya panik dan kalang kabut

Akankah, perjuangannya mendapatkan kebahagiaannya kembali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3

Ardi menggeleng putus asa, dia kembali menatap istrinya dengan mata berkaca-kaca berharap istrinya bisa memberinya kesempatan dan tidak membongkarnya sekarang

Tapi saat akan mengeluarkan suaranya telpon Rania berdering pelan dan itu dari rumah sakit

"Iya Hallo suster?". Tanyanya pelan.

"Dokter ada emergency dirawat darurat, dokter bisa kesini?". Tanyanya dengan panik.

"Apa tidak ada dokter lain?, saya baru saja pulang". Jawabnya khawatir.

"Maafkan kami dokter, dokter Arif dan dokter Meisa tidak bisa karena sedang berada diperjalanan luar kota, dokter satu-satunya yang bisa kami hubungi". Jawabnya memelas.

"Baik, lakukan pertolongan pertama padanya, aku akan kesana sekarang dan siapkan ruang operasi, aku akan tiba 15 menit lagi". Jawabnya dengan cepat.

Dia melangkah cepat sebelumnya mengambil tasnya dan menatap mereka semua dengan tatapan dingin terutama suaminya.

"Kuharap kamu tahu diri, bawa keluargamu dari sini karena jika aku pulang dan mereka masih disini, akan ku pastikan pihak keamanan yang akan mengusir mereka dan ku pastikan kamu tidak akan punya muka lagi pada tetangga kita".

Dia berlari menuju kamarnya, dan menguncinya agar tidak ada yang masuk.

Dia bergegas mengambil semua barang berharga yang dia miliki termasuk surat rumah, kendaraan miliknya dan yang dipakai suaminya begitu milik adik iparnya karena itu miliknya yang dia berikan kepada adik iparnya itu, setelah selesai dia bergegas keluar membawa sebuah tas kecil karena dia yakin akan menginap dirumah sakit jika kondisi pasien gawat.

Ardi yang kini menunduk langsung mengangkat kepalanya ketika ibunya mengguncangkan tubuhnya meminta penjelasan.

"Apa maksud Rania Ardi?, jangan bilang semua yang dia katakan sejak tadi itu benar adanya? Kamu bukan manager dan ini semua punya Rania?". Tanya sang ibu dengan geram.

Ardi hanya menunduk frustasi, tapi tak mengeluarkan suaranya.

"Katakan Ardi, jangan diam saja seperti patung seperti itu, katakan yang sebenarnya!!". Bentak sang ibu sambil terus menggoyangkan tangan Ardi dengan kesal.

"Benar kak, katakan jika apa yang dibilang kak Rania itu hanya kebohongan, kakak tidak mungkin menumpang kan?". Tanyanya tidak percaya.

Ardi hanya menunduk tak mengatakan apapun, harga dirinya sudah hancur berkeping-keping kalau sampai keluarganya tahu jika dia hanya lelaki biasa yang tidak memiliki apapun dan semua ini adalah milik Rania

Rania yang datang membawa barangnya kini berada didekat mereka.

"Dia tidak akan mengatakan kebenarannya karena takut kalau harga dirinya yang setinggi langit itu jatuh, dia terlalu aku beri perlakuan seperti raja hingga menjadi tidak tahu diri mengklaim sesuatu yang bukan miliknya, gajinya saja cuma 5 juta sebulan tapi mengaku seorang manager sampai keluarganya seenak jidatnya menghina orang".

"Dan ku beritahu kalian sesuatu, aku bukan tenaga Relawan seperti yang dia katakan pada kalian tapi aku seorang dokter spesialis, dan yang menghubungiku tadi adalah suster dirawat darurat dirumah sakit ternama dikota ini ".

Rania melangkah keluar tapi sebelum sampai pada pintu dia pun berbalik.

"Jangan lupa bereskan barang kalian dan angkat kaki dari rumahku termasuk anak kalian itu, aku sudah tidak sudi memberikannya tumpangan lagi padanya".

Rania kini keluar dari rumahnya sebelum akhirnya menyambar kunci mobil milik Ardi yang juga miliknya, begitu juga milik Adelia yang dia hadiahkan karena permintaan suaminya juga.

"Dasar manusia serakah, kurang ajar". Teriak sang mertua dengan penuh emosi.

Sedangkan keluarga lainnya hanya bisa mematung melihat apa yang dilakukan Rania, mereka sungguh tidak menyangka wanita yang biasa penurut berubah seperti itu

Ardi hanya bisa mengepalkan tangannya merasa sangat terhina diperlakukan seperti itu oleh istrinya, dia hanya bisa diam tanpa mengatakan apapun apalagi dia jelas melihat Rania mengambil kunci mobilnya dan juga milik adiknya yang tergantung ditempat mobil

Dia tidak akan pergi dari sini, bagaimanapun ini adalah rumahnya juga, dia adalah suami Rania, apa yang menjadi milik Rania adalah miliknya juga, dia harus membuat Rania kembali menerimanya .

"Ngapain bawah kunci mobilku kak Rania?, itu mobilku, kembalikan!!". Teriak Adelia dengan suara keras

Dia bergegas menyusul kakak iparnya itu untuk mengambil kembali kunci mobilnya tapi Rania sudah didalam mobil

Dia memukul kaca mobil itu dengan sangat kesal dan memaki kakak iparnya itu tapi Rania tidak memperdulikannya dan tetap menjalankan mobilnya keluar dari rumah, untungnya mobilnya tidak terhalang mobil lain sehingga dia leluasa keluar .

"Kembalikan kunci mobilku kak Rania, aku laporkan kamu kepolisian". Teriaknya dengan keras.

Dia menghentakkan kakinya melihat kepergian Rania, dia masuk kedalam rumah penuh emosi.

Setelah Rania benar-benar pergi, kini keluarganya menatap Ardi dengan penuh tuntutan, mereka langsung menarik Ardi duduk di sofa dan mengintrogasi nya.

"Katakan sekarang Ardi, jangan sampai kau berbohong pada ayah". Desisnya dengan geram

"Benar Ardi, jelaskan pada kami mengapa Rania mengatakan jika kamu bukan manager dan hanya staf biasa dan semua ini bukan punyamu". Ucap Sang paman penuh penekanan.

Dia tidak menjawab apapun, dan langsung bangkit menuju kamarnya, dia tidak peduli pada teriakan dan emosi keluarganya dia tidak akan pernah membuka mulutnya dan memberitahukan semuanya kepada keluarganya, dia yakin itu hanya gertakan Rania semata, perempuan itu sangat mencintainya dan memperlakukan dia seperti Raja selama ini

"Dia tidak akan berani melakukan itu padaku, aku yakin dia hanya menggertak ku, dia sangat mencintai dan memujaku, dia hanya kesal karena ibu menampar nya". Ucapnya dalam hati begitu sampai didalam kamarnya

Melihat sikap anaknya, Sang ibu hanya mendengus kesal menatap keluarganya yang kini ikut menatapnya.

Adelia masuk kedalam rumah dan langsung memeluk sang ibu karena sangat kesal kunci mobilnya diambil oleh Rania apalagi dia mau keluar bersama teman-temannya.

"Bagaimana ini Bu?, jika benar semua ini milik kak Rania, kita benar-benar dalam bahaya, aku tidak mau diusir dari rumah ini, rumah ini mewah dan aku bisa pamer sama teman-teman aku, aku juga tidak mau kehilangan mobilku". Ucapnya sambil menggoyangkan tangan sang ibu dengan manja.

Dia tidak terima mobilnya diambil begitu saja, apalagi dia sudah memamerkannya kepada semua temannya jika itu mobilnya yang diberikan kakaknya tapi ternyata punya kakak iparnya, kakak nya membohongi dirinya.

"Diam lah Adel, ibu sedang pusing, jika benar yang dikatakan oleh Rania kita tetap harus bertahan disini, dia sudah menikah dengan kakakmu jadi semua miliknya adalah milik keluarga kita, dia tidak akan bisa mengusir kita dari sini". Ucapnya dengan angkuh.

"Benar tuh kak, setelah ini lebih baik kalian perbaiki sikap kalian dan ambil sertifikat serta barang berharganya, balikkan nama kalian agar dia tidak bisa berkutik".

Mereka langsung mengangguk sambil tersenyum cerah mendapatkan ide untuk membungkam mulut sombong Rania.

"Kamu akan menyesal Rania".

1
Ayudya
makanya Ardi jadi laki laki jangan banyak tingkah
Ayudya
suami Rania lagi galau tania🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
Uda Rania laporkan aja mereka kepolisi biar tau mereka apa itu sengsara🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lah ga tau malu banget si keluarga kamu Ardi.
Ayudya
Ardi siapa juga yg mau balik ma laki laki seperti kamu
Ayudya
lah siapa juga kamu Ardi pakai harus menemui Rania lagi🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
itu lebih baik Rania kamu jual rumah lama dan kamu beli yg baru agar suami mokondo mu ga nganggu lagi🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
bagus Rania kamu buang aja tu keluarga benalu biar tau mereka
Ayudya
lah Ardi mang ga tau diri banget.segitu yakin nya Rania Masi mau ma kamu yg mokondo🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
kadang ketulusan itu yg menghancurkan kita
Ayudya
bagus lah kalau kalian sadar diri🤣🤣🤣🤣dan cepat pergi dari rumah rania
Ayudya
persiapkan diri kalian tuk jadi gembel🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lah manusia ga tau diri semua.bagus Rania ambil dan jangan beri kesempatan pada manusia yg seperti mereka🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lah benalu banget si keluarga Ardi mana mau. pisik lagi
Ayudya
nah ini yg aku suka peran wanitanya tegas dan badas🥰🥰🥰🥰
Soraya
dh mampir thor lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!