NovelToon NovelToon
Tulus

Tulus

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:233.6k
Nilai: 5
Nama Author: jero rina

"Ternyata benar ya, kata orang orang mencintai seseorang yang belum selesai dengan masa lalunya itu sulit." Citra.


"Maaf kan aku,, Aku akan membahagiakan kamu dengan caraku meski aku belum bisa lepas dari masa laluku, bantu aku keluar dari masa laluku dan berjan bersama menuju masa depan" Tomi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jero rina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menemui Orang Tua Citra...

Semenjak hari itu, hubungan Citra dan Tomi berjalan dengan baik mulai ada kemajuan dan juga perhatian dari keduanya, hingga tak terasa kini usia kandungan Citra menginjak enam bulan, dan kehebohan pun terjadi karna baru saja ini Citra menghubungi jika nanti sore akan berangkat ke Bali untuk menemui Citra.

"Tomi bagai mana ini, aku gak mau kalo sampai mama dan papa aku tau keadaan aku yang sebenarnya, aku belum siap melihat wajah kecewa kedua orang tua ku." ucap Citra sedih.

Tomi diam saja saat Citra terus bicara dan berjalan ke sana kemari untuk mencari solusi sehingga suara Tomi membuat Citra Dian dan duduk di dekat Tomi.

"Jam berapa orang tua kamu berangkat ke Bali?" tanya Tomi

"Nanti sore, tepatnya jam lima."ucap Citra

"Baiklah ayo siap siap, kita pergi ke rumah orang tua mu sekarang dan aku akan bicara jujur tentang semuanya, aku ingin minta restu pada orang tua kamu, karna aku ingin menikahi kamu ulang secara hukum dan agama sebelum anak ini lahir." ucap Tomi tegas.

"Apa kamu yakin?" tanya Citra ragu.

"Aku yakin, kamu ganti baju ya aku tunggu disini." ucap Tomi.

"Bukannya kamu mau ke kantor ya, biar aku aja yang ke rumah mama papa, kamu kerja aja."ucap Citra karna masih ragu membawa Tomi pulang kerumahnya.

"Siap siap Citra aku tunggu kamu disini sambil telpon Diki untuk minta ijin libur hari ini."ucap Tomi tidak mau di bantah.

"Baiklah..." ucap Citra pelan dan berjalan menuju kamarnya untuk mengganti pakaian.

Dia sofa Tomi mulai menghubungi Diki untuk minta ijin.

"Halo Diki, gue mau minta ijin ya hari ini gak ke kantor soalnya gue mau ke rumah orang tua Citra." ucap Tomi.

"Ok gak masalah, nanti Lo kirimkan aja berkas yang harus gue pelajari lewat email. Dan ada urusan apa Lo mendadak ke rumah Citra?"tanya Diki.

"Orang tua Citra mau ke Bali nanti sore buat ketemu Citra, kan Lo tau sendiri kalo Citra udah di Jakarta dari tiga bulan yang lalu, maka dari itu gue mau bilang jujur sama orang tua Citra kalo gue udah nikahin Citra secara sirih,"ucap Tomi.

"Oh... tapi kalo menurut gue lebih baik Lo antar aja Citra kesan dan biarkan Citra yang bicara dulu sama orang tuanya agar orang tuanya gak terlalu kaget, dan sori ya bukannya gue gak kasih Lo ijin tapi ini juga demi kebaikan Lo, Lo tungguin aja Citra di mobil untuk berjaga jaga."ucap Diki memberi saran.

"Apa begitu..?" tanya Tomi bingung.

"Kalo menurut gue iya, karna Lo harus kasih waktu dulu Citra sama orang tuanya bicara lewat hati ke hati, nanti kalo Lo udah dibutuhin baru Lo datang."ucap Diki lagi.

"Baiklah kalo itu menurut Lo baik, gue akan lakuin saran Lo."ucap Tomi.

"Ya udah gue mau jalan ke kantor dulu, dan Lo harus ingat mengalah dan mengaku salah bila di hadapan orang tua Citra."ucap Diki lagi.

"Ok... Makasih atas sarannya."ucap Tomi dan setelah itu Tomi menutup telepon nya dan menunggu Citra yang masih siap siap sambil mengirim email kerjaan buat Diki.

"Tomi... yuk berangkat."ucap Citra sudah berdiri di hadapan Tomi.

"Citra aku akan antar kamu pulang ke rumah kamu, tapi aku tidak ikut masuk dulu karna aku ingin memberikan kamu waktu untuk berbicara pada orang tua kamu, tapi jika nanti aku di tanyakan kamu bisa langsung menghubungi aku karna aku akan menunggu kamu di depan rumah kamu."ucap pelan dan menatap Citra lembut.

"Baiklah, begitu juga lebih baik, agar aku bisa bicara pelan pelan sama mama papa dulu."ucap Citra menyetujui ucapan Tomi.

"Ya udah yuk berangkat,.ucap Tomi dan menggandeng tangan Citra keluar dari apartemennya.

Tak terasa satu jam berlalu kini mobil Tomi sudah terparkir rapi di dekat rumah Citra, sengaja memang Tomi tidak parkir di depan rumah Citra karna tak ingin membuat orang tua Citra curiga.

"Aku masuk ya, doain agar mama dan papa gak marah besar sama aku."ucap Citra mengambil tangan Tomi untuk di salimi.

Tomi langsung memeluk erat Citra seakan akan ini adalah pertemuan terakhir baginya hingga waktu setengah jam tak membuat Tomi melepaskan pelukannya.

"Kenapa Hem..?"tanya Citra karna melihat wajah Tomi yang murung.

"Gak tau kenapa aku merasa kita kana berpisah, hati aku berat banget untuk melepas kamu keluar dari mobil ini."ucap Tomi masih memeluk Citra.

"Aku baik baik saja, dan doakan semoga di mudahkan dan papa sama Mama tidak memisahkan kita apa lagi ada anak kita yang sangat membutuhkan kasih sayang yang utuh dari kita berdua."ucap Citra menenangkan hati Tomi.

Citra melepas pelukan dari Tomi dengan perlahan setelah agar tegang Citra langsung melahap bibir Tomi untuk penyemangat agar Tomi gak sedih lagi. Meski hubungannya dengan Tomi sudah membaik, tapi Citra dan Tomi tak pernah melakukan hal intim lebih jauh dari sekedar ciuman karna Tomi punya prinsip akan melakukan itu saat hatinya sudah sepenuhnya buat Citra Tomi gak ingin saat ia melakukan *** *** ada wanita lain dalam hatinya sehingga membuat ia merasa bersalah pada Citra.

"Aku turun ya, nanti aku kabari" ucap Citra sekali lagi mengecup bibir Tomi sekilas dan setelah itu keluar dari mobil Tomi berjalan menuju pagar rumahnya yang sangat tinggi dan luas itu.

"Kenapa hati aku berat banget ya melepas Citra pulang ke rumahnya, kenapa aku gak rela ya, seakan akan bakal berpisah saja, mudah mudahan ini hanya firasat gue aja, karna gue gak mau berjauhan dengan Citra dan anak gue" ucap Tomi menatap Citra yang semakin jauh akhirnya hilang saat Citra masuk dalam rumah melewati pagar hitam yang tinggi itu.

"Aduh... kenapa hati ini makin gak enak ya, ada apa ya sama Citra di dalam, pingin masuk tapi belum di kasih kabar." ucap Tomi gelisah.

Sedangkan di dalam rumah citra sedang menangis berlutut di hadapan kedua orang tuanya karma merasa malu karna sudah membuat kedua orang tua Citra kecewa.

"Siapa yang sudah menghamili kamu Citra?" ucap papa Citra yang sedari tadi hanya diam saja tanpa bersuara begitu juga ibunya yang hanya menangis saat melihat anaknya datang dengan keadaan perut buncit tanpa sedikit pun memarahi Citra.

"Temen Citra pah, maafkan Citra pah, Citra salah karena sudah mengecewakan mama dan papa Citra sudah merusak kepercayaan mama papa." ucap Citra menangis sesenggukan.

"Kamu gugurkan kandungan kamu itu dan menikah dengan laki laki pilihan papah karna kamu sudah di lamar dan akan menikah Minggu depan."ucap papa Citra seketika membuat Citra menatap papanya tajam begitu pun dengan ibunya yang tak menyangka suaminya akan berbicara seperti itu.

"Papa..." pekik mama Citra kaget dan kesal.

.

.

.

Bersambung....

1
Novi Titor Novititor
ohhh jadi pengen
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
rina wati
tuh kan rasakan sakitnya arti omongan kamu Tomi,,ya wajarlah citra buat persiapan menabung
darma wati
cerita seru,perjuangan cinta yang tulus.
Windarti08
maaf Thor... kalo komen aku meyinggung, aku sekedar kasih masukan soal penulisan yang banyak typo nya. agar lebih menarik lagi karena ceritanya udah bagus.
aku selalu kasih like, kadang komen dan udah subscribe juga.
lebih semangat lagi nulisnya. sukses selalu Thor 👍💪🙏
Windarti08
maaf Thor... bab ini banyak typo bertebaran, terutama nama Tommy yang ganti jadi Dicky.
saran aku, lebih diperhatiin lagi setelah menulis.
sayang, padahal ceritanya bagus, tapi karena banyak typo jadi sedikit terganggu dan kurang enak saat dibaca🙏🙏
Windarti08
kan Tomy udah tau nama panjang Citra dari KTP waktu mau bayar penginapan, gak dicocokin sama nama Citra yang temen SMA nya dan kebetulan ada di Bali dan juga dia liat ada di restoran tempat ia makan sama Diki
Windarti08
neng Citra..... cinta boleh tapi jangan jadi bodoh karena cinta.
knapa harus berkorban sebesar itu untuk laki-laki yang bahkan gak tau kalo kamu ada
Porman Siahaan
ceritax buat kkk
Gadis Manggar
lanjut....
scarlet
salahmu sendiri Tomi,,, makax berpikirlah sebelum bertindak,, kamu yg sdh lbh dlu mempermainkan pernikahan mu dgn menawarkan nikah kontrak,,
Indrijati Saptarita
koq udahan yaa.... duuhhh....
SitiNur20969975
mampir thor dimari😍
Handra Wati
lanjut dong thor ceritanya....tambah penasaran deh
Si Manis
up dong kak
M Dewi
tetap semangat utk menulis dan up thor
M Dewi
aku selalu setia menunggu kmu up lg thor. tetap semangat...ok
M Dewi
nama Citra berubah jd Dian. mgkin author capek wktu menulis
M Dewi
sekarang namanya jadi Romi
M Dewi
Tomi atau Diki namanya bisa berubah rubah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!