NovelToon NovelToon
Playboy Insaf

Playboy Insaf

Status: tamat
Genre:Playboy
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: winda siregar

Kisah tiga orang pria playboy bernama Riko, Aril dan Romi yang bersahabat dengan dua pria lainnya yang bernama Refan dan Bagus.

Tiga playboy ini iri melihat kehidupan dua sahabat mereka lainnya yang sudah berumah tangga hidup dengan bahagia bersama keluarga mereka.

Hal ini membuat mereka juga ingin bahagia seperti sahabat mereka lainnya. Tetapi kedua sahabatnya menyuruh dan mendukung mereka untuk berhenti menjadi seorang playboy dan membantu mereka mendapatkan pendamping hidup yang mereka sebut bidadari surga.

Ternyata untuk menjadi pria yang baik sangat sulit, mereka menjalani berbagai cobaan untuk mendapatkan bidadari surga mereka. Mungkin itu hukuman atas perbuatan mereka selama ini.

Akankah mereka berhasil insaf menjadi seorang playboy dan mendapatkan bidadari surga mereka atau mereka akan kembali pada hobby lama mereka sebagai seorang playboy?

Silahkan ikuti kisah selanjutnya. Tapi sebelum membaca silahkan pilih menu favorit dan jangan lupa like, komentar, vote dan hadiahnya ya untuk mendukung novel ini.

Terimakasih....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon winda siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tigapuluh Empat

Beberapa hari kemudian..

Aril sudah sampai di Bandara Internasional Juanda untuk urusan bisnis. Dia sudah menyusun jadwal ke kota ini satu bulan yang lalu. Tetapi selain urusan bisnis Riko juga mempunyai misi datang ke kota ini.

Sahabatnya Refan menyuruhnya untuk menyelidiki keluarga dari almarhum suaminya Kinan. Karena keluarga Refan mendapat teror belakangan ini.

Selaku sahabat sudah selayaknya membantu sahabatnya yang sedang membutuhkan.

Sebelumnya Aril sudah membicarakan hal ini dengan salah satu kerabatnya di Kota Surabaya ini yang bisa dipercaya. Teman Aril itu sudah diperintahkan oleh Aril untuk mencari tau tentang keluarga Akarsana.

Aril keluar dari Bandara dan langsung masuk ke dalam mobil. Dia dijemput oleh rekan kerja yang juga membantunya mencari informasi tentang keluarga Akarsana.

"Ril aku dapat info baru tentang keluarga yang sedang kita pantau" lapor rekan Aril.

"Apa bro?" tanya Aril langsung.

"Keluarga Akarsana ternyata memiliki dua anak laki - laki. Mereka anak pertama dari keluarga Akarsana. Nama mereka Bimo Akarsana dan Bima Akarsana" ungkap rekan Aril.

"Waah informasi yang bagus ni bro. Sebentar aku hubungi dulu teman aku yang ada di Jakarta ya" ujar Aril.

Aril segera meraih ponselnya yang ada di saku celananya. Dia segera mencari nama Refan dan mengirim pesan kepada Refan.

Aril

Ada informasi baru dari teman aku. Bima mempunyai saudara kembar bernama Bimo Akarsana.

Tak lama kemudian ponsel Aril berbunyi ternyata Refan yang menghubunginya.

"Halo Ril, kamu saat ini dimana?" tanya Refan.

"Aku sedang menuju daerah rumah Bima Aku dan temanku janjian bertemu dengannya di sana. Dia baru mengorek informasi dari seseorang yang rumahnya tak jauh dari rumah keluarga orang tua Bima" jawab Aril.

"Aku baru dapat kabar dari orang suruhanku. Pria yang mirip dengan Bima bernama Ricardo Yacob. Tapi dia hanya menemukan informasi pria itu sepuluh tahun belakangan ini. Data pria itu sebelumnya tidak di temukan. Aku rasa ini ada hubungannya dengan Bimo Akarsana, kakak kembarnya Bima. Kinan pernah bercerita kalau Bima mempunyai Kakak tetapi mereka tidak boleh menyebutkan atau membicarakan tentangnya karena Kakaknya Bima lari dengan wanita yang berbeda agama. Sehingga Papanya Bima sangat marah" ungkap Refan.

"Bisa jadi Fan, sepertinya informasi yang kamu dapatkan dengan yang aku terima saling berhubungan. Aku akan mencoba mencari tau informasi selanjutnya mengenai Bimo Akarsana" ujar Aril.

"Terimakasih Ril, maaf jadi merepotkan kamu" sambut Refan.

"Gak masalah bro. Itulah guna sahabat, siap membantu kapan saja" jawab Aril.

Telepon terputus, Aril dan rekannya segera meluncur ke rumah keluarga Akarsana.

"Ini rumahnya?" tanya Aril ketika mobil berhenti di sebuah rumah.

"Iya. Kita turun atau hanya melihat - lihat saja dulu?" tanya Rekan Aril.

"Ya langsung turun lah, udah kadung sampai di sini. Ngapain cuma lihat - lihat aja. Entar di grebek warga, dikira punya niat buruk" jawab Aril.

"Baik kalau begitu kita turun" sambut pria yang ada di sampingnya.

Mereka berdua turun dari mobil dan berjalan menuju rumah yang dituju. Aril mengetuk daun pintu yang ada di hadapannya.

Tok.. tok.. tok..

"Assalamu'alaikum.. " ucap Aril.

"Wa'alaikumsalam.. " sahut suara dari dalam.

Tak lama pintu rumah dibuka.

"Maaf cari siapa ya Nak?" tanya seorang pria tua.

"Mau cari Bapak Akarsana" jawab Aril.

"Ya saya sendiri. Ada keperluan apa ya kira - kira?" tanya pria itu penasaran.

"Perkenalkan Pak saya Aril" Aril menyodorkan tangannya ke arah pria itu.

"Akarsana" jawab pria tua tersebut.

"Saya datang dari Jakarta Pak, mau cerita sedikit dengan Bapak tentang putra Bapak yang bernama Bimo dan juga almarhum Bima Akarsana" ujar Aril.

Ucapan Aril barusan membuat pria tua itu tampak terkejut.

"Bima dan Bim... Mo?" ucap pria itu.

"Ya, boleh kita bicara di dalam Pak?" desak Aril.

"Si.. silahkan" ajak Pak Akarsana.

Aril dan temannya masuk ke dalam rumah Pak Akarsana.

"Silahkan duduk" Pak Akarsana mempersilahkan Aril dan temannya duduk.

"Terimakasih Pak" sambut Aril.

"Bu... " panggil Pak Akarsana.

"Ya Pak" sahut dari dalam.

"Sini sebentar Bu, ada tamu" panggil Pak Akarsana.

Tak lama seorang wanita tua juga keluar dari dalam rumah dan duduk tepat disamping suaminya.

"Ada apa Pak?" tanya Istri Pak Akarsana.

"Tolong Nak Aril ceritakan di hadapan saya dan istri saya tentang anak - anak saya? Ada apa dengan mereka? Bima sudah meninggal sedangkan Bimo sudah lama pergi dari kota ini" pinta Pak Akarsana.

Ucapan Pak Akarsana sontak membuat istrinya menegang.

"Mmm begini Pak.. Saya adalah Aril sahabat dari Refan, suaminya Kinan. Kinan dulu kan istrinya Almarhum Bima, putra Bapak" ujar Aril.

"Iya benar" sambut Pak Akarsana.

"Beberapa bulan belakangan ini mereka seperti mendapat teror dari orang asing yang mengatakan kalau Bima bukan meninggal karena kecelakaan tetapi karena di bunuh" ungkap Aril.

"Astaghfirullah... " sambut Pak Akarsana segera.

"Ya Allah Bimaaaa... " Istrinya Pak Akarsana langsung menangis mengingat kematian putranya.

"Kinan juga beberapa kali melihat seseorang yang sangat mirip dengan Almarhum Bima. Maaf kalau kedatangan saya ke sini terlihat seperti mata - mata. Tapi semua ini saya lakukan demi keselamatan keluarga sahabat saya Pak. Yang saya dengar Bapak mempunyai anak kembar Bimo dan Bima, apakah benar?" tanya Aril.

Pak Akarsana dan istrinya saling pandang. Rahasia yang sudah lama dia tutup rapat sepertinya harus dia buka kembali. Pak Akarsana menarik nafas panjang.

"Benar.. saya punya anak kembar Bimo dan Bima. Bima adalah suami Kinan. Dia meninggal sekitar satu tahun yang lalu karena kecelakaan dalam perjalanan Bandung - Jakarta. Sedangkan Bimo, putra sulung kami yang sudah lama pergi dari rumah ini. Kami tidak tau dimana dia berada sekarang" jawab Pak Akarsana.

"Saya mau minta tolong kepada Bapak dan Ibu. Bisakah kalian menjelaskan kepada Kinan dan suaminya sekarang tentang Bimo. Siapa tau pria yang beberapa kali dilihat Kinan itu adalah Bimo kembarannya Bima. Saat ini Kinan sedang hamil dan kondisinya kasihan sekali Pak, Bu. Beberapa kali dia pingsan karena shock ketika melihat wajah pria yang mirip dengan Bima" pinta Aril.

Pak Akarsana menetap wajah istrinya.

"Bu coba ambil handphone kamu dan hubungin Kinan" perintah Pak Akarsana.

"Baik Pak" jawab Bu Akarsana.

Wanita itu berdiri dan berjalan menuju kamarnya untuk mengambil handphonnya yang tertinggal di kamar. Setelah itu wanita itu kembali keluar dan bergabung kembali bersama Suami dan tamunya.

Bu Akarsana menghubungi mantan menantunya Kinan. Istri dari Almarhum putranya Bima. Kini Kinan sudah menikah lagi.

Saat Ibu dan Bapak Akarsana sedang sibuk menghubungi Kinan dan Refan dan berbincang - bincang dengan mereka sangat lama, tiba - tiba seorang wanita keluar dari arah dalam rumah sambil membawa nampan yang berisikan minuman.

Gadis itu berdiri tepat di hadapan Aril sambil menunduk hormat dan membagikan gelas yang berisikan air minum kepada Aril dan temannya.

Naluri playboy Aril langsung bangkit kembali ketika melihat wanita cantik. Walau dia sudah bertobat tapi matanya sudah terlatih untuk tetap melirik ke arah wanita cantik yang dia temui.

Gila cantik banget gadis ini? Siapa dia? Apakah dia pembokat di rumah ini?

.

.

BERSAMBUNG

1
ep_mygTHV
sambel petee🤣
ep_mygTHV
td gua pikir jodoh rihana yoga , trnyataa ohh trnyataaa bobauu si bayu nii jodoh rihana😂
ep_mygTHV
arillll titisann lu bangettttt 🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
klo cwe rini yaa 🤣
ep_mygTHV
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
hamillll ini mahhhhhh😍😍
ep_mygTHV
denger kata "saat saat terakhir hidup nya" bulu kuduk merinding.... 😥
ep_mygTHV
wah kek nya udh mulai terungkap ini.. serruuhhhh ,,,
ep_mygTHV
klo riko sm hana tes d hari yg sama kok aneh hana hasilnya dh kluar , tp riko blm kluar , scr d novel ini kan riko ceo lbh bnyk duit dan bsa ngelakuin apa ajah...
gua rasa hana cm mo anaknya d urus riko dh makanya nitip anak nya 2hr gua rasa gak bakalan balik2 lg...
ep_mygTHV
wkwkwkwk ngakakkkk🤣🤣🤣
ep_mygTHV
wkwek emg lo gatau diri ril 🤣🤣🤣
ep_mygTHV
ini bukan aril dahh fix 🤣🤣🤣🤣🤣 kesambet setan pulau cinta🤣😂
ep_mygTHV
iya bgt lg.. pas hamil klo mau ini yaa harus... gabsa nahan , berat bgt klo nahan ngidam 🤣
ep_mygTHV
wkwkkwkk 🤣🤣🤣
ep_mygTHV
demi yaa demii gua merinding asli 🤣🤣
ep_mygTHV
berasa aril jd pelakor 🤣🤣🤣
ep_mygTHV
wkwkwk ga hrs muak jugaaaa din 🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
wkwkkwk pertanyaan nya bkin ngakak 🤣🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
parahh thorr.... ngakak gila asli 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
jujurr dok , lu ngerasa lucu/geli??? 🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!