Rihana Alexandria..
Seorang gadis cantik yang buta sejak lahir..
Kedua orang tuannya meningal, neneknya lah satu-satunya keluarga yang ia punya..
Kemudian karena neneknya sakit, beliau pun juga meninggal..
Rihana yang terpukul atas kepergian nenek, tepat pada hari ulang tahun nya ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya..
Ia menusuk jantungnya dengan pisau.. Jleb.
"Aaaaaaah...." Teriak Rihana.
Mendengar
teriakan sontak
pria yang tengah tertidur
di sopa pun ikut terbangun.
"Berisik, kamu sudah bangun. "Kata seorang pria.
"Ini di mana? Apa kamu malaikat maut! "ucap Rihana.
"Kamu bilang aku malaikat maut,
apakah ada malaikat
maut setampan
aku!
Tanpa sadar ketika terbangun ia sudah berada di tubuh Adelia Adella seorang aktris terkenal....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon f27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Filosofi
"Ya aku memang seperti marlin ayah nemo, ketika orang yang disayangi menghilang aku akan berjuang mencarinya. "ucap Alex serius.
"Oho jadi kau menyayangiku Alex. "ucap Adelia dengan tatapan menyelidik.
"Mana ada. " ucap Alex memalingkan wajah dan menyilang kan kedua tangannya.
"Hey kau sudah tertangkap bicara, jangan berbohong. " ucap Adelia bangga.
Dasar bodoh aku juga sudah menyukaimu *batinnya.
"Rasanya kau bukan seperti Marlin ayah nemo, kau lebih mirip dengan burung camar di film itu. Ketika di beri santapan bilang, punyaku punyaku. haha.. " lanjut Adelia.
Alex yang tak suka diibaratkan seperti burung camar oleh adelia, kembali menggelitiknya kali ini tampa ampun. Sampai sampai Adelia menangis dibuatnya.
"Hohoho Adelia nampaknya kau benar- benar berani, sini aku akan menggelitik mu sampai kau tidak berani lagi dan memohon ampun padaku beberapa kali. " ucap Alex.
"Tidak Alex, ampun ampun hahahaha." ucap Adelia.
Tapi Alex tidak menghiraukan perkataan Adelia dia terus menerus menggelitik..
"Aku belum puas Adelia, teruslah memohon sampai kau benar benar tidak akan berani lagi.haha.." ucap Alex.
"Huaaaaaaaa.. kau jahat huhuhu.. " ucap Adelia.
"Heh mengapa jadi menangis. " ucap Alex.
"Huhu kau jahat. " ucap Adelia.
Alex yang melihat Adelia menangis pun kemudian berhenti karena tidak tega melihat Adelia menitihkan air matanya.
"Hah baiklah tidak lagi, aku tidak akan menggelitik lagi. " ucap Alex.
"Yes kena kau, jadi Alex tidak akan menggunakan kelemahan ku lagi, dengan cara menggelikan.hihi.." batin Adelia.
"janji. " ucap Adelia.
"Baiklah. " ucap Alex.
Karena Alex telah menyetujui dan berjanji pada Alex, lalu Adelia membuat janji dengan Alex..
"Kalo begitu sini, kamu beneran serius kan berjanji aku perlihatkan. " ucap Adelia
Lingkar kan kedua jari kelingking, lipat jari manis serta jari tengah, satukan ujung jari telunjuk, dan cap kedua jempol, lalu puter tanganmu ke bawah.
"Kok gak bisa diputer. " ucap Alex.
"Mm kamu salah bukan diputer ke depan, tapi puter ke belakang. " ucap Adelia.
Setelah Alex mengikuti intruksi Adelia lalu,
"Tara lihat jadi bentul love kan. " ucap Adelia.
"His dasar kekanakan. " ucap Alex.
"Kamu bilang kekanakan, tapi dari awal kamu terus ngikutin. " ucap Adelia.
Ketika Alex hendak melepaskan tangannya kemudian Adelia mencegahnya.
"Belum selesai, coba perhatikan. " ucap Adelia.
"Jika kamu ingin melepas kedua jari telunjuk, tak lama pasti akan kembali lagi.
Jika kamu melepas kedua ibu jari, setidaknya masih ada jari telunjuk dan jari kelingking tidak susah untuk di perbaiki, tinggal satukan lagi jempolnya.
Tapi ketika jari kelingking di lepas, akan susah di satukan seperti sebelumnya lagi, jadi kamu harus memulainya dari awal. " lanjutnya.
"Filosofi banget kan! Ini rahasia leluhurku, aku hanya kasih tahu kamu saja Alex. Awas saja kalo kamu kasih tahu orang lain, bisa bisa kamu akan di gentayangi oleh mereka loh. " ucap Adelia.
"Ya." ucap Alex pucat.
Melihat Alex nampak pucat karena perkataannya Adelia mulai curiga dengan tingkah Alex itu.
"Alex kau takut hantu. " ucap Adelia.
Mengapa mukamu sangat pucat.
"Siapa yang takut hantu, sama sekali tidak. " ucap Alex.
"Ah benarkah, benarkah..
Baiklah kalo kamu beneran gak takut hantu, apa kamu berani kalo nonton film horor. " ucap Adelia.
Sialan mau taro dimana kalo Adelia sampai tahu kalo aku memang takut hantu. Ya tuhan beri aku alasan mengalihkan pembicaraan. * gumam Alex dalam hatinya.
Alex yang tidak mau sampai di ketahui Adelia karena takut hantu akhirnya mengalihkan pembicaraannya..
"Hey lihat Adelia ketika jari kelingking di lepas bisa di satukan lagi. " ucap Alex.
"Iya bisa, tapi ikatan jari kelingking tidak se'erat seperti sebelumnya. " ucap Adelia.
Yes dia terpancing *batin Alex.
"Jari kelingking melambangkan sebuah janji, jadi jika sudah di lepas susah untuk di perbaiki/susah percaya lagi. " ucap Adelia.
"Tinggal buat lagi apa susahnya. "ucap Alex santai.
" Hey hey dasar cowok brengsek, janji berharga karena setiap momennya, gak main lepas-lepas gitu aja.
Apa kamu akan terus hancurkan bentuk love love yang kamu buat sendiri. "ucap Adelia kesal sembari menggetok kepala Alex.
"Ya. " ucap Alex
"Ternyata Adelia kalo marah mengerikan juga seperti singa betina. " gumamnya dalam hati.
"Dasar cewek gitu aja baperan. " batin Alex.
"Dasar cowok memang brengsek. " batin Adelia.
Bersambung...