NovelToon NovelToon
Gigolo Feeling

Gigolo Feeling

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:300.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ranxx

Zyta. Sherlyzyta Mezzaluna menyukai Adam. Kakak kelasnya sejak menengah pertama. Zyta yang termasuk gadis pendiam tak tau apa yang harus dilakukannya saat perasaan asing dan baru pertama kali dirasakannya kepada Adam.

Ingin mendekat tapi tak tau caranya dan hanya dapat melihat dari kejauhan.

Bertahun-tahun berlalu, rasa itu masih ada. Melekat kuat bagaikan prangko pada kertas surat.Waktu yang lalu dan waktu yang sekarang telah berubah. Kata orang bagai langit dan bumi. Terlihat dekat namun jauh. Seolah mudah tergapai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ranxx, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34 : Yesterday Speak

Happy Reading

! : Be careful with typo.. cause it in everywhere

📋 Yesterday Speak

Semua orang membubarkan diri dan ada beberapa saudara Zyta yang mengejar taxi yang dinaiki Zyta. Dan yang lain memutuskan kembali ke kamar mereka masing-masing, termasuk Eldan dan Kane.

"Tunggu!" ujar Kane saat Eldan berada didepannya dan berjalan menuju kamarnya.

Eldan berhenti dan membalikkan badannya. Wajah Eldan datar saat ia melihat Kane yang menunjukkan wajah kerasnya.

"Ikut aku," ujar Kane membuat Eldan mendengus dalam hati.

Ia mendumal kesal dengan sikap semua sepupu Zyta yang suka seenak mereka menyuruh orang. Tak urung Eldan tetap mengikuti Kane dari belakang.

Eldan hanya diam dan mengikuti Kane dari belakang. Eldan sudah tau kemana Kane akan membawanya dan benar saja seperti dugaan Eldan, Kane akan membawanya ketempat dimana Evan dulu membawanya.

"Duduklah,"

Tanpa kata Eldan duduk didepan Kane yang sama seperti Evan dulu. Menatap keluar ruangan mereka saat ini.

"Kenapa kalian membawaku kemari?"

Kane menolehkan kepalanya dan menatap Eldan bingung, tak lama ia terkekeh kecil dan kembali melihat luar.

"Karena ini ruangan milik Zyta,"

Kali ini Eldan yang menatap Kane bingung.

"Tidak usah bingung. Ruangan ini adalah ruangan khusus yang Zyta minta karena dilengkapi peredam suara,"

Mendengar itu Eldan menoleh kearah pintu. Pantas saja pintunya ada dua. Sejak pertama kali Evan mengajaknya kemari, ia bertanya-tanya kenapa ruangan yang akan dimasukinya memiliki dua pintu.

"Itulah sebabnya terdapat dua pintu disana. Sama seperti ruangan kerja milik kakek," ujar Kane juga mengikuti arah pandang Eldan.

"Lalu, kenapa kau mengajakku kemari?"

Kane terdiam lalu terkekeh.

"Kau sungguh tidak suka berbasa-basi ternyata," kekeh Kane sembari menuangkan teh dalam teko ke dalam gelas.

"Setidaknya minum dulu,"

Kane memberikan gelas teh tersebut pada Eldan dan bergantian menuangkan teh ke dalam gelasnya sendiri.

"Kalian memang suka bertele-tele,"

Kane tertawa mendengar ucapan kesal Eldan.

"Itulah kami. Tapi, tidak sopan rasanya jika kita tidak minum dulu," ujar Kane dengan senyum lebarnya.

Eldan mendengus menjawabnya dan akhirnya mereka terdiam cukup lama dan juga sepertinya Eldan mulai terbiasa dengan kebiasaan keluarga ini. Yang Eldan lakukan saat ini adalah hanya diam sampai Kane mengeluarkan suaranya sendiri.

Dari yang Eldan dengar tadi dari salah satu pelayan saat ia tanpa sengaja melihat Kane dengan koper besarnya memasuki rumah, Kane adalah kakak sepupu Zyta dan pria itu sangat dekat dengan Zyta bahkan bisa dibilang pengidap sister-complex.

"Apa Evan yang membawamu kemari dulu?"

Eldan berdeham mengiakan.

Kane terkekeh, "Dasar anak itu. Berani sekali dia mendahuluiku,"

Eldan melirik Kane memandang aneh setelah itu tak ada kata apapun dari mulut Kane dan Eldan tak terlalu memperdulikannya.

Saat ini yang ada dipikiran adalah Zyta dan keanehan keluarganya. Benar apa yang dikatakan Zyta tadi saat ia menamani wanita itu makan malam. Keluarganya tak ada satupun yang memberikan penjelasan tentang perjodohan yang dilakukan nenek Zyta. Seolah-olah mereka telah direncanakan sebelumnya.

Walaupun Eldan adalah orang luar tapi ia berhak tau juga selain Zyta tentunya. Eldan merasa jika dirinya adalah korban tapi disisi lain ia juga merasa ia bukan seorang korban. Dan sikap Zyta yang menolah dijodohkan dengannya entah mengapa membuatnya sakit hati.

Eldan menyentuh jantungnya yang berdenyut tak nyaman dan tak luput dari pandangan Kane.

"Merasa tak nyaman?" ujar Kane tanpa melihat kearah Eldan dan dengan segera Eldan menjauhkan tangannya dan bersikap biasa saja membuat Kane mendengus.

"Kau dan Zyta memang pasangan yang cocok,"

Eldan mengerutkan dahinya dan memandang Kane bingung.

"Yang satu suka berbohong dan yang satu pandai berakting," ujar Kane tenang meminum tehnya hingga tandas lalu meletakkan gelasnya keatas meja dengan kasar.

Pandangan Eldan mengarah kearah gelas tersebut dan berpikir untung saja gelas itu tidak pecah. Jika didengar dari kerasnya suara benturan gelas tersebut dengan meja pasti akan membuat gelas tersebut pecah dengan mudah jika gelas tersebut gelas yang tipis.

"Apa maksudmu?" ujar Eldan mengerutkan dahinya tak senang.

"Kau sangat pintar berakting,"

Eldan menaikkan sebelah alisnya dan menunjuk dirinya yang diangguki Kane.

"Bagian mana dalam diriku yang pintar berakting?"

Kane meletakkan ibu jari dan jari telunjuknya didagu, berpikir. Tapi, jika dipikir-pikir bagian mana dari Eldan yang pintar berakting. Malahan Eldan lebih berkesan tidak ingin ikut campur sejak kedatangannya dirumah ini.

Memang, apa yang Eldan lakukan itu adalah jalan terbaik daripada berurusan dengan keluarga besarnya tapi percuma saja sudahan, sekarang saja Eldan sudah terseret masuk ke dalam keluarga ini atau mungkin sejak Zyta membawa Eldan kerumah nenek-kakeknya ini.

Kane mengedikkan bahunya, "Entahlah. Tapi, aku merasa kalian memiliki kesamaan,"

"Kesamaan?"

Kane mengangguk.

"Kalian sama-sama suka menjadi orang lain,"

"Maksudmu?"

"Hah~ Aku yakin. Yang ada dihadapanku saat ini bukanlah kau yang sebenarnya. Benar tidak?" ujar Kane melirik Eldan.

Eldan hanya balas melirik dan tak urung menganggukkan kepalanya kecil.

Kane mendengus, "Benar dugaanku," ujar Kane menggelengkan kepalanya.

"Sudahlah. Lebih baik kau tidak usah banyak basa-basi. To the point saja. Apa yang ingin kau ucapkan?"

Kane kembali tertawa.

"Kau ini benar-benar. Tapi, memang benar sih. Ada yang ingin kubicarakan denganmu," ujar Kane menumpuhkan kepalanya ke sebelah tangannya dan tersenyum jahil pada Eldan.

"Apa kau sedang mempermainkanku?"

Kane kembali terkekeh dan menggelengkan kepalanya.

"Bagaimana mungkin aku berani mempermainkan cucu dari Naresh Sayudha?"

Eldan membulatkan matanya terkejut saat Kane mengetahui nama dari kakeknya. Eldan mengerutkan dahinya dan memandang Eldan curiga.

Kane melambaikan tangannya, "Eiyy.. jangan menatapku penuh kecurigaan seperti itu. Tanpa perlu mencari tau sekalipun. Kau tidak bisa berbohong dengan wajah yang sangat mirip dengan Naresh Sayudha waktu muda,"

Eldan kembali mengerutkan dahinya, berpikir sepupu jauh Zyta dari Jepang ini memangnya berumur berapa hingga mengetahui wajah kakeknya sewaktu muda. Ia yang cucu asli saja tidak pernah tau wajah muda kakeknya dulu.

"Apa kau berpikir berapa umurku sekarang?" tanya Kane datar dan dengan wajah polosnya Eldan mengangguk.

"Teme~ Kau pikir aku setua ini?!! Huh!! Kita bahkan seumuran," ujar Kane bersedekap kesal dan mengalihkan pandangannya kearah lain.

Sedangkan Eldan lagi-lagi membulatkan matanya tak percaya. Orang didepannya ini adalah orang yang sebaya dengannya. Kakak sepupu Zyta? Kane?

"Tunggu?! Kau bilang kita seumuran?" tanya Eldan dengan dahi berkerut dalam.

Kane melepaskan sedekapnya dan menganggukkan kepala.

"Jika kita seumuran? Lalu, berapa umur mbak Zyta?"

"Hah? Mbak? Maksudmu, kau memanggil Zyta kakak?"

Eldan menganggukkan kepalanya dengan dahi yang masih berkerut bingung.

Kane mengedipkan matanya tak percaya, "Berapa umurmu?" tanya Kane menunjuk Eldan.

"23 tahun. Kau?" tanya Eldan balas menunjuk Kane.

"Sama. 23 tahun. Zyta bilang berapa umurnya?"

"Waktu itu dia bilang 5 tahun lebih tua dariku. Artinya 28 tahun, mungkin?"

Kane membulatkan matanya dan mengedipkannya pelannya. Ia tak mempercayai apa yang didengarnya.

Zyta nekat sampai sejauh itu. Adik sepupunya yang satu ini, memang beda. Sungguh WOW dan sangat berbahaya sehingga membutuhkan pengamanan yang sangat ketat. Lengah sedikit saja, semua bisa terjadi.

"Ya Tuhanku! Dia baru berumur 22 tahun,"

Kali ini gantian Eldan yang membulatkan matanya bahkan mulutnya ikut terbuka. Jadi selama ini Zyta berbohong padanya dan apa jangan-jangan Sherlyzyta bukan nama asli wanita ini.

"Kalau begitu, apa nama asli Zyta adalah Sherlyzyta?"

Kane menganggukkan kepalanya, "Ya... Sherlyzyta Queen Mezzaluna,"

'Sherlyzyta Queen Mezzaluna? Sherlyzyta Queen?' Batin Eldan mengeja nama Zyta yang terasa familiar didalam ingatannya.

🎡📋🎡TBC🎡📋🎡

1
selesai baca 👏🤭 suka
5 ⭐⭐⭐⭐⭐
Akhirnya bersatu,Namun tamu special nya x d hadirkan author.. Twin Karina & Sarina 😐
Sevi Hartanti
kangen,besok baca lg,udah ngantuk 😴,bye Adam - zitha👋
Sevi Hartanti
salah satu novel favorit ku😘😘, padahal bagus kok sepi🤔,
vvdni
lah kok yg pas disms kok juga nmanya eldan thor, nmanya adam atau eldan
Ranxx: karakter cowoknya punya dua nama.. dan karakter cewek punya temen yng namanya sama kayk karakter cowoknya..

jdi disini tuh aq pake satu nama ke dua orang berbeda..
total 1 replies
Rani
mampir
Titin Annaj Athoriq
sy suka cerita dgn judul yg gak biasa
Aryani Dinda
kejutan
Aryani Dinda
ceritanya bagus tp like nya knpa dikit
Aryani Dinda
konfliknya sama Tante girang yang udah candu MA Adam alias eldan
Ranxx: 😭 karna dia terlalu ganteng jdi tante girangnya kecanduan gk mau lepas..
total 1 replies
Fatiyah rrgfyrterrtfretuyy
baru baca thor moga mnarik
Mawar Phutrii
bingung sama alurnya thor
Farida Silalahi
cocoknya detektif conan yg pecahin masalah ini. asli gue bingung.....
Riana Nazwa
ceritanya bagus kak aku suka

bdw mampir juga ya kak di novel Ku judulnya TERSISIH KARENA MENDUA
😍 Chairin 😍
babaliut....
Inna Wati
cerita nya bikin pembaca harus ikut andil mikir...kmn ni arah dan tujuan author...haaiisss maaf kn mak2 ni..GK than klo disuruh tebak tebakan..tpi ttp lanjut baca🙏🙏
Ranxx: 🙏🙏🙏 maaaf jugaa yaakk.. aq gk tahan klo gk buat cerita kek gtu 🤭🤭🤭
total 1 replies
Sandi Hasan
akuu mampir yaaa
Ranxx: makasih dah mampir disini juga 😙😙😙
total 1 replies
Bundanya Naz
cape deh..cm sakit kepalaku
Ranxx: Klise bgt ya ceritanya
total 1 replies
Bundanya Naz
surprise 😄
Ranxx: Tante-tante nyusahin dateng 🤣
total 1 replies
Bundanya Naz
keluarga aneh 🥺
Ranxx: ini juga karna Mikhail cmn punya anak cewek doang.. satu tok pula
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!