NovelToon NovelToon
Jeritan Dendam Sang Ibu Susu

Jeritan Dendam Sang Ibu Susu

Status: tamat
Genre:Ibu susu / Balas Dendam / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:129.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Sejak SMA, Amelia Hartono diam-diam mencintai Evan Cristian. Ketika takdir mempertemukan mereka kembali setelah lulus kuliah, Amelia mengira Tuhan akhirnya mengabulkan cintanya. Sebagai pewaris tunggal keluarga Hartono, Amelia yang polos dan kesepian menyerahkan seluruh kepercayaan kepada pria yang dicintainya.

Namun, cinta itu ternyata hanyalah jebakan.
Satu per satu aset perusahaan berpindah tangan. Pernikahan yang selama ini diyakininya sah ternyata palsu. Bahkan, bayi yang dikandung dan dilahirkannya dengan taruhan nyawa ternyata bukan darah dagingnya. Amelia hanyalah seorang ibu pengganti yang ditipu.

Di balik semua itu berdiri Evan Cristian dan istri sahnya, Carolin Baskara, model papan atas sekaligus putri keluarga konglomerat Baskara. Namun, saat semuanya hancur, Elang Anderson teman lamanya muncul kembali, pria yang diam-diam pernah jatuh cinta padanya kini membantunya.

"Kau boleh menangis hari ini, Amelia. Tapi besok, aku akan memastikan mereka yang menangis di hadapanmu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

Seminggu kemudian.

Hari yang selama ini ditunggu akhirnya tiba. Sidang gugatan cerai antara Evan Cristian dan Carolin Baskara resmi digelar. Sejak pagi, halaman pengadilan dipenuhi wartawan. Nama Carolin yang merupakan model papan atas membuat persidangan itu menjadi perhatian publik.

Lampu kamera terus menyala ketika Evan turun dari mobil. Tak lama kemudian, Carolin datang bersama Tuan Baskara dan tim kuasa hukumnya. Tatapan keduanya bertemu. Tidak ada lagi kehangatan. Yang tersisa hanyalah kebencian.

Di dalam ruang sidang.

Hakim membuka persidangan dengan tenang.

"Sidang perkara perceraian antara saudara Evan Cristian sebagai penggugat dan saudari Carolin Baskara sebagai tergugat resmi dibuka."

Beberapa saksi dipanggil satu per satu. Para pelayan rumah memberikan kesaksian.

"Tergugat memang sangat jarang mengurus anaknya. Sehari-hari yang merawat Baby Aurora adalah pengasuh. Bahkan menyusui pun dilakukan oleh ibu susu."

Hakim mencatat seluruh keterangan itu. Kemudian giliran Laras dipanggil. Laras berdiri dengan tenang di depan majelis hakim.

"Saudari Laras, apakah benar saudari merupakan ibu susu sekaligus pengasuh Baby Aurora?"

"Iya, Yang Mulia."

"Ceritakan apa yang saudari ketahui."

Laras menarik napas panjang.

"Sejak saya bekerja di rumah Tuan Evan, hampir seluruh kebutuhan Baby Aurora saya yang mengurus. Mulai dari menyusui, memandikan, hingga menidurkannya. Sedangkan Nyonya Carolin lebih sering berada di luar rumah karena pekerjaan."

Carolin langsung berdiri.

"Itu bohong! Saya bekerja untuk keluarga saya!"

Hakim mengetukkan palu.

"Tergugat diminta tenang."

Carolin menggertakkan giginya. Ia kembali duduk dengan wajah penuh amarah.

Setelah mendengar seluruh keterangan saksi dan bukti yang diajukan, hakim membacakan putusan sementara mengenai hak asuh.

"Demi kepentingan terbaik bagi anak. Hak asuh sementara Baby Aurora berada di tangan saudara Evan Cristian."

Ruangan langsung hening. Wajah Carolin memucat.

"Apa? Tidak! Saya ibunya! Saya berhak atas Aurora!"

Ia langsung berdiri dengan emosi.

"Yang Mulia, saya keberatan! Keputusan ini tidak adil!"

Tuan Baskara segera menarik lengan putrinya.

"Carolin, duduk."

"Tapi, Pa!"

"Duduk!" Suara Tuan Baskara terdengar tegas.

"Kita masih berada di ruang sidang."

Dengan napas memburu, Carolin akhirnya kembali duduk. Namun, sorot matanya dipenuhi kebencian. Tak lama setelah sidang selesai, berita itu langsung memenuhi berbagai media.

"Model papan atas Carolin Baskara kalah dalam sidang hak asuh. Saksi menyebut Carolin jarang mengurus anaknya. Karier diutamakan, bayi diasuh ibu susu."

Nama Carolin menjadi perbincangan publik. Banyak warganet mulai mempertanyakan citranya sebagai sosok keluarga yang selama ini ia bangun. Beberapa kontrak kerja sama bahkan mulai ditunda sambil menunggu perkembangan kasus.

Carolin membanting ponselnya begitu membaca komentar-komentar yang menyerangnya.

"Kenapa semuanya menyalahkanku! Aku tidak terima!"

Air matanya mengalir deras. Selama bertahun-tahun ia membangun nama sebagai artis papan atas. Namun, hanya dalam hitungan hari, reputasinya mulai runtuh.

Sementara itu, di ruang rapat kantor hukum keluarga Baskara.

Tuan Baskara duduk dengan wajah dingin. Di hadapannya telah berkumpul beberapa pengacara.

"Saya tidak akan membiarkan Evan menang semudah ini." Ia melempar sebuah map ke atas meja.

"Siapkan gugatan pidana."

Salah seorang pengacara membuka isi map tersebut.

"Kasus apa yang akan kita gunakan, Tuan?"

Tuan Baskara menjawab tanpa ragu.

"Penggelapan perusahaan Hartono. Selidiki seluruh proses pengambilalihan aset yang pernah dilakukan Evan. Kalau ditemukan unsur pidana ... pastikan dia masuk penjara."

Seluruh pengacara mengangguk.

"Baik, Tuan."

Namun, salah seorang pengacara tampak ragu.

"Tuan ... Ada satu hal yang perlu dipertimbangkan."

"Apa?"

"Kalau perkara ini dibuka ke publik ... ada kemungkinan Nona Carolin juga akan ikut terseret. Sebab beberapa transaksi perusahaan dilakukan saat keduanya masih bekerja sama."

Ruangan mendadak sunyi. Tuan Baskara memejamkan mata beberapa saat. Namun, kebenciannya kepada Evan telah mengalahkan segala pertimbangan.

"Kalau memang itu risikonya biarkan, yang terpenting ... Evan harus membayar semua yang telah dia lakukan."

Tak seorang pun menyadari. Keputusan itu bukan hanya akan menghancurkan Evan. Tetapi juga menjadi awal dari terbongkarnya rahasia terbesar yang selama ini disembunyikan oleh Evan dan Carolin, rahasia tentang Amelia, bayi Aurora, dan kebohongan yang mereka bangun sejak awal.

1
Ummee
beneran tamat kak?
nggantung kak😭
masih pensaran siapa yg bikin Elang celaka
Ummee: insyaAllah kalo ada rezeki lebih ya kak, maafff🙏
ini lagi fokus kebutuhan anak.
semoga kakak di lancarkan rezeki nya oleh Allah, Aamiin🤲
total 4 replies
Ummee
malang benar nasib Elang, kak author...
Ummee
kenapa merasa bersalah? kan yg salah bapak nya evan krn menggambil uang perusahaan
Ummee
apa Laras tdk pakai seragam baby sitter?
Ummee
ya iyalah, Aurora takut sama kamu mak lampir, u uppss🤭
Ummee
penasaran, misal ada di dunia nyata, si bayi DNA nya ikut siapa ya? 🙏
Ummee: oke kak, mkasih infonya🥰🙏
total 2 replies
Alfin Jambak
krnapa tidak ada sambungan dari kisah si elang
siska bejo
untuk cerita elang sudah selesai sampai disini kak
Aditya hp/ bunda Lia
nama grup wa nya apa aku cari gak ada
Aisyah Alfatih: DM aja wa ku kak nantinaku undang ke grup
total 3 replies
Keinara Leticia
mau banget kak
Keinara Leticia
mau kak
Aisyah Alfatih: gabung ke grup yang ada di sini ya nanti ada Wanya
total 1 replies
Yani
Ka, mau gabung link
Aisyah Alfatih: boleh kak langsung masuk grup kak
total 1 replies
tenny
seruu
xuer jinghao
kak lanjut semangat terus kak 💪🥰🥰🥰
Si Memeh
karya mu emang selalu bagus dn seru thooooorrrr 👍👍👍
Woro Septi
tamat ya ga jelas
Aisyah Alfatih: untung di lanjut sampai tamat kak,karna gagal retensi 🫣
total 1 replies
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
karya hebat! tapi masih misterius
Dewi Ansyari
Astaga Elang kasihan celaka😭😭😭,semoga bisa selamat
Dewi Ansyari
Kasihan Elang cinta yg tidak pernah terbalaskan 😭😭
Dewi Ansyari
Tunghulah kehancuran kamu Evan,Carolin dan tuan baskara,sebentar lagi kalian akan mendapatkan ganjarannya 😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!