Thania, seorang mahasiswi semester akhir harus bekerja keras untuk membiayai kuliahnya yang hampir selesai karena keluarga tengah dilanda Krisis ekonomi.
Thania terpaksa bekerja di sebuah tempat hiburan demi mendapat uang banyak untuk biaya kuliah nya sendiri.
Akankah perjalanan Thania mulus tanpa hambatan? atau malah akan membuat Thania menyesal seumur hidup?
Ikuti kelanjutan nya yahh
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sidang Skripsi
Bara dan Thania baru saja sampai di rumah mereka setelah menempuh perjalanan yang cukup membuat Thania lelah.
"Bik tolong Bawakan barang-barang kami ke kamar" ucap Bara yang kemudian memapah Thania masuk kedalam rumah
"Baik tuan"
"Kamu Istirahat dulu ya sayang,,, aku ambilkan minum" ucap Bara saat membantu Thania berbaring
"Terimakasih mas,, harusnya aku yang melayani mas, ini malah terbalik" ucap Thania
"Tidak masalah" jawab Bara
Lalu Bara keluar untuk mengambilkan air putih dan membawanya kedalam kamar. Bara duduk di dekat Thania dan menatap istrinya yang terlihat pucat
"Kamu gak enak badan ya? muka mu pucet gitu sayang?" tanya Bara
"Mungkin kecapekan aja mas,, tadi aku mual pas take off pesawatnya" jawab Thania
"Hmm,, ya sudah sekarang kamu rebahan gih,, "
"Mas mau kemana?" tanya Thania dengab memegang tangan bara yang akan beranjak
"Keluar sebentar" jawab Bara
"Temenin aku mas,,, aku gak mau ditinggal" ucap Thania dengan wajah memelas
"Ya sudah" Jawab Bara pasrah
Lalu Bara ikut berbaring di samping Thania sembari memeluk nya. Bara melihat jam di kamar masih menunjukkan pukul 08.30 masih ada waktu untuk Thania beristirahat sebelum sidang nanti. Tidak membutuhkan waktu yang lama, Thania akhirnya tertidur didalam dekapan hangat suaminya.
Saat sudah memastikan Thania tidur, perlahan bara melepaskan pelukannya terhadap Thania, lalu dia turun dari tempat tidur dan berjalan keluar dari kamarnya.
"Bik,,,"
"Iya tuan"
"Tolong buatkan sup ayam hangat untuk Nia, nanti setelah bangun berikan sup itu kepadanya. Aku mau keruang kerjaku" ucap Bara
"Baik tuan"
Kemudian Bara berjalan menuju ke ruang kerjanya sementara Thania masih lelap dalam tidurnya.
Ditempat lain,,,,
Aryo sudah bersiap-siap untuk menghadapi sidang skripsinya juga hari ini. Semua keperluan sidang sudah di persiapkan Aryo agar tidak ada yang tertinggal nantinya. Saat Aryo tengah sibuk berkutat di kamarnya, mama Aryo menghampiri nya
"Aryo"
"Ada apa ma?" jawab Aryo datar
"Nanti setelah selesai sidang, kamu ajak Shanum kerumah ya,, mama mau bertemu" ucap mama
"Kenapa harus aku sih ma? kan mama bisa nelfon dia langsung. Lagian setelah sidang aku mau makan bareng temen-temen ku" jawab Aryo
"Jelas mama menyuruhmu! karena sebentar lagi kalian akan menikah! pokoknya mama gak mau tau, sore nanti ajak Shanum kerumah!" ucap mama yang kemudian pergi meninggalkan Aryo di kamar
"Belum jadi istri saja sudah merepotkan! dasar Bocil!" Sarkas Aryo untuk shanum
Setelah segala keperluan sidang sudah siap, Aryo segera berangkat ke kampus untuk mengikuti jadwal sidang skripsinya.
Sementara itu,,,
Thania terbangun dari tidurnya saat tidak merasakan kehangatan Bara lagi. Dilihatnya ke samping kanan dan kiri, namun Thania tidak melihat Bara dimanapun.
"Mas Bara kemana?" batin Thania yang kemudian beranjak dari tempat tidurnya
Lalu Thania keluar dan mencari keberadaan Bara.
"Non,,,, ini sup ayamnya sudah siap,,, kata tuan, kalau Non Nia bangun disuruh makan dulu"
"Tuan kemana bik?"
"Diruang kerjanya Non"
"Ohh,,," Kemudian Thania mengambil semangkok sup ayam dan air minum lalu membawanya ke ruang kerja Bara.
Ceklekkkk
Bara melihat kedepan dan ternyata Thania datang dengan membawa makanan
"Sayang,,, kamu sudah bangun? cepat sekali?" ucap Bara yang kemudian menutup lembaran laporan yang ada di mejanya
"Karena mas gak ada di samping ku, jadi aku bangun mas" jawab Thania yang kemudian meletakkan nampannya diatas meja. Bara beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri istrinya yang duduk di sofa
"Maaf, mas ada kerjaan sedikit,, ayo habiskan makananmu, setelah itu mas antar kamu kekampus" ucap Bara
"Mau disuapi" jawab Thania dengan manja,
Bara terkekeh geli ketika melihat sisi manja Thania kambuh lagi. Seperti anak kecil benar-benar seperti anak kecil yang begitu manja pada ibunya.
"Baiklah" jawab Bara
Kemudian Bara menyuapi sup yang dibawa Thania. Sedikit demi sedikit sup itu akhirnya tandas tak bersisa. Sepertinya Thania benar-benar lapar hingga satu mangkok sup ayam habis di lahapnya.
"Sekarang kamu siap-siap ya,, sebentar lagi kita berangkat" ucap Bara dengan mengusap sayang kepala istrinya
Thania mengangguk kemudian mengangkat nampan berisi mangkok dan gelas kosong keluar dari ruangan Bara. Lalu Thania berjalan keluar dan menuju ke dapur untuk mengembalikan nampannya. Setelah itu Thania segera bersiap untuk sidangnya hari ini.
Tidak membutuhkan waktu yang lama, Thania sudah siap berangkat, karena dirinya sudah menyiapkan semua keperluan untuk sidang jauh-jauh hari sebelum dirinya ikut ke Jogja Bara. Tidak ada yang perlu di khawatir, lalu Bara mengantarkan Istrinya ke kampus.
Aryo sudah sampai di kampus, kemudian dia berjalan menuju ke ruang sidang yang ada di fakultas nya. Dengan perasaan sedikit gugup Aryo bergabung bersama 2 temannya yang lain.
"Fuuh!! kenapa aku jadi gugup gini?! padahal aku sudah persiapkan dari semalam!" batin Aryo
Tak lama kemudian Mobil Bara sampai di kampus, Lalu Bara segera memarkirkan mobilnya di parkiran kampus.
"Sayang,,, yakin kamu mau ikut sidang hari ini? muka mu pucet banget" ucap Bara saat menatap wajah istrinya
"Aku gak papa kok mas,, aku udah sehat. Mas doakan aku yahh" jawab Tahnia dengan tersenyum
"Hem,,, selalu" jawab Bara mengusap wajah Thania dengan lembut
"Mas anter ya?!" ucap Bara dan Thania mengangguk
Lalu Bara dan Thania turun dari mobilnya dan berjalan menuju ke ruang sidang. Meski Thania merasa begitu lelah, tapi semangatnya tetaplah berkobar ingin mengikuti sidang skripsinya hari ini. ini adalah kesempatan untuk Thania menyelesaikan kuliahnya. Lalu Thania duduk bersama dengan temannya yang lain.
"Mas gak pulang?" tanya Thania
"Enggak, mas mau disini nungguin kamu. Mas gak tega ninggalin kamu" jawab Bara
"Aku,,, gugup kalau mas disini" ucap Tahnia dengan berbisik
Bara terkekeh lalu mengusap-usap kepala istrinya
"Maluuu massssss!" ucap Thania ketika dilihat oleh teman-teman nya yang saat itu cengar cengir melihat perhatian yang diberikan oleh Bara.
Kemudian giliran Thania masuk kedalam ruang sidang, Sebelum masuk, Thania terlihat beberapa kali menarik nafas dan membuangnya kasar. Lalu Thania mencium tangan Bara dan masuk kedalam ruangan sidang
"Bismillahirrahmanirrahim" ucap Thania
Thania masuk kedalam ruangan sidang sementara Aryo juga masuk ke ruangan sidang namun berbeda dengan Thania.
Dari kaca yang ada di ruang sidang, Bara mengintip Thania yang saat itu tengah dihadapkan oleh 3 dosen penguji.
"Semoga dia berhasil melewati ujian ini,,, aamiin" batin Bara berdoa untuk istri nya
1 Jam berlalu,,,,,,,,
Thania keluar dari ruangan sidang, saat dia membuka pintu, Bara sudah berdiri dengan membawakan buket bunga mawar merah untuk menyambut istrinya
Thania cukup kaget melihat suaminya berdiri dengan membawa buket bunga mawar itu
"Mass??"
"Selamat dan sukses sayang" ucap Bara dengan senyuman bahagia
Thania terharu lalu mengambil bunga yang diberikan suaminya. Bukan hanya bara, disana juga ada Intan, dan teman-teman Thania yang lain
"Selamat yahh Niaaaaa!!!" ucap teman-teman Thania dengan memberikan hadiah atas kelulusan Thania
"Makasihhh semua!!" ucap Thania
"Jadi ini,,,, pangeran gunung esss itu?!" ucap salah satu teman Thania
"Ssstttt,,, gunung es nya udah cairrr heheeh" ucap Thania menatap bara malu-malu
Bara hanya menatap Thania dengan tatapan sulit diartikan, sementara temen-temen malah menggoda keduanya
"Cieeeeee,,,, udah saling cinta nihh? hahah...."
"Mas,,, traktir makan dong!!" ucap intan kepada Bara
"Boleh,, kalian mau makan dimana?" jawab Bara
"Yeeyy!!" merekapun begitu senang karena bara mau mentraktir mereka makan. Lalu mereka bersama-sama meninggalkan tempat itu dan mencari tempat untuk makan bersama.
Saat sampai di koridor kampus mereka bertemu dengan Aryo yang juga baru menyelesaikan sidang skripsinya
"Aryo?!" ucap Bara saat melihat adiknya
Aryo menoleh dan melihat ada Bara dan juga Thania disana. Aryo melihat Thania membawa banyak buket bunga, jelas pasti dirinya juga lulus dari sidang skripsinya.
"Gimana sidangmu?!" tanya Bara
"Lulus" jawab Aryo singkat
"Alhamdulillah" sahut Bara
"Selamat Ya Nia" ucap Aryo saat menatap kearah mantan kekasihnya
"Terimakasih" jawab Thania sedikit kaku.
"Kami pergi dulu" ucap Bara yang kemudian merangkul bahu istrinya sementara Aryo hanya menatapnya saja. Belum semeter mereka pergi, Thania langsung ambruk dan sontak Bara begitu terkejut dan langsung menahannya. Bukan saja Bara yang terkejut, tapi Aryo juga ikut terkejut
"Thania!!!" Ucap Bara dan Aryo bersamaan
Kedua kakak adik itu sempat saling diam tanpa ada yang bicara, namun kemudian Bara segera menggendong Thania dan membawa ke mobilnya. Aryo tidak tinggal diam, dia pun mengikuti Bara dan membantunya membuka pintu mobil penumpang. Lalu kedua kakak beradik itu membawa Thania ke rumah sakit.
Sementara tak jauh dari mereka, Seseorang melihat kejadian tadi dan terdiam sendiri melihat kepanikan Aryo dan juga bara terhadap satu wanita yang tidak di kenalnya
"Thania? Siapa wanita itu?! kenapa kak Aryo begitu khawatir?!" Batin Shanum,,,
.
.
.
Bersambung,,,,,,
gila nggak sih 😂