"Benar kata orang benci dan cinta tidak berbeda jauh"
Hal itulah yang dialami oleh MOURELLIA CECIL HANDERSON dan EDZARD PRESIANS LOUISE. Bagaimana kah kisah cinta mereka? Akankah mereka saling mengakui perasaannya? Simak kelanjutannya yuk🤗
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Ini karya pertama author jadi kalau ada kesalahan author minta maaf dan juga di ingatkan di kolom komentar🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bima G*y?
*Kantin
Suasana kantin sangatlah ramai, banyak yang bercanda tawa, menyanyi, menikmati kebebasan sebelum masuk lagi ke dalam penjara pengetahuan. Termasuk pula di meja pojok kantin, terisi oleh delapan orang-orang berpengaruh. Enam orang diantaranya sedang sibuk menikmati makanan mereka sembari bertingkah konyol. Satu diantaranya sedang tidur dengan rambut yang menutupi wajahnya, dan satu siswa lagi memandangi siswi yang tidur.
"Shutt..."
"Kenapa?" tanya Rehan kepada Bima.
"Liat tuh" tunjuk Bima ke arah Edzard.
"Ha? kenapa sih?" tanya Diana keheranan.
"Liat baik-baik ituu" jawab Bima dengan masih memandang Edzard.
"Suka lo ama dia?" celetuk Ardi yang lansung ditatap horor dengan 2 siswa dan 3 siswi.
"Iya" jawab Bima tanpa sadar.
"HA???" teriak kaget mereka berenam, membuat semua siswa-siswi yang berada di kantin menatap mereka.
"Apa liat-liat? mau gua colok?" ucap Yulia dengan mengacungkan garpunya, membuat semua siswa-siswi yang memandang mereka mengalihkan perhatian.
"Sungguh anggota yang mengerikan, tapi sayang mereka terlalu bodoh dan lemah" gumam seseorang yang melihat itu.
Ternyata teriakan itu, mampu membuat Bima mengalihkan pandangannya.
"Kalian kenapa sih teriak-teriak untung kuping gua ngga budeg" ucap Bima.
"Udahlah itu ngga penting, sekarang jawab pertanyaan kita" ucap Zulvia dengan menatap intens Bima, begitupun kelima orang lainnya.
"I-i-iya tapi jangan kek gitu lah, gua jadinya kan takut" ucap Bima ngeri.
"Lo suka Edzard?"
"Temen gua ngga normal ternyata"
"Lo g*y?"
"Seriusan Bim? ngga nyangka gua"
"Apa jadinya jika mereka tau lo g*y njirr"
"Padahal lo tampan tapi kok jeruk makan jeruk"
"Sayang banget padahal gua suka lo" batin seseorang.
"Hah? G*y? Emang gua suka ama siapa? Gua normal kali" ucap Bima dengan panik.
"Lo tadi bilang gitu" ucap Rehan.
"Mana?" tanya Bima kebingungan.
"Bima yang tampannya melebihi kakek gua, yang manisnya melebihi manis digigit lebah, yang cakepnya melebihi sapinya mak Odah, lo tadi bilang gini 'iya' waktu itu si markudi tanya 'lo suka dia' karena lo ngeliatain Edzard intens bener" ucap Yulia panjang lebar kali tinggi.
"Nama gua Ardi ya bukan markudi" ketus Ardi.
"Bodoamat gua yang ngomong kok lo yang susah" sinis Yulia.
"Serah dah cewek emang bener" gerutu Ardi.
"KAGA woy, kaga gitu gua ngga denger waktu kalian bicara itu" jawab Bima dengan panik.
"Terus?"
"Gua ngeliatin Edzard karena..."
"Karena?"
"Karena..."
"Karena?"
"Woy cepet anjj-" kesal Ardi.
"Eh-eh iya-iya, karena itu si Edzard mandangin Mourell terus" ucap Bima.
"Ha? masa sih?" ucap mereka bersaman lalu memandang ke arah Edzard dan Mourell bergantian.
"Gila, ngga keganggu dia ama toa-toa yang minta direvisi" celetuk Bima yang sama kagetnya.
"Revisi mata lo? lo kira apaan kok ada revisi-revisinya" jawab Zulvia.
"Gua ada ide" ucap Diana dengan senyuman misterius.
"hehehe sepertinya pikiran kita sama" ucap mereka lalu berpandangan.
"Satu"
"Dua"
"Tiga"
"NGELAMUN TEROS NTAR KECOLOK GARPU MAMPUS LO" teriak mereka bersamaan, untungnya para murid di kantin mengabaikan mereka.
"Eh, eh ekhm.."
"Aa-apaan sih kalian ini" kesal Edzard.
"Ciee ayooo" ucap Zulvia dengan menggoda Edzard.
"Kalau nanti lo jedor dan keterima ya lo beruntung" ucap Yulia asal.
"Kalau ngga ya..." tambah Ardi.
"Jangan menangis" ucap Bima dan Diana bersamaan.
"Hahahaha" tawa mereka menggelegar di kantin.
"Siapa? siapa? siapa yang suka ama dia?" tanya Edzard cepat.
"Lo tadi mandangin dia intens banget" jawab Bima.
"Iya sampai-sampai Bima terus terang kalau dia suka lo" ucap Diana dengan senyum miris.
Drettt... getar ponsel Mourell, dengan mata yang masih sayup-sayup Mourell mengambil ponselnya dan membaca pesan yang masuk, mengabaikan teman-temannya yang berdebat.
"Krikk...krik...krikk"
"Lo suka sama gua Bim?" tanya Edzard.
"Satu" ucap Rehan.
"Dua" sambung Zulvia.
"Tiga" tambah Ardi.
"GUA NORMAL YA' ANJJ-" teriak Edzard panik, disambut tawa receh dari yang lainnya.
Saat sadar teriakannya menjadi perhatian, Edzard menutupi wajahnya karena malu. Berbeda dengan teman-temannya yang semakin tertawa keras.
BRAKKK... gebrakan meja itu membuat mereka kicep dan menunduk karena takut kena marah singa yang terbangun.
"Gua pergi dulu, terserah mau kalian bercanda mau kalian apa terserah" ucap Mourell lalu meninggalkan meja dengan tergesa-gesa.
"Oh iya kalau jadian jangan lupa traktiran untuk gua ya, gua paling banyak intinya" ucap Mourell tanpa membalikkan badan, dan terus melangkah dengan tergesa-gesa.
"Ha???" kini giliran teman-temannya yang melongo, karena Mourell ngga marah. Sejenak kemudian, mereka berpandangan dan kembali menggoda Bima dan Edzard tanpa memperdulikan Mourell kemana karena mereka tau kalau Mourell butuh privat.
.
.
Setelah meninggalkan kantin, Mourell menuju kelas, lalu meninggalkan kelas menuju ke parkiran. Tak ada yang berani menghalangi Mourell, apalagi gerbang terbuka lebar dan kebetulan tidak dijaga oleh satpam jadi dengan mudah Mourell meninggalkan area sekolah.
hadir kk
jgn lpa mmpir balik y kk ke karya ku
kisah cinta pangeran Jayanaga : reinkarnasi
*Kisah cinta pangeran jayanaga : Reinkarnasi 🥰
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa Jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang
-Mencintai Pelayanku
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang
-Mencintai Pelayanku
Aku mampir membawakan like untuk karya mu.
Salam hangat dari :
• Viola dan CEO Tampan (On Going).
• My Beloved Spoiled Woman (Completed).
Terima kasih 🙏🏻
Lanjut thor, semangat
Salam dari
•Mencintai Pelayanku
•Cinta Terlarang
Lanjut thor, semangat
Salam dari
•Cinta Terlarang
•Mencintai Pelayanku
Aku mampir membawakan like.
Salam hangat dari :
• My Beloved Spoiled Woman (Completed).
• Viola dan CEO Tampan (On Going).
Mari saling mendukung karya satu sama lain.
Terima kasih 🙏🏻
.
.
.
Kegiatan sebulum tidurnya beda ya, kalau aku berkata dalam hati, 'malam biarkan aku tidur'
Udah itu saja komentarnya 😊
Btw, kalau ke rumah Diana kenapa Mourell gak teriak-teriak?