NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Sang CEO

Mengejar Cinta Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Penyesalan Suami / Nikahmuda
Popularitas:47k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Tujuh tahun.

Cukup lama untuk sebuah pernikahan.... tapi tidak sedikitpun cukup untuk membuat Noah Luca Tyga mencintai istrinya.

Evelyn Yarvi.

Wanita cantik yang ia nikahi karena sebuah perjodohan. Istri yang selalu ada, tapi tak pernah di anggap.

Pernikahan mereka dikaruniai seorang putri cantik. Namun, putri itu lahir bukan dari cinta, melainkan dari bayi tabung. Karena bagi Noah, menyentuh Evelyn sama saja dengan mengkhianati hatinya yang masih terperangkap pada masa lalu.

Baginya, Evelyn hanya wanita yang menikahinya demi harta.

Setiap hari, Evelyn berjuang. Berjuang mendapatkan secercah perhatian dari suaminya yang bahkan tak sudi meliriknya.

Sampai kapan ia harus bertahan?

Haruskah ia menyerah dan pergi.... atau terus berjuang demi cinta yang mungkin tak akan pernah ia miliki?

Dan bagaimana jika mantan kekasih Noah kembali, siap menghancurkan sisa-sisa rumah tangga yang sejak awal sudah retak?

Mampukan Evelyn bertahan... atau justru ia pergi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sedikit Memberikan Pelajaran

"Uaaaa... Sakit! Hiks... Hiks... Hiks..." Skylar menangis. Tubuh bocah kecil itu terduduk di lantai, meringkuk sambil memeluk lututnya.

Brianna berjongkok. Ia kembali meraih dagu Skylar dengan kasar, hingga membuat bocah kecil itu mendongak sambil mengaduh kesakitan.

"Sakit ya? Cup... Cup... Maafkan Tante, sayang," Brianna bicara dengan suara lembut yang palsu. Jarinya mengusap pipi Skylar yang basah oleh air mata.

Skylar tidak bisa mengeluarkan suara. Dagunya dicengkeram kuat sampai terasa mau copot. Air matanya terus mengalir tanpa henti.

"Kalau kamu tidak mau merasakan sakit seperti ini lagi, kamu harus nurut, ya, sayang," ucap Brianna. Ia melepaskan cengkeramannya. Jari-jemarinya meninggalkan bekas merah di dagu Skylar.

Skylar semakin menangis. Kali ini tanpa suara. Bahunya bergetar hebat, tapi ia menutup mulutnya rapat-rapat, takut kalau Brianna akan menyakitinya lagi.

"Sekarang mandi dan ganti pakaianmu. Tante kasih waktu 15 menit," ucap Brianna. Ia berdiri dengan anggun, lalu melangkah keluar dari kamar itu begitu saja. _Krek_... Pintu kembali dikunci dari luar.

Skylar masih duduk di lantai. Sekujur tubuhnya terasa nyeri. Ini pertama kalinya ia merasakan kekerasan seperti ini. Noah dan Evelyn tidak pernah sekalipun memukul atau mencubitnya. Di rumah, ia diperlakukan seperti putri kerajaan. Setiap keinginannya dituruti, setiap tangisnya langsung ditenangkan.

Walaupun Noah dan Evelyn tidak seperti pasangan suami istri pada umumnya, keduanya tetap berusaha memberikan kasih sayang lengkap untuk putri kesayangan mereka.

Di rumah yang besar dan penuh kemewahan itu, Skylar selalu jadi pusat dunia mereka berdua. Noah yang tegas dan dingin di depan karyawan akan luluh kepada putri kecilnya, Evelyn yang sering bersitegang dengan Noah, akan berubah jadi ibu paling lembut saat menyuapi Skylar makan malam .

"Mami... Hiks... Hiks... Sky rindu Mami..." Skylar memanggil ibunya dengan suara serak. Tangannya memegangi dada bagian kanan yang terasa sesak.

"Mami... Maafkan Sky... Maafkan Sky sudah nyakitin perasaan Mami... Hiks... Hiks..." Isakan Skylar pecah lagi. Baru sekarang ia sadar betapa jahatnya ia dulu pada Evelyn.

.

.

.

Lima belas menit berlalu.

Brianna sudah berdiri di depan cermin besar. Gaun pengantin putih menjuntai indah di tubuhnya. Riasan tebal menutupi wajah aslinya yang kejam. Ia tersenyum puas menatap pantulannya sendiri.

"Apa yang aku impikan akhirnya akan tercapai. Sebentar lagi aku akan jadi Nyonya Tyga. Noah akan menikahiku... Hahaha... Soal Giovano dan Tuan Amon nanti aku urus belakangan. Yang penting aku jadi Nyonya Tyga dulu," gumam Brianna. Matanya berkilat penuh ambisi gila.

Berbeda dengan Skylar di kamar sebelah. Bocah kecil itu masih memakai seragam sekolahnya yang kusut. Ia berdiri di depan jendela, berusaha mendorongnya dengan tenaga terakhirnya. Kaca itu berat dan terkunci rapat.

Krek...

Pintu terbuka. Brianna muncul dengan gaun pengantinnya. Tapi tatapan matanya tidak seindah gaun itu. Sorot matanya tajam, dingin, seperti pisau.

Skylar tidak menyadari kedatangan Brianna. Ia terlalu fokus mendorong jendela, berharap ada celah untuk kabur.

"Sedang apa, sayang?" suara Brianna terdengar pelan dari belakangnya.

Skylar terlonjak kaget. Tubuhnya bergetar. Dengan gerakan lambat dan ketakutan, ia berbalik. Di hadapannya, Brianna tersenyum tipis. Senyum yang lebih menyeramkan dari teriakan.

"Nakal ya? Mau kabur? Oh tidak, segampang itu, sayang," ucap Brianna. Ia berjongkok tepat di hadapan Skylar, mensejajarkan wajahnya.

Skylar menggeleng cepat. Ia mundur, berusaha menjauh dari tatapan Brianna yang menusuk seperti belati.

"Kamu belum ganti baju juga? Mulai tidak nurut lagi ya?" Brianna berdiri. "Anak nakal."

Brianna meraih lengan Skylar, berniat menyeretnya ke kamar mandi. Tapi Skylar sudah tidak punya pilihan lain. Dengan sisa tenaga dan rasa takutnya, ia menggigit lengan Brianna sekuat tenaga.

"Aaaauuu... Kurang ajar!" Brianna menjerit. Ia menarik lengannya. Darah segar mengucur dari bekas gigitan Skylar.

Tanpa peduli jeritan Brianna, Skylar berlari keluar kamar secepat yang ia bisa. Tapi ia tidak bisa lolos. Dua orang penjaga sudah menghadang di pintu depan.

"Mau ke mana, Nona kecil?" pria berkepala botak itu menghalangi jalan Skylar sambil menyeringai.

Pria bertato segera menangkap tubuh kecil Skylar. Ia mengangkatnya paksa, lalu membawanya kembali ke kamar tempat Brianna menunggu.

"Lepaskan! Sky mau pulang!" Skylar memberontak, menendang-nendang. Tapi tenaganya yang lemah kalah jauh dari cengkeraman pria itu.

"Bawa dia ke sini," perintah Brianna. Ia sudah duduk di tepi ranjang, sibuk membalut lengannya yang berdarah dengan perban putih.

Pria bertato meletakkan Skylar di samping Brianna. _Buk!_ Tubuh kecil itu terjatuh di atas kasur. Pintu langsung ditutup dan dikunci lagi dari luar.

"Sky mau pulang..." Skylar berbisik. Matanya kembali berkaca-kaca, siap menangis.

Brianna merapikan lengan bajunya yang robek. Lalu ia menoleh ke arah Skylar. Tanpa berkata apa-apa, ia meraih tangan kanan bocah kecil itu dengan kasar.

Krek!

"AAAAA... SAKIT! HUUUAAA... PAPI! MAMI! SAKIT!" teriak Skylar. Jeritannya memecah keheningan rumah itu. Tubuh kecilnya melengkung kesakitan.

Brianna melepaskan tangan Skylar begitu saja, seolah baru saja mematahkan ranting, bukan jari anak manusia.

"Sakit ya, sayang? Maafkan Tante. Tante hanya memberi sedikit pelajaran, supaya Skylar tidak melanggar aturan Tante lagi," ucap Brianna. Wajahnya dibuat bersalah, tapi matanya tertawa puas.

Skylar tidak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya bisa menangis sekencang-kencangnya, berharap Papi datang menyelamatkannya.

Tanpa Brianna sadari, rumah itu sudah dikepung polisi. Sniper bersiaga di atap, tim SWAT merayap dari belakang.

Noah melangkah mendekati pintu. Wajahnya datar, tapi auranya mematikan. Ia menatap dua pria penjaga di depan.

"Di mana Brianna?" suara Noah dingin seperti es.

"Anda Tuan Noah?" tanya pria berkepala botak.

Noah mengangguk sekali. "Aku tidak punya banyak waktu. Di mana dia?"

"Silakan masuk, Tuan. Nona Brianna menunggu Anda di dalam," jawab pria bertato sambil membuka pintu.

Noah masuk. Setiap langkahnya terasa seperti vonis mati.

"Brianna! Di mana putriku!" Noah berteriak begitu sampai di ruang tengah. Suaranya mengguncang seluruh rumah.

Di dalam kamar, Skylar langsung mengangkat kepalanya. Ia mendengar suara Papi.

"Papi! Papi! Sky di sini! Tolong Sky, Papi! Hiks... Hiks..." Skylar berteriak sekuat tenaga.

Brianna cepat-cepat menempelkan jari telunjuknya ke bibir Skylar. "Ssttt... Jangan berteriak, sayang."

BRAK!

Pintu kamar ditendang dari luar sampai engselnya copot. Noah menerobos masuk dengan mata merah menyala.

"Brianna! Apa yang kamu lakukan di dalam sana! Keluar!" teriak Noah. Setiap kata-katanya terdengar jelas lewat alat komunikasi kecil di telinganya.

"Jangan gegabah, Tuan Noah. Tetap pada rencana kita," bisik petugas lewat earpiece.

.

.

.

Author sengaja membuat Noah datang terlambat , supaya Skylar sedikit di berikan pelajaran oleh Brianna , supaya bocah kecil yang menyebalkan itu menyesal sudah sangat menginginkan Brianna untuk mandi ibu nya 😂😂🤭🤭 .

Author jahat gak guys 🤭🤭 .

jangan lupa dukungannya 🥰🥰🥰🤗🤗🤗 .

1
Datu Zahra
dan sampe lebaran monyetenggak dilihat² ni amplop 🤭
sutiasih kasih
sdh y sky jgn sibuk mncari mamimu yg sdh kau buang... krna kehadiran wanita yg sangat km inginkn mnjdi ibu barumu....
sutiasih kasih
ya emang smua salah km noah.... msa km g peka dgn perubahan sikap ankmu yg g wajar....
sukurin.... salah siapa mmberi ruang untuk mntan merusak rumah tanggamu...
sutiasih kasih
g adil buat evelyn... yg bru km anggap istri... saat km bru tau kbusukn briana....
sutiasih kasih
trlambat noah.... evelyn sdh prgi ke benua lain.... mnyembuhkn luka yg sll km berikan slm ini....
untuk ap km mnyesali noah... andai km tak tau kbusukn sabrina... km pasti kmbali dgnnya....
skrg km kalang kabut mncari evelyn.... yg hnya km jdikn pelarian saat km tau siapa jalang yg sll km berikan kebebasan keluar masuk rumahmu...
Datu Zahra
kan...!! wkwkwkwk
Datu Zahra
dibab selanjutnya pasti asistennya telp Noah, terus enggak jadi ngomong soal pengunduran diri Evelyn. taruhan kuy...!
kas. maa29: karena aku tidak terima jika novel hasil karya ku sendiri di sama sama novel orang lain, karena ini jernih karyaku sendiri, hasil pikiran ku 🙏🙏🙏
total 2 replies
Datu Zahra
ceritanya plek ketiplek kek novel di APK sebelah, Edward & Clara. beda sttaus Briana aja yang mantan pacar.
kas. maa29: kalo boleh aku spil APK dan judo novel yang sama sama novel ku dong kak , aku ingin cari dan melihat nya 🙏🙏🙏
total 2 replies
sutiasih kasih
ksalahan noah.... yg mmberi ruang untuk pelakor ... bhkn mmberi kebebasan sky untuk sll dekat dgn pelakor...
sutiasih kasih
saat nnti km mnyesal.... sdh tak berrti apa" noah.... krna evelyn sdh lelah & mnyerah.....
tK ada perempuan yg sanggup brtahan saat khadirannya sll di abaikan suami jga anknya....

selamat khilangan perempuan cantik... baik & tulus yg slm ini km sia" kn noah...
sutiasih kasih
mulutmu noah....
bntr lgi km bkl gelojotan.... saat evelyn bneran prgi jauh...
dan itu real... bukan trik sprti yg sll km tuduhkn untuk evelyn...
sutiasih kasih
mkan tuh pelakor idamanmu noah....
ap kah pelakor idamanmu akn ttp brtahan di smpingmu saat km jatuh...
Lisa
Moga si Brianna cpt ditemukan..ya Tuhan lindungi Noah sekeluarga.
Lisa
Bahagia terus y Noah sekeluarga
Muft Smoker
yaaaaaaa kakaaaaak ,, knp si borokokok bisa kabur ,,
baru juga hidup tenang Noah and family ,,
semoga aj dy kabur ny ke kebun binatang ,, tempat asal ny ,, jgn sampe dy ngeganggu Evelyn ma ank2 ny lgi ,, 😒😒😒😒😒😒
Muft Smoker
semoga ja gx da lgi brianna versi yg lain yx kak ,,
awaaas aj yx kak ,, 😒😒😒😒😒😒/Sly//Sly//Sly//Sly//Sly//Sly//Sly//Sly/

🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣
Muft Smoker: udh tau tdak bisa hdup tanpa martabak ,,
tp msh nakal juga ,,
🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
Yul Kin
lanjut kak
kas. maa29: proses 🫰🫰♥️
total 1 replies
Adinda
pingin lihat arlo ditolak Sofia biar ngerasain rasanya ditolak apalagi yang dirasakan gempi selama Lima tahun
kas. maa29: 🤭🤭🤭🤭🤣😅
total 1 replies
Yeni Astriani
Author lindungi lah Evelyn, Skylar dan Galaxy dari Briana, kaburnya Briana pasti ingin menyakiti mereka bertiga.
lanjut Author
Muft Smoker: yaa kakak jgn mcm2 deeh ,, 😒😒😒😒😒


🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Muft Smoker
lanjuuut kak ,, 😁😁😁
Muft Smoker: waah makasih kak ,,
balas peyuuk jugaa ,, 🤭🤭🤭😁😁😁😁
total 6 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!