Karena ulah sang ibu yang pergi meninggalkannya bersama laki - laki yang lebih kaya , berdampak sangat besar bagi kehidupan gadis bernama Sri Asih.
Hingga ia susah mendapatkan restu dari orang tua laki - laki yang di cintainya.
Akankah Sri bersatu dengan Hasan , atau ada cinta lain yang datang kepadanya.
ikuti kisahnya.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wahyoeni"23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33. Linda Akhirnya Tau
Linda tidak mau gagal lagi , mengetahui Zaka sudah datang ia langsung menuju ruangan Bos nya.
" Ada apa Lin ?". Zaka mengizinkan Linda masuk ke ruangannya , karena Zaka pikir ada hal tentang pekerjaan yang ingin Linda bicarakan dengannya.
" Maaf Pak Zaka mengganggu waktunya, saya kesini cuma mau mengantar ini ". Linda meletakkan piring yang berisi makanan hasil masakannya.
Zaka menatap ke arah makanan itu , ia membuang nafas pelan, " Bukankah aku pernah bilang kepadamu tidak usah repot membuatkan aku makanan , aku sudah sarapan dari rumah ".
" Please Pak , kali ini saja , Pak Zaka kan belum pernah mencoba masakan saya , saya hanya ingin penilaian dari Bapak , apakah makanan buatan saya ini enak atau tidak ".
Lagi - lagi Zaka membuang nafasnya , " Baiklah , kalau tidak ada lagi yang ingin kamu katakan , silahkan lanjutkan pekerjaan kamu ". usir Zaka , ia tidak nyaman berada di dekat Linda. gadis itu mencoba mencari perhatiannya , dan Zaka tau itu.
" Apa tidak di cicipi dulu Pak ".
" Aku bilang sudah sarapan , apa kamu tidak dengar, tinggalkan saja , nanti akan aku cicipi ".
" Oh gitu , baiklah ". Linda berjalan pelan berharap Zaka memanggilnya .Tapi sampai ia keluar dan menutup pintu sepertinya tidak ada niat Zaka untuk memanggilnya masuk ke dalam.
" Iiihhhh , susah sekali buat dekatin Pak Zaka , padahal aku sudah dandan secantik ini , apa dia tidak melihatnya , sepertinya harus pakai cara yang lebih halus lagi buat dekatin dia , kesal....kesal...kesal...".
Linda menghentakkan kakinya , saat ia melewati ruangan depan , ia melihat Sri yang tengah berbicara dengan Ningsih.
" Ck...ck...ck....enak banget ya , yang lain pada sibuk ini malah enak - enakan ngobrol , berasa yang punya restoran kamu ". ucap Linda tapi lebih mengarah ke Sri.
Sri mengangkat alisnya, ia bingung mengapa Linda tiba - tiba marah - marah yang tidak jelas padanya.
" Apa urusan kamu ?". samber Ningsih.
" Aku aduin kelakuan kalian pada Pak Zaka , kamu dan kamu makan gaji buta ". tunjuk Linda pada Sri dan Ningsih.
Ningsih hendak menjawab lagi , tapi Sri menggelengkan kepalanya dan mengedipkan sebelah matanya . Ia ingin seberapa jauh Linda akan berlagak di depannya. Ningsih yang mengerti dengan kedipan mata Sri pun mulai bersandiwara.
" Eh jangan Mbak Linda , aku masih mau bekerja di sini ". mohon Ningsih....pekerja yang lain hanya cuek tidak mau mengurusi yang bukan urusannya , apalagi di samping Ningsih ada Ibu Bos mereka , jadi mereka lebih baik cari aman saja.
" Nah ,baru takut kan kamu , dan kamu sendiri , kamu selalu saja berkeliaran di restoran ini tanpa pake seragam lagi , jangan karena kamu adek Chef Juned kamu jadi seenaknya sendiri ya ". Linda kembali melanjutkan kekesalannya.
Cari mati ni Linda, dia tidak tau apa yang dia marahi istrinya Pak Zaka , si Sri juga usil banget, kayaknya mau ngerjain ni cewek.... Ningsih tertawa dalam hatinya.
" Mbak Linda sendiri kan kerjanya di dapur , kenapa sampai jalan - jalan kemari , jangan suka ngurusi orang lain kalau diri sendiri juga belum benar Mbak ". Jawab Sri santai , ia tidak marah sedikitpun , ia malah miris dengan kelakuan Linda yang merasa dirinya lebih tinggi dari karyawan lain.
" Kamu berani sekali, akan aku adukan pada Pak Zaka agar kamu tidak bisa berkeliaran di sini seenaknya lagi ".
" Silahkan saja , kita lihat siapa yang akan di bela sama Mas Zaka ".
" Dih , pake manggil Mas lagi , sok dekat kamu , jangan mimpi ketinggian ,kalau jatuh nanti sakit ".
" Kalau aku bilang aku memang dekat dengan Mas Zaka , Mbak Linda mau apa ?".
" Makin seru ". Gumam Ningsih , ia seperti tengah melihat pertunjukkan. Sri sampai melotot ke arahnya , tapi Ningsih malah cengengesan.
" Kamu ya.......aku juga dekat dengan Pak Zaka ". ucap Linda kemudian , membuat Ningsih akhirnya menyemburkan tawa yang sejak tadi ia tahan.
" Ning..." tegur Sri.
" Sory - sory Sri....aku tidak tahan , dia halu banget tau enggak ". Melihat Ningsih yang tertawa meremehkannya membuat Linda makin marah..
" Apanya yang lucu , kamu tidak percaya dengan apa yang aku ucapkan :.
" Sayang.....". Sri , Ningsih dan Linda melihat Zaka yang berjalan mendekat ke arah mereka.
Linda tersenyum.....apa ia tak salah dengar , Zaka memanggilnya sayang tadi.
" Pak...." panggilnya, tapi Linda tersentak ketika Zaka melewatinya dan malah mendekat ke arah Sri....Ningsih bukan main senangnya melihat wajah pahit Linda.
Syukurin.....ucap Ningsih tanpa suara.
" Sayang , Mas cariin loh , kenapa enggak ke ruangan Mas ?". Mata Linda makin membulat ketika Zaka meraih pinggang Sri.
Tidak....ini tidak mungkin....jangan bilang gadis ini.... Linda sudah tidak bisa berkata- kata lagi , ia cukup shock kali ini.
" Aku tidak kemana- mana kok Mas , dari tadi di sini bersama Ningsih ".
" Loh , kenapa kamu masih di sini , bukannya sudah aku suruh untuk melanjutkan pekerjaan kamu ". Zaka menatap tajam pada Linda..
" Mas , apa Mas dekat dengan karyawan Mas ini ?".
" Tidak pernah aku dekat dengab wanita manapun selain kamu , dan kamu kenapa masih saja di sini ?"
" Dia tadi ngata - ngatain istri Pak Zaka loh ". celetuk Ningsih.
" Benar begitu Lin ?".
" Tidak- tidak , itu tidak benar....maaf Pak , saya mau kembali ke dapur dulu ". Linda langsung kabur sebelum Zaka berucap lagi.
" Yahhhh enggak asik , dia kabur Sri ".
" Apa yang Linda lakukan padamu Yang ?".
" Enggak ada Mas , dia begitu kan karena dia tidak tau kalau aku ini istri kamu ".
" Kalau dia tau kamu istri Pak Zaka , enggak akan ketahuan belangnya Sri ".
" Sudah , tidak usah di lanjut lagi , aku yakin dia tidak akan berani lagi ".
" Semoga saja Sri , tapi kamu harus tetap waspada ".
Zaka memilih diam , dia akan mencari taunya sendiri...karena ia yakin sang istri tidak akan mengatakan masalah yang barusan terjadi , ia teralu tak enak hati.
Linda merutuki kebodohannya , ia masih tidak percaya bahwa gadis yang ia remehkan ternyata adalah istri Zaka , laki - laki yang telah mencuri hatinya sejak awal berjumpa .
Karena terus saja memikirkan tentang hubungan Sri dengan Zaka , membuat Linda menjadi tidak fokus bekerja ,mungkin lebih tepatnya Linda tidak terima kalau Sri yang menjadi istrinya Zaka . Ia sampai berulang kali melakukan kesalahan hingga di tegur oleh Chef Juned.
" Hari ini kamu kenapa Linda ?".
" Maaf Chef , saya sedang tidak fokus , saya lagi banyak pikiran ".
" Kamu harus profesional dong Lin , kalau kamu begini mending engak usah masuk deh....merepotkan ". kesal Chef Juned , bukannya membantu , Linda malah membuat pekerjaannya jadi bertambah.
" Maaf Chef...maaf , saya tidak akan mengulanginya lagi ".
" Baiklah , aku beri kesempatan kamu , tapi jika salah lagi.....kamu ijin pulang saja ".
" Siap Chef. ".
Sialan gara - gara Sri aku jadi di marahi sama Chef Juned......
Bersambung.....
Like dan comment nya ya 🙏🥰