Orang bilang usia 17 tahun adalah usia yang paling istimewa dan dinantikan oleh semua orang,
Sweet Seventeen berisi tentang kisah cinta pertama anak remaja yang indah.
Namun itu tidak berlaku pada semua orang, Aku terjebak cinta antara 3 orang bersahabat. Yang mana kita saling mencintai satu sahabat laki-laki kita.
Aku menyayangi persahabatan ini, tetapi aku tidak bisa berhenti mencintainya. Apalagi setelah aku tau dirinya juga mencintaiku.
Akhirnya sahabatku yang sesama memilih pergi karena ia merasa menjadi orang ketiga dalam hubungan kami.
Meskipun begitu, aku merasa bersalah padanya. Sudah terlambat ia sudah pergi dan ntah kapan kembali.
Bagaimana ia bisa mengobati luka hatinya? Mungkinkah ada sosok baru pengganti cinta pertamanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Halley, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 29
HAPPY READING
"Syukurlah, mama ikut seneng dengernya," Timpal mama Niken
Sudah di duga dari awal jika mama Niken pasti senang. Maka dari itu Dimas segera memberitahunya.
****
Rumah Linda
Linda bersiap untuk tidur namun sebelum itu ia membuka album foto lama yang berisi foto Nindi, Dimas dan Linda. Dulu mereka bertiga selalu dekat dan bersama saat akan kemana dan melakukan apa.
Sekarang Linda merasa jika Dimas tidak seperti dulu. Sekarang Dimas selalu mengutamakan Nindi dan selalu Nindi. Linda merasa Nindi merebut kasih sayang Dimas darinya.
****
Sekolah
"Lin, katanya Nindi udah sadar itu bener kan?" tanya Helio
"Iya bener. Emangnya kenapa?" tanya balik Linda
"Aku mau ke rumah sakit jenguk Nindi. Kamu mau ikut enggak?" kata Helio
"Ikut lah. Nanti kita kesana bareng," Jawab Linda
"Oke," Helio
Pelajaran dimulai seperti biasa dan hari ini mapel matematika. Angka-angka berotasi dan membentuk rumus untuk memecahkan masalah matematika.
Matematika mengandalkan kejelian dan ketelitian dalam mengerjakannya. Untuk mendapat hasil yang terbaik kita harus mengecek ulang hasilnya. Karena matematika itu pasti salah satu saja angkanya hasilnya akan ikut salah.
****
Rumah sakit Medika
"Nin gimana keadaan kamu sekarang?" tanya Helio dan Linda
"Udah baikan," jawab Nindi
Saat ini Helio dan Linda sedang dirumah sakit medika untuk menjenguk Nindi. Helio dan Linda bisa bernafas lega saat melihat Nindi sudah mulai membaik dan lebih baik lagi.
"Kalian udah dateng. Ini tante bawain makanan buat kalian semua. Makan dulu," Ucap mama Nita
"Iya tan kita makan," Jawab Helio dan Linda bersamaan
Linda dan Helio menurut untuk makan bersama.
"Nin mau makan sendiri atau mama suapin?" tanya mama Nita
"Nindi mau makan sendiri aja ma," Ucap Nindi
Tiba-tiba Dimas masuk ruangan Nindi
"Biar Dimas aja yang suapin Nindi. Tante pasti capek, lebih baik tante makan dulu," kata Dimas
"Boleh nih makanannya buat Nindi," ucap mama Nita sambil menyerahkan mangkuk berusi bubur ayam ke tangan Dimas
Nindi merasa gugup saat disuapi oleh Dimas. Berbeda dengan Dimas yang selalu bisa mengendalikan rasa gugupnya saat berada dekat dengan Nindi.
Linda yang melihat hal itu hatinya semakin panas. Ia seperti terbakar api cemburu. Rasanya Linda ingin sekali memarahi mereka namun itu tidak bisa.
Kondisinya belum memungkinkan Linda untuk menegur Nindi. Linda segera menyelesaikan acara makannya sampai habis. Helio yang melihat Linda makan terburu-buru sambil menghadap Tempat Nindi pun segera menoleh.
Helio merasa sedikit sesak dihatinya saat melihat Nindi dengan Dimas. Perlahan ia menyadari Nindi tidak memiliki perasaan lebih terhadapnya dan ia terlalu berharap.
Rasa sakit itu terlanjur muncul dan obatnya sulit. Helio harus menatap kebersamaan mereka setiap hari.
Keduanya tidak sadar jika ada dua pasang mata lain diruangan ini yang sedang mengamati apa yang mereka lakukan saat ini.
------------Bersambung-------------
Next?
Jangan lupa tinggalkan like, vote, fav, rat, komen and share.
Hari ini up nya dikit dulu. Lagi mikir buat cerita selanjutnya. Mood author hari ini masih ancur tetep paksain buat up jadi mohon maaf ceritanya rada gaje.
Bila berkenan mampir juga ke karya gaje author yang terbaru "Last message sister and love lantern"
Follow akun author "Halley"
Area Bebas PM
Terimakasih,
Salam manis author:)
ini author pake akun lain y, akun utama author dibungkam gatau knp , dan novel ini kemungkinan besar tidak bisa dilanjutkan disini. jikalau author berniat melanjutkan di PF ini bakal dilanjutin di akun kedua.
sekian
thx
Sebelumnya aku minta maaf belum bisa melanjutkan karya ini karena kondisi dan kesibukan author.
thx
Kutunggu kedatanganmu.
Terima kasih