NovelToon NovelToon
Dikira Mandul Ternyata Subur

Dikira Mandul Ternyata Subur

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Wanita Karir
Popularitas:305.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nurma Azalia Miftahpoenya

Update tipis-tipis, ya. Maaf Hiatus terlalu lama karena sibuk dengan realita.

Sepuluh tahun menjalani biduk rumah tangga, Diana dan Hengki tidak kunjung mendapatkan momongan. Orang tua Hengki selalu menekan keduanya untuk segera memberi cucu.

Tekanan yang terus mendera Hengki membuat lelaki itu terjerumus pada lubang hitam. Dia yang awalnya begitu mencintai istrinya, kini dengan tega mengkhianati janji suci pernikahan.

Diana yang saat itu merasa sakit hati, memutuskan untuk keluar dari rumah. Wanita itu berniat membalas segala rasa sakit yang diberikan oleh suami serta keluarga toxic itu.

Mampukah Diana menjalankan niat balas dendamnya atau wanita itu justru terjebak dalam permainannya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurma Azalia Miftahpoenya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengakuan Adrian

Usai makan siang mereka bergegas menuju tempat tujuan mereka dengan berjalan kaki. Diana hanya menurut tanpa banyak bertanya ketika calon keluarga barunya itu membawanya pergi dari villa.

5 menit kemudian mereka berhenti di sebuah gapura bertuliskan 'Wiratama Family'. Kening Diana mengerut saat netranya menangkap beberapa gundukan tanah yang telah dihias dengan rapi. Ada papan nisan juga di atasnya.

Jadi, mereka mengajakku ke makam?

"Diana, ayo masuk!" ajak Rossa, sambil melingkarkan tangannya di lengan sang calon menantu.

Mereka kembali melanjutkan langkah masuk ke area yang ternyata merupakan makam keluarga. Diana masih diam dan menurut saat sang calon mertua menggandengnya menuju tengah-tengah makam.

Langkah mereka kembali terhenti saat berada di depan sebuah makam dengan papan nisan bertuliskan Surya Wiratama. Adrian dan keempat adiknya mengitari makam tersebut untuk mengambil posisinya masing-masing. Kini posisi mereka sedang melingkar di pinggiran makam itu.

"Kenalin, Diana. Namanya Surya Wiratama, beliau suami Mommy. Daddy-nya Adrian dan keempat adiknya," ucap Rossa memperkenalkan almarhum suaminya kepada calon menantu mereka.

"Em, jadi Daddy sudah meninggal, ya, Mom."

Rossa mengangguk. "Daddy meninggal sepuluh tahun yang lalu, Diana."

"Innalilahi wainailaihi rojiun. Diana turut berdukacita, Mom."

"Terima kasih, Sayang."

"Mom, kita ngaji dulu, yuk!" ajak Adrian.

Rossa dan Diana mengangguk. Ketujuh orang itu pun melantunkan surah Yasin dan tahlil untuk Surya Wiratama, calon ayah mertua Diana. Suasana seketika berubah haru saat lantunan doa-doa mengalir dari kelima anak serta istri dan calon menantu si almarhum Surya.

Kirim doa, tabur bunga serta melepas rindu itupun berakhir. Kini ketujuh orang itupun bangkit. Mereka bergeser pada satu makam yang terletak tidak jauh dari pusara ayah kandung Adrian.

Diana hanya ikut saja ketika keenam orang yang sebentar lagi akan menjadi keluarganya itu membawanya ke sebuah makam dengan papan nisan bertuliskan nama Tisya Zafirah. Mereka kembali berlutut memutari makam tersebut. Belum ada satupun dari mereka yang mengeluarkan suara.

Suasana masih hening, Diana yang merasa penasaran dengan status seorang yang dimakamkan di sini hanya bisa melihat sang calon suami yang sedang menabur bunga, kemudian pria itu terlihat membelai papan nisan yang terbuat dari granit itu.

Siapa seseorang ini? Kenapa Adrian terlihat sangat mellow?

"Sayang!"

"Ya," jawab Diana singkat.

"Kamu pasti penasaran siapa pemilik rumah keabadian ini, 'kan?" tanya Adrian tanpa menatap Diana.

"Hm, memangnya dia siapa? Kenapa kamu terlihat sangat sedih?"

Adrian diam, lalu menghela napas panjang. "Dia istriku, Sayang."

"Hah!"

"Kamu terkejut, ya? Kamu tidak tahu bahwa calon suami kamu ini seorang duda." Kini Adrian menatap Diana dan melihat anggukan kecil dari sang calon istri.

"Maaf, ya. Aku tidak pernah membahas ini pada kamu. Aku memang berniat mengenalkan kamu sama dia, tapi aku masih menunggu waktu yang tepat, dan inilah saatnya."

Diana terdiam dengan sorot mata tertuju pada nisan. Terkejut, syok, tidak menyangka. Ya, itulah yang dirasakan oleh Diana saat ini.

"Sayang," panggil Rossa, sambil menyentuh bahu calon menantunya.

"Hm, ya, Mom," jawab Diana sambil tersenyum kaku.

"Maafkan Adrian, ya. Dia bukan mau menyembunyikan masa lalunya. Dia hanya butuh waktu untuk berdamai dengan takdir," ucap Rossa memberi pengertian.

"Diana hanya sedang syok aja, Mom. Nggak nyangka dan kenapa baru sekarang Adrian mengatakan kebenaran ini?"

"Setelah kamu tahu bahwa aku seorang duda, apakah kamu berniat untuk membatalkan pernikahan kita?"

Adrian mengajukan pertanyaan itu karena merasa takut jika Diana tidak mau menerima masa lalunya yang ternyata juga sudah pernah menikah. Kenyataan pahit itu memang tidak pernah diungkapkan oleh Adrian kepada siapapun. Sekuat tenaga, pria itu mencoba untuk berdamai dan menerima garis takdirnya ketika ternyata pada satu hari yang sama harus kehilangan kedua orang terkasih. Istri serta anak yang begitu mereka nantikan.

Pria itu mengalihkan pandangan. Berusaha untuk menyembunyikan perasaannya yang kini mulai takut jika harus kembali kehilangan. Adrian adalah seorang pria yang tidak mudah menjatuhkan hati kepada wanita.

"Jika kamu saja bisa menerima masa laluku yang seorang janda dengan kasus pengkhianatan mantan suamiku, kenapa aku tidak bisa menerima kamu yang ternyata seorang duda ditinggal istri untuk menghadap pada sang khalik?"

Seketika Adrian menatap Diana. Senyum lega terbit di bibir pria berparas tampan itu. Tadi, dia sempat merasa kecewa karena mengira Diana akan membatalkan rencana pernikahan mereka setelah mengetahui statusnya yang sebenarnya. Namun, ternyata wanita itu sangatlah dewasa dan berlapang dada meski dia sempat menyembunyikan status duda tersebut.

"Kamu serius mau menerima aku?"

"Seperti kamu yang mencintai aku apa adanya, di sini, di depan makam Tisya, aku berjanji akan selalu mendampingi kamu setulus hati."

*Hai, Teman-teman semua. Maaf karena kemarin libur 2 hari. Author ke RS dan ternyata harus operasi Senin besok. Mohon doanya, ya. Ini aku sempatkan up dulu sebelumnya. Oh iya, sambil nunggu up dari aku, boleh banget mampir ke karya teman aku, ya. Judulnya Ketika Psycopath Jatuh Cinta karya Author Yayuk Triatmaja. Jangan lupa mampir!"

1
Asyatun 1
lanjut
Nureliya Yajid
lanjut thor
Asyatun 1
lanjut
Queenfans Angelfans
𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓𝒏𝒚𝒂
Soraya
Amiin smoga cepat sehat ya thor
Asyatun 1
lanjut
Iges Satria
aamiin 🤲🤲 semoga cepat sembuh dan kembali pulih ke sediakala gi Thor 🤲🤲
Dartihuti
Fiiamanillah...💪💪🥰
Cahaya
Rasulullah tidak bersama orang tua maupun mertua karena keduanya sudah tidak ada.
Seorang sahabat bertanya, apakah yang harus kulakukan tatkala istriku meminta berpisah tinggal dengan ibuku yang semakin renta, sementara aku dibesarkan dengan kasih sayang semenjak kecil..
Jawabannya sama seperti Nabi Ibrahim berkata pada Ismail.. "gantilah pintumu" (istri).

apakah tanpa merawat orang tua tidak bisa mandiri?
apakah orang tua kita pernah meninggalkan kita saat membutuhkan mereka?
yang paling penting.. saat mereka hidup berdua sampai akhir hayat.. meninggal cuma dirawat orang lain.. apakah bisa kita menjamin tidak ada penyesalan karena tak sempat memberikan yang terbaik di akhir usia mereka?
apakah yang terbaik buat mereka itu materi?
masih ingatkah kisah seorang pemuda yang di dunia dijanjikan surga karena baktinya pada ibunya?

yah sudahlah.. ujungnya kita cuma berargumen dengan keyakinan kita.
Dinatha
aku bacanya Almarhum..
kirain Rose kerjain papanya..
Dinatha
Hati hati Adrian..
bisa percuma kamu punya istri..
ntar dikuasai Mommy 🤣🤣🤣
Dinatha
Mampir dulu yuk..
Itung-itung nyicil buat anak..
ehh.. salah ketek.. 😁 salah ketik 🤣🤣🤣
Yurniati
terus update nya thorr
Yurniati
tetap semangat terus update nya thorr
Dinatha
wkwkwkwk
seandainya yang terjadi ini pada pemeran utamanya..
Readers pada bilang.. lumrah kan.. maklumlah lagi hamil 😁
kalau yg hamil peran antagonisnya.. yakin mau komen begitu?
ria
happy selalu diana adrian❤
semoga cepet diberi momongan..

semangat sehat thor..
semangat lanjut..
selamat menyambut bulan suci ramadhan bulan penuh ampunan❤
Asyatun 1
lanjut
Soraya
lanjut thor
Ira Sulastri
Di lanjut kak author
Soraya
lanjut lagi thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!