NovelToon NovelToon
Jerat Cinta Duren Ansa (Duda Keren Anak Satu)

Jerat Cinta Duren Ansa (Duda Keren Anak Satu)

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Anak Yatim Piatu / Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:186.8k
Nilai: 5
Nama Author: Starry Light

Eleanor Belvina gadis berusia 22 tahun yang bekerja sebagai wanita bayaran, Suatu malam ia tidak sengaja bertemu dengan Martin Hariz, seorang duda berusia 41 tahun ketika melarikan diri dari klien nya.


"Jika kau bukan pencuri atau penipu, apakah kau ini seorang wanita malam?" tanya Martin realistis, karena kebanyakan wanita seperti itulah yang ia temui di Bar.

"Om ini sembarangan, saya ini masih perawan tingting asal Om tahu" ucap gadis itu.

"Bagaimana saya tahu jika saya tidak mencobanya" sahut Martin




Ikuti kisah mereka ya🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Starry Light, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecurigaan Mama Asri

Setelah keluar dari J & H Bar, Fara dan Elea memutuskan untuk singgah ke Kafe untuk makan siang dan merilekskan pikiran Fara yang sudah lega dan plong karena bisa kembali menjalani kehidupannya dengan normal tanpa bayang-bayang pria seperti Jhonatan. Tanpa Fara tahu jika Jhonatan tetap mengutus anak buahnya untuk selalu memantau dan mengikuti nya dari jarak jauh, sepertinya rentenir sekaligus sang casanova itu benar-benar tertarik dengan Fara.

Hanya saja kini Jhonatan tidak mau gegabah untuk mendapatkan Fara, Jhonatan ingin Fara benar-benar menerima dirinya meskipun butuh waktu yang sangat lama. Karena sejak pertama Jhonatan melihat Fara, pria itu sudah mengklaim jika Fara adalah miliknya, jadi siapapun pria yang berani mendekati Fara, pasti akan berhadapan dengan Jhonatan secara tidak langsung, dan itulah fungsi anak buah Jhonatan mengikuti Fara.

"Jadi, sekarang kamu kerja dimana, Far?" tanya Elea setelah mereka selesai makan siang, namun masih duduk di dalam Kafe.

"Aku sekarang menjadi CS di sebuah rumah sakit." jawab Fara, wanita itu memang langsung resign setelah kejadian malam itu, dan sialnya Yogi juga pergi entah kemana.

"Aku harap di lingkungan yang baru kamu bisa bertemu dengan orang-orang yang baik." ucap Elea penuh harap.

"Aku gak berharap bertemu dengan orang baik, El. Aku hanya ingin menjalani kehidupan ku tanpa campur tangan orang asing lagi." selama satu bulan kerja di rumah sakit, Fara memang sangat tertutup. Ia berbicara dengan rekan kerjanya hanya satu dua patah kata, itupun sangat jarang ia lakukan. Tidak ada lagi sikap ramah tamah, ceria, humble, dan terbuka. Sepertinya apa yang dilakukan oleh Yogi benar-benar mengubah kehidupan dan pribadi Fara.

"Ada aku yang selalu bersamamu, dan mensupport mu. Telingaku selalu siap mendengarkan curahan hatimu, pundak selalu ada jika kamu butuh sandaran. Jangan merasa sendirian lagi," Elea sangat mengerti perasaan Fara yang tak jauh berbeda dengan dirinya.

Meskipun saat ini Elea memiliki Martin sebagai suami dan pelindung nya, tapi tidak serta-merta Elea bisa mengungkapkan isi hatinya dengan jujur, tak jarang Elea menunjukkan senyum palsu di hadapan sang suami. Entahlah, Elea selalu merasa rendah diri dan perasaan itu semakin menjadi sejak beberapa hari yang lalu.

🌼🌼🌼

Sekitar pukul 14.30 Elea sudah sampai dirumah, Wanita hamil itu pulang dengan menggunakan taksi. Sebab tadi Elea sempat mengabari Martin, namun suami Elea itu terlalu sibuk sehingga tidak punya waktu untuk menjemput istrinya. Tentu saja Martin sibuk, karena besok ia akan terbang ke negeri Gajah Putih dalam kurun waktu yang tak bisa di tentukan, maka dari itu Martin harus menyelesaikan segala pekerjaan yang sudah mendekati deadline.

"Elea ...," suara sang Mama mertua menghentikan langkah Elea yang hendak meniti anak tangga.

"Mama ...." gumam Elea, lalu ia menghampiri sang mertua dan mengecup punggung tangannya.

"Kamu baru pulang?" tanya Asri penuh selidik, seperti baru menangkap basah sang menantu melakukan sebuah kesalahan.

"Iya Mah, tadinya mau bareng Om Martin, tapi kata Om Martin hari ini dia sangat sibuk." jawab Elea jujur.

"Martin memang sibuk bekerja cari uang, bukannya sibuk jalan-jalan tidak jelas." sindirnya.

Merasa jika sang mertua tengah menyindirnya, Elea langsung mengangkat wajahnya dan menatap sang mertua.

"Elea tadi mengunjungi sahabat Elea, Mah. Elea juga sudah mendapatkan izin dari, Om Martin. Dan sahabat Elea itu perempuan, dia satu-satunya sahabat yang Elea punya." jelas Elea.

"Mama tidak bertanya tentang sahabat mu." sahut Asri.

"Elea tahu, Elea hanya memberi tahu Mama, agar Mama tidak salah paham kedepannya."

"Elea mau ke kamar dulu, Mah." pamit Elea karena sang mertua hanya diam saja.

"Aku yakin jika wanita yang aku lihat di halaman Bar tadi adalah Elea," gumam Mama Asri menatap punggung Elea yang sudah berada di ujung tangga.

"Martin harus tahu apa yang dilakukan oleh wanita itu di belakangnya." Asri kembali ke kamarnya.

...

Di dalam kamar, Asri mendapati sang suami tengah duduk bersandar headboard dengan memainkan ponselnya, wanita itu mendengus kesal karena sang suami terlihat santai menikmati hidup seperti tidak punya beban pikiran.

"Papah ...!" seru Asri.

"Hemm," jawab papa Adnan dengan pandangan tetap pada layar ponselnya.

"Pah."

"Iya Mah, Papa dengar." sahutnya namun matanya tidak teralihkan dari benda tipis yang ada di tangannya.

"Adnan Hariz!" kali ini sang istri memanggil namanya dengan lengkap tanpa embel-embel Papa ataupun Mas.

Merasa nada bicara sang istri tidak seperti biasanya, pemilik nama lengkap Adnan Hariz itupun langsung menatap sang istri penuh tanda tanya.

"Ada apa sih?"

"Papa ini memang tidak pernah peka." sungutnya duduk di tepi ranjang.

Adnan semakin tidak mengerti arah pembicaraan sang istri, meskipun hidup bersama hampir 45 tahun lamanya, bukan berarti Adnan tahu dengan maksud sang istri. Apalagi istrinya hanya memanggil tiga kali tanpa mengatakan apapun lagi, kenapa tiba-tiba bilang jika suaminya tidak peka? Adnan adalah manusia biasa, bukan malaikat ataupun dukun cenayang yang bisa mengerti isi hati orang lain.

Pria berusia 70 tahun itu meletakkan ponselnya di atas nakas yang ada di sampingnya, lalu ia melipat kedua kakinya. Jika sang istri sudah mengatakan ketidak pekaan nya, papa Adnan harus bersiap mendengarkan ocehan panjang sang istri.

"Ada apa sih Mah? Kenapa marah-marah? Gak ingat umur apa? Mama itu sudah tua, nanti kalau darah tinggi nya kumat bagaimana?"

"Maksudnya Papa doain Mama sekarat, begitu?" tuduhnya, padahal sang suami hanya mengingatkan demi kebaikan dirinya.

"Untung meskipun sudah bersama puluhan tahun aku masih cinta" batin Adnan, menggelengkan kepalanya, kesabaran pria itu memang patut di acungi jempol.

"Tidak, mana mungkin Papa mendoakan hal buruk pada wanita yang sangat papa cintai."

"Ckk, malah gombal. Gak inget apa situ sudah aki-aki?" cibir nya dengan nada sinis.

"Salah lagi," gumam Adnan menghela nafasnya.

"Kemarin si Herman datang kesini ada apa?"

"Bukannya Mama tahu jika Herman kemari karena ada perlu sama Martin?"

"Iya Mama tidak lupa, tapi ada keperluan apa sampai Herman datang kemari?"

"Martin minta tolong agar Herman mencairkan dana."

"Uang? Berapa?"

"250 juta."

"Sebanyak itu? Untuk apa Martin mencairkan uang sebanyak itu?"

"Martin hanya mencairkan uang 250 juta Mah, jangan terlalu di dramatisir. Bahkan satu tas branded Mama harganya tiga kali lipat dari uang itu."

"Jadi papa menyesal karena membelikan tas itu untuk Mama?" tuduhnya.

"Kok malah su'uzdon sama Papa sih?"

"Lah tadi Papa sendiri yang ungkit-ungkit harga tas Mama."

"Bukan begitu Mah, aduh ... Gimana sih?"

"Jadi untuk apa Martin membutuhkan uang sebanyak itu dalam bentuk cash?"

"Elea memintanya, tapi untuk apanya, Papa tidak tahu. Lagi pula itu hanya 250 juta." ujar Adnan santai, pria itu belum menyadari perubahan raut wajah istrinya yang menjadi merah padam, entah marah atau apa.

🌼

🌼

🌼

🌼

🌼

TBC 🌺

1
Ray
😅😅😅😅😅😅
Pearly Verna Masambe Inaray
great👍👍
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
Ibelmizzel
hamil lg
Ibelmizzel
😭😭😭😭😭😭😭😭
Ibelmizzel
🔥🔥🔥🔥🔥😭😭😭😭😭😭😭
Ibelmizzel
nenek kakek kepo😁😁😁
Ibelmizzel
mampir
MomRea
awas di grebek massa
MomRea
maraton di sini Thor... suka sama karyamu 😊
Ihda Rozi
ini beneran udh tamat
Starry💫: Iya Kk, sudah tamat...karena author akan fokus ke novel baru.
total 1 replies
Nita Beni Bening
ga terasa udh tamatt
Starry💫: terimakasih sudah mampir 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Putry Anasthasya Kinasih
kirain masih berlanjut ternyata udah tamat. .akasih thor atas karayax.
Starry💫: terimakasih juga karena kk sudah membaca karya author 🙏🙏
total 1 replies
Laily Sitorus
iyaaaa....tamat😭😭😭
Starry💫: ikuti karya selanjutnya ya Kk 🤗
terimakasih sudah mampir 🙏
total 1 replies
Nita Beni Bening
top cer amat pak Martin 😊😊
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
nahh ini kalau dengar sesuatu dr orang lain yg gak tau apa² dan gak menanyakan lsg sama org yg lbh tau yaitu martin 🙄
Ihda Rozi
lanjut
Laily Sitorus
bagus x
Laily Sitorus
lanjutkn makin seru...lama x baru rilisnya jadi penasaran😭
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
lalu waktu nikah kemaren bintinya siapa itu klo alea gak tau asal usulnya
Starry💫: Hai Kk, terima sudah mampir 🙏🙏🙏
waktu akad nikah Elea di binti kan ke Ayah Nabi Muhammad ya., yaitu binti Abdullah, karena tidak diketahui nama kandung nya🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!