NovelToon NovelToon
GAMMATES

GAMMATES

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Teen School/College / Tamat
Popularitas:539.9k
Nilai: 5
Nama Author: Lautan Biru

Namanya Gamma jika bersuara terdengar menggema begitu kuat di telinga yang mendengarnya.


Sebuah insiden yang terjadi membuat Gamma harus menikah dengan gadis berkaca mata tapi cantik yang mengandung benihnya.


Tesla gadis yang menjadi korban Gamma harus mendapat perlakuan kasar dari orang tuanya karena hamil.


Bagaimana kedua anak muda itu melewati kehidupan yang tidak terpikir oleh keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lautan Biru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ponsel baru

"Jaga diri baik-baik, jangan sampai kamu bicara hal yang salah yang akan membuat kamu dalam bahaya."

Kata-kata Gamma selalu berputar di kepala Tesla, meskipun awalnya tidak mengerti dengan ucapan Gamma, tapi karena kejadian Nyonya Merry tadi Tesla menjadi paham.

Bahwa apa yang dia lihat kemarin di markas Gevan hal yang seharusnya tidak perlu dia ingat, benar kata Gamma anggap saja sebagai mimpi.

Tapi karena sudah terlihat dimata dan terekam di kepala. Kini Tesla menjadi tidak tenang setelah apa yang dia lihat di markas kemarin, apalagi dirinya yang harus menjadi penguntit untuk majikanya, sungguh Tesla menyesal telah menerima pemerintah nyonya Merry.

Malam ini sepertinya Tesla tidak akan tidur dengan nyenyak.

"Tuhan lindungi aku."

Hari-hari Tesla dilalui cukup berat, gadis itu selalu di tanya bagaimana perkembangan Gevan dalam belajar bersama, ataupun kegiatan Gevan diluar. Bahkan Tesla pernah hampir ketahuan saat mengintip kedalam markas Gevan.

Untung saja dirinya bisa kabur dan bersembunyi kalau tidak pasti dirinya akan menjadi korban.

Siang ini Tesla keluar keluar dari sekolah seperti biasa, gadis itu menunggu angkutan di halte, tapi siapa sangka jika Gevan yang berhenti didepanya membuat Tesla sedikit waspada.

"Gue anter Lo balik!" Titah Gevan yang masih di atas motornya.

Tesla belum beranjak gadis itu masih diam dengan pikiranya yang entah kemana.

Kesal karena di kacangin, Gevan pun memilih untuk meninggalkan Tesla membuat gadis itu bernapas lega.

Tak lama Gevan pergi tiba-tiba sebuah motor yang sangat familiar berhenti didepanya, Tesla tersenyum saat melihat Gamma membuka helmnya.

"Apa dia ganggu kamu?" Tanya Gamma setelah Tesla berdiri didekatnya.

"Ngak." Tesla geleng kepala.

Sejak tadi Gamma sudah berada di area sekolah Tesla, hanya saja sekarang Gamma lebih hati-hati untuk bertemu Tesla.

"Ayo naik!" Perintah Gamma sambil memberikan helm untuk Tesla.

Gadis itu tersenyum, dan memakai helm yang Gamma berikan, Tesla naik dengan bantuan pundak Gamma sebagai pegangan.

"Kita mau kemana!" Tesla bicara sedikit teriak karena mereka berada di atas motor yang melaju cukup kencang.

"Nanti kamu juga tahu!" Balas Gamma juga ikut teriak.

Hingga kecepatan motor Gamma semakin bertambah, saat tempat tujuannya sudah terlihat.

Tesla menatap Mall besar jantung kota, gadis itu menatap Gamma dengan ekspresi bingung.

"Tenang aja nanti aku bantu cari alasan pulang telat." Ucap Gamma sambil menarik tangan Tesla untuk masuk kedalam.

"Bagaimana kalau nyonya Merry tanya lagi soal Gevan, aku harus jawab apa lagi." Keluh Tesla yang sepertinya sudah habis stok kebohongan.

"Makanya aku ajak kamu kesini." Gamma masuk kesebuah toko ponsel, pria itu menunjukan pada Tesla untuk memilih.

"Pilih saja yang kamu suka." Ucap Gamma.

Tesla menjadi bingung sendiri, dirinya tidak pernah melihat ponsel bagus sebanyak ini dan sekarang dirinya dihadapkan dengan banyak pilihan.

"Kamu saja yang pilih." Suruh Tesla pada Gamma.

"Mbak keluarkan barang baru." Pinta Gamma pada pelayan toko.

Dengan senang hati mereka melayani costumer, hingga Gamma membelikan Tesla apel gigit separo keluaran terbaru.

"Nah, sekarang kamu bisa gunain ini untuk mencari bukti." Gamma memberikan ponselnya pada Tesla.

Tesla tertegun, ini ponsel harganya tidak murah.

"Dengar, kamu harus jaga diri. Meskipun ada aku tapi aku tidak selalu bisa menjagamu." Gamma menatap Tesla dengan intens.

"Gevan bukan orang baik, secara bersamaan dia bisa menjadi monster yang mengerikan."

Tesla menjadi bergidik ngeri sendiri, membayangkan apa yang sudah Gevan lakukan selama ini.

.

.

HALOO.... Jangan lupa ikutan Give Away nya yaa... Tinggalkan LIKE dan KOMEN kalian 😘😘😘😘

1
Nining Chili
👍👍👍
Fina Fitriani
seruu... next
Gintania nia
bagus, seperti karya2 lainnya
16/06/1977
Luar biasa
peni
👍👍👍👍👍
yetiku86
bagus bgt ceritanya Thor 👍👍👍👍 tp kenapa dah selesai 😭😭😭
yetiku86
eh busyet.....tak kira namanya asli Tesla Terakota Thor 😅, jadi kukira kenapa ngga Tesla tisyu aja 🤭✌️
Winarsih Winarsih
ada boncap ga ya,lah kenapa kalau ceritanya seru gak berasa bgt bacanya ya
Winarsih Winarsih
suka banget sama gamaste
Khayla Salwa
Luar biasa
Rumini Parto Sentono
oh ternyata Gilang tak kirain Gevan...
Rumini Parto Sentono
wah bahaya nii Gevan tau Gamma berhubungan dengan Tesla...
Rumini Parto Sentono
pasti anak buah Gamma tuh yg kirim foto Tesla....
Rumini Parto Sentono
lah Gevan musuh nya Gamma, bahaya nihhh kalau Gamma tau bisa duel lagi.....
Qaisaa Nazarudin
Waaahh udah I ND aja ya thor, Singkat padat dan jelas, Alurnya juga gak berat2 amat deh, aku suka walaupun baca lompat2 heehee..👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️🌺🌺🌺🌺🌺🌺🥰🥰🥰
Qaisaa Nazarudin
Wiihh si Boss gak sabaran ya 😂😂😜
Qaisaa Nazarudin
Kalo gitu mending nikahkan aja mereka, Udah tinggal satu rumah juga tuh..
Qaisaa Nazarudin
Hurmm Sagara anaknya Bagaskara..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah 🤲🏻🤲🏻 Sekarang baru Rudy tau,Selalu membandingkan Gamma dan Sagara,Noh lihat sekarang..
Qaisaa Nazarudin
Yeezzz👏🏻👏🏻💪🏻💪🏻💪🏻 Mampos loe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!