NovelToon NovelToon
Dear Sang Mantan

Dear Sang Mantan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Tamat
Popularitas:108.5k
Nilai: 5
Nama Author: Zandzana

Hidupku yang semula tenang dan damai dengan keluarga kecilku tiba-tiba berubah ketika aku bertemu dengan cinta pertamaku

Benar kata orang cinta pertama tak bisa dilupakan, dan cinta pertama bisa jadi bukan pacar pertama

Tapi ini adalah cinta pertama sekaligus pacar pertamaku. Kehadirannya dalam diriku kembali yang tak disangka-sangka mampu membuat duniaku jungkir balik 360 derajat

Semua cinta dan khayalan kami dulu serasa bermunculan kembali dan aku makin sulit bergerak dalam lingkaran perasaan yang tak bisa aku hindari

Tuhan.... tolong aku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zandzana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Marahnya Mantan Mertuaku

Ntan mama mau ke rumah anak-anakmu

Aku tertegun ketika membaca pesan what's app yang dikirim mantan mama mertuaku pagi ini

"Oh, gitu ya?, jadi sekarang nyebutnya rumah anak-anakku" gumamku

Iya ma, Intan tunggu balasku

Kulihat mantan mama mertuaku sedang mengetik pesan balasan

Nggak usah nyiapin apa-apa, mama nggak lama

Kembali aku tertegun membaca pesannya

"Tak biasanya mama ngirim pesan kaya gini" gumamku lagi

"Tapi terserahlah, toh aku bukan mantu mama lagi, jadi wajar jika mama ngirim pesannya kaya gitu"

Aku segera beres beres rumah, karena memang aku tidak ada jadwal pengantaran paket hari ini, kebetulan juga aku ingin istirahat dari banyaknya rutinitasku sebagai emak dua anak dan juga pedagang online yang memaksaku harus mengantarkan pesanan pembeliku sampai di depan rumah mereka

Aku kembali mengambil hp yang berdering di atas meja ketika aku sudah berada di dapur

"Ya Yo?"

"Buka pintunya, aku sudah di depan"

Aku segera mematikan hp sambil berjalan kearah depan. Dan benar saja, dari jendela kaca sudah aku lihat Mario berdiri di depan sudah berpakaian dinas

Senyum Mario segera terkembang begitu aku membuka pintu

"Selamat pagi calon ibu dari anak-anakku" ucap Mario dengan langsung memelukku

"Hei aku belum mandi" balasku dengan mendorong tubuhnya

"Terserah" jawab Mario ngeyel dengan terus mendekapku

Untuk sejenak aku membiarkan Mario memelukku sampai akhirnya dia melepas sendiri dekapannya padaku

Aku nyengir karena saat itu masih memakai daster

"Maaf...." ucapku sambil tersenyum tak enak kearah Mario yang melihatku dari atas hingga bawah

"Kenapa minta maaf?" jawab Marko sambil membimbingku masuk dengan memeluk bahuku

"Ya karena aku masih dasteran" jawabku yang langsung membawanya ke dapur

"Aku kan sudah pernah bilang, bagi aku perempuan dasteran itu seksi, aura ibunya keluar banget"

Aku tergelak mendengar jawaban Marko

"Ngeteh apa ngopi?" ucapku sambil memasukkan gula kedalam gelas

"Teh saja, tapi jangan manis karena cukup kamu aja yang manis"

Aku menoleh sambil memutar mataku dengan malas mendengar Mario merayuku

Aku duduk di depan Mario setelah meletakkan gelas teh

"Aku kesini sengaja pamitan"

Aku ber O panjang

"Tumben?"

"Ya kan kamu sudah resmi jadi calon istri aku jadi wajar dong aku pamitan"

Aku terkekeh

"Makan ya Yo, aku sudah masak loh"

Mario mengangguk lalu aku segera berdiri dan memberikan piring yang sudah terisi nasi dan lauk pauk

"Kita nikahnya dipercepat aja ya Ntan, jangan sampe setahun" ucap Mario lagi sambil mengunyah

"Lah rembukan keluarga waktu lamaran kemarin gimana ceritanya?"

"Ya ayah kamu masih minta waktu beberapa bulan, padahal aku pengennya bulan depan kita nikahnya"

Kembali aku tergelak

"Haduh Mario, Mario. Nggak lama lagi juga kita bakal menikah kok, kok malah kamu makin nggak sabar"

Mario tersenyum mendengar jawabanku

Selesai sarapan Mario berdiri lalu aku mengantarnya sampai teras

Sebelum Mario naik keatas motor dinasnya, Mario kembali menoleh ke arahku dan aku langsung mengulurkan tanganku menjabat dan mencium punggung tangannya

Bukannya melepaskan tanganku Mario malah mengecup keningku dengan dalam

"Kan kalau suaminya berangkat kerja, kaya gitu....." ucap Mario cepat saat aku akan protes

"Dasar!" aku mendecak

"Harusnya kamu senang sayang yang aku cium itu kening kamu bukan bibir kamu" godanya nakal yang langsung mendapatkan pukulan tanganku

Aku melambaikan tangan ketika Mario telah memundurkan motornya dan segera masuk kembali kedalam rumah ketika Mario sudah tak terlihat

Kembali aku meneruskan aktifitasku yang tadi sempat tertunda hingga akhirnya ketika aku turun dari kamarku, terdengar suara klakson di luar

"Iya sebentar....." teriakku sambil berjalan kearah pintu

Aku membuka pintu, dimana kudapati mantan mertuaku dan adik bungsunya mas Arif

Aku memasang senyum dan mengulurkan tanganku kearah mereka. Mama mertuaku bersikap biasa saja tak seperti biasanya yang apabila bertemu aku akan memelukku

"Yuk masuk!" ajakku masih dengan memasang senyum ramah

Setelah mereka duduk aku kebelakang membuatkan teh hangat lalu ikut duduk bersama mereka

Wajah mantan mama mertua ku masih datar bahkan terkesan cuek dan seperti marah

Seperti mengetahui jika istrinya hanya diam sejak tadi, papa mertuaku mengajakku mengobrol ringan dengan menanyakan kabarku dan juga kabar kedua anakku

Aku menjawab setiap pertanyaan papanya mas Arif sementara mamanya mas Arif dan adiknya mas Arif masih diam, bahkan teh yang kusuguhkan belum mereka sentuh

"Diminum ma" tawarku lagi sambil berusaha tersenyum

"Sejujurnya kami kesini karena ada yang ingin kami omongkan sama kamu Ntan" akhirnya mamanya mas Arif bersuara walau masih terdengar tak ramah

"Benar kamu sudah tunangan?"

Aku diam mendengar pertanyaannya

"Kok diam Ntan, benar?"

Kembali aku mencoba tersenyum seraya mengangguk

"Benar ma, seminggu yang lalu"

Mama dan papanya mas Arif langsung saling toleh

"Kamu tahu berapa lama kamu sudah bercerai dengan Arif, kok sekarang sudah main tunangan saja?"

Aku diam, aku sudah merasa jika arah omongannya ini tak bagus

"Masa iddah kamu juga jangan-jangan belum selesai, kok ini sudah mau main nikah saja, jangan-jangan omongan orang selama ini benar, jika kamu juga selingkuh di belakang Arif, tapi kamu pintar menyembunyikan perselingkuhan kamu sehingga tidak ketahuan seperti Arif"

Aku menelan ludahku lalu menghembuskan nafasku dalam-dalam mencoba menenangkan diriku mendengar omongan mama mertuaku

"Jika tidak, tidak mungkin secepat ini kamu menerima pinangan orang lain. Kamu kan sering keluar, bisa jadikan kamu janjian dengan pria itu"

Kembali aku harus menekan emosi ku yang sudah siap meledak mendengar omongannya

Tapi aku harus sabar, karena omongan beliau tidak sepenuhnya salah, aku memang bertemu kembali dengan Mario saat aku masih menjadi istrinya mas Arif, tapi saat itu karena mas Arif ketahuan mesum hingga sampai masuk berita di tivi

"Tuh, lihat pa, nggak bisa jawabkan dia?" cibir mamanya mas Arif

"Ma, Mario itu pacar aku sebelum aku pacaran sama mas Arif, jauh sebelum aku dekat dengan mas Arif aku sudah jalan dengan Mario. Jadi jika mama bilang aku berhubungan dengan Mario itu selingkuh, tidak ma. Kami dekat lagi setelah mas Arif bertingkah sampai akhirnya kami cerai barulah aku dan Mario melanjutkan hubungan kami" jawablu pelan membela diri

"Tuh benar kan pa, memang dia sebelum cerai dengan Arif, dia sudah kembali dekat dengan mantan pacarnya itu"

"Ma, jika memang mama menuduh aku berselingkuh maaf ya ma, aku tidak bisa menerimanya. Karena aku dekat dengan Mario hanya sebatas teman, kami baru resmi dekat kehubungan spesial ketika aku benar-benar telah jadi janda"

"Terus memangnya kenapa ma kalau aku dekat dengan seseorang?, kan aku sudah janda, bukan istri mas Arif lagi, lagian mas Arif dulu gonta ganti perempuan waktu masih menjadi suami aku, apa ada aku ngamuk walau sebenarnya aku sakit, bahkan di depan mata aku sendiri, aku melihat mas Arif berhubungan badan dengan selingkuhannya, apa ada mama melihat aku ngamuk?, terus kenapa giliran aku move on mama malah menuduh dan memfitnah aku yang bukan-bukan?"

Aku jelas melihat jika wajah mamanya Mas Arif terkesiap dengan jawaban lancangku

"Kamu jangan samakan dengan Arif, Arif laki-laki sedangkan kamu perempuan"

"Apa bedanya ma?, mentang-mentang mas Arif laki-laki, jadi wajar dia selingkuh dan dimaklumi jika dia gonta ganti meniduri perempuan, sedangkan aku nggak pantas karena aku perempuan?, gitu maksud mama?" jawabku lagi sambil tersenyum sinis

"Lancang kamu sekarang ya Ntan, akhirnya kamu menunjukkan wajah asli kamu di depan kami"

Aku menggelengkan kepalaku mendengar jawaban mamanya Mas Arif yang protes dengan kelakuanku

1
hellena jsn
intan &Arif 2x 5 jak .sama2 murahan Dan selingkuh...bkn contoh yg baik..marahin suami selingkuh to dri sndri pn selingkuh
Wanti Wanti
ko lama ga up mba author q yg cantik
Zandzana: fokus ke yg satunya dl mbak say. 🙏🙏
total 1 replies
Myra Myra
mintk2 indah hamil ank mario
Myra Myra
nk xnk ko kena tandatangan arif bengong...semua slh MU jgn rasa diri to betul pdhl slh...x mlu kew
Myra Myra
PD muka mirna...Arif x ada urt malu ..
Susi Airin: Gak sabar pingin liat mario dan intan hidup bahagia,
total 1 replies
Irma Damayanti
bagus
Zandzana: trima kasih🙏🙏
total 1 replies
Abel Yasmin
good
Wanti Wanti
sangat menarik
Lee Mba Young
jng Lama Lama update nya
Zandzana: In Shaa Alloh
total 1 replies
Lee Mba Young
pancen intan ae seng gk baik sdh mantan msak boleh nginep Gila ae, kcuali mantan blm nikah mntan ae sdh nikah kok mlh suruh nginep.
Wanti Wanti
iiih gemes sama Arif deh ..........
Lee Mba Young
𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒚𝒂𝒌 𝒈𝒊𝒕𝒖 𝒎𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒅𝒊 𝒌𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒉𝒂𝒕𝒊 𝒚𝒂 𝒏𝒈𝒍𝒖𝒏𝒋𝒂𝒌 𝒋𝒅 𝒏𝒚𝒂..
Wanti Wanti: iya ikut gemes Aq bacanya
total 1 replies
Lee Mba Young
𝒌𝒂𝒑𝒐𝒌 𝒌𝒂𝒖 𝒅𝒊 𝒖𝒍𝒕𝒊 𝒎𝒂 𝒂𝒏𝒂𝒌 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊
Lee Mba Young
𝒘𝒆𝒔 𝒕𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝒏𝒊𝒌𝒂𝒉𝒆
Sugianti Sugianti
bagus
Zandzana: Terima kasih🙏🙏
total 1 replies
Wanti Wanti
semangat up nya mba Thor.......makin penasaran deeh
Wanti Wanti
alkhmdulilah up.....
Wanti Wanti: pokoknya mba author harus tetap semangat yah...sama kaya Aq semangat menunggu up nya mba ku sayang
total 2 replies
Wanti Wanti
ko tumben lama ga up mba author ku
Zandzana: malesnya lagi kumat mbak🙏🙏
total 1 replies
watini
udahlah thoor,ga abis" ulah adik lucknut.gulung aja mereka buang hutan buat pakan harimau....
Wanti Wanti: 😀😀 gulung terus di karungin yaah mba .....
total 2 replies
Wanti Wanti
huhhhh makin seru....... semangat up nya mba Thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!