NovelToon NovelToon
Akulah Jodohmu

Akulah Jodohmu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:175.6k
Nilai: 5
Nama Author: teh ijo

Karena Kenza tidak setuju dengan perjodohan yang telah ditentukan oleh orang tuanya, dia meminta bantuan Arshen untuk menjadi pacar bohongannya. Dengan senang hati Arshen menyetujui keinginan Kenza, karena tanpa sepengetahuan Kenza, Arshen adalah orang yang telah dijodohkan dengannya.

Namun, disaat Kenza sudah mulai nyaman, dia baru mengetahui jika Arshen adalah orang yang dijodohkan dengannya. Kenza merasa dia telah dibohongi. Rasa marah dan kecewa membuat Kenza membenci Arshen. Bisakah Arshen membuat Kenza kembali padanya? Ikuti kisahnya 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teh ijo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33 : Menemui Arshen

Langit cerah tiba-tiba berubah menjadi mendung. Awan gelap telah menggulung awan putih yang bertahan angkasa. Rintik-rintik hujan mulai berjatuhan. Semua orang berlari untuk mencari tempat berteduh, tak terkecuali Kenza yang menjadi salah satu dari beberapa orang yang menyelamatkan diri dari guyuran air hujan.

Sebenarnya Kenza sudah diperingatkan oleh Mommy-nya jika hari akan turun hujan dan melarangnya keluyuran lagi. Namun, Kenza tidak peduli. Dia nekat untuk menyambangi lokasi tempat Arshen syuting. Baru beberapa langkah tiba-tiba hujan datang dengan tiba-tiba. Mau tak mau Kenza mencari tempat untuk berteduh lebih dahulu sebelum menemui Arshen.

Saat berteduh, tanpa sengaja Kenza mendengar sebuah percakapan dua orang wanita yang ada disampingnya. Awalnya Kenza acuh dan tidak peduli dengan pembahasan keduanya. Namun, semakin lama Kenza malah semakin tertarik untuk mendengarkannya. Bagaimana tidak jika dia orang wanita tersebut adalah salah satu fans seorang Arshen. Ada sedikit rasa bahagia, ketika Arshen selalu dipuja-puji oleh orang mengidolakannya.

"Dengar-dengar dia tidak akan memperpanjang semua kontrak, karena ingin fokus pada perusahaan milik orang tuanya. Sayang banget kalau dia sampai pensiun, tapi apapun keputusannya aku sebagai fans hanya bisa mendoakan yang terbaik untuknya."

"Apapun yang dilakukan Arshen, aku tahu itu yang terbaik. Dengar-dengar juga dia meninggalkan entertainment demi wanita yang akan menjadi istrinya nanti."

"Hah? Emangnya Arshen udah mau nikah? Kok aku enggak tau apa-apa tentang itu? Kamu tahu darimana?"

"Aku hanya sekilas mendengar dari angin malam tang berhembus dingin. Sudahlah, biarkan saja dia memilih pilihannya sendiri. Kota sebagai fansnya hanya bisa memberikan support untuk dia."

Tanpa disadari oleh dua orang itu, ternyata wanita yang akan dinikahi Arshen berada disamping mereka.

"Serius gak sih yang diomongin orang ini? Masa Arshen mau pensiun gara-gara gitu aja sih. Gak mungkin! Arshen kan udah tahu kalau pun kita menikah itu hanyalah pernikahan sandiwara. Lalu untuk apa dia pensiun menjadi artis? Apakah dapat tunjangan hari tua, kan tidak!" batin Kenza dengan rasa penuh tanda tanya.

Perlahan hujan sudah mulai reda dan Kenza pun ingin terus menemui Arshen yang berada di dalam sebuah gedung serbaguna.

Karena terkena tetesan sisa air hujan rambut Kenza pun sedikit basah. Dengan langkah sedikit berlari Kenza langsung menuju ke sebuah pendopo tempat lokasi syuting Arshen.

Mata Kenza berkeliaran untuk mencari sosok yang dicarinya. Namun, sepertinya Arshen tidak sedang berteduh di pendopo.

"Mbak, Arshen dimana ya?" Kenza memberanikan diri untuk bertanya kepada salah kru yang berada di tempat itu.

"Kamu siapa?"

"Aku temennya." Kenza menjawab dengan ragu.

Mata wanita itu mengamati Kenza dari ujung kaki hingga ke ujung kepalanya. "Dia ada sedang ke toilet," ujarnya.

Kenza pun mengangguk dengan pelan. Karena rambutnya agak basah dan sedikit berantakan, Kenza pun memutuskan untuk pergi ke toilet sekedar merapikan rambutnya kembali sebelum bertemu dengan Arshen.

Ucapan dua orang wanita tadi masih di dalam kepalanya. Mungkinkah Kenza terlalu berlebihan untuk menanggapi berita tadi. Bisa saja Arshen memang sudah memiliki calon yang hendak dinikahinya. Namun, karena permintaannya, Arshen harus menyetujui pertunangan sandiwara ini.

"Tidak. Aku tidak boleh egois! Kasihan calon istri Arshen kalau sampai tahu pertunangan sandiwara ini. Tapi lebih kasihan lagi aku yang harus menikah dengan orang yang tidak aku kenal dan cacat! Aduh ... aku harus bagaimana?" Kenza menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Kini pikiran sedang kacau. Ingin kasihan kepada orang lain atau kasihan kepada dirinya sendiri.

"Tenang Eza. Semua baik-baik saja." Kenza membuang nafas beratnya.

Langkahnya semakin mendekat ke toilet. Namun, saat hendak masuk ke toilet wanita, sekilas Kenza mendengar sebuah obrolan. Didengar dari suaranya itu adalah suara Seno. Karena merasa penasaran, Kenza berusaha untuk mendengarkan obrolan Seno dengan Arshen.

"Jadi apa yang akan kamu lakukan jika cewek bar-bar itu mengetahui ternyata kamu adalah orang yang di jodohkan oleh orangnya. Aku yakin cewek bar-bar itu pasti akan sangat kecewa. Bisa jadi kamu langsung di geprek, Shen."

"Aku tidak tahu. Akan aku pikirkan saat waktunya tiba. Tapi sebelumnya aku sudah menyusun rencana untuk tetap menggenggamnya dan tidak akan melepaskannya. Ikuti saja alur ceritanya. Semua pasti akan indah pada waktunya."

Kenza langsung menarik tubuhnya untuk menjauh. Kepalanya masih loading ketika baru mengetahui apa yang tidak dia ketahui selama ini. Ternyata Arshen adalah orang yang telah dijodohkan dengannya dan bisa-bisanya Arshen menyembunyikan semua ini. Membuat skenario untuk membohongi dirinya. Pantas saja Daddy-nya merasa tidak keberatan dengan pilihannya. Ternyata ....

Karena kesal ternyata telah dibohongi, kaki Kenza langsung menendang tempat sampah yang tidak bersalah.

Praangg ..

"Dasar Arshen sialan!" umpat Kenza dengan dada naik turun.

Seno dann Arshen yang mendengar sesuatu dari luar langsung bergegas untuk melihatnya. Keduanya takut ada seseorang yang diam telah mengambil foto ataupun video mereka.

"Shen, jangan-jangan itu paparizi," ujar Seno.

"Bisa jadi, Sen! Ayo kita lihat!"

Keduanya pun langsung berlari untuk melihat apa yang sedang terjadi di luar. Namun, mata keduanya saling bersih tatap ketika melihat seorang wanita berjalan gontai meninggalkan toilet.

"Sen, itu Esa bukan sih? Dari belakang kok hampir mirip," kata Arshen yang tidak salah untuk mengenali Kenza.

"Mentang-mentang udah mau kawin sama cewek bar-bar itu semua wanita terlihat sama di matamu!" cibir Seno.

"Serius, Sen! Coba kita dekati dia!"

Seno dan Arshen langsung bergegas untuk melihat siapa wanita yang telah menendang tong sampah hingga semua sampahnya berserakan di lantai.

Kayak-kayaknya aku mencium aroma cewek bar-bar itu deh. Jangan-jangan benar kalau wanita itu memanglah cewek bar-bar itu batin Seno yang meyakini jika wanita itu adalah Kenza.

Kenza merasa jika langkahnya sedang diikuti oleh seseorang, Kenza mencoba untuk berhenti dan langsung menoleh ke belakang. Dugaan yang benar karena saat ini ada dua orang yang sedang mengikutinya.

"Kalian ngapain ngikutin aku?" tanya Kenza dengan ketus.

Seno dan juga Arshen sangat terkejut saat mengetahui wanita itu benar-benar Kenza. Tatapi apa yang dilakukan Kenza tempat itu?

"Eza, kamu kok bisa nyasar sampai disini, sih? Kamu ngapain disini?" tanya Arshen heran.

Mata Kenza terus menatap Arshen dengan tatapan tajam. Bahkan bibirnya juga sudah mengerucut. "Aku ingin berbicara dengan kamu!"

Mata Arshen dan Seno saling bersitatap, seolah sedang melakukan telepati. Namun dengan cepat Arshen langsung mengangguk pelan. "Ya udah ayo. Lagian aku juga sudah tidak ada jadwal syuting lagi."

"Tapi Shen!" Seno mencegah.

"Apa?"

"Hari ini kami ada pemotretan iklan, Shen!"

"Udah, cancel aja! Masih hujan kok!"

Tanpa peduli, Arshen langsung meninggalkan Seno yang masih membeku ditempat. "Arshen!" teriaknya.

1
WHATEA SALA
Keren Arshaen kecil ya...klu yang udah gede gak srek malah kayak bocah.maaf..😩😩😩
Dyah Oktina
katanya ngak lapar...tp kok d habisin ..pesenanya arsen..kenza. 🤭😁😁
Dyah Oktina
eh...kenza punya 2 daddy???
Sativa Kyu
👍
💟노르 아스마💟
Luar biasa
Aghitsna Agis
yg salah ortunya terlalu fokus sm ezra jadi dampaknya elena cemburu dan sakit hati merasa dusisihkan teruma dday alan walaupun sangat sayang ttp jgn terlalu fokus ke ezra jarena syda ada ele
Aghitsna Agis
mami mouza jgn terlalu ketakutan dan terlalu curiga pada suami yg pada ujungnya suami nga kan nyaman selalu ducurigai terus lanjut thor
Mujiyanti
tinggalin kenzanya shen buat pelajaran dikit, biar tau rasanya di tinggal pergi
Mujiyanti
deena kakaknya kala
Jajuk
kok Alam terus thoor
Rahma Inayah
deena saudra tiri kala .dan kenzo saudra kembar kenza
👑🇷‌🇦‌🇹‌🇺‌ ᵗʸᵖᵒ: 😘😘😘😘😘
total 1 replies
Eridha Dewi
cerita tentang Kenzo thor
👑🇷‌🇦‌🇹‌🇺‌ ᵗʸᵖᵒ: next insyaallah abis ini kak 😊
total 1 replies
Pahri Pahri
ceritanya bagus
Pujiastuti
wah ada extra part tapi kayaknya ngak tentang Kenza deh karena udah ada kamar yang baru apa ini extra partnya tentang kenzo kak author,,,,
Arif Muzakki
ini sekian itu maksud nya gmn?????jangan tamatin teh masih ingin baca cerita Eza ma arshen,tetap semangat,di tunggu up nya lg🤭💪
Sari Lasmawati
udah tamat ini cerita nya?
Pujiastuti
bersyukur aja Kenza dikasih anak, ya namanya juga udah berkeluarga Kenza pastilah bakalan hadir tu anak siap ngak siap kamu harus siap,,,,,,,,,

kak kok ada tulisan sekian diakhirnya apa maksudnya ya,,,,,
Pujiastuti: okay deh kak aku sabarlah menunggu semoga kakak berbaik hati besok ada up 🤭🤭🤭🤗🤗🤗
total 4 replies
Arif Muzakki
harus terus berjuang arshen,tresno jalaran Soko kulino,mungkin dengan terbiasa hidup bersama,lama kelamaan Eza pasti bisa membuka hati untukmu
Awey
Ikutan sedih ngebayangin perasaan Kala...😔
Pujiastuti
sabar ya Arsrn pasti suatu saat Kenza akan cinta sama kamu apalagi dia sudah jadi istrimu seutuhnya walaupun caranya kemarin kamu maksa 😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!