NovelToon NovelToon
Because Of You

Because Of You

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Chicklit
Popularitas:248k
Nilai: 4.9
Nama Author: Siska

Kehidupan Kania yang tenang tiba2 harus berubah saat situasi mengharuskannya berperan sebagai orang lain.

Mendapatkan cinta dari pria asing saat dia tidak menginginkannya.
Namun Kania harus melepas cinta itu saat dia benar2 bisa membuka hatinya.

Akankah Kania bertahan dengan peran barunya, ataukah dia harus kembali pada kehidupannya yang tenang sebelum dia bertemu dengan pria asing itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta dan Kecewa

Sumpah demi apapun, kini Kania merasa menjadi manusia paling bodoh sedunia.

Bagaimana dia harus menghadapi Daniel dengan rasa malu yang luar biasa mengganggu pikirannya.

Setelah aktifitas singkat mereka di dalam kamar mandi tadi, Kania hanya terdiam sambil berkali2 mendesah mengurangi beban hatinya.

Bahkan dua orang penata rias yang membantunya berpakaian merasa heran dengan pengantin wanita ini.

Namun ada pemandangan yang lebih membuat mereka semakin menggelengkan kepala dan hanya bisa tersenyum.

"Apa ada yang salah? tanya Kania saat menyadari kedua wanita itu tak berhenti menatapnya sambil mengulum senyum malu2.

"Mmm..maaf nona, sepertinya kami harus menutup daerah ini sedikit lebih tebal" ujar salah seorang penata rias yang menunjuk ke arah leher Kania.

Tentu mereka bisa langsung menebak apa yang telah terjadi di kamar pengantin ini.

Karena saat tadi pagi merias Kania bekas kemerahan itu belum ada disana.

Sesaat setelah wanita itu menyelesaikan ucapannya, Kania tersentak melihat bayangan dirinya di cermin, matanya membulat sempurna saat menyadari ada banyak bekas kemerahan disana.

"Ya ampun Danieeel " gerutu Kania dalam hati, dia hanya bisa menunduk malu pada kedua orang yang saat ini ada di kamarnya.

Masih bergumul dengan rasa malu yang luar biasa meski tanda kemerahan itu tak lagi terlihat, Kania masih duduk diam di dalam kamarnya.

"Apa kamu sudah siap sayang" suara khas dari Daniel mengagetkan Kania.

Namun wanita itu tak mampu memandang wajah Daniel, rasa malu kembali menyeruak.

"Kamu cantik sekali, akhh..rasanya tidak rela membiarkan istriku dilihat banyak orang nantinya" Daniel melingkarkan tangannya ke pinggang ramping istrinya, menatap lekat wajah Kania yang begitu cantik hari ini.

"Apa ada yang salah sayang? menyadari Kania hanya menunduk dan tak berani menatap matanya.

"Tidak ada, ayo kita keluar para tamu pasti sudah menunggu kita " mengambil langkah lebih dulu Kania sudah berada di depan pintu kamar.

"Tunggu, apa kamu menghindariku sayang? Daniel meraih tangan istrinya dengan tatapan heran.

"Tidak, untuk apa aku menghindarimu" mencoba mengelak meski pandangannya menunjukan dengan jelas bahwa sedari tadi matanya tak sekalipun memandang ke arah suaminya.

"Kania..sayang..apa aku melakukan kesalahan? bertanya dengan suara lirih, takut bila saja tebakannya benar kali ini.

"Aku..aku hanya terlalu malu " Kania mencoba membuka pintu dan menghindari suaminya, namun gerakannya kalah cepat karena kini pria itu telah menghadangnya.

Menyentuh kedua pundak Kania, Daniel terkekeh pelan mendapati sikap istrinya yang jauh berubah.

Bagaimana bisa istrinya berubah menjadi wanita lugu dan malu2 begini, sementara wanita yang Daniel kenal sebagai kekasihnya dulu adalah wanita yang sangat ekspresif dan sangat agresif, terutama bila menyangkut urusan di atas ranjang.

"Kamu banyak berubah sayang" ucap Daniel sambil menyunggingkan senyum di wajahnya.

"Bu..bukan begitu, aku..aku hanya" Kania takut Daniel mulai menyadari keanehan dan perubahan sikapnya, bagaimana kalau Daniel sampai tau kalau dirinya bukanlah Tania kekasihnya.

"Tapi aku menyukai perubahanmu ini sayang, kamu terlihat lebih manis dan menggemaskan sekarang" Daniel mengecup kilas bibir istrinya, tak ingin merusak riasan Kania dengan gairah yang senantiasa muncul setiap menatap mata istrinya yang teduh.

"Sekarang ini aku adalah milikmu, begitupun sebaliknya, jadi tidak perlu merasa malu karena setelah hari ini kita akan sering melakukan hal yang lebih dari tadi, dan itu akan kita mulai nanti malam, akhh..aku ingin waktu berlalu dengan cepat dan menghabiskan waktu hanya denganmu sayang" gerutu Daniel kembali merengkuh Kania dalam pelukannya.

Tok tok tok..

"Kak Daniel,kak Kania.. apa kalian sudah siap? para tamu sudah menunggu kalian " terdengar suara Sofie berteriak dari luar kamar.

"Iya cerewet" ucap Daniel sambil menggandeng tangan Kania, dan membawanya ke dalam aula hotel tempat diadakannya acara resepsi.

"Wah...kak Kania cantik sekali" Sofie menatap kagum pada kakak iparnya yang tampak seperti putri di negri dongeng dengan gaun pengantinnya yang menjuntai.

"Terima kasih Sofie" jawab Kania malu2.

Tamu undangan yang begitu ramai dari rekan2 bisnis AJ Group sampai kalangan pejabat memenuhi tempat acara.

Kedua pengantin terlihat bahagia menyambut ucapan selamat, meskipun merasa lelah karena sepanjang hari mereka harus berdiri menyalami semua tamu undangan.

"Hai Daniel selamat ya, maaf karena gue baru bisa datang sekarang" Kevin mengucapkan selamat dan memeluk sahabatnya yang lebih dulu melepas masa lajangnya.

Tanpa sadar ada tatapan terkejut yang melihat kedua pria itu terlihat begitu akrab.

Dan saat Kevin beralih ke Kania, seketika matanya membulat sempurna, meskipun bisa di bilang ini bukan pertemuan pertama mereka.

Namun kali ini Kevin yakin bahwa wanita yang saat ini bersanding dengan Daniel adalah Kania, wanita yang juga sudah merebut hatinya.

Pandangan mereka bertemu, dan Kevin mengenal betul mata itu, tatapan sendu yang membayangi hari2nya kini, dan mata itu hanya milik Kania.

Tiba2 Kania merasakan kedua lututnya melemas tak berdaya, bagaimana mungkin dia bisa bertemu Kevin di sini.

Bahkan untuk sekedar bersuara pun Kania tak lagi mampu.

"Se..selamat ya" ucap Kevin terbata, pria itu merasa seketika hidupnya hancur, ada rasa sakit yang teramat di dadanya.

Meskipun mereka belum memiliki hubungan apa2, Kevin merasa terkhianati, dan rasa ini jauh lebih sakit dibandingkan saat cinta pertamanya dulu juga pergi meninggalkan luka pengkhianatan.

"Te..terima kasih" jawab Kania sambil menyambut uluran tangan Kevin dengan ragu.

Tak berbeda dengan Kevin, Kania pun merasakan gemuruh di dalam hatinya, kedua matanya memanas, seolah ingin menumpahkan tangisan yang tertahan.

"Woy, jangan lama2 mandanginnya istri orang, mau gue hajar loe" umpat Daniel saat menyadari Kevin yang tanpa berkedip menatap Kania.

"Ceh, sialan" gerutu Kevin kesal, namun berusaha menunjukan senyum getir disudut bibirnya.

"Hai kak Daniel selamat ya, masih ingat aku kan, aku Mila sepupunya kak Kevin" ucap Mila yang juga hadir di acara itu.

Kania kembali merasa terkejut melihat kehadiran sahabatnya.

"Ka..Kania??? teriak Mila cukup keras hingga mengundang perhatian beberapa orang disana.

"Ha..hai Milla" ucap Kania dengan suara yang tercekat di lehernya.

"Kamu mengenal sepupu Kevin sayang? Daniel melingkarkan tangannya di pinggang Kania.

Dan Kevin tak bisa menutupi rasa cemburunya saat ini, hatinya benar2 sakit melihat Kania bersama Daniel.

"Mila itu sahabatku di kampus " jawab Kania dengan tatapan sendu.

Kania bisa melihat gurat kecewa di mata Mila dan juga Kevin, namun semua sudah terjadi, dan Kania tak lagi bisa menghindar kali ini.

"Kak Daniel, apa aku bisa meminjam pengantinmu? aku ingin berfoto dengannya sebentar dan memamerkan pada teman yang lain kalau aku berteman dengan istri dari seorang Daniel Putra Atmaja" ucap Mila mencari alasan untuk berbicara pada Kania.

Daniel tak menjawab ucapan Mila, pria itu malah menoleh pada istrinya.

"Kamu tidak keberatan kan sayang" ucap Kania sedikit canggung dan melirik Kevin yang menghela nafas mendengarnya memanggil Daniel dengan sebutan sayang.

"Ya sudah, tapi jangan lama2" ucap Daniel dan mendaratkan kecupan di kening istrinya.

Lagi2 Kevin harus melihat pemandangan yang membuat dadanya memanas.

Kalau bukan karena menghargai Daniel, pasti saat ini Kevin lebih memilih meninggalkan pesta.

"Apa kamu bisa menjelaskan ini padaku Kania" bisik Mila pada sahabatnya, tanpa ingin mengundang perhatian banyak orang.

Meski pada kenyataannya semua orang memandang ke arah pengantin wanita yang benar2 cantik.

"Maafkan aku Milla, aku akan menjelaskannya nanti, tapi tidak sekarang" ucap Kania dengan suara sekecil mungkin, sambil memperlihatkan senyuman pada tamu undangan.

"Baiklah, mungkin ini bukan saat yang tepat untuk membahas ini, tapi aku minta berikan alasan yang masuk akal kenapa kamu sampai merahasiakan hal penting ini dariku" ucap Milla dengan nada serius.

"Apa kamu juga merahasiakan ini dari Reyhan? tanya Mila kemudian.

"Maafkan aku" Kania tidak bisa lagi mengelak, namun dia menunjukan bahwa dia benar2 menyesal sudah membuat sahabatnya kecewa.

"Kalau aku saja kecewa, bisa kamu bayangkan bagaimana perasaan kak Kevin sekarang Kania? Mila melirik ke arah Kevin dan Daniel berdiri dan bisa terlihat dengan jelas pria tampan itu, pria yang menaruh harapan besar pada Kania menatapnya dengan rasa kecewa.

"Maafkan aku Mila" hanya kata itu yang keluar dari mulut wanita itu.

"Sudahlah, malam ini kamu ratunya, jangan sampai membuat rajamu khawatir melihat wajahmu yang sedih itu, bagaimanapun juga aku berharap kamu bahagia Kania" ucap Mila dengan tulus.

"Terima kasih Mil" Kania memeluk sahabatnya itu, ada sedikit kelegaan karena Mila tidak marah dan menjauhinya meski merasa kecewa.

Acara puncak pun di mulai, kali ini Daniel mengadakan acara yang hanya di hadiri oleh teman2 dekatnya saat hari mulai merangkak semakin malam.

Daniel membuka jasnya dan hanya menyisakan kemeja yang lengannya sedikit di gulung, menampilkan parasnya yang semakin tampan.

Sementara Kania juga sudah mengganti gaun pengantinya dengan dress yang lebih terlihat santai dan nyaman.

"Kita gak nyangka lo gercep juga Niel, kapan pacarannya sih tau2 udah nikah aja" ucap salah satu teman Daniel.

"Iya bener, Kevin sang playboy yang pacarnya ada di mana2 aja kalah langkah" tutur teman mereka yang lain.

"Sialan lo " jawab Kevin tak bersemangat.

"Kevin mah sekarang udah insyaf, ya ga bro, bukannya kemaren lo bilang mau dateng sama gebetan lo ke nikahan gue, sekarang malah dateng sendiri, gak jelas banget lo" ledek Daniel pada Kevin.

"Ceh..udah gak usah di bahas males gue" elak Kevin sebelum menjadi bulan2an para sehabatnya.

"Wah..kelihatannya playboy kita lagi patah hati nih" ledek salah satu dari mereka.

"Lo gak mau kenalin istri lo ke kita Niel" ucap salah satu dari mereka saat melihat Kania yang bercengkrama dengan Mila dan teman2 wanita Daniel yang lain.

"Bukannya udah tadi, gue takutnya lo pada godain istri gue lagi" ujar Daniel sambil berjalan mendekati Kania dan memintanya bergabung dengan para sahabatnya.

"Ini temen2ku sayang, tapi gak usah disalamin lagi, takutnya nanti mereka pada gak mau pulang" ucap Daniel meledek teman2nya yang menatap kagum kecantikan Kania.

"Oh ya, aku harus panggil apa nih, Tania atau Kania? tanya Kevin tiba2 sambil menatap tajam wanita yang kini berstatus istri sahabatnya itu.

Kania terperanjat mendengar ucapan Kevin, bagaimana dia bisa tau soal Tania, apa Kevin mengenal saudara kembarnya?

Seketika Kania merasakan tubuhnya menegang, terutama mendapati tatapan tajam dari pria yang selama ini begitu lembut padanya.

Hati Kania turut merasakan sakit, seperti bisa merasakan apa yang Kevin rasakan saat ini.

Pasalnya Kania juga mulai memiliki rasa yang lebih pada Kevin meski semua harus kandas tanpa memiliki kesempatan untuk menyatakannya pada pria yang saat ini masih menunggu jawaban tanpa menurunkan pandangannya.

1
Sarita
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sarita
lagian ga mau berterus terang sama danil.. rasain luh
Erna Wati
kok gk up..udh mw 2th
Sarita
gempur terus sampe gempir 🤣🤣🤣🤣
Sarita
habis di cumbu kevin terus di cumbu suaminya. emang td ga ada bekas cumbuan kevin kan td dia juga main di dada tania?
Umie Irbie
kereeeeeeen ceritanya
Ibu Salma
seru...
Rin's
yuukkk haammilll yukkkk
Rin's
ko' yo pinterr menn iso menciptakan obat perangsang harrranngg
Rin's
alhamdulillah
Rin's
si Tania pantang menyerah utk merebut Daniel dg menghalalkan sgl cara,,Daniel'e cok ra peka
Rin's
gmn dg nasib Tania,,ditempatkan di luar negeri saja lahh thorr,,spy mangkin byk pengalaman nya utk jadi model,,lho tohh q bukan reader yg kejjammm
Rin's
hhoorreee,,akhirrnnyyaaa,,,gggoooollll
Rin's
Daniel tuh yg tulus ikhlas dg Kania,,jgn cuma hak dowank yg dimintaa,,tp tanggung jwb perasaan nothingg,,tak hempaskannn lhoo kammuu
Rin's
tapii maaff,,mengapa q msh team Kania Daniel
Rin's
kenapa cepett bangett ketemunyyaaa
Rin's
iinnii bawangg nya seterongg amaatt yyaakk
Rin's
ndilalah Daniel gak inget Jeremy
Rin's
nek saiki Kania hamil,,apik manehhh jahhh
Rin's
Kania sdh mengorbankan segala nya,,termasuk cinta nya,,tp cinta sejati nya ada pada Daniel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!