NovelToon NovelToon
TERJEBAK DI DUNIA NOVEL SISTEM

TERJEBAK DI DUNIA NOVEL SISTEM

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Isekai / System / Sistem / Transmigrasi ke Dalam Novel / Romansa
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Afsheen

Karena kecelakaan mobil, Aluna berpindah dimensi ke dunia novel berubah menjadi tokoh utama protagonis wanita. Sebuah sistem memberitahukan kepadanya kalau ia harus menyelesaikan misi selama setahun agar dapat kembali ke dunia nyata.

Aluna, seorang pembalap mobil yang memiliki kemampuan beladiri, diberikan tugas agar bisa merubah alur novel yang menyedihkan menjadi novel romantis. Tidak hanya itu, Aluna juga diberikan misi agar berkontak langsung menjadi istri Alvin, seorang presdir yang memiliki sifat paranoid terhadap pasangannya dan mengidap mysophobia.

Akankah Aluna berhasil memecahkan teka-teki setiap misi yang diberikan sistem?

Atau ia akan terus terjebak di dunia novel karena cinta?

Simak kisah selengkapnya di sini.
Novel dengan genre isekai yang dibumbui adegan romantis dan aksi.



***


Jangan lupa sertakan like, favorit, vote, bintang dan komentarnya, agar author terus update novel ini setiap hari.

Follow Ig Author: @afsheen_yanyan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Afsheen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyusun Perangkap

Sebuah ide terlintas dari pikiran Aluna, gadis itu mulai menekan beberapa tombol di handphonenya, mencari kontak Helen, lalu menghubunginya. Ya, tidak ada cara lain kecuali dia harus bertemu empat mata dahulu dengan Helen.

Karena posisi Helen yang sedang berbelanja, Aluna sengaja mencari cafe yang tidak jauh dari Mall. Tentu saja ajakan Aluna menimbulkan banyak pertanyaan di otak Helen, tidak biasanya Luna yang ia kenal mengajaknya bertemu berdua.

Selama menunggu Helen, Aluna mengisi perutnya dulu yang lapar. Selesai makan, Aluna memesan secangkir caffe latte panas untuk menemaninya menunggu Helen yang sedang dalam perjalanan menemuinya.

Ingin rasanya Aluna berteriak sekencang mungkin, karena sampai sekarang masalah yang ia hadapi belum memiliki titik temu. Aluna menyesap perlahan caffe latte yang membuat pikirannya sedikit rileks. Mengistirahatkan pikirannya sejenak sampai kedatangan Helen.

"Selamat sore, Luna." Dari jauh terdengar suara Helen. Wanita itu langsung berjalan mendekat menuju meja Aluna. Sontak Aluna langsung menoleh dan tak sengaja ia menemukan siasat baru di otaknya.

"Sore juga, Helen."

Meskipun Aluna menjawabnya, ingin sekali wanita itu menguliti Helen hidup-hidup. Kalau bukan ada maksud lain, Aluna tidak akan mau menemuinya. Ketika Helen beberapa langkah lagi menuju kursi di depannya. Aluna langsung berdiri menyambut kedatangan Helen lalu menyenggolnya, seakan sudah direncanakan secangkir caffe latte yang ia pegang mengenai baju wanita itu.

"Argh!" teriak Helen.

"Apa yang sudah kamu lakukan? Luna!" seru Helen lagi.

Helen lalu menaruh beberapa paper bag barang belanjaannya di meja depannya. Karena bajunya yang sedikit kotor akibat tumpahan kopi, Helen bergegas ke toilet dengan perasaan kesal.

"Maafkan, Aku Helen. Aku tidak sengaja," ucap Aluna pelan.

Helen menghiraukan permintaan maaf Aluna. Di dalam hatinya ia sangat menyesal menemui wanita itu sore ini. Sambil terus menggerutu, Helen berjalan cepat ke arah toilet.

Dengan gerakan cepat Aluna menaruh baju yang dipakai wanita dalam video itu di deretan paper bag belanjaan Helen. Ia sengaja menaruhnya di tengah agar Helen bisa melihatnya.

"Apa yang akan kamu bicarakan, Luna?" Helen langsung mencecar pertanyaan kepada Aluna ketika ia selesai mengganti bajunya.

"Aku kesini ingin memberitahukan agar kamu membujuk ayah untuk datang di Cafe Miracle malam ini," ucap Aluna.

"Ha.. ha.. itu tidak akan mungkin Luna! Ayah tidak akan datang ke acara mu malam ini. Sepertinya aku sia-sia datang kesini menemui mu. Kamu sudah mengganggu acara belanjaku!" ketus Helen berniat meninggalkan Luna, mengambil beberapa paper bag miliknya yang ia taruh di meja.

Tanpa sengaja matanya meneliti satu kantong warna putih yang ada di meja. Yang ia tahu barang itu bukan miliknya, Helen lalu membukanya mengingat apa benar itu miliknya. Ternyata barang yang ada di kantong putih itu adalah baju yang mirip wanita di dalam video, Aluna sengaja menaruhnya agar Helen masuk ke dalam perangkapnya.

"Bukankah itu adalah bajuku!" Aluna mengambil kantong putih di tangan Helen, lalu membuka baju berwarna merah yang ada di dalamnya, "benar ini milikku! Apa kamu yang sudah mencurinya?"

Helen tersentak kaget, bagaimana mungkin baju itu ada diantara paper bag miliknya? Helen mengingat lagi kalau itu adalah baju milik Luna yang sudah dipakai wanita suruhannya malam itu.

"Ti-tidak! Aku tidak mencurinya," kata Helen, begitu ketakutan rahasianya terbongkar. Helen memundurkan langkahnya perlahan hendak pergi, namun segera di cekal Aluna.

"Mengaku saja kalau kamu adalah dalang dibalik video itu. Kamu sengaja mencuri baju itu untuk dikenakan wanita yang mirip denganku!" ketus Aluna menatap tajam Helen yang sedikit gemetar.

Jelas Aluna sengaja menggoda Helen, berniat menerornya. Sayangnya kejadian itu tak membuat Helen mengakui perbuatannya, justru ia berusaha bersikap biasa saja di hadapan Aluna dan balik meledeknya.

"Luna! berapa kali aku bilang kalau dalang dibalik video itu bukan aku! Kamu harus memiliki bukti kuat untuk menuduh aku pelakunya." Helen tersenyum picik.

"Tentu saja Helen, sebentar lagi aku akan mendapatkan bukti lainnya. Dari raut wajahmu yang ketakutan, aku sudah bisa menyimpulkannya sendiri," balas Aluna tak mau kalah.

Aku sudah memasang banyak perangkap untukmu, Helen. Bersiaplah untuk menerima balasan dari perbuatan jahat mu, nanti malam.

Ucapan Aluna begitu tegas, langsung menusuk ke dalam jiwa Helen, berhasil membuatnya terdiam sesaat. Tentu saja itu tak membuatnya takut, Helen adalah wanita licik yang tidak mudah menyerah.

"Sekeras apapun kamu mencari buktinya, tetap saja Tuan Alvin akan menceraikan mu. Aku dengar tadi siang Anda barusan ke Biro Politik Ming bersamanya? Apa urusan perceraian kalian sudah selesai?" Helen begitu excited menyerang balik Aluna.

Mahluk jelmaan ular, mulutmu ingin sekali aku robek sekarang!

Tidak Aluna! jangan terbawa emosi dengan memakai kekerasan. Pakai cara cerdik mu melawannya. Sabar jangan tersulut emosi.

"Kalau kau ingin tahu bukti lainnya dan bagaimana keputusan Alvin, lihat saja hasilnya nanti malam!" balas Aluna tegas.

"Apa? Nanti malam? Tentu saja Alvin tidak akan datang ke cafe itu, Luna. Alvin sudah ada janji dengan ku menemui klien malam ini, jadi simpan saja dulu buktinya." Helen tersenyum puas di hadapan Aluna.

***

Di dalam mobil Alvin.

Tak butuh waktu lama, Alvin berhasil mencerna ucapan Luna saat berseteru dengannya tadi. Alvin mulai mendukung istrinya, ia juga mulai sadar dan berjanji akan memberi kesempatan lagi kepada Luna. Tentu saja, ia akan menolak ajakan Helen agar menemui klien nanti malam. Baginya menemui istrinya malam ini jauh lebih penting dari segalanya.

Luna, kamu lebih penting dari proyek manapun. Jadi jangan berpikir aku tidak mencintaimu? Nanti malam aku akan datang ke Cafe Miracle, aku juga mulai yakin kalau kamu bukan pelakunya! Batin Alvin.

"Segera putar balik mobilnya, aku akan menyelesaikan masalah kerjaan sore ini juga. Jangan lupa, segera konfirmasikan kepada Helen, kalau ia harus merubah janji dengan Tuan Ed malam ini," ucap Alvin kepada sopirnya.

Atas suruhan tuannya, setelah sampai di perusahaan, sopir pribadi Alvin lalu menelepon Helen, berniat memberitahukannya kalau Alvin tidak akan bertemu kliennya malam ini.

"Nona Helen, Tuan Alvin tidak bisa bertemu dengan Tuan Ed malam ini karena sudah ada janji dengan Nona Luna nanti malam, tuan muda juga berpesan, kalau Anda harus mengganti jadwal meeting dengan Tuan Ed lain hari," ucap sopir pribadi Alvin menelepon Helen.

Di tempat lain muka Helen mendadak berubah masam ketika mendapat telepon dari sopir pribadi Alvin. Aluna menguping pembicaraan Helen di telepon. Berbeda dengan Helen, Aluna tampak senang mendengarnya.

"Bersiaplah untuk kalah, Helen!" ucap Aluna tersenyum puas.

###

Kalau berkenan, berikan vote untuk novel ini sebagai bentuk dukungan agar karya ini tetap lanjut.

Terima kasih.

1
Indra Maulana
sebagus bagus kartu atm pasti masuk tanda pengeluaranya ya kali kgk bloon orang kaya tpi bloon 🤣🤣
Atoen Bumz Bums
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Noah da oleng🤭
Marini W
kirain wanita kuat GX taunya bego lemot bgt
Atoen Bumz Bums
orang kaya bolot
Made Tarini35
aku kesel sama luna GK keren terlalu lembek
Made Tarini35
terlalu bodoh
Linda Eldrich
belum up juga ya,...
Dy Sundari
thorr selesaikan dulu ceritanya
jangan ngilang di tengah jalan😭
Feny Anggreini
thorrr kpn update lagiii huhuhuu/Sob//Sob/
Ziyadah
kapan mau update lagi kak?
Dy Sundari
thor update duluuu....
Ocie_Yoongi 💜
Kapan up lagi thor?
Udah Februari 2024 lho ini /Sob//Shy/
Dela Puspita
thor aku nunggu loh ini ending ny gmnaa
Dy Sundari
thor jangan ngilang dulu selesaikan dulu ceritanya iniii.....
Mama Muda
dari banyak nya cerita, inilah cerita yang paling memuakkan,menyusahkan,pokok nya cerita paling burukkk
Astriani
up lagi thor, nggak kerasa udah nunggu setahun. Dari 2023-2024
Astriani
kapan up lagi Thor🙂
Dela Puspita
lanjut thor
Astriani
next kak, semangat up
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
curi saja Helen kan itu kalung palsu... ternyata Helen blm sadar juga ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!