Ini adalah sequel dari que sera sera ya...
Cerita tentang Nikolai Gregori Romanov. Sang playboy sejati yang tidak ingin terikat hubungan apapun dengan wanita. Petualangan cintanya masih terus berlanjut meskipun sang sahabat James dan Alex sudah menikah dan memiliki anak.
Xena Galanis, gadis 26 tahun keturunan Yunani. Merantau sendirian di kota Moskow yang besar. Xena berasal dari keluarga broken home. Ayah dan ibunya bercerai sejak usianya masih kecil dan mereka sudah menikah lagi dan memiliki keluarga masing masing.
Xena menjadi asisten baru Nik di perusahaannya karena rekomendasi dari temannya. Bagaimana kisah cinta mereka?
Sesuai komitmen author di awal. Novel author minim konflik dan simple ya guysss..😁 Dan episode ga panjang panjang amat...
Kalau yang sudah baca novel author memang semua konflik hampir sama. Author ga pernah kasih konflik KDRT dan perselingkuhan karena perselingkuhan dan KDRT itu sesuatu yang komplek dan biasanya ujungnya sad ending...
Perselingkuhan dan KDRT itu karakter dan watak yang sangat susah diperbaiki..jadi author skip bagian itu..ingat ya..takdir novel ada di tangan author..wkwkwkwk
Sekali lagi jangan mengharapkan konflik yang berat di novel otor ya..dipastikan ga ada.. silahkan ke lapak sebelah kalau mau konflik berat..
ig Author @zarin.violetta
(Sedang proses revisi puebi dll)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#9
Pandangan matanya masih melihat ke arah Xena yang serius mengobati lukanya. Xena tak memakai kacamatanya dan Nik melihat dengan jelas warna mata Xena yang biru.
Lalu Xena meniup tangan Nik kemudian membalutkan perbannya.
"Kau cantik Xena..apa kau punya pacar?", tanya Nik.
Xena melihat kearah Nik dengan jarak yang lumayan dekat.
"Aku tidak memikirkan hal itu", jawab Xena dan melanjutkan kegiatannya.
"Apa kau mau menjadi partnerku?", tanya Nik.
Xena melihat Nik dengan tatapan bingung.
"Aku merasa cocok denganmu...kau teman mengobrol yang enak dan kita bisa berbagi apapun", kata Nik.
"Termasuk berbagi ranjang maksudmu?", tanya Xena berani.
Nik tertawa mendengar hal itu dari Xena.
"Jika kau mau itu..aku bisa memberikannya", jawab Nik santai.
"Bagaimana jika aku mau?", tantang Xena.
Nik melihat mata biru Xena.
"Kau menginginkan apa dariku?", tanya Nik.
"I don't know..aku hanya ingin mencoba hal baru..apa menurutmu aku sedikit murahan?", tanya Xena santai.
"Done", kata Xena setelah menyelesaikan mengobati tangan Nik.
Lalu dia beranjak dari sofa tetapi Nik menahan tangannya.
"Ingin mencobanya?", kata Nik.
Xena tak menjawab. Dia hanya menatap mata coklat Nik.
"Itu artinya kau setuju", kata Nik kemudian mencium bibir Xena dengan lembut.
Xena refleks membuka bibirnya dan Nik menciumnya semakin dalam. Xena mencoba membalas ciuman itu dan akhirnya ciuman mereka semakin panas.
Xena tidak awam dengan ciuman. Dia pernah melakukannya dengan kekasihnya dulu. Meskipun hanya sebatas ciuman.
Dengan Nik dia merasakan perbedaan. Nik sangat ahli dalam membangkitkan gairah seorang wanita termasuk Xena.
'Hei come on..aku seorang wanita dewasa yang pasti merasakan ***** bukan?nikmati ini Xena', batin Xena.
Tangan Nik masuk kedalam kaos Xena dan menjelajah disana. Xena tanpa sadar mendesah.
Nik semakin melancarkan serangan panasnya mendengar ******* Xena yang sexy.
Kemudian Xena menahan dada Nik.
"Besok pagi kita akan ada meeting..kurasa kita jangan melakukannya malam ini Nik", lirih Xena.
"What??kau mempermainkanku Xena?", kata Nik ketika dirinya sudah ada dipuncak gairah.
"Aku juga menginginkan ini..tapi bisakah kita melakukannya besok saja?", kata Xena.
"Oh God", Nik beranjak dari sofa dan meninggalkan Xena yang masih berbaring di sofa.
Nik masuk kekamarnya dan masuk ke kamar mandi . Dia berdiri dibawah shower dan mendinginkan tubuhnya yang panas karena gairah.
Xena merasa bersalah pada Nik. Tetapi meeting besok bukankah sangat penting untuk perusahaan? Xena hanya ingin tetap berpikir rasional meskipun dirinya juga ingin melakukan hal ini dengan Nik.
Keesokan paginya, Nik dan Xena sudah siap untuk bertemu rekan bisnis Nik. Xena sudah menyiapkan semua dokumen yang diperlukan.
Mereka sarapan pagi di restoran didekat apartemen lagi. Nik tak berkata apapun pada Xena. Sikapnya sedikit dingin padanya.
'Apakah dia marah padaku?', Xena memandang terus pada Nik.
Meetingpun berjalan lancar. Dan mereka akan menandatangi tender besok lusa setelah Xena menyiapkan semua berkas berkasnya. Setelah makan siang, Xena kembali ke apartemen, sedangkan Nik pergi entah kemana.
Xena tak menanyakan apapun pada Nik. Dia merasa tak punya hak apapun untuk bertanya. Nik adalah pria bebas dan Xena tak ingin mencampuri urusannya.
Nik pergi bertemu temannya di restoran hotel berbintang yang kebetulan berada di kota ini juga. Dia juga ingin mebgalihkan pikirannya sementara dari Xena yang mempermainkannya semalam.
Xena kembali ke apartemen. Dan dia mengerjakan semua berkas berkas yang akan ditandatangani besok lusa. Dia berharap hari ini dia akan langsung menyelesaikannya.
2025 aku mengulang membaca lg 😍😍😍💙💙💙